• (GFD-2025-25147) [HOAKS] Poster Rekrutmen Puskesmas Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/01/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Di media sosial beredar poster lowongan kerja di Puskesmas Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat.

    Lowongan kerja yang ditawarkan untuk posisi yang dibutuhkan, yakni sebagai staf kantor, perawat, dan cleaning service.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu tidak benar atau merupakan hoaks.

    Poster lowongan kerja di Puskesmas Pancoran Mas disebarkan oleh akun Facebook ini dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Jumat (10/1/2025):

    LOWONGAN KERJA PUSKESMAS PANCORAN MAS

    Dibutuhkan Posisi:STAFF KANTORPERAWATCLEANING SERVICE

    Kualifikasi:Min. SMA, SMKUsia Maks, 40 Th.Jurusan Perawat Bagi Perawat

    akun Facebook Tangkapan layar konten hoaks di sebuah akun Facebook, Jumat (10/1/2025), berisi poster lowongan kerja di Puskesmas Pancoran Mas.

    Hasil Cek Fakta

    Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Pancoran Mas, Eka Kurniati membantah informasi lowongan kerja tersebut.

    "Informasi ini hoaks jangan percaya karena kami tidak pernah membuka lowongan kerja tersebut," kata Eka dikutip dari situs web Pemerintah Kota Depok.

    Poster yang beredar kemungkinan besar merupakan upaya penipuan berkedok lowongan kerja.

    Ia mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai informasi yang tidak bersumber dari situs web dan media sosial resmi UPTD Puskesmas Pancoran Mas.

    "Masyarakat harus berhati-hati dan tingkatkan kewaspadaannya agar tidak menjadi korban hoaks," ujar Eka.

    Kesimpulan

    Poster lowongan kerja posisi staf kantor, perawat, dan cleaning service di Puskesmas Pancoran Mas merupakan hoaks.

    Kepala UPTD Puskesmas Pancoran Mas, Eka Kurniati memastikan informasi dalam poster tidak benar.

    Rujukan

  • (GFD-2025-25148) [HOAKS] Korban Kebakaran di California Menjarah Toko Swalayan

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/01/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Sebuah video yang diunggah di media sosial menampilkan sekelompok orang menjarah toko swalayan 7-Eleven.

    Mereka diklaim adalah korban kebakaran di Los Angeles, California, Amerika Serikat (AS).

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi dalam video keliru.

    Video korban kebakaran di California menjarah toko swalayan disebarkan oleh akun Facebook ini, ini, ini, ini, ini, ini, ini, dan ini.

    Berikut narasi yang ditulis salah satu akun pada Rabu (15/1/2025):

    Masyarakat Amerika yg terkena musibah kebakaran pada menjarah supermarket²

    Berbeda dengan di Palestina masyarakatnya tidak ada yg menjarah karna bagi rakyat Palestina menjarah itu sebuah perbuatan dosa lebih mereka mati kelaparan inilah yang membedakan Mu'min dengan yang lain

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil tangkapan layar video dan menelusurinya dengan metode reverse image search.

    Hasil pencarian di Google Images mengarahkan ke sejumlah pemberitaan mengenai perampokan 7-Eleven di San Pedro, California, AS.

    Misalnya, seperti yang diwartakan KTLA 5 dan ABC7 pada 24 Agustus 2024.

    Lokasi 7-Eleven dapat dilihat di Google Maps ini.

    Bukti lain yang menunjukkan lokasi tersebut, yakni angka 114 yang tertera di pintu masuk toko swalayan tersebut.

    Sementara, video serupa yang merekam perampokan diunggah di akun Instagram @rock_kava pada 11 Desember 2024.

    Para perampok mengobrak-abrik 7-Eleven di San Pedro dekat sudut Gaffey dan 1st Streets, sekitar pukul 2 dini hari.

    Mereka melakukan pengambilalihan jalan, mencuri barang-barang di toko swalayan senilai ribuan dolar, dan menimbulkan kekacauan.

    Anggota dewan Tim McOsker mengeluarkan pernyataan atas kejadian tersebut.

