• (GFD-2024-24794) Keliru, Video Erick Thohir Umumkan PSSI Keluar dari AFF

    Sumber:
    Tanggal publish: 27/12/2024

    Berita



    Sebuah video beredar di Threads [ arsip ] dan Instagram akun ini, ini, dan ini, yang diklaim memperlihatkan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) Erick Thohir menyatakan keluar dari ASEAN Football Federation (AFF).

    Video itu memperlihatkan Erick dalam sejumlah kegiatan. Berikut bunyi narasi yang disertakan:PSSI Keluarkan Pernyataan Tegas Akhirnya Timnas Indonesia Resmi Keluar: Dari U19 U20 Dan Senior Sudah Tidak Akan Lagi Ikut Piala AFF. Mantap Pak Ketum, Bener Mending Gak Usah Ikut AFF



    Namun, benarkah video itu memperlihatkan pernyataan PSSI keluar dari AFF?

    Hasil Cek Fakta



    Tempo memverifikasi narasi tersebut menggunakan layananreverse image searchdari mesin pencari Google dan Yandex. Hasilnya, dalam kolase video tersebut Erick Thohir tidak pernah menyatakan bahwa PSSI keluar dari AFF. 

    Video 1



    Video pertama yang memperlihatkan Erick Thohir saat menggelar konferensi pers yang disiarkan secara langsung di saluran YouTube PSSI TV pada 28 April 2023. Dalam acara itu, Erick tidak menyatakan keluar dari AFF.

    Dalam kesempatan itu, ia menyatakan berupaya menghilangkan pengaturan skor pertandingan sepak bola dan memperkuat Timnas Indonesia. Dalam melawan pengaturan skor, pihaknya membentuk satuan tugas pemberantasan pengaturan skor dan mendorong transparansi keuangan. 

    Video 2



    Video kedua sesungguhnya memperlihatkan Erick dalam rapat bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) di Jakarta, Kamis, 20 Juni 2024, sebagaimana diberitakan Antara. Namun sesungguhnya dia tidak menyatakan keluar dari AFF.

    Saat itu ia meminta PT LIB melakukan tiga hal. Pertama melakukan restrukturisasi kepengurusan, kedua mengumumkan jadwal pelaksanaan liga agar tidak berbenturan dengan agenda pertandingan tim nasional Indonesia, dan ketiga menyiapkan marketing gathering.

    Video 3



    Foto berikutnya yang ditampilkan video tersebut sesungguhnya memperlihatkan konferensi pers PSSI dengan topik penanganan sepak bola putri, yang digelar di Stadion Utama GBK Senayan, Jakarta, Sabtu 21 September 2024, sebagaimana dilaporkan Suaramerdeka.com.

    Dalam kesempatan itu, Erick juga tidak menyatakan keluar dari AFF. Saat itu ia menjelaskan langkah-langkah yang diambil untuk memperkuat sepak bola putri, dan menampik menganaktirikan pemain sepak bola putri.

    Video 4



    Foto Erick ketiga yang ditampilkan dalam video yang beredar memperlihatkan suasana rapat Exco PSSI di Jakarta, 3 April 2024, yang dipublikasikan di website resmi mereka. Rapat tersebut tidak membahas topik keluar dari AFF, melainkan penetapan waktu Kongres PSSI berikutnya, serta percepatan Transformasi wasit Indonesia.

    Video 5



    Gambar Erick berikutnya yang ditampilkan ialah saat dia menyampaikan keterangan dalam konferensi pers di Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Sabtu sore, 26 Juni 2023, sebagaimana diberitakan Beritasatu.com.

    Saat itu dia membahas akan mempersiapkan seleksi pemain tim nasional Indonesia untuk berlaga dalam Piala Dunia U-17 yang digelar di Indonesia pada 10 November-2 Desember 2023. Dia tidak mengatakan akan keluar dari AFF.

    Video 6



    Gambar Erick terakhir yang ditampilkan video yang beredar sesungguhnya adalah momen kemenangan Erick dalam pemilihan ketua umum PSSI, yang dilaporkan CNN Indonesia, 16 Februari 2023.

    Dia tidak menyatakan keluar dari AFF. Yang dia katakan saat itu adalah, bahwa sebagai Ketua Terpilih PSSI, dirinya berkomitmen untuk mendorong perubahan statuta dan transformasi sepak bola Indonesia.

    Kata Erick Thohir tentang AFF

    Dilansir situs resmi PSSI, Erick menilai kegagalan timnas Indonesia melaju ke semifinal ASEAN Mitsubishi Electric Cup 2024 harus menjadi pelajaran berharga bagi pelatih Shin Tae-yong dalam menangani tim yang mayoritas berusia di bawah 22 tahun itu.

    Erick mengatakan pihaknya akan melakukan evaluasi. Tidak hanya performa pelatih, namun evaluasi yang bersifat lebih luas. Dia tidak menyatakan keluar dari AFF. “Kan sejak awal saya sudah bilang di AFF ini kita targetnya berikan yang terbaik. Kalau bicara berikan yang terbaik, harusnya dengan pelatih dan pemain ini kita harusnya bisa minimal lolos semifinal Piala AFF. Jadi di sisi ini tentu PSSI akan lakukan evaluasi,” ujar Erick 

    Tahun 2023 juga pernah menyeruak dorongan pada PSSI untuk keluar dari AFF, sebagaimana diberitakan Tempo. Saat itu pun Erick tidak menyatakan keluar dari AFF, namun menyesuaikan jadwal pertandingan, agar permainan sepak bola tak terganggu masalah jadwal tanding.

    Kesimpulan



    Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa narasi yang mengatakan video yang beredar memperlihatkan Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI menyatakan keluar dari AFF, adalah klaim yangkeliru.

    Foto dan video yang menampilkan Erick tersebut tidak ada yang membuktikan PSSI keluar dari AFF. Foto dan video tersebut tentang kegiatan dan pernyataan Erick lainnya.

    Rujukan

  • (GFD-2024-24795) Cek Fakta: Tidak Benar Ditemukan Uang Palsu Saat Tarik Tunai dari ATM di Gowa

    Sumber:
    Tanggal publish: 27/12/2024

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Kabar tentang penemuan uang palsu saat melakukan tarik tunai dari sebuah ATM di Gowa, Sulawesi Selatan beredar di media sosial. Kabar tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 23 Desember 2024.
    Akun Facebook tersebut mengunggah video berisi seorang pria yang mengklaim mendapati uang palsu saat melakukan tarik tunai di salah satu ATM di Gowa, Sulawesi Selatan.
    Pria tersebut kemudian memamerkan uang hasil tarik tunainya dari ATM. Ia mengklaim, terdapat belahan di uang tersebut dan diduga merupakan uang palsu.
    "Lokasi sekarang di BRI Cabang Palangga, samping Polsek. Baru-baru tadi menarik, hasil uangnya seperti ini. Ada belahan di uangnya. Mohon jalan keluarnya," kata seorang pria dalam video tersebut.
    "BETUL-BETUL UANG PALSU SANGAT MERESAHKAN WARGA SULSEL. Lokasi: Palngga Gowa," demikian narasi dalam video tersebut.
    "Penarikan uang palsu di ATM BRI samping Polsek Pallangga Kab. Gowa," tulis salah satu akun Facebook.
    Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 248 kali ditonton dan mendapat komentar dari warganet.
    Benarkah kabar tentang penemuan uang palsu saat melakukan tarik tunai dari sebuah ATM di Gowa, Sulawesi Selatan? Berikut penelusurannya.
     
