(GFD-2025-30859) Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir
Sumber:Tanggal publish: 16/12/2025
Berita
ADVERTISEMENT
Teranyar, Tirto menemukan sebuah narasi yang menyebut adanya uang yang ikut hanyut dalam sebuah bencana banjir. Dalam video sekitar 15 detik tersebut, terlihat seorang perempuan tengah bersukacita memungut uang pecahan Rp100 ribu itu.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
Video tersebut muncul beriringan dengan peristiwa banjir bandang di Sumatera, sehingga memunculkan anggapan bahwa adegan dalam video itu berkaitan langsung dengan bencana yang terjadi pada akhir November tersebut.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Unggahan video ini dibagikan oleh akun YouTube @oviarislinaMomoy (arsip) pada Sabtu (6/12/2025). “MasyaAllah disaat ada b3nc4n4 tpi Allah ksih rezki tak terdug4.” tulis teks dalam video tersebut, dengan upaya menyamarkan beberapa kata.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Periksa Fakta Uang masuk ke rumah saat banjir. foto/hotline periksa fakta tirto
Hingga Selasa (16/12/2025), video ini telah ditonton 542.758 kali, memperoleh setidaknya seribu tanda suka, dan 54 komentar. Video serupa juga ditemukan di media sosial Facebook dari unggahan berikut dan di unggahan ini.
ADVERTISEMENT
Lantas, bagaimana kebenaran dari video tersebut?
Hasil Cek Fakta
Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer.
Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake.
Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto
Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video.
Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut.
Kesimpulan
Video tersebut sangat kuat diduga merupakan konten hasil rekayasa kecerdasan buatan . Selain itu, tidak ditemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media arus utama yang memverifikasi kebenaran peristiwa sebagaimana ditampilkan dalam video tersebut.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.youtube.com/shorts/y-Aj4mjuPA8
- https://archive.today/wTekZ
- https://www.facebook.com/watch/?v=734436186369569
- https://www.facebook.com/reel/886689147128846
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection?gad_source=1&gad_campaignid=19609884447&gclid=CjwKCAiA86_JBhAIEiwA4i9JuxhO6AjvJisWw9CSJY-pMqAnKmia12cabZYVXFkCjJdexwVYZJbf9RoCoesQAvD_BwE
- https://mailto:factcheck@tirto.id
(GFD-2025-30858) Cek Fakta: Hoaks Video Eks Menkes Siti Fadilah Supari Alami Kecelakaan Akibat Mobilnya Dibom
Sumber:Tanggal publish: 17/12/2025
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan video yang mengklaim mantan Menkes Siti Fadilah Supari mengalami kecelakaan karena mobilnya dibom. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Postingan video eks Menkes Siti Fadilah Supari banyak beredar di aplikasi percakapan WhatsApp. Dalam video berdurasi 1 menit 29 detik itu terdapat informasi yang menyebut mobil Siti dibom di jalan Tol Cikampek.
Video tersebut juga menginformasikan mobil eks Menkes tersebut mengalami ledakan dahsyat dan menghancurkannya menjadi kepingan. Namun Siti dikabarkan selamat dari peristiwa tersebut.
Lalu benarkah postingan video yang mengklaim mantan Menkes Siti Fadilah Supari mengalami kecelakaan karena mobilnya dibom?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan bantahan dari Kementerian Kesehatan. Bantahan itu disampaikan dalam postingan Instagram, @kemenkes_ri pada 16 Desember 2025.
Berikut isi unggahannya:
"#Healthies, beredar video dan narasi yang menyebut eks Menkes mengalami kecelakaan. Informasi tersebut tidak benar.
Pihak keluarga memastikan Ibu Siti Fadhila Supari dalam kondisi sehat.
Dengan demikian, narasi dalam video terkait mobil dibom, kecelakaan, hingga korban jiwa tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Yuk, selalu cek fakta sebelum percaya dan membagikan informasi. Salam sehat!"
Penelusuran dilanjutkan dengan situs pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil analisa menunjukkan audio dalam postingan merupakan modifikasi AI.
Di sisi lain redaksi iNews juga telah membantah tayangan tersebut. Hal ini disampaikan dalam artikel berjudul "HOAKS! Video Eks Menkes Siti Fadilah Supari Nyaris Tewas Terkena Ledakan di Tol Japek adalah Berita Bohong" yang tayang di iNews.id pada Selasa 16 Desember 2025.
"iNews Media Group tidak pernah memproduksi atau menayangkan mengenai insiden bom yang disebut-sebut menargetkan Siti Fadilah Supari. Seluruh narasi dalam video tersebut palsu.
iNews Media Group mengimbau masyarakat tidak percaya dan tidak menyebarkan hoaks. iNews juga akan mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang memanipulasi dan menyebarkan konten palsu."
Kesimpulan
Postingan video yang mengklaim mantan Menkes Siti Fadilah Supari mengalami kecelakaan karena mobilnya dibom adalah hoaks.
Rujukan
(GFD-2027-30857) CEK FAKTA: Narasi Prabowo: “95 Persen Kepala Desa Tidak Berguna” Adalah SALAH!
Sumber:Tanggal publish: 17/05/2027
Berita
SUKABUMIUPDATE.com - Di media sosial Facebook beredar informasi yang menyebut Presiden Prabowo Subianto ingin menghapus jabatan kepala desa (kades) karena dinilai tidak berguna.
Narasi tersebut beredar melalui sebuah video yang diunggah akun Facebook @Viral Update pada Selasa (9/12/2025). Dalam unggahan itu, tertulis narasi:
“BUB4RK4N K4D3S ‘Pr4bow0’ 📢: Simp3l s4j4, s3tujukah r4ky4t jik4 di n3gar4 Indonesia k4des di h4puskan s4ja? S3bab 95% k4des di Indonesia tid4k b3rgun4, b4nyak 0knum k4des j4di korup d4na d3sa dan b4nsos PKH b4ntuan b3r4s 😩”
Sementara pada bagian caption tertulis, “Gimana pendapatnya sedulur yang budiman?”
Hingga Rabu (17/12/2025), unggahan tersebut telah mendapatkan sekitar 48 ribu suka, 17 ribu komentar, dan 1,9 ribu kali dibagikan. Beragam komentar warganet pun bermunculan, seperti “Bubarkan pak”, “Hapus saja pak banyak yang korupsi”, hingga “Setuju kades dihapus saja, Bapak Presiden”.
CEK FAKTA
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Sukabumiupdate.com menggunakan Google Lens, video tersebut mengarah pada tayangan di kanal YouTube Najwa Shihab berjudul “13 Tahun Mata Najwa: Bergerak Bergerak Berdampak | Mata Najwa” yang ditayangkan pada Minggu (19/11/2023), dimana baju yang dikenakan Prabowo sama dengan postingan yang diunggah oleh akun Facebook tersebut.
Dan lebih jelasnya gambar aslinya sosok prabowo saat itu tengah ditanya-tanya oleh Najwa Shihab tentang suka menari pada menit 1:58:51-2:01:30.
Hingga kini, tidak ditemukan pemberitaan dari media kredibel yang menyatakan Presiden Prabowo Subianto pernah menyampaikan rencana penghapusan jabatan kepala desa.
Mengutip Tempo.co dalam artikel berjudul “Keliru: Prabowo Berencana Hapus Jabatan Kepala Desa” yang tayang Jumat (26/11/2025), sejumlah narasi tersebut telah dibantah. Artikel itu menegaskan bahwa klaim Prabowo akan menghapus jabatan kepala desa maupun membuat aturan untuk memiskinkan koruptor dana desa adalah tidak benar.
Hasil Cek Fakta
Kesimpulan
(GFD-2025-30856) [SALAH] Raja Juli Antoni Mengundurkan Diri dari Jabatan Menteri Kehutanan
Sumber: FacebookTanggal publish: 17/12/2025
Berita
Akun Facebook “Reni Safarina” pada Jumat (5/12/2025) membagikan video [arsip] dengan narasi:
“Mentri Kehutanan Raja Juli Memilih M3ngunduRk4n D!r! saat Ditanya M3n94p4 Hut4n 9UnduL & K4yu 93l0nd0n94n P3ny3bab B3nc4n4 Di Sumatera”
Per Rabu (17/12/2025), konten tersebut telah mendapat lebih dari 314 tanda suka, menuai 126 komentar dan dibagikan ulang sebanyak 5 kali oleh pengguna Facebook lainnya.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Raja Juli Antoni mengundurkan diri dari jabatan Menteri Kehutanan” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke sejumlah pemberitaan, antara lain:
Berita detik.com “Raja Juli Jawab Anggota DPR Singgung Menteri Mundur: Saya Siap Dievaluasi”, tayang Kamis (4/12/2025). Berita ini melaporkan bahwa Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjawab pernyataan anggota Komisi IV DPR Rahmat Saleh yang mencontohkan menteri di Filipina mundur lantaran tak bisa tangani masalah banjir. Raja Juli mengatakan dirinya siap dievaluasi.
Berita tempo.co “Anggota DPR ke Menhut Raja Juli: Kalau Enggak Mampu, Mundur Saja”, tayang Jumat (5/12/2025). Berita ini melaporkan bahwa anggota Komisi IV DPR Usman Husin meminta Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni untuk mengundurkan diri dari jabatannya buntut bencana ekologis di Sumatera. Menurut Usman, Raja Juli tidak memiliki kompetensi di bidang kehutanan.
Menukil laman setkab.go.id “Kabinet Pemerintahan Indonesia”, hingga saat ini Raja Juli Antoni masih tercatat sebagai Menteri Kehutanan RI.
Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Raja Juli Antoni mengundurkan diri dari jabatan Menteri Kehutanan”.
Kesimpulan
Rujukan
- https://www.tempo.co/politik/anggota-dpr-ke-menhut-raja-juli-kalau-enggak-mampu-mundur-saja-2096059
- https://news.detik.com/berita/d-8243817/raja-juli-jawab-anggota-dpr-singgung-menteri-mundur-saya-siap-dievaluasi
- https://setkab.go.id/profil-kabinet/
- https://web.facebook.com/reel/1098021285618249
- https://archive.ph/5qBPe



.png)