Fatchur Rochman kapolres wajo
0822 9599 6471
(GFD-2024-19397) [SALAH] Kapolres Wajo Tawarkan Mobil Bekas Lewat WhatsApp
Sumber: WhatsApp.comTanggal publish: 27/04/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Beredar nomor WhatsApp 0822 9599 6471 menggunakan nama dan foto Fatchur Rochman Kapolres Wajo yang diambil dari media sosial. Akun tersebut menawarkan mobil bekas dengan harga yang sangat murah. Modus yang digunakan meminta dana sebagai pembayaran awal.
Fatchur Rochman ketika dikonfirmasi oleh detik.com menyatakan nomor WhatsApp yang beredar bukan miliknya. Ia menyebut sudah ada beberapa korban dari kalangan pejabat di Wajo dan meminta Satreskrim untuk melakukan penyelidikan.
Kapolres Wajo juga mengimbau masyarakat jangan mudah percaya dan melapor ke Reskrim atau anggotanya di lapangan. Maka dari itu akun WhatsApp 0822 9599 6471 menggunakan nama dan foto Fatchur Rochman Kapolres Wajo merupakan konten tiruan.
Fatchur Rochman ketika dikonfirmasi oleh detik.com menyatakan nomor WhatsApp yang beredar bukan miliknya. Ia menyebut sudah ada beberapa korban dari kalangan pejabat di Wajo dan meminta Satreskrim untuk melakukan penyelidikan.
Kapolres Wajo juga mengimbau masyarakat jangan mudah percaya dan melapor ke Reskrim atau anggotanya di lapangan. Maka dari itu akun WhatsApp 0822 9599 6471 menggunakan nama dan foto Fatchur Rochman Kapolres Wajo merupakan konten tiruan.
Kesimpulan
Fatchur Rochman menginformasikan nomor WhatsApp yang beredar merupakan penipuan.
Rujukan
(GFD-2024-19396) [SALAH] Nomor WhatsApp Pj Bupati Ogan Komering Ilir Asmar Wijaya Membagikan Donasi
Sumber: WhatsApp.comTanggal publish: 27/04/2024
Berita
NARASI:
“Perkenalkan saya Bpk Asmar Wijaya, SE (Pj) Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)”
“waalaikumslm”
“iya bapak, maksud dan tujuan saya menghubungi bapak saat ini guna untuk menyampaikan prihal bantuan donasi yang dibagikan oleh Pemkab”
“Perkenalkan saya Bpk Asmar Wijaya, SE (Pj) Bupati Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI)”
“waalaikumslm”
“iya bapak, maksud dan tujuan saya menghubungi bapak saat ini guna untuk menyampaikan prihal bantuan donasi yang dibagikan oleh Pemkab”
Hasil Cek Fakta
Beredar akun WhatsApp mengirimkan pesan membagikan donasi dari Pemkab dan memperkenalkan dirinya sebagai Pj Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Asmar Wijaya. Akun WhatsApp bernomor 0838 4673 6734 memasang foto Asmar Wijaya memakai pakaian dinas.
Akun Instagram Kominfo Oki mengunggah tangkapan layar akun tersebut kemudian dilabeli tanda hoax. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan melaporkan akun tersebut dengan modus memberi bantuan donasi ke. https://aduannomor.id.
“Hati-hati penipuan nomor +62838-4673-6734 yang mengatasnamakan Pj. Bupati OKI Ir. Asmar Wijaya, M.Si
Dipastikan Nomor Tersebut adalah palsu (hoax) !
Bagi masyarakat yang dihubungi nomor tersebut dengan maksud meminta bantuan donasi dan lainnya untuk berhati-hati! dan diminta untuk melaporkan nomor tersebut ke https://aduannomor.id,” tulis Kominfo Oki pada akun Instagramnya (09/04).
Akun Instagram Kominfo Oki mengunggah tangkapan layar akun tersebut kemudian dilabeli tanda hoax. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dan melaporkan akun tersebut dengan modus memberi bantuan donasi ke. https://aduannomor.id.
“Hati-hati penipuan nomor +62838-4673-6734 yang mengatasnamakan Pj. Bupati OKI Ir. Asmar Wijaya, M.Si
Dipastikan Nomor Tersebut adalah palsu (hoax) !
Bagi masyarakat yang dihubungi nomor tersebut dengan maksud meminta bantuan donasi dan lainnya untuk berhati-hati! dan diminta untuk melaporkan nomor tersebut ke https://aduannomor.id,” tulis Kominfo Oki pada akun Instagramnya (09/04).
Kesimpulan
Kominfo Ogan Komering Ilir (OKI) memastikan nomor WhatsApp yang beredar palsu.
Rujukan
(GFD-2024-19395) [SALAH] Nomor WhatsApp Kadis Kominfosanti Kabupaten Buleleng Ketut Warmawan
Sumber: WhatsApp.comTanggal publish: 27/04/2024
Berita
“Siang”
“Siang Rahayu”
“Siang Rahayu”
Hasil Cek Fakta
Tersebar Kembali akun WhatsApp menggunakan nama dan foto Ketut Suwarmawan, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kabupaten Buleleng. Akun bernomor 0877 6061 6655 menghubungi salah satu pengguna WhatsApp.
Setelah ditelusuri, akun tersebut palsu. Kominfosanti Buleleng menegaskan akun tersebut hoaks. Pihaknya berharap masyarakat mewaspadai dan mengonfirmasi jika mendapat pesan yang mengatasnamakan pimpinan atau pejabat di lingkup Pemkab Buleleng.
“Sesuai laporan tersebut, kami menegaskan akun whatsapp dengan nomor (087760616655) tersebut pada gambar bukan akun whatsapp resmi dari Bapak Kadis Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kabupaten Buleleng. Akun tersebut hanya memanfaatkan atau mencatut foto yang ada atau beredar di media sosial. Selanjutnya jika di chat atau bertukar pesan dengan akun tersebut, bisa di screenshoot kemudian laporkan pada kami dan abaikan pesan tersebut. Modus yang selama ini banyak dilakukan untuk menchat orang terdekat, bawahan atau masyarakat dan melakukan aksi penipuannya.”, tulis pihak Kominfosanti Buleleng (13/04/24) pada akun Instagram resminya.
Maka dari itu akun tiruan WhatsApp Ketut Warmawan merupakan modus penipuan sehingga termasuk ke dalam kategori konten tiruan.
Setelah ditelusuri, akun tersebut palsu. Kominfosanti Buleleng menegaskan akun tersebut hoaks. Pihaknya berharap masyarakat mewaspadai dan mengonfirmasi jika mendapat pesan yang mengatasnamakan pimpinan atau pejabat di lingkup Pemkab Buleleng.
“Sesuai laporan tersebut, kami menegaskan akun whatsapp dengan nomor (087760616655) tersebut pada gambar bukan akun whatsapp resmi dari Bapak Kadis Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Kabupaten Buleleng. Akun tersebut hanya memanfaatkan atau mencatut foto yang ada atau beredar di media sosial. Selanjutnya jika di chat atau bertukar pesan dengan akun tersebut, bisa di screenshoot kemudian laporkan pada kami dan abaikan pesan tersebut. Modus yang selama ini banyak dilakukan untuk menchat orang terdekat, bawahan atau masyarakat dan melakukan aksi penipuannya.”, tulis pihak Kominfosanti Buleleng (13/04/24) pada akun Instagram resminya.
Maka dari itu akun tiruan WhatsApp Ketut Warmawan merupakan modus penipuan sehingga termasuk ke dalam kategori konten tiruan.
Kesimpulan
Kominfosanti Buleleng menegaskan nomor WhatsApp tersebut bukan akun resmi milik Ketut Suwarmawan.
Rujukan
(GFD-2024-19394) [SALAH] Postingan di Facebook Lowongan Pekerjaan Puskesmas Majalengka
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 27/04/2024
Berita
INFO LOWONGAN KERJA*
Dibutuhkan Segera :
1.STAFF KANTOR
2.OB GIRLS
Usia Maksimal 35 Diutamakan Perempuan Untuk Ditempatkan di *PUSKESMAS MAJALENGKA*
ALAMAT :
Jl. Ahmad Kusumah No.413, Majalengka Wetan, Cicurug, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat
KUALIFIKASI:
Diutamakan Perempuan Min. Ijazah SMA/SMK/D3/S1
Usia Maks. 35
Bisa Komputer Min. Dasar
INFO LENGKAP
082229833431*
Dibutuhkan Segera :
1.STAFF KANTOR
2.OB GIRLS
Usia Maksimal 35 Diutamakan Perempuan Untuk Ditempatkan di *PUSKESMAS MAJALENGKA*
ALAMAT :
Jl. Ahmad Kusumah No.413, Majalengka Wetan, Cicurug, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat
KUALIFIKASI:
Diutamakan Perempuan Min. Ijazah SMA/SMK/D3/S1
Usia Maks. 35
Bisa Komputer Min. Dasar
INFO LENGKAP
082229833431*
Hasil Cek Fakta
Beredar informasi lowongan kerja di Puskesmas Majalengka pada grup Facebook loker Majalengka. Dijelaskan dalam postingan tersebut membutuhkan staf kantor dan OB beserta kulaifikasi pelamar d iantaranya wanita, maksimal usia 35 tahun. Selain itu terdapat nomor telepon 0822 2983 3431 untuk informasi lebih lanjut.
Diketahui informasi lowongan tersebut tidak benar. Melalui akun Instagram @puskesmasmajalengka mengklarifikasi informasi yang beredar adalah hoaks. Puskesmas Majalengka menyatkan setiap informasi akan di bagikan melalui akun media sosial Instagram atau Facebook resmi milik Puskesmas Majalengka.
Berdasarkan penjelasan di atas klaim lowongan pekerjaan di Puskesmas Majalengka dapat disimpulkan sebagai hoaks dengan kategori imposter content atau konten tiruan.
Diketahui informasi lowongan tersebut tidak benar. Melalui akun Instagram @puskesmasmajalengka mengklarifikasi informasi yang beredar adalah hoaks. Puskesmas Majalengka menyatkan setiap informasi akan di bagikan melalui akun media sosial Instagram atau Facebook resmi milik Puskesmas Majalengka.
Berdasarkan penjelasan di atas klaim lowongan pekerjaan di Puskesmas Majalengka dapat disimpulkan sebagai hoaks dengan kategori imposter content atau konten tiruan.
Kesimpulan
Informasi tersebut PALSU. Puskesmas Majalengka menyatakan informasi tersebut palsu. Setiap informasi lowongan pekerjaan melalui akun media sosial resmi Puskesmas Majalengka.
Rujukan
Halaman: 2310/6537