• (GFD-2024-23680) [HOAKS] Video Andre Taulany Promosi Situs Judi Miliknya

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/10/2024

    Berita

    KOMPAS.com- Sebuah video menampilkan komedian Andre Taulany sedang mempromosikan situs judi yang dinarasikan sebagai situs miliknya.

    Namun, setelah ditelusuri video tersebut merupakan hasil manipulasi.

    Video yang menampilkan Andre Taulany mempromosikan situs judi miliknya muncul di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini.

    Dalam video Andre mengatakan bahwa ia baru membuka situs judi menawarkan kemenangan.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com video yang menampilkan Andre Taulany identik dengan unggahan akun TikTok ini.

    Dalam video aslinya Andre Taulany tidak sedang mempromosikan situs judi. Ia hanya menyampaikan motivasi soal perjuangan dalam hidup.

    Andre menyebutkan, hasil yang didapatkan dari sebuah perjuangan perlu disyukuri dan merupakan hasil yang terbaik.

    Setelah dicek menggunakan Hive Moderation suara Andre Taulany mempromosikan situs judi terdeteksi dihasilkan oleh artificial intelligence (AI). Probabilitasnya mencapai 99.8 persen.

    Sebelumnya di media sosial juga bermunculan konten manipulasi yang mengeklaim beberapa figur publik mempromosikan situs judi.

    Penelusuran Kompas.com bisa dilihat di sini, di sini, dan di sini.  

    Kesimpulan

    Video yang menampilkan Andre Taulany mempromosikan situs judi miliknya merupakan hasil manipulasi. Dalam video aslinya Andre menyampaikan motivasi soal pentingnya perjuangan dalam hidup. 

    Berdasarkan pemeriksaan menggunakan Hive Moderation suara Andre Taulany mempromosikan situs judi terdeteksi dihasilkan AI.

    Rujukan

  • (GFD-2024-23681) [KLARIFIKASI] Foto Jenazah Warga Yaman Dijaga Anjing Dinarasikan Korban Penembakan Israel

    Sumber:
    Tanggal publish: 28/10/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar foto seorang pria yang terbaring di jalan dan ditemani dua ekor anjing. Menurut narasi dalam foto, pria itu adalah warga Gaza, Palestina yang ditembak tentara Israel.

    Pria tersebut dinarasikan sudah meninggal dunia, kemudian jenazahnya ditinggalkan begitu saja dan dijaga oleh dua anjing.

    Akan tetapi, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, foto itu dibagikan dengan informasi yang keliru.

    Foto yang diklaim menunjukkan jenazah seorang warga Gaza korban penembakan tentara Israel dijaga dua ekor anjing dibagikan oleh akun Facebook ini pada Rabu (23/10/2024).

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Tentara Israel menembaknya dan meninggalkannya jenazahnya di utara Gaza, tetapi anjing-anjing kesayangannya tetap berada di sisinya sementara kemanusiaan, jika memang ada, telah meninggalkannya

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri foto tersebut menggunakan Google Lens. Hasilnya, foto yang sama telah diunggah di Facebook oleh akun ini pada 21 Oktober 2020.

    Takarir (caption) foto menyebutkan, pria dalam gambar adalah Ismail Hadi, seorang tunawisma dari Yaman yang merawat anjing-anjing terlantar.

    Ismail Hadi meninggal dunia di pinggir jalan. Kemudian, anjing-anjing yang selama ini diberi makan mengelilingi serta melindungi jenazahnya.

    Sementara itu, pemeriksa fakta Factly.in menemukan artikel Al Jazeera, 20 Oktober 2020, yang memberitakan tentang kematian Ismail Hadi.

    Menurut pemberitaan tersebut, Ismail Hadi tinggal di jalanan Pasar Ebi di Yaman, dan terkenal karena suka memberi makan anjing liar.

    Ismail Hadi tiba-tiba meninggal karena serangan jantung di malam hari. Anjing-anjing yang ia beri makan mengerumuni Jenazahnya sampai orang-orang tiba di pasar.

    Kesimpulan

    Foto yang diklaim menunjukkan jenazah seorang warga Gaza korban penembakan tentara Israel dijaga dua ekor anjing dibagikan dengan informasi keliru.

    Pria dalam gambar adalah Ismail Hadi, seorang tunawisma dari Yaman yang tinggal di jalanan Pasar Ebi dan terkenal karena merawat anjing-anjing terlantar. 

    Ismail Hadi tiba-tiba meninggal karena serangan jantung di malam hari. Anjing-anjing yang ia beri makan mengerumuni Jenazahnya sampai orang-orang tiba di pasar.

    Rujukan

  • (GFD-2024-23643) [PENIPUAN] Lowongan Kerja Besar-Besaran BPJS Kesehatan

    Sumber: tiktok.com
    Tanggal publish: 27/10/2024

    Berita

    Akun TikTok “info_lokerrterkiini_2024” pada Minggu (20/10/2024) membagikan foto berisi informasi lowongan kerja BPJS Kesehatan.
    Berikut narasi lengkapnya:

    “Dibuka lowongan pekerjaan di BPJS KESEHATAN
    INFO lebih lanjut silahkan cek melalui link web yang ada di bio"

    Pengunggah mengarahkan calon pelamar mendaftar lewat tautan https://trendyhosts.web.id/pp4/.

    Per Sabtu (26/10/2024), unggahan telah dilihat lebih dari 25 ribu kali, disukai 465 pengguna, dan diunggah ulang sebanyak hampir 750 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) pertama-tama menyisir laman rekrutmen resmi BPJS Kesehatan (https://rekrutmen.bpjs-kesehatan.go.id). Diketahui, BPJS Kesehatan tidak mencantumkan informasi besaran gaji dan fasilitas tambahan seperti yang diunggah akun TikTok “info_lokerrterkiini_2024”.

    Instansi tersebut menyampaikan, informasi seputar loker bisa diakses di kanal resmi:
    https://www.bpjs-kesehatan.go.id,
    https://rekrutmen.bpjs-kesehatan.go.id, dan
    media sosial BPJS Kesehatan yang bercentang biru.

    “Untuk menghindari penyalahgunaan informasi oleh pihak – pihak yang mengatasnamakan BPJS Kesehatan, pelamar yang memenuhi persyaratan pendaftaran serta kualifikasi akan dihubungi melalui email dengan domain @bpjs-kesehatan.go.id dan/atau @talentics.id” tulis BPJS Kesehatan.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi informasi “lowongan kerja besar-besaran BPJS Kesehatan” yang mencantumkan gaji dan tautan tak resmi itu merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2024-23645) Benarkah BRICS telah luncurkan uang kertas?

    Sumber:
    Tanggal publish: 27/10/2024

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Blok ekonomi BRICS ramai disebut telah meluncurkan uang kertas dalam pertemuan tahunan yang digelar para anggotanya di Kazan, Rusia, pada 22-24 Oktober 2024.

    Uang tersebut digadang-gadang menjadi pengganti dolar Amerika Serikat, yang digunakan sebagai alat pembayaran resmi para negara anggota BRICS.

    Di Indonesia, kabar tersebut riuh dibicarakan karena terdapat tulisan "Republik Indonesia" dalam uang kertas diduga milik BRICS yang beredar di berbagai jejaring media sosial di Tanah Air.

    "Inilah mata uang BRICS yg baru diluncurkan di Kazan, Russia. RI diwakili Menlu Sugiono. Mata uang BRICS adalah pengganti US$ Amerika dan bisa diperdagangkan hanya ke sesama anggota BRICS. Mantap, jadi RI tdk tergantung hanya ke US$," demikian isi salah satu narasi milik pengguna X yang membahas soal peluncuran mata uang BRICS pada pekan keempat Oktober 2024.

    Narasi serupa juga dibagikan pengguna media sosial, dengan disertai gambar Presiden Rusia Vladimir Putin yang sedang memegang uang kertas BRICS.

    Lalu, benarkah blok BRICS telah luncurkan uang kertas?

    Hasil Cek Fakta

    Menurut penelusuran ANTARA, gambar uang kertas yang diklaim diluncurkan BRICS pada 2024 ini, ternyata juga telah beredar di media sosial sekitar Agustus-September 2023. Tidak lama usai KTT BRICS 2023 digelar pada 22-24 Agustus.

    Namun, mengacu laporan "Apa itu mata uang BRICS dan tujuannya?", negara-negara BRICS hingga 2024 belum memiliki mata uang sendiri.

    Mata uang BRICS masih dikembangkan dan belum ada pengumuman resmi tentang peluncurannya. Hingga saat ini, anggota BRICS masih menggunakan mata uang nasional masing-masing untuk transaksi perdagangan.

    Lenta.ru, media Rusia yang terafiliasi dengan Grup Media Rambler, melaporkan bahwa juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan uang kertas yang dipegang Presiden Putin saat KTT BRICS 2024 merupakan uang kertas simbolis yang diberikan oleh salah satu peserta pertemuan dari Rusia.

    Media Rusia Vladdy.ru juga menjelaskan bahwa pengusaha Kirzhach, Evgeniy Fedorov, adalah inisiator pembuat uang kertas simbolis BRICS yang diterima Presiden Putin di KTT BRICS 2024.

    Uang kertas tersebut dicetak di percetakan Kirzhach bersama dengan perusahaan Arm-Register, dan diterbitkan dalam pecahan 50 BRICS.

    Klaim: BRICS luncurkan uang kertas

    Rating: Misinformasi

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: Indriani

    Copyright © ANTARA 2024

    Rujukan