(GFD-2021-7864) [SALAH] Facebook Dapat Menggunakan Foto Pengguna dengan Bebas setelah Berganti Nama Menjadi Meta
Sumber: facebook.comTanggal publish: 18/11/2021
Berita
Akun Facebook dengan nama pengguna “Weaberts Valey Speedway” (https://www.facebook.com/Weabersvalleyspeedway/) mengunggah sebuah narasi yang menyatakan bahwa Facebook akan menerapkan kebijakan baru setelah berganti nama menjadi Meta. Kebijakan tersebut akan membuat Facebook dapat mengakses dan menggunakan foto pengguna dengan bebas. Dalam narasi tersebut juga disebutkan bahwa seluruh pengguna harus menyalin pernyataan yang juga ikut dicantumkan dalam unggahan tersebut dan mengunggahnya agar Facebook tidak dapat mengakses dan menggunakan foto pengguna.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, kabar tersebut adalah salah. Pihak Facebook menjelaskan di laman Ketentuan Layanan Facebook atau Terms of Service, bahwa kebijakan data dan ketentuan layanan Facebook tidak akan berubah setelah berganti nama perusahaan menjadi Meta. Lebih lanjut, melansir dari Fox 8, seorang perwakilan dari Facebook menyatakan bahwa pengguna masih bisa mengontrol ketentuan privasinya melalui fitur Pemeriksaan Privasi yang disediakan oleh Facebook.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Facebook dengan nama pengguna “Weaberts Valey Speedway” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.
Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Facebook dengan nama pengguna “Weaberts Valey Speedway” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini.
Faktanya, dalam laman Ketentuan Layanan Facebook, pihak Facebook menyatakan bahwa kebijakan data dan ketentuan layanan Facebook tidak akan berubah setelah berganti nama perusahaan menjadi Meta.
Faktanya, dalam laman Ketentuan Layanan Facebook, pihak Facebook menyatakan bahwa kebijakan data dan ketentuan layanan Facebook tidak akan berubah setelah berganti nama perusahaan menjadi Meta.
Rujukan
(GFD-2021-8815) Keliru, Pernyataan Valentino Rossi soal Dana Bansos di Indonesia Dicolong
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 17/11/2021
Berita
Klaim tentang pembalap Valentino Rossi yang menyebut korupsi dana bansos di Indonesia, beredar di dunia maya. Klaim itu beredar dengan sebuah tangkapan layar judul berita “Menanggapi Unboxing Ilegal Motor Team Dukati, Valentino Rossi: Di Indonesia Dana Bansos Aja Dicolong”.
Tangkapan layar itu, salah satunya diunggah akun Instagram Pemuda Rebahan 69 pada 12 November 2021. Informasi ini beredar tak lama setelah pemberitaan tentang unboxing motor team Ducati menjelang ajang balap motor world superbike (WSBK) Mandalika, 19-21 November 2021.
Selain di Instagram, unggahan serupa juga menyebar di Twitter oleh akun ini dan ini.
Tangkapan layar unggahan dengan klaim pernyataan Pebalap Valentino Rossi soal Bansos diindonesia Dicolong
Hasil Cek Fakta
Hasil verifikasi Tempo terhadap unggahan itu, Valentino Rossi tidak pernah menyatakan tentang korupsi dana bansos di Indonesia.
Tempo memasukkan judul “Menanggapi Unboxing Ilegal Motor Team Dukati, Valentino Rossi: Di Indonesia Dana Bansos Aja Dicolong” ke mesin pencari Google. Namun tidak menemukan satupun media yang memuat berita tersebut.
Hasil pencarian di media asing juga nihil, saat Tempo mengubah judul tersebut dalam bahasa Inggris.
Tempo lalu beralih menggunakan tool pencarian gambar terbalik dengan Tineye, untuk menelusuri media-media yang menggunakan foto Valentino Rossi tersebut.
Hasilnya, foto tersebut telah digunakan beberapa kali oleh sejumlah media, baik media nasional maupun dari negara lain.
Foto tersebut pertama kali dipublikasikan oleh situs media Sport di Rusia pada 28 Mei 2012. Terbaru, pada 14 November foto tersebut dipublikasikan oleh situs berbahasa Rusia, Mundodeportivo dalam galeri berjudul 12 Momen Kunci dalam Karir Valentino Rossi.
Keterangan dalam foto tersebut yakni:
Setelah kehilangan denyut nadi "Lorenzo or I" di Yamaha, Rossi terpaksa meninggalkan tim yang pernah diraih pada gelar juara 2004, 2005, 2008 dan 2009. Dia menandatangani kontrak dengan Ducati dan menggairahkan seluruh Italia, tetapi "eksperimen" itu berakhir dengan kegagalan yang luar biasa. Dalam dua musim dia hanya tiga kali finis di podium. Pada tahun 2013 ia kembali ke Yamaha.
Tempo tidak menemukan ada situs media yang mempublikasikan foto tersebut 11 November 2021. Valentino Rossi sendiri juga tidak mengeluarkan pernyataan apapun terkait insiden unboxing motor team Ducati, mengingat saat ini dia bergabung ke tim Yamaha.
