• (GFD-2024-24820) [HOAKS] Video Titiek Soeharto Membagikan Bantuan Modal Usaha

    Sumber:
    Tanggal publish: 27/12/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar unggahan video dengan narasi yang mengeklaim Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto akan memberikan bantuan modal usaha bagi masyarakat.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu hoaks dan merupakan hasil manipulasi artificial intelligence (AI).

    Video Titiek Soeharto mengatakan akan memberikan bantuan modal usaha dibagikan oleh akun TikTok ini pada 13 September 2024.

    Berikut pernyataan Titiek dalam video:

    Halo saya Titiek Soeharto. Saya berjanji yang melihat VT ini saya akan bantu untuk modal usaha atau bayar hutang. Dan ingat jika sudah dibantu jangan dipakai untuk foya-foya.

    Syaratnya mudah sekali. Cukup tekan love dan tanda panah akan saya bantu. Ini real amanah no tipu-tipu.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com tidak menemukan video soal pembagian modal usaha di akun media sosial resmi Titiek Soeharto. 

    Saat diperhatikan lebih detail, terdapat watermark bertuliskan "Hedra" dalam video itu. Watermark terdapat pada pojok kanan bawah.

    Hedra merupakan tool yang dapat menciptakan gambar bergerak menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) atau AI generatif. Video itu kemungkinan dibuat menggunakan Hedra.

    Kemudian, Kompas.com mengunggah video TikTok tersebut ke situs TrueMedia.org untuk mengecek apakah terdapat bukti manipulasi AI.

    Hasil pengecekan TrueMedia.org menunjukkan, terdapat bukti substansial manipulasi AI pada video Titiek berkata akan memberikan bantuan modal usaha.

    Bukti manipulasi ditemukan pada suara dan wajah Titiek dalam video.

    Ada potensi video ini dibuat sebagai modus penipuan yang marak terjadi di media sosial. Waspada, jangan mengikuti petunjuk atau perintah apa pun dari unggahan di jagat maya.

    Penipuan dilakukan dengan modus memberikan penawaran menarik. Selalu cek dan ricek agar kita tidak menjadi korban.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video Titiek Soeharto mengatakan akan memberikan bantuan modal usaha adalah hoaks.

    Hasil pengecekan TrueMedia.org menunjukkan, terdapat bukti substansial manipulasi AI pada video Titiek berkata akan memberikan bantuan modal usaha.

    Video juga masih mencantumkan watermark Hedra, yang menjadi penanda hasil buatan AI generatif.

    Rujukan

  • (GFD-2024-24824) [HOAKS] Kebumen Akan Menjadi Ibu Kota Provinsi Jawa Selatan

    Sumber:
    Tanggal publish: 27/12/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Wacana mengenai akan dibentuknya Provinsi Jawa Selatan beredar luas di media sosial. Pembentukan provinsi ini merupakan pemekaran daerah dari Jawa Tengah.

    Dalam unggahan disebutkan bahwa Kabupaten Kebumen ditunjuk sebagai calon ibu kota Provinsi Jawa Selatan.

    Namun, setelah ditelusuri narasi tersebut tidak benar atau hoaks.

    Narasi yang mengeklaim Kabupaten Kebumen ditunjuk sebagai ibu kota Provinsi Jawa Selatan muncul di media sosial, salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini dan ini.

    Unggahan menyatakan bahwa persyaratan untuk menjadikan Provinsi Jawa Selatan dengan ibu kota Kebumen itu sudah dipenuhi.

    Selain di Facebook, unggahan itu juga marak beredar luas di TikTok. 

    Hasil Cek Fakta

    Sebagaimana sudah ditulis Kompas.com sebelumnya, Kepala Bagian Humas dan Protokol Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah, Dicky Adinurwanto membantah narasi tersebut.

    Menurut Dicky, di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah belum ada pembahasan soal pemekaran wilayah menjadi Provinsi Jawa Selatan dengan Kebumen sebagai ibu kotanya.

    "Perlu ditelaah lebih dalam mengenai kebenaran informasi tersebut," ujar Dicky Senin (23/12/2024). 