    Ikuti Kuis Cek Fakta Liputan6.com di Aplikasi Youniverse dan menangkan saldo e-money jutaan rupiah.
    Caranya mudah:
    * Gabung ke Room Cek Fakta di aplikasi Youniverse
    * Scroll tab ke samping, klik tab “Campaign”
    * Klik Campaign “Kuis Cek Fakta”
    * Klik “Check It Out” untuk mengikuti kuisnya
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri kabar tentang penemuan uang palsu saat melakukan tarik tunai dari sebuah ATM di Gowa, Sulawesi Selatan. Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci "uang palsu atm gowa" di kolom pencarian Google Search.
    Hasilnya terdapat beberapa artikel yang meluruskan kabar tersebut. Satu di antaranya artikel berjudul "Heboh Warga Ngaku Tarik Uang Palsu di ATM Gowa, Pembuat Konten Minta Maaf" yang dimuat situs detik.com pada 24 Desember 2024.
    Gowa - Heboh di media sosial video seorang pria mengaku mendapatkan uang palsu usai melakukan penarikan di salah satu mesin ATM di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pembuat konten video tersebut belakangan meminta maaf sebab uang yang disebut palsu itu ternyata asli.
    Kasat Intelkam Polres Gowa Iptu Syahrial Yuzdiansyah mengatakan peristiwa dalam video itu terjadi di mesin ATM di samping Polsek Pallangga, Minggu (22/12) pagi. Pria yang diketahui bernama Sultan itu sebenarnya sudah diberitahu bahwa uang yang ditariknya dari mesin ATM itu asli, bukan palsu.
    "Dia ceritanya tarik uang, terus dia curiga dia tanyakan ke sekuriti, sekuriti bilang, 'uang asli ini, Pak'. Tapi setelah diyakinkan bahwa uang asli, dia malah bikin video bahwa ini uang palsu," kata Iptu Syahrial.
    Konten video bikinan Sultan itu rupanya dengan cepat beredar luas di media sosial. Akibatnya, Sultan dipanggil untuk melakukan klarifikasi.
    "Dipanggil klarifikasi, kan langsung viral, membuat resah, ada tim, ada polisi, ada pegawai sekuriti. Seandainya belum dikasi tahu bahwa itu uang asli baru dia bikin video, mungkin tidak apa-apa. Itu sudah dikasi tau uang asli, baru dia pergi rekam, bikin konten," katanya.
    Tim Cek Fakta Liputan6.com juga menemukan video berisi permintaan maaf dari seseorang yang menyebarkan informasi terkait penemuan uang palsu dari ATM di Gowa. Video tersebut berjudul "Pria Ini Beri Klarifikasi Video Viral Uang Palsu di ATM BRI Pallangga Gowa" yang dimuat channel YouTube Sulselsatu pada 23 Desember 2024.
    Berikut gambar tangkapan layarnya.
    "Assalamualaikum, saya Sultan, alamat Takalar, dengan ini meminta maaf kepada masyarakat Gowa dan Sulawesi Selatan terkait video viral uang palsu di ATM BRI Palangga. Setelah dicek ternyata keaslian uang tersebut memang asli. Sekali lagi saya minta maaf kepada masyarakat Gowa dan Sulawesi Selatan," demikian pernyataan dari pria tersebut.
     

    Kesimpulan


    Kabar tentang penemuan uang palsu saat melakukan tarik tunai dari sebuah ATM di Gowa, Sulawesi Selatan ternyata tidak benar. Faktanya, uang yang ditarik pria dalam video tersebut ternyata asli. Selain itu, pria yang menyebarkan informasi tersebut juga telah menyampaikan permintaan maaf.

    Rujukan

  • (GFD-2024-24807) [KLARIFIKASI] Tidak Benar Ditemukan Uang Palsu dari Sebuah ATM di Gowa

    Sumber:
    Tanggal publish: 27/12/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar video dengan narasi penemuan uang palsu di Anjungan Tunai Mandiri atau ATM yang berada Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. 

    Setelah ditelusuri narasi tersebut keliru dan perlu diluruskan.

    Narasi soal penemuan uang palsu di ATM Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa muncul di media sosial, salah satunya dibagikan akun Facebook ini, ini, ini, dan ini.

    Dalam video itu perekam menunjukkan uang kertas pecahan Rp 100.000 yang terbelah di bagian ujungnya.

    Video itu diberi keterangan:

    Waspadalah Uang Palsu sudah masuk ATM

    BETUL-BETUL UANG PALSU SANGAT MERESAHKAN WARGA SULSES Lokasi : Palangga Gowa (22/12).

    Akun Facebook Tangkapan layar Facebook video yang diklaim penemuan uang palsu di ATM di Pallangga, Gowa

    Hasil Cek Fakta

    Dikutip dari Detik.com, Kasat Intelkam Polres Gowa Iptu Syahrial Yuzdiansyah menjelaskan lokasi dalam video berada di ATM yang berada di samping Polsek Pallangga, Kabupaten Gowa.  

    Video itu diambil oleh seorang warga bernama Sultan, pada Minggu (22/12/2024) pagi.

    Menurut Syahrial, sebenarnya Sultan sudah diberi tahu uang yang ia tarik dari ATM tersebut asli. Namun, Sultan justru membuat video dengan narasi bahwa uang itu palsu.  

    "Dia ceritanya tarik uang, terus dia curiga dia tanyakan ke sekuriti, sekuriti bilang, 'uang asli ini, Pak'. Tapi setelah diyakinkan bahwa uang asli, dia malah bikin video bahwa ini uang palsu," kata Syahrial. 

    Video yang dibuat Sultan itu kemudian viral di media sosial. Oleh pihak berwajib, Sultan lantas diminta untuk memberikan klarifikasi. 

    Dalam video klarifikasinya, Sultan mengatakan, setelah dicek uang yang ia tarik di ATM Pallangga asli, bukan uang palsu.  

    "Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh saya Sultan alamat Takalar dengan ini meminta maaf kepada masyarakat Gowa dan Sulawesi Selatan terkait video viral uang palsu di ATM BRI Pallangga. Setelah dicek, ternyata keaslian uang tersebut memang asli," ujarnya. 

    Kesimpulan

    Narasi soal penemuan uang palsu di ATM Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa tidak benar.

    Polres Gowa memastikan uang tersebut asli. Selain itu, pembuat video juga telah meminta maaf dan mengakui bahwa uang yang ia tarik di ATM Pallangga asli. 

    Rujukan

  • (GFD-2024-24819) [HOAKS] Prabowo Akan Miskinkan Koruptor Dana Desa

    Sumber:
    Tanggal publish: 27/12/2024

    Berita

    KOMPAS.com - Beredar unggahan di media sosial dengan narasi yang menyebut Presiden Prabowo Subianto akan memiskinkan pelaku korupsi dana desa.

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi tersebut hoaks.

    Narasi Prabowo akan memiskinkan pelaku korupsi dana desa dibagikan oleh akun Facebook ini pada 20 Desember 2024.

    Berikut narasi yang dibagikan:

    Wacana Prabowo,,Dana Desa 1,2 milyar pertahun yang digelontorkan pemerintah,jika masyarakat mencurigai ada dana desa yang diselewengkan segera laporkan.Mantap presidenku yang tegas dan berkeadilan

    Narasi itu disertai gambar Prabowo dan orang yang mengenakan rompi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan teks sebagai berikut:

    Prabowo: Peraturan Baru! KORUPSI Dana Desa akan saya Miskinkan, Baik yang masih Menjabat maupun yang sudah Tidak Menjabat

    "Masyarakat Harus tau Bahwa 1,2 M pertahun Dana Desa yang di gelontorkan Pemerintah, Jika Kalian Mencurigai Dana Desa di Selewengkan, Segera Melaporr

    Screenshot Hoaks, Prabowo akan miskinkan koruptor dana desa

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Kompas.com menelusuri narasi tersebut menggunakan kata kunci "prabowo korupsi dana desa".

    Hasilnya, Kompas.com tidak menemukan pernyataan Prabowo di pemberitaan atau sumber kredibel terkait pemiskinan pelaku korupsi dana desa .

    Sementara itu, narasi tersebut mirip dengan artikel Palopopos.co.id, 15 November 2024, berjudul "Koruptor Dana Desa akan Dikenakan Sanksi Pencabutan Harta dan Pemiskinan".

    Dalam artikel tersebut, pemerintah disebut telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 85 Tahun 2024 tentang Pengelolaan Dana Desa.

    Peraturan itu diklaim mengatur soal pemiskinan pelaku korupsi dana desa.

    Namun, setelah ditelusuri, hingga Jumat (27/12/2024) tidak ada Peraturan Pemerintah Nomor 85 Tahun 2024.

    Berdasarkan data Kementerian Sekretariat Negara, hingga saat ini baru ada 47 peraturan pemerintah yang dirilis pada 2024. Cek daftar PP di tautan ini.

    Tidak ada PP Nomor 85 Tahun 2024 sebagaimana yang tertulis dalam artikel.

    Untuk menguji apakah ada kemungkinan kesalahan aturan yang dirujuk, Kompas.com juga mengecek peraturan presiden.

    Setelah dicek, Peraturan Presiden Nomor 85 Tahun 2024 tidak mengatur soal pengelolaan dana desa atau korupsi dana desa.

    Perpres Nomor 85 Tahun 2024 mengatur tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional Kawasan Perkotaan Metropolitan Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Barito Kuala, dan Tanah Laut.

    Kesimpulan

    Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi Prabowo akan memiskinkan pelaku korupsi dana desa adalah hoaks.

    Tidak ditemukan pernyataan Prabowo akan memiskinkan pelaku korupsi dana desa. Aturan yang diklaim dikeluarkan pemerintah untuk memiskinkan koruptor dana desa juga keliru.

    Rujukan