Kesimpulan
Dari pemeriksaan fakta di atas, Tempo menyimpulkan klaim Valentino Rossi yang menyebut, “Di Indonesia dana bansos aja dicolong” adalah keliru. Rossi tidak pernah menyatakan hal itu ke media, baik media nasional maupun luar negeri.
Tim Cek Fakta Tempo
Rujukan
- https://www.instagram.com/p/CWKwWTBBJj8/?utm_source=ig_embed&ig_rid=9cc9711a-3d23-4bd0-91ff-f377f65eb27a
- https://perma.cc/AX2E-3S8M
- https://perma.cc/94MA-TRL4
- https://tineye.com/search/7b7141f3ffc3c9466594f977a4d41db468717cc6?sort=crawl_date&order=asc&page=1
- https://www.mundodeportivo.com/motor/motogp/20211114/1001712288/12-momentos-clave-carrera-valentino-rossi.html#galeria-foto-7
(GFD-2021-7856) [SALAH] Tautan Kuesioner Berhadiah dalam Rangka Perayaan HUT Ke-64 BCA
Sumber: Whatsapp.comTanggal publish: 17/11/2021
Berita
“HUT ke-64 berdirinya Bank BCA!(1957-2021)
Melalui kuesioner, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan Rp5000.000👇
https://jvipdy3[dot]top/i/id-BCA/?g=1
tenggat waktu:2021-12-14”
Melalui kuesioner, Anda akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan Rp5000.000👇
https://jvipdy3[dot]top/i/id-BCA/?g=1
tenggat waktu:2021-12-14”
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah pesan melalui WhatsApp yang berisi tautan kuesioner berhadiah dari BCA dalam rangka merayakan HUT Ke-64 perusahaan. Dalam pesan tersebut, dicantumkan bahwa jumlah hadiah yang dapat dimenangkan adalah sebesar Rp5 juta.
Berdasarkan hasil penelusuran, tautan tersebut adalah tautan palsu. Melansir dari Liputan6, Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA, Hera F. Haryn menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengadakan program kuesioner berhadiah untuk merayakan HUT Ke-64 perusahaan.
Lebih lanjut, Hera juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan yang mengatasnamakan BCA ke nomor layanan pelanggan HaloBCA 1500888, akun Twitter resmi BCA (https://twitter.com/HaloBCA), serta nomor WhatsApp BCA di 08111500998.
Pesan dengan topik serupa juga pernah beredar pada bulan Oktober 2021 dengan mengatasnamakan BRI. Artikel dengan topik tersebut telah dimuat dalam situs turnbackhoax.id dengan judul “[SALAH] Link Kuesioner Ulang Tahun BRI ke 120 Tahun” yang diunggah pada 29 Oktober 2021 lalu.
Dengan demikian, narasi yang beredar melalui pesan WhatsApp tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten Palsu/Fabricated Content.
Berdasarkan hasil penelusuran, tautan tersebut adalah tautan palsu. Melansir dari Liputan6, Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA, Hera F. Haryn menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengadakan program kuesioner berhadiah untuk merayakan HUT Ke-64 perusahaan.
Lebih lanjut, Hera juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan melaporkan aktivitas mencurigakan yang mengatasnamakan BCA ke nomor layanan pelanggan HaloBCA 1500888, akun Twitter resmi BCA (https://twitter.com/HaloBCA), serta nomor WhatsApp BCA di 08111500998.
Pesan dengan topik serupa juga pernah beredar pada bulan Oktober 2021 dengan mengatasnamakan BRI. Artikel dengan topik tersebut telah dimuat dalam situs turnbackhoax.id dengan judul “[SALAH] Link Kuesioner Ulang Tahun BRI ke 120 Tahun” yang diunggah pada 29 Oktober 2021 lalu.
Dengan demikian, narasi yang beredar melalui pesan WhatsApp tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten Palsu/Fabricated Content.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini.
Bukan tautan resmi yang disebarkan oleh BCA. Seorang perwakilan dari BCA telah menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengadakan program kuesioner berhadiah untuk merayakan HUT Ke-64 BCA.
Bukan tautan resmi yang disebarkan oleh BCA. Seorang perwakilan dari BCA telah menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengadakan program kuesioner berhadiah untuk merayakan HUT Ke-64 BCA.
Rujukan
(GFD-2021-7857) [SALAH] Valentino Rossi Menanggapi Unboxing Ilegal Motor Tim Ducati
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 17/11/2021
Berita
Narasi postingan:
“Lho lha bang Valentino Rossi tau aja nih 😆😂
Mengmirisken ya vang 😑”
Narasi gambar tangkapan layar:
“Menanggapi Unboxing Ilegal Motor Team Dukati, Valentino Rossi: Di Indonesia Dana Bansos Aja Dicolong”
“Lho lha bang Valentino Rossi tau aja nih 😆😂
Mengmirisken ya vang 😑”
Narasi gambar tangkapan layar:
“Menanggapi Unboxing Ilegal Motor Team Dukati, Valentino Rossi: Di Indonesia Dana Bansos Aja Dicolong”
Hasil Cek Fakta
Akun Facebook Savia Via mengunggah gambar tangkapan layar artikel dengan judul “Menanggapi Unboxing Ilegal Motor Team Dukati, Valentino Rossi: Di Indonesia Dana Bansos Aja Dicolong.” Menyertai postingan tangkapan layar itu, akun Savia menuliskan narasi “Lho lha bang Valentino Rossi tau aja nih ?? Mengmirisken ya vang ?.”
Berdasarkan penelusuran, diketahui bahwa tidak ditemukan pernyataan resmi Valentino Rossi terkait unboxing ilegal motor tim Ducati. Adapun, mengacu kepada akun Instagram milik Valentino Rossi (@valeyellow46) hanya terdapat postingan terkait balapan. Pada postingan tertanggal 12 November 2021, Rossi memposting fotonya bersama sejumlah sepeda motor yang pernah ia gunakan selama balap MotoGP.
Terkait kasus video unboxing ilegal sepeda motor milik tim Ducati di Mandalika, pernyataan resmi telah dikeluarkan oleh Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti. Pernyataan resmi itu dikeluarkan atas merebaknya kabar yang menyebutkan pihak Ducati telah marah atas insiden unboxing ilegal tersebut. Paolo menyatakan bahwa pihaknya dan Ducati Corse tidak pernah mengeluarkan pernyataan kemarahan atas insiden tersebut.
“Terkait apa yang diberitakan beberapa media, saya dan Ducati Corse tidak pernah membuat pernyataan apa pun terkait apa yang terjadi di Mandalika International Street Circuit. Kami kini menantikan untuk melihat semua penggemar kami di Indonesia dan mengunjungi Indonesia untuk ajang WSBK dan MotoGP Grand Prix tahun depan!” ujar Ciabatti.
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka diketahui bahwa Valentino Rossi tidak pernah mengeluarkan pernyataan terkait insiden unboxing ilegal tim Ducati yang terjadi di Mandalika. Adapun, pernyataan resmi terkait insiden tersebut sudah dikeluarkan oleh pihak Ducati dan tidak terkait dengan Valentino Rossi.
Oleh karena itu, konten yang diunggah akun Facebook Savia Via masuk ke dalam kategori Konten Palsu.
Berdasarkan penelusuran, diketahui bahwa tidak ditemukan pernyataan resmi Valentino Rossi terkait unboxing ilegal motor tim Ducati. Adapun, mengacu kepada akun Instagram milik Valentino Rossi (@valeyellow46) hanya terdapat postingan terkait balapan. Pada postingan tertanggal 12 November 2021, Rossi memposting fotonya bersama sejumlah sepeda motor yang pernah ia gunakan selama balap MotoGP.
Terkait kasus video unboxing ilegal sepeda motor milik tim Ducati di Mandalika, pernyataan resmi telah dikeluarkan oleh Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti. Pernyataan resmi itu dikeluarkan atas merebaknya kabar yang menyebutkan pihak Ducati telah marah atas insiden unboxing ilegal tersebut. Paolo menyatakan bahwa pihaknya dan Ducati Corse tidak pernah mengeluarkan pernyataan kemarahan atas insiden tersebut.
“Terkait apa yang diberitakan beberapa media, saya dan Ducati Corse tidak pernah membuat pernyataan apa pun terkait apa yang terjadi di Mandalika International Street Circuit. Kami kini menantikan untuk melihat semua penggemar kami di Indonesia dan mengunjungi Indonesia untuk ajang WSBK dan MotoGP Grand Prix tahun depan!” ujar Ciabatti.
Berdasarkan penjelasan tersebut, maka diketahui bahwa Valentino Rossi tidak pernah mengeluarkan pernyataan terkait insiden unboxing ilegal tim Ducati yang terjadi di Mandalika. Adapun, pernyataan resmi terkait insiden tersebut sudah dikeluarkan oleh pihak Ducati dan tidak terkait dengan Valentino Rossi.
Oleh karena itu, konten yang diunggah akun Facebook Savia Via masuk ke dalam kategori Konten Palsu.
Kesimpulan
Tidak ada pernyataan resmi Valentino Rossi terkait kasus Unboxing Ilegal terkait motor Ducati di Mandalika. Beberapa postingan Instagram Valentino Rossi (@valeyellow46) menunjukkan kegiatannya balapan. Adapun, kegiatan lain yang diposting Rossi selain balapan ialah momen pensiunnya dengan sejumlah motor yang pernah ia gunakan.
Rujukan
- https://www.instagram.com/p/CWJeSTVsq0H/
- https://www.liputan6.com/cek-fakta/read/4712297/cek-fakta-hoaks-valentino-rossi-komentari-kasus-pembongkaran-motor-tim-ducati-di-sirkuit-mandalika
- https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/4KZ28W0K-cek-fakta-valentino-rossi-tanggapi-unboxing-ilegal-motor-tim-ducati-dan-sebut-dana-bansos-indonesia-dicolong-ini-faktanya
- https://kumparan.com/kumparansport/3-fakta-terbaru-kasus-unboxing-ilegal-motor-ducati-di-mandalika-jelang-wsbk-1wu36rif7QX/full
Halaman: 6378/7981