    "Insiden tadi malam merupakan kelanjutan dari pola yang kita lihat di seluruh Los Angeles," kata dia dikutip dari CBS News.

    Perampokan tersebut tidak terkait dengan kebakaran yang terjadi di Los Angeles yang terjadi sejak Selasa, 7 Januari 2025.

    Kesimpulan

    Video perampokan 7-Eleven di San Pedro pada 24 Agustus 2024 disebarkan dengan konteks keliru.

    Peristiwa perampokan itu tidak ada kaitannya dengan korban kebakaran Los Angeles yang terjadi sejak Selasa, 7 Januari 2025.

    Rujukan

  • (GFD-2025-25151) [HOAKS] Selvi Ananda Bagi-bagikan Rp 20 Juta

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/01/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Istri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Selvi Ananda diklaim membagikan uang Rp 20 juta dalam unggahan di media sosial.

    Namun, setelah ditelusuri konten tersebut merupakan hasil manipulasi.

    Konten yang mengeklaim Selvi Ananda membagikan uang Rp 20 juta dibagikan oleh akun Instagram ini.

    Akun tersebut membagikan video yang menampilkan Selvi menjanjikan Rp 20 dengan cara mengikuti akun serta menyukai dan membagikan unggahan tersebut.

    Hasil Cek Fakta

    Ketika dicermati terdapat kejanggalan dalam video tersebut, gerakan bibir Selvi dengan perkataannya tidak sinkron.

    Kemudian, Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek video tersebut menggunakan Hive Moderation.

    Tools tersebut dapat mendeteksi sebuah konten dihasilkan oleh artificial intelligence (AI) atau bukan.

    Setelah dicek, video Selvi membagikan Rp 20 juta terdeteksi dihasilkan AI dengan probabilitas mencapai 90 persen. Suara Selvi juga memiliki probabilitas 95 persen dihasilkan AI.

    Kesimpulan

    Konten yang mengeklaim Selvi Ananda membagikan uang Rp 20 juta merupakan hasil manipulasi.

    Video tersebut merekayasa foto Selvi Ananda yang ada di media online. Setelah dicek, video itu merupakan hasil rekayasa AI. 

    Rujukan

  • (GFD-2025-25152) [KLARIFIKASI] Video Ini Bukan Tornado Api di California

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/01/2025

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video yang memperlihatkan tornado kembar, dan diklaim terjadi di California, Amerika Serikat.

    Peristiwa itu disebut terjadi setelah kebakaran besar di Los Angeles, sehingga menyebabkan tornado api.

    Akan tetapi, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi video perlu diluruskan.

    Video tornado kembar yang diklaim terjadi di California dibagikan oleh akun Instagram ini, ini, dan ini, pada 12 Januari 2025.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Allahuakbar,,,,,Setelah Kebakaran Hebat Di Lanjut Lagi Dengan Angin Tornado Kembar Di California

    Screenshot Konteks keliru, video tornado api di Wyoming pada Agustus 2024 diklaim di California

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri video tersebut menggunakan Google Lens. Hasilnya, ditemukan artikel bantahan dari USA Today, Rabu (15/1/2025).

    Kepala Pemadam Kebakaran Distrik Clearmont mengatakan kepada USA Today, peristiwa dalam video adalah Kebakaran Remington pada Agustus 2024 di Wyoming.

    "Saya adalah komandan lapangan pada kebakaran itu dan mengambil foto dan video dari peristiwa yang sama," kata McKinley.

    Video tornado api yang terjadi saat Kebakaran Remington juga dimuat dalam pemberitaan K2 Radio di Wyoming, pada 24 Agustus 2024.

    Sehingga, narasi yang menyatakan bahwa tornado api itu terjadi di Los Angeles merupakan informasi yang keliru.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tornado kembar yang diklaim terjadi di California perlu diluruskan.

    Video itu dibagikan dengan konteks keliru. Peristiwa dalam video adalah tornado api yang terjadi saat kebakaran Remington pada Agustus 2024 di Wyoming, bukan di California.

    Rujukan