• (GFD-2025-27796) [SALAH] India Mengancam Indonesia Agar Tidak Ikut Campur Urusan India-Pakistan

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 08/07/2025

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] oleh akun Facebook “Romadani Amoora Aby” bersama Grup Publik “KOTA PANCUR BATU DELI SERDANG 🤗🤗” pada Selasa (01/07/2025). Unggahan tersebut berisi klaim India mengancam Indonesia agar tidak ikut campur urusan India-Pakistan. Berikut narasi lengkapnya:

    INDIA 4NCAM INDON3S14 J4NG4N IKUT CAMPUR...!

    L4ncang...!!
    Indi4 P3ring4tka Indon3si4
    J4ngan ikut c4mpur T3ntang P4kist4n...!

    Netizen: Macan 4sia Beraksi tunjukan Taring mu..!

    Caption :
    Ind14 4ncam 1ndonesi4.

    #vidiofyp #reelsfb #viralfb #jangkauanluas
    #semuaorang
    #reelviral #fyp
    #nkri
    #trending
    #reelfyp
    #fatherhood
    #fatherfigure
    #indonesiakaya
    #fridaymotivation
    #updatenusantara

    (Tangkapan layar Facebook)

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “India mengancam Indonesia agar tidak ikut campur urusan India-Pakistan” ke mesin pencarian Google. Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

    Berdasarkan informasi yang didapatkan, tidak ditemukan bukti atau pernyataan resmi dari pemerintah India yang mengancam Indonesia agar tidak ikut campur dalam konflik India-Pakistan. Berita-berita utama hanya menyoroti ketegangan antara India dan Pakistan. Pemerintah Indonesia hanya menyerukan perdamaian dan dialog atas konflik India-Pakistan, serta mengimbau warganya untuk berhati-hati di kawasan tersebut. Tidak ada catatan Indonesia ikut campur secara langsung dalam konflik tersebut.

    Kesimpulan

    Unggahan dengan klaim “India mengancam Indonesia agar tidak ikut campur urusan India-Pakistan” adalah konten palsu (Fabricated Content). Pemerintah Indonesia hanya menyerukan perdamaian dan dialog atas konflik India-Pakistan, serta mengimbau warganya untuk berhati-hati di kawasan tersebut. Tidak ada catatan Indonesia ikut campur secara langsung dalam konflik tersebut.


    (Ditulis oleh Desta Ardiansyah)

    Rujukan

  • (GFD-2025-27795) [SALAH] Prabowo Memperbolehkan Aceh Mengibarkan Bendera Bulan Bintang

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 08/07/2025

    Berita

    Beredar sebuah unggahan video [arsip] oleh akun Facebook “Shirhand Hand” pada Sabtu (28/06/2025). Unggahan tersebut menyebutkan bahwa Prabowo memperbolehkan Aceh mengibarkan bendera bulan bintang. Berikut narasi lengkapnya:

    BENDERA BINTANG BULAN SAH BERKIBAR DI ACEH

    PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO MEMPERBOLEHKAN BENDERA ACEH BULAN BINTANG BERKIBAR DENGAN CATATAN HARUS DIBAWAH BENDERA MERAH PUTIH, BENDERA ACEH BEBAS DIKIBARKAN SELURUH ACEH TANPAHAMBATAN

    APA BILA ADA PIHAK-PIHAK YANG MENGINTIMIDASI PENGIBARAN BENDERA ACEH SEGERA LAPORKAN DAN PRESIDEN LANSUNG AKAN MENGAMBIL TINDAKAN

    (Tangkapan layar Facebook)
    Hingga artikel ini ditulis, video tersebut telah ditonton lebih dari 764 ribu kali tayangan, menuai 492 komentar, dan 711 kali dibagikan.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Prabowo memperbolehkan Aceh mengibarkan bendera bulan bintang” ke mesin pencarian Google. Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

    Berdasarkan informasi yang didapatkan, hingga awal Juli 2025, belum ada keputusan resmi dari pemerintah pusat atau Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan bahwa bendera bulan bintang sah berkibar di Aceh secara legal dan bebas tanpa syarat. Proses legalisasi bendera Aceh masih dalam tahap pembahasan antara pemerintah pusat dan pemerintah Aceh.

    Bendera bulan bintang memang telah disahkan sebagai bendera daerah oleh Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2013, tetapi pemerintah pusat belum menyetujui penggunaannya karena dianggap mirip dengan bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang merupakan simbol gerakan separatis.

    Kesimpulan

    Klaim “Prabowo memperbolehkan Aceh mengibarkan bendera bulan bintang” adalah konten yang menyesatkan (Misleading Content). Hingga saat ini, legalitas bendera tersebut masih dalam proses pembahasan dan belum ada keputusan final dari pemerintah pusat.

    (Ditulis oleh Desta Ardiansyah)

    Rujukan

  • (GFD-2025-27794) [SALAH] Indro Warkop menegur keras Rocky Gerung karena mengkritik KDM

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 08/07/2025

    Berita

    Beredar sebuah unggahan video [arsip] oleh akun Facebook “Sabilatur Rosyada (Ochaa)” pada Rabu (28/05/2025). Unggahan tersebut menyebutkan bahwa Indro Warkop menegur keras Rocky Gerung karena mengkritik KDM. Berikut narasi lengkapnya:

    KESAL! INDRO WARKOP SENTIL ROCKY GERUNG KARENA KRITIK KDM,: PENGHINAAN

    INDRO MENGATAKAN !!!

    "Kamu Rocky Jangan Asal Ngomong Aja, Yang Kamu Hina Itu Adalah Orang Yang Sudah Menolong Dan Menyelamatkan Ribuan Orang Pernah Gak Kamu Turun Membantu Rakyat Lemah?

    "Kalau kamu ada di zaman Soeharto, saya yakin, 2 hari kamu Akan hilang, potong telinga saya Kalau gak hilang

    Caption :
    KESAL! INDRO WARKOP SENTIL ROCKY GERUNG

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Indro Warkop menegur keras Rocky Gerung karena mengkritik KDM” ke mesin pencarian Google. Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

    Berdasarkan informasi yang didapatkan, memang benar pada tahun 2023 Indro Warkop pernah menyinggung soal Rocky Gerung, namun konteksnya adalah membandingkan kebebasan berbicara di era Orde Baru dan sekarang. Tidak ditemukan pernyataan Indro Warkop membela Dedi Mulyadi atau menuduh Rocky Gerung menghina orang yang berjasa. Fokus komentar Indro adalah soal kebebasan berpendapat, bukan soal Dedi Mulyadi

    Kesimpulan

    Klaim Indro Warkop menegur keras Rocky Gerung karena mengkritik Dedi Mulyadi adalah konten yang menyesatkan (Misleading Content). Tidak ada bukti Indro Warkop pernah mengeluarkan pernyataan seperti itu kepada Rocky Gerung terkait KDM. Pernyataan Indro yang sebenarnya hanya membahas kebebasan berbicara dan perbandingan situasi zaman.

    (Ditulis oleh Desta Ardiansyah)

    Rujukan

  • (GFD-2025-27793) Hoaks Foto Cristiano Ronaldo Hadiri Pemakaman Diogo Jota

    Sumber:
    Tanggal publish: 08/07/2025

    Berita

    tirto.id - Duka mendalam tengah menyelimuti dunia sepak bola. Diogo Jota, penyerang andalan Liverpool FC sekaligus bintang Timnas Portugal, meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan lalu lintas tragis di wilayah barat laut Spanyol pada Kamis (3/7/2025).

    ADVERTISEMENT

    Media asal Spanyol, Marca, menyebut bahwa Diogo Jota tengah dalam perjalanan bersama adiknya yang juga seorang atlet sepak bola, Andre Jota (26). Ketika memasuki ruas jalan A-52, Provinsi Zamora, Spanyol, mobil yang mereka tumpangi disebut keluar jalur. Imbas kecelakaan tersebut mengakibatkan sang bintang Timnas Portugal meninggal dunia.

    Pemakamannya

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Di tengah suasana duka yang masih menyelimuti, media sosial diramaikan dengan unggahan yang mengklaim kehadiran Cristiano Ronaldo dalam pemakaman tersebut. Salah satu foto yang beredar memperlihatkan sosok Ronaldo tengah memeluk foto Diogo Jota di pemakaman. Unggahan tersebut menyebutkan bahwa sang megabintang turut hadir untuk mengantar sahabat sekaligus rekan setimnya ke peristirahatan terakhir.
    #inline3 img{margin: 20px auto;max-width:300px !important;}

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Akun Facebook seperti “Ekaristo Fransisco Emgachill” (arsip), “Kesaulija Ernes”(arsip), dan “Pian” turut menyebarkan narasi ini dalam rentang waktu Sabtu (5/7/2025) hingga Senin (7/7/2025). Salah satu unggahan tersebut menuliskan:
    #inline4 img{max-width:300px !important;margin:20px auto;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Proses pemakaman DIOGO JOTA telah selesai. Yg di hadiri oleh para pemain Portugal termasuk CR7. REST IN PEACE DIOGO JOTA, semoga tenang bersama BAPA DI SURGA.”

    Periksa Fakta Cristiano Ronaldo Hadiri Pemakaman Diogo Jota. foto/hotline periksa fakta tirto

    ADVERTISEMENT

    Sepanjang, Sabtu (5/7/2025) hingga Selasa (8/7/2025) atau selama tiga hari tersebar di Facebook, unggahan ini telah memperoleh 51 ribu tanda suka, 2,2 ribu komentar dan telah dibagikan 585 kali dibagikan. Lantas, bagaimana kebenaran foto tersebut?

    Hasil Cek Fakta

    Tirto melakukan penelusuran terhadap akun media sosial resmi milik Cristiano Ronaldo serta laporan dari sejumlah media internasional yang kredibel, guna menelusuri asal-usul dan konteks foto yang diklaim memperlihatkan Ronaldo menghadiri pemakaman Diogo Jota.

    Berdasarkan hasil verifikasi tersebut, tidak ditemukan adanya pernyataan resmi maupun bukti yang mendukung bahwa foto tersebut benar diambil saat prosesi pemakaman Jota berlangsung.

    Seturut pemberitaan sejumlah media kredibel, termasuk Goal.com, Cristiano Ronaldo sendiri dipastikan tidak hadir dalam prosesi pemakaman Diogo Jota. Keputusan tersebut memang sempat menuai perbincangan di media sosial, namun absennya mantan pemain Manchester United tersebut disebut sebagai bentuk penghormatan terhadap keluarga Jota, karena ia khawatir kehadirannya justru akan mengalihkan perhatian dari esensi prosesi pemakaman.

    Sumber yang sama juga mengatakan, kakak Ronaldo, Katia Aveiro, turut memberikan penjelasan. Katia menjelaskan bahwa Ronaldo memiliki pengalaman pribadi yang menyakitkan terkait prosesi pemakaman, yakni saat ayah mereka meninggal dunia. Saat itu, Ronaldo yang tengah berduka harus menghadapi sorotan media dan kerumunan yang luar biasa di pemakaman sang ayah.

    “Ketika ayah saya meninggal dunia, selain rasa sakit karena kehilangan, kami juga harus menghadapi serbuan kamera dan orang-orang yang ingin tahu di pemakaman dan di mana pun kami berada. Dan itu belum seintens sekarang, ketika akses media dan perhatian publik tidak separah hari ini... Kami (anak-anak) sama sekali tidak bisa keluar dari kapel; hanya saat pemakaman baru kami bisa keluar, saking hebohnya situasi saat itu," ujarnya melalui unggahan media sosial, seperti yang dilansir dari Goal.com, Minggu (6/7/2025).

    Senada, media asal Portugal, Record, mengabarkan bahwa Cristiano Ronaldo kemungkinan memilih untuk tidak menghadiri pemakaman Diogo Jota karena sensitivitas pribadi terkait kematian ayahnya, José Diniz Aveiro, yang meninggal pada September 2005 saat Ronaldo baru berusia 20 tahun.

    Ronaldo dilaporkan sangat terkejut mendengar kabar meninggalnya Diogo Jota. Namun, ia disebut memilih untuk tidak melakukan perjalanan menghadiri pemakaman karena tidak ingin kehadirannya justru mengalihkan fokus dari momen penghormatan kepada Jota dan sang adik, Andre Silva.

    Tirto kemudian menelusuri foto yang memperlihatkan Cristiano Ronaldo menghadiri pemakaman Jota, menggunakan perangkat pemindai kecerdasan buatan (artificiall intelligence/AI), Illuminarty. Setelah dilakukan pengecekan, foto tersebut terindikasi merupakan hasil manipulasi AI dengan skor probabilitas 68,5 persen.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran fakta menunjukan bahwa foto yang dinarasikan sebagai momen Cristiano Ronaldo menghadiri pemakaman Diogo Jota bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Dilansir sejumlah pemberitaan media kredibel, Cristiano Ronaldo sendiri dipastikan tidak menghadiri pemakaman Diogo Jota. Absennya mantan pemain sepak bola terbaik dunia tersebut ditengarai sebagai bentuk penghormatan terhadap keluarga Jota, karena ia khawatir kehadirannya justru akan mengalihkan perhatian dari esensi prosesi pemakaman.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan