(GFD-2021-7870) [SALAH] SMS Hadiah dari BPJS Kesehatan Sebesar Rp75 Juta
Sumber: Pesan Singkat SMSTanggal publish: 19/11/2021
Berita
Beredar sebuah pesan singkat (SMS) yang menyatakan bahwa penerima berhasil mendapat dana hadiah dari BPJS Kesehatan sebesar Rp75 juta. Dalam pesan tersebut, juga disertakan sebuah tautan yang harus diakses untuk mengklaim hadiah tersebut.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, tautan tersebut adalah bukan tautan resmi milik BPJS Kesehatan. Melalui akun Facebook resmi BPJS Kesehatan, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc.,Ph.D., AAK menegaskan bahwa pihak BPJS tidak pernah memberikan dana apapun, baik dalam bentuk bantuan dana maupun hadiah.
Lebih lanjut, Ali Ghufron juga mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan memastikan semua informasi terkait BPJS Kesehatan melalui situs resmi bpjs-kesehatan.go.id, nomor Pusat Layanan 1500 400, akun Facebook (https://www.facebook.com/BPJSKesehatanRI), akun Instagram (https://www.instagram.com/bpjskesehatan_ri/), serta akun Twitter (https://twitter.com/BPJSKesehatanRI).
Sebelumnya, narasi dengan topik serupa sudah sering beredar dengan nominal dana serta tautan yang berbeda-beda. Seluruh artikel dengan topik tersebut telah dimuat di situs turnbackhoax.id, salah satunya adalah artikel berjudul “[SALAH] Dana Bantuan Kesehatan & Modal Usaha dari Pusat BPJS Kesehatan” yang diunggah pada 15 Oktober 2021 lalu.
Dengan demikian, pesan yang beredar melalui layanan pesan singkat (SMS) tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten Palsu/Fabricated Content.
Lebih lanjut, Ali Ghufron juga mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan memastikan semua informasi terkait BPJS Kesehatan melalui situs resmi bpjs-kesehatan.go.id, nomor Pusat Layanan 1500 400, akun Facebook (https://www.facebook.com/BPJSKesehatanRI), akun Instagram (https://www.instagram.com/bpjskesehatan_ri/), serta akun Twitter (https://twitter.com/BPJSKesehatanRI).
Sebelumnya, narasi dengan topik serupa sudah sering beredar dengan nominal dana serta tautan yang berbeda-beda. Seluruh artikel dengan topik tersebut telah dimuat di situs turnbackhoax.id, salah satunya adalah artikel berjudul “[SALAH] Dana Bantuan Kesehatan & Modal Usaha dari Pusat BPJS Kesehatan” yang diunggah pada 15 Oktober 2021 lalu.
Dengan demikian, pesan yang beredar melalui layanan pesan singkat (SMS) tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten Palsu/Fabricated Content.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Khairunnisa Andini.
Bukan tautan resmi milik BPJS Kesehatan. Direktur Utama BPJS Kesehatan menjelaskan bahwa segala informasi terkait BPJS Kesehatan hanya dapat diakses melalui situs resmi bpjs-kesehatan.go.id, nomor Pusat Layanan 1500 400, serta media sosial resmi yang telah terverifikasi dengan tanda centang biru.
Bukan tautan resmi milik BPJS Kesehatan. Direktur Utama BPJS Kesehatan menjelaskan bahwa segala informasi terkait BPJS Kesehatan hanya dapat diakses melalui situs resmi bpjs-kesehatan.go.id, nomor Pusat Layanan 1500 400, serta media sosial resmi yang telah terverifikasi dengan tanda centang biru.
Rujukan
(GFD-2021-8816) Keliru, Video Detik-detik Lahirnya 17 Anak Kembar
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 18/11/2021
Berita
Sebuah video yang memperlihatkan seorang perempuan dengan perut buncit, perempuan dengan beberapa bayi serta proses persalinan beredar di media sosial. Video tersebut dibagikan dengan klaim bahwa video tersebut merupakan proses lahirnya 17 bayi kembar.