    Dicky pun mengimbau masyarakat untuk tidak langsung percaya informasi yang beredar di media sosial tersebut.

    "Seyogianya kita bisa mengacu pada sumber resmi instansi resmi yang membidangi, misalnya Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri)," ucap Dicky.

    Sementara, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menyebut usulan yang masuk terkait pemekaran wilayah telah mencapai 337 usulan.

    Jumlah tersebut meliputi 42 usulan pemekaran provinsi, 248 pemekaran kabupaten, 36 pemekaran kota, enam pemekaran daerah istimewa, dan lima pemekaran otonomi khusus.

    Namun, terkait pemekaran wilayah belum akan dilakukan dalam waktu dekat.

    Sebab, menurut Bima, masih ada program prioritas lainnya yang akan dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).  

    "Kalaupun nanti ada yang disetujui, tentu bertahap dengan skala prioritas. Tapi saya kira belum dalam waktu dekat, karena masih ada fokus lain," kata Bima pada Selasa (24/12/2024).

    Kesimpulan

    Narasi yang mengeklaim Kabupaten Kebumen ditunjuk sebagai ibu kota Provinsi Jawa Selatan tidak benar atau hoaks. 

    Kabag Humas dan Protokol Biro Umum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah, Dicky Adinurwanto menjelaskan, belum ada pembahasan soal penunjukan  Kabupaten Kebumen sebagai ibu kota Provinsi Jawa Selatan. 

    Di samping itu,tidak ada informasi valid soal pembentukan Provinsi Jawa Selatan.  

    Wamendagri Bima Arya menyebutkan, dalam waktu dekat ini belum ada rencana pemekaran wilayah, meski banyak usulan yang masuk. 

    Rujukan

  • (GFD-2024-24762) Cek Fakta: Tidak Benar Mendeteksi Keaslian Uang Rupiah dengan Cara Mengelupas

    Sumber:
    Tanggal publish: 26/12/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Klaim tentang mengelupas dapat mendeteksi uang palsu beredar di media sosial. Klaim tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 22 Desember 2024.
    Akun Facebook tersebut mengunggah video berisi seorang wanita yang sedang menampilkan dua buah uang kertas pecahan Rp 100 ribu. Ia kemudian memberikan cara mendeteksi uang palsu dengan cara mengelupas uang tersebut.
    "Nah ini uang 100 ada yang asli ada yang palsu, kalau kita lihat dari kasat mata mirip. Yang asli kita terawang ada (gambarnya). Yang palsu, diterawang ada. Jadi sulit sekali membedakan mana yang asli, mana yang palsu. Kalau uang yang asli dikasih begini tidak akan terbagi kertasnya, tetap jadi satu. Kalau uang paslu, ini kertas, bukan uang asli. Nih, hati-hati kalau ada transaksi. Enggak bisa kita bedakan," demikian narasi dalam video tersebut.
    "Tips Bedakan Uang Asli dan Uang Palsu. Semoga Bermanfaat Guys," tulis salah satu akun Facebook.
    Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah beberapa kali dibagikan dan mendapat 5 komentar dari warganet.
    Benarkah mengelupas merupakan cara ampuh untuk mendeteksi uang palsu? Berikut penelusurannya.
     
    Ikuti Kuis Cek Fakta Liputan6.com di Aplikasi Youniverse dan menangkan saldo e-money jutaan rupiah.
    Caranya mudah:
    * Gabung ke Room Cek Fakta di aplikasi Youniverse
    * Scroll tab ke samping, klik tab “Campaign”
    * Klik Campaign “Kuis Cek Fakta”
    * Klik “Check It Out” untuk mengikuti kuisnya
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim tentang mengelupas dapat mendeteksi uang palsu. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci "mengelupas uang palsu" di kolom pencarian Google Search.
    Hasilnya terdapat beberapa artikel yang membantah klaim tersebut. Satu di antaranya artikel berjudul "BI Periksa Uang Terkelupas yang Bikin Resah Warga Sulsel, Ternyata Asli" yang dimuat situs Liputan6.com pada 24 Desember 2024.
    Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa mengelupas atau membelah untuk mendeteksi uang palsu ternyata tidak tepat. Hal ini disampaikan Pelaksana Pengelola Uang Rupiah Kantor Perwakilan Wilayah (KPW) Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan, Muslimin.
    Ia menjalaskan, warga bisa mengecek keaslian uang rupiah dengan cara 3D, yakni dilihat, diraba dan diterawang.
    "Sebenarnya membelah yang seperti yang viral di medsos itu adalah cara yang kurang tepat atau tidak benar untuk mengenali dari keaslian uang rupiah," jelasnya.
    Muslimin mengaku, baru-baru ini telah mengecek keaslian terhadap uang rupiah yang dibelah. Hasilnya, uang tersebut adalah asli.
    "Yang terkelupas kebanyakan, tadi pagi ada yang datang melapor ke kantor uang terkelupas. Setelah kita konfirmasi, ternyata benar itu memenuhi ciri ciri uang rupiah dan memang dinyatakan asli," tegasnya.
     

    Kesimpulan


    Klaim tentang mengelupas dapat mendeteksi uang palsu ternyata tidak benar. Faktanya, menurut Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Sulawesi Selatan, mengecek keaslian uang rupiah dengan cara 3D, yakni dilihat, diraba dan diterawang.
     
  • (GFD-2024-24763) Hoaks Portugal Resmi Mengeluarkan Uang Koin Bergambar Ronaldo

    Sumber:
    Tanggal publish: 26/12/2024

    Berita

    tirto.id - Cristiano Ronaldo telah menjadi legenda di ranah sepak bola dunia. Hal ini setidaknya dibuktikan dengan raihan lima gelar Ballon d’Or, atau penghargaan pemain terbaik dunia, yang telah ia raih sepanjang karirnya di dunia sepak bola.

    Pemain kelahiran Funchal, Madeira, Portugal itu juga telah meraih sederet prestasi di level klub. Tercatat, pemain yang kini membela klub Al-Nassr FC itu telah lima kali memenangkan gelar Liga Champions Eropa. Tak hanya itu, di level negara pemain yang akrab dengan julukan CR 7 tersebut juga telah mengantarkan negaranya Portugal menjuarai Piala Eropa 2016.

    Tak ayal, dengan sederet kiprah dan prestasinya di dunia sepak bola, nama Ronaldo pun kerap menjadi perbincangan. Terbaru, beredar narasi di media sosial yang menyebut bahwa pemerintah Portugal mengeluarkan uang koin bergambar Cristiano Ronaldo senilai tujuh Euro sebagai bentuk pengakuan dan penghormatan kepada pemain Timnas Portugal tersebut.

    Narasi tersebut disebarkan oleh akun Facebook “Liga Bola”(arsip) pada Minggu (17/11/2024) lewat unggahan foto yang menampilkan foto koin bergambar Ronaldo.

    “Negara Portugal memberikan penghargaan dengan mengeluarkan uang koin senilai 7 EURO dengan gambar Ronaldo #ligabola #cr7 #realmadrid #sensa4d #cristianoronaldo,” tulis keterangan takarir akun tersebut

    Tirto juga menemukan unggahan serupa dari akun TikTok @footballfaktografi(arsip) pada Rabu (13/11/2024) lewat unggahan video yang menampilkan foto koin bergambar Ronaldo. Berikut bunyi klaim dalam video:

    “Portugal akan segera meluncurkan koin edisi khusus bergambar Cristiano Ronaldo senilai 7 Euro yang akan menjadi alat pembayaran sah di seluruh Negeri. Setelah namanya diabadikan, sebagai nama musim, hotel, dan bahkan bandara. Kini giliran koin yang diberi sentuhan ikon sang pemain. Koin unik ini dibuat sebagai penghormatan atas pencapaian luar biasa Ronaldo di panggung dunia.

    Terinspirasi dari nomor ikoniknya 7, jumlahnya sangat terbatas menjadikannya incaran para kolektor yang menganggap ini sebagai kesempatan sekali seumur hidup. Para ahli logam mulia memprediksi permintaan akan melesat dan harga koin tersebut bisa meroket di pasar sekunder, dari hanya 7 Euro hingga mencapai 150.000 Euro. Sebuah investasi yang sangat menggoda."

    Unggahan dari akun X (dulu Twitter) @FootballFactly(arsip) juga mengunggah gambar serupa disertai narasi “Portugal akan meluncurkan Koin 7 Euro untuk menghormati salah satu pesepakbola terhebat Cristiano Ronaldo,” pada Jumat (13/9/2024).

    Sejak Minggu (17/11/2024) hingga Rabu (11/12/2024) atau selama 24 hari tersebar di Facebook, salah satu unggahan tersebut telah memperoleh 27 ribu tanda suka, 1,3 ribu komentar dan telah 190 kali dibagikan.

    Lantas, bagaimana kebenaran informasi tersebut?

    Hasil Cek Fakta

    Tirto melakukan penelusuran foto koin bergambar Ronaldo tersebut dengan menggunakan fitur reverse image search dari Google Images. Hasil penelusuran mengarahkan kami ke beberapa gambar serupa yang diunggah di sejumlah platform media sosial. Akan tetapi, dari penelusuran ini, kami belum mendapatkan konfirmasi resmi terkait kebenaran klaim bahwa pemerintah Portugal resmi mengeluarkan uang koin bergambar Ronaldo.

    Penelusuran dilakukan dengan memasukan foto koin bergambar Ronaldo yang disertakan dalam unggahan tersebut ke perangkat pemindai AI Hive Moderation. Hasil pemindaian menunjukan kemungkinan bahwa gambar koin dalam video tersebut dihasilkan oleh kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) sebesar 99,9 persen.

    Untuk kembali memastikan kebenaran klaim ini, Tirto memasukan kata kunci “Pemerintah Portugal Mengeluarkan Koin Bergambar Ronaldo” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, kami tidak menemukan satupun adanya informasi dan keterangan resmi yang membenarkan klaim tersebut.

    Hasil penelusuran justru mengarahkan kami ke artikel pemeriksa fakta milik AFP yang telah lebih dulu melakukan pemeriksaan fakta terhadap klaim yang menyebut pemerintah Portugal mengeluarkan uang koin bergambar Ronaldo.

    Dilansir dari AFP, Juru bicara Badan Percetakan Uang Portugal (INCM), memastikan bahwa lembaganya tidak merilis uang koin untuk menghormati Cristiano Ronaldo. Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kabar apapun yang berkaitan dengan penerbitan uang oleh pemerintah Portugal hanya akan dipublikasikan di kanal resmi INCM.

    Tirto pun menelusuri situs resmi INCM, hasilnya per Kamis (12/12/2024) kami tidak menemukan satupun pengumuman resmi yang membenarkan klaim bahwa pemerintah Portugal mengeluarkan koin bergambar Ronaldo.

    Jadi, informasi soal pemerintah Portugal resmi mengeluarkan koin bergambar Ronaldo bisa dipastikan adalah hoaks. Sebagai informasi, Tirto juga pernah melakukan pemeriksaan fakta terkait klaim palsu serupa yang menyebut bahwa pemerintah Argentina resmi mengeluarkan uang kertas bergambar Lionel Messi pada Juli 2024 lalu.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran fakta yang dilakukan, tidak ditemukan keterangan resmi yang membenarkan klaim bahwa pemerintah Portugal resmi mengeluarkan uang koin bergambar Cristiano Ronaldo.

    Foto koin yang dilampirkan dalam unggahan terindikasi kemungkinan besar merupakan hasil manipulasi menggunakan AI. Juru bicara Badan Percetakan Uang Portugal (INCM) juga telah memastikan bahwa lembaganya tidak merilis uang koin untuk menghormati Cristiano Ronaldo.

    Jadi, informasi yang menyebut bahwa pemerintah Portugal resmi mengeluarkan uang koin bergambar Cristiano Ronaldo bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Rujukan