• (GFD-2026-33170) Cek Fakta: Tidak Benar Link Cek Bansos PKH dan BPNT yang Cair Maret-April 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 30/03/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link untuk mengecek status bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang cair Maret-April 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook sejak 26 Maret 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "Bansos PKH dan BPNT cair Maret - April 2026 menjadi kabar yang paling ditunggu jutaan keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial unggulan sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga berpenghasilan rendah"
    Postingan menyertakan poster dengan tulisan sebagai berikut:
    "DIGITALISASI BANSOS MULAI MARET 2026
    KABAR GEMBIRA BUAT YANG BELUM DAPAT BANTUAN SOSIAL (BANSOS) PKH SAMA SEKALI BELUM DAPAT ATAU BELUM CAIR, RP2.500.000 PRIODE TAHUN 2026 INI LANGSUNG DAFTAR, TIDAK DI PUNGUT BIAYA SEDIKIT PUN
    CEK NAMA ANDA DENGAN CARA
    KLIK DAFTAR"
    Unggahan disertai menu daftar. Jika diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor Telegram.
    Lalu benarkah klaim link untuk mengecek status bansos PKH dan BPNT yang cair pada Maret-April 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim untuk mengecek status bansos PKH dan BPNT yang cair pada Maret-April 2026. Penelusuran mengarah pada artikel berita dari Liputan6.com berjudul "Cara Mudah Cek Bansos PKH BPNT: Panduan Lengkap Status Penerima" yang tayang pada 24 September 2025.
    Dalam artikel ini dijelaskan,  masyarakat dapat dengan mudah cek bansos PKH BPNT secara online melalui website resmi Kementerian Sosial. Metode ini merupakan cara paling umum dan efisien untuk mengetahui status penerimaan bantuan.
    Langkah-langkah untuk melakukan pengecekan adalah dengan membuka peramban di ponsel atau komputer, lalu kunjungi situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id.
    Selain website, Kemensos juga menyediakan aplikasi resmi bernama "Cek Bansos" yang dapat diunduh melalui Google Play Store atau App Store. 
    Sedangkan bagi masyarakat yang tidak memiliki akses internet, pengecekan dapat dilakukan secara offline di kantor kelurahan, desa, atau dinas sosial setempat. Pastikan untuk membawa dokumen identitas diri seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK) untuk proses verifikasi data.
     

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link untuk mengecek status bansos PKH dan BPNT yang cair pada Maret-April 2026, tidak benar.

    Rujukan

  • (GFD-2026-33171) [SALAH] China Kirim Personel dan Alat Tempur untuk Iran

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 30/03/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Komang Wira” pada Kamis (12/3/2026). Unggahan beserta narasi :

    “cina secara terbuka telah mengirimkanpersonil dan sejumlah peralatan tempur

    untuk membantu iran”

    Hingga Senin (30/3/2026) unggahan telah mendapatkan 1.100 tanda suka, 12 komentar dan telah dibagikan 21 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri video tersebut dengan memanfaatkan Google Lens serta alat pendeteksi kecerdasan (AI) Hive Moderation. Berikut hasilnya:

    Klip video pertama yang memperlihatkan konvoi kendaraan dan bendera China mirip dengan unggahan kanal YouTube Guardian News pada tahun 2019. Peristiwa tersebut merupakan momen Presiden Xi Jinping melakukan inspeksi pasukan di Jalan Chang'an, Beijing dalam rangka peringatan Hari Nasional ke-70 China.

    Klip video kedua yang memperlihatkan konvoi kendaraan rudal mirip dengan unggahan kanal YouTube Washington Post pada tahun 2019. Peristiwa tersebut juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Nasional ke-70 China.

    Klip video ketiga yang memperlihatkan pasukan militer tersebut mirip dengan unggahan kanal YouTube New China TV pada tahun 2019. Video tersebut merupakan siaran langsung parade dalam rangka peringatan Hari Nasional ke-70 China.

    Klip video keempat yang memperlihatkan iring-iringan tank baja mirip dengan unggahan kanal YouTube Washington Post pada tahun 2019. Video tersebut juga berasal dari parade militer peringatan Hari Nasional ke-70 China.

    Klip video kelima yang memperlihatkan pertemuan Khamenei, Putin dan Kim Jong Un merupakan hasil rekayasa AI. Berdasarkan analisis Hive Moderation, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 98,3 persen.

    Kesimpulan

    Faktanya, video yang beredar merupakan gabungan dari beberapa klip video yang tidak berkaitan dengan konflik Amerika Serikat dan Israel dengan Iran. Unggahan berisi klaim “China kirim personel dan alat tempur untuk Iran” adalah konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-33172) [SALAH] Video "Rudal Iran Ledakkan Bandara Israel"

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 30/03/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “emiarkan8” pada Kamis (5/3/2026). Unggahan beserta narasi :

    “Rekaman Perang di Bandara Israel: Kenangan Penuh Api

    Saksikan momen dramatis di bandara Israel saat Iran memperlihatkan kekuatannya”

    Hingga Senin (30/3/2026) unggahan telah mendapatkan 279 tanda suka, 11 komentar dan telah dibagikan 16 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim pemeriksa fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengunduh video tersebut dan menganalisisnya dengan alat pendeteksi AI, HiveModeration.. Hasilnya, konten tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,2 persen.

    Sementara itu, dilansir dari Kendari Pos, Bandara Internasional Ben Gurion dikabarkan hancur akibat serangan 12 rudal balistik Iran dalam waktu kurang dari dua menit. Sejumlah rudal disebut menghantam landasan pacu, area parkir pesawat, tangki bahan bakar, Terminal 3, hingga menara kontrol. 

    Serangan tersebut dilaporkan menewaskan 89 orang, memicu kebakaran besar yang berlangsung hingga 18 jam, serta menyebabkan bandara tutup total tanpa penerbangan. Akibatnya, Israel disebut terisolasi dari ekonomi global karena tidak memiliki alternatif bandara yang sebanding. 

    Kesimpulan

    Faktanya, video yang beredar merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) dengan probabilitas mencapai 99,2 persen. Unggahan video berisi klaim “rudal Iran ledakkan bandara Israel” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-33173) [SALAH] Video "Kepanikan di Pantai Eilat karena Serangan Rudal Iran"

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 30/03/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Oposisi Cerdas” pada Rabu (18/3/2026). Unggahan beserta narasi :

    “Berita Terkini Kepanikan massal dan orang-orang berhamburan dari pantai karang di Eilat dinukung selatan Negara Isreal.

    setelah mendengar suara rudal Khorramshahr dan Jabbar Iran”

    Hingga Senin (30/3/2026) unggahan telah mendapatkan 176 tanda suka, 10 komentar dan telah dibagikan 30 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim pemeriksa fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan menggunakan Google Lens. Hasil pencarian mengarah ke unggahan akun Instagram ‘richmusicworld’ pada Senin (16/3/2026). Dalam unggahan tersebut, pengunggah menyertakan keterangan bahwa massa panik setelah mendengar suara tembakan di Daytona Beach, Florida, Amerika Serikat.

    Sementara itu, dilansir dari Fox 35 Orlando, ribuan orang sempat berlarian karena suara yang diduga sebagai tembakan. Namun, otoritas setempat memastikan tidak terjadi penembakan di area pantai, dan kepanikan dipicu oleh suara benda seperti botol yang dihancurkan serta situasi kerumunan yang tidak terkendali. Peristiwa ini merupakan insiden lokal yang tidak berkaitan dengan konflik atau perang antara Israel dan Iran yang sedang berlangsung.

    Kesimpulan

    Faktanya, kepanikan di Daytona Beach dipicu oleh kerumunan saat spring break dan suara benda seperti botol yang dihancurkan. Unggahan video berisi klaim “kepanikan di pantai Eilat karena serangan rudal Iran” adalah konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan