• (GFD-2025-25157) [SALAH] Pernyataan Prof. Dr. Ir Budi Indarto Terkait Konsumsi Pangan

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 16/01/2025

    Berita

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menemukan narasi dari akun Facebook  Facebook “NurSyamsiah” berisi pernyataan dari Prof. Dr. Ir Budi Indarto terkait konsumsi pangan. Informasi itu membeberkan sejumlah pantangan mengombinasikan satu pangan dengan pangan lain.

    Berikut narasi lengkapnya:

    Assalamu’alaikum

    Selamat siang sahabatku

    MACAM MACAM PANTANGAN SETELAH KONSUMSI MAKANAN KESUKAAN

    > Setelah makan semangka jangan langsung minum susu.

    > Setelah makan manggis jangan langsung minum gula.

    > Setelah makan durian jangan langsung minum bir dan coca cola bisa stroke.

    > Setelah makan buah pear jangan langsung minum madu karena bisa mati keracunan..!

    > Setelah makan udang jangan langsung minum vit C, krn vit C + udang = keracunan arsen (terjadi reaksi arsen dlm udang dan vit C)

    > Madu + bawang merah = merusak mata.

    > Madu + tahu = merusak pendengar-an.

    > Madu + susu kedelai = mengganggu pencernaan & pendengaran.

    > Madu + teh = mengganggu pencer-naan.

    > Madu + kepiting = keracunan.

    > Madu + pear = merusak 5 organ penting / mati.

    > Jangan minum jeruk atau jus jeruk saat makan sea food.. bisa jadi calcium sitrat….tidak bagus u ginjal anda…

    > Kirim ke semua org yg kita sayangi..

    semoga kita semua hidup sehat…

    Prof. Dr. Ir Budi Indarto

    Semoga kita semua diberi kesehatan…Aamiin

    Hasil Cek Fakta

    TurnBackHoax melakukan penelusuran efek konsumsi makananan dari kombinasi yang disebutkan pada narasi tersebut. Hasilnya, ditemukan artikel health.detik.com "Benarkah Minum Madu Setelah Makan Buah Pir Bisa Bikin Keracunan?" dan "Makan Kepiting Campur Madu Bisa Bikin Keracunan?".

    Artikel itu berisi penjelasan dari Jansen Ongko, MSc, RD (pakar nutrisi) yang menegaskan klaim yang beredar belum terbukti kebenarannya. Ia menekankan, tidak ada penelitian yang menyatakan konsumsi madu dan makanan tertentu dapat merusak organ tubuh.

    Ia menjelaskan bahwa sampai saat ini banyak ahli kesehatan yang setuju apabila madu dijuluki sebagai "superfood" karena berbagai nutrisi dan manfaat kesehatan yang terkandung di dalamnya.

    TurnBackHoax kemudian memeriksa informasi lebih lanjut terkait nama Prof. Dr. Ir Budi Indarto dengan mengetikkan nama tersebut ke mesin pencari Google. Diketahui, pada Juli 2024, Pemeriksa Fakta tempo.co mempublikasi artikel tentang Prof. Budi Indarto yang menyarakan cuci ginjal alami dengan air rebusan seledri.

    Tempo mengecek nama itu lewat laman Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), lembaga independen yang mengurus pendaftaran dokter di Indonesia. KKI menyediakan fitur Cek Dokter yang bisa digunakan publik untuk memverifikasi dokter dan mencegah kasus dokter palsu. Cukup masukkan nama depan atau belakang tanpa gelar. Tempo mencoba mencari nama “Budi” dan “Indarto” secara terpisah, tetapi tidak menemukan “Budi Indarto” dalam basis data KKI.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim "pernyataan Prof. Dr. Ir Budi Indarto terkait konsumsi pangan” merupakan konten dengan konteks yang salah (false context).

    (Ditulis oleh Arief Putra Ramadhan)

    Rujukan

  • (GFD-2025-25091) [SALAH] 700 Kepala Desa Digelandang ke KPK

    Sumber: tiktok.com
    Tanggal publish: 15/01/2025

    Berita

    Akun TikTok “anaknya.dai.bachtiar” pada Minggu, (1/12/2024) mengunggah video [arsip] disertai narasi:

    “700 KEPALA DESA DI GELANDANG KE KPK. YANG BELUM DI TANGKAP SIAP-SIAP SAJA YA PAK KADES BU KADES”

    Per Rabu (15/01/ 2025), unggahan tersebut telah dibanjiri 367 ribu tanda suka, hampir 40 ribu komentar, dan dibagikan ulang lebih dari 65 ribu kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri video yang beredar menggunakan fitur Google Lens. Hasilnya, ditemukan video serupa dari kanal YouTube Kompas TV Makassar berjudul “Polda Sulsel Tetapkan 21 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Senilai 2 Milyar dari 3 Kasus,” yang diunggah November 2024.

    Penetapan 21 tersangka itu merupakan gabungan dari 3 kasus, yakni:

    Korupsi di bidang konstruksi pembangunan jalan ruas Sabang-Tallang Kabupaten Luwu Utara sepanjang 18 km.
    Pemberian fasilitas kredit konstruksi yang tidak sesuai dengan mekanisme pemberian kredit kepada sejumlah Perusahaan
    Pengadaan barang, pemotongan penerimaan jasa klaim BPJS, dan mark up barang bantuan sembako terkait COVID-19 di Makassar.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi informasi “700 kepala desa digelandang ke KPK” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-25093) [SALAH] John Cena Pendukung Palestina, Rumahnya Selamat dari Kebakaran Los Angeles

    Sumber: X.com, TikTok.com
    Tanggal publish: 15/01/2025

    Berita

    Akun X “Andria75777” [arsip] dan akun TikTok “ajieyoo3” [arsip] pada Minggu (12/1/2025) membagikan video, isinya menyebut John Cena—mualaf pendukung Palestina—rumahnya selamat dari kebakaran Los Angeles.
    Berikut narasi lengkapnya:
    “Rumah artis yang mendukung Donasi untuk Rakyat Palestina tidak ikut terbakar aneh bin ajaib Allah jaga padahal di sekeliling rumahnya habis terbakar. Allah telah menunjukkan kekuasaannya.”
    “seorang mualaf yg dukung palestina. kuasa allah rumah john cena's utuh tidak dilahap api. kuasa allah.rumah John cena utuh”

    Hingga Selasa (14/1/2025) unggahan X “Andria75777” telah disukai lebih 2.000 pengguna dan dibagikan ulang sekitar 700-an kali. Sedangkan unggahan TikTok “ajieyoo3” telah disukai lebih dari 128.000 pengguna dan dibagikan ulang hampir 14.000 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memanfaatkan Google Lens untuk mengetahui kebenaran potongan gambar dalam video. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan Detik.com dan AFP. Diketahui, rumah tersebut merupakan salah satu bangunan yang selamat dalam insiden kebakaran di Lahaina, Kepulauan Hawaii, pada Agustus 2023.

    TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “Where is John Cena’s house” di kolom pencarian Google. Dilansir dari The Times of India, rumah tinggal John Cena berada di Tampa, Florida. Ia juga memiliki beberapa properti lain yang lokasinya bukan berada di Los Angeles, melainkan di San Diego dan Massachussets.

    Terkait keyakinan John Cena, tidak ditemukan bukti valid bahwa ia seorang mualaf. Mengutip hollowverse.com, John Cena menganut agama Katolik. TurnBackHoax juga tidak menemukan bukti valid seputar informasi John Cena yang mendukung Palestina.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi narasi ”John Cena, seorang mualaf pendukung Palestina, rumahnya selamat dari kebakaran Los Angeles” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    (Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)

    Rujukan

  • (GFD-2025-25094) [SALAH] Senjata Biologis Diluncurkan Jelang Ramadan

    Sumber: Threads.net
    Tanggal publish: 15/01/2025

    Berita

    Akun Thread “veralis545” pada Jumat (3/1/2025) membagikan unggahan [arsip] disertai narasi:
    “Terindikasi biological warfare telah di luncurkan bentar lagi ramadhan plus hari raya iedul fitri”

    Hingga Rabu (15/1/2025) unggahan tersebut telah disukai 15 pengguna serta dibagikan 42 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Disadur dari artikel Cek Fakta Tempo.

    Hasil pemeriksaan fakta Tempo menunjukkan bahwa musim penghujan di Indonesia dapat menyebabkan atau memperburuk sakit, akan tetapi hal itu bukan lantaran adanya senjata biologis (biological warfare) yang ditujukan untuk membunuh manusia.

    Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), Prof Zubairi Djoerban, menjelaskan bahwa cuaca buruk pada level tertentu seperti musim hujan di Indonesia seperti saat ini perlu mewaspadai beberapa penyakit tertentu. Antara lain meningkatnya risiko sakit tenggorokan, leptospirosis atau leptospira, diare, dan demam berdarah.

    Peneliti virologi dan Ahli Health Security dari Griffith University Australia, Dr. Dicky Budiman, PHD mengatakan biological warfare adalah penggunaaan agen biologis, virus, toxin atau bahkan bakteri untuk menjadi senjata yang fungsinya untuk membunuh, baik itu manusia, hewan dan tanaman.

    Melalui Konvensi Senjata Biologis atau Biological Weapons Convention (BWC) telah melarang pengembangan, produksi, perolehan, pemindahan, penyimpanan, dan penggunaan senjata biologis dan racun. Konvensi ini telah mencapai keanggotaan dengan 187 negara pihak dan empat negara penandatangan.

    Menurut Dicky, tidak ada laporan adanya penggunaan senjata biologis menjelang Lebaran atau Ramadan.

    “Narasi semacam ini dapat menciptakan ketakutan massal dan orang mudah tertipu untuk kepentingan tertentu,” kata Dicky.

    Kesimpulan

    Unggahan ”biological warfare diluncurkan jelang Ramadan dan Idulfitri” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    (Ditulis oleh Moch. Marcellodiansyah)

    Rujukan