Video tersebut beredar melalui aplikasi WhatsApp. Berikut narasi lengkapnya:
“Detik-detik lahirnya 17 anak kembar. Proses kelahirannya ada di akhir video. Semoga yang belum punya anak disegerakan. Amin.”
Apa benar ini video detik-detik lahirnya 17 anak kembar?
Tangkapan layar unggahan video yang diklaim sebagai momen detik-detik kelahiran 17 anak bayi kembar
Hasil Cek Fakta
Video tersebut merupakan hasil suntingan yang menggabungkan beberapa foto dari peristiwa yang berbeda, yakni foto perempuan pengidap tumor seberat 60 Kg, foto perayaan kelahiran 11 bayi dari 11 ibu berbeda di salah satu fasilitas kesehatan di India, foto Natalie Suleman yang telah melahirkan delapan bayi kembar di California, serta video persalinan enam anak kembar di Suriah.
Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim CekFakta Tempo mula-mula memfragmentasi video tersebut menjadi gambar-gambar dengan menggunakan tool InVid. Selanjutnya potongan gambar-gambar ditelusuri jejak digitalnya dengan reverse image tools Google dan Yandex.
Pada bagian awal video yang memperlihatkan seorang perempuan tengah terbaring di ruang perawatan dengan kondisi perut buncit identik dengan foto yang pernah dimuat situs berbahasa Portugis, noticias.uol.com.br pada 12 Agustus 2014.
“ Mercedes Talamantes Victorio, 51, membawa tumor seberat 60 kg dan 200 gram Gambar: Reproduksi/Reporteros Sin Fronteras,” bunyi keterangan foto tersebut.
Menurut situs tersebut, tumor seberat 200 pon, 200 gram diambil dari seorang wanita di Cabo San Lucas, Baja California Sur, Meksiko. Operasi dilakukan minggu lalu di Rumah Sakit da Subzona de Medicina Familiar nº 26, dari IMSS (Institut Jaminan Sosial Meksiko) dan tidak ada catatan kasus serupa di dunia.
Mercedes Talamantes Victorio, 51, telah membawa tumor selama lima tahun, tetapi tidak pernah mencari spesialis, karena takut diagnosis fatal. Dia menghabiskan bertahun-tahun menyendiri di rumahnya, tidak ingin menerima kunjungan dari kedua anaknya.
Mercedes hanya dibantu oleh seorang tetangga. Putrinyalah yang akhirnya meyakinkan ibunya untuk pergi ke rumah sakit, ketika masalah mulai mempengaruhinya.
Dokter yang melakukan operasi, Gilberto Insunza Salazar, mengatakan bahwa tidak ada preseden dalam sejarah medis untuk tumor intra-abdominal sebesar itu. Itu terletak dekat dengan ovarium kiri, yang juga perlu diangkat.
Pemulihan perut juga diperlukan agar wanita tersebut dapat kembali berjalan secara normal, karena jaringan kendur yang tersisa akan mencegahnya bergerak. Operasi berlangsung empat jam dan berhasil. Tumor itu tergolong jinak oleh dokter.
Gambar berikutnya yang menunjukkan sejumlah petugas medis tengah memperlihatkan sebelas bayi. Namun, bayi-bayi tersebut tidaklah kembar.
Foto-foto yang identik dengan kualitas gambar yang lebih baik pernah dimuat blog nadkarniivf.wordpress.com pada 9 Februari 2021 dengan judul, “ Truth about 11.11.11 babies ”.
Menurut dokter di fasilitas kesehatan itu, Dr. Purnima Nadkarni, pada 11.11.11 hari yang istimewa, 11 wanita yang mengandung dengan IVF (Invitro Fertilisation-Test Tube Baby Treatment), di 21st Century Hospital & Test Tube Baby Centre, Station Road, Surat, Gujarat, India, dilahirkan melalui operasi caesar elektif oleh Dr. Purnima Nadkarni, Dr. Pooja Nadkarni, Dr. Aditi Nadkarni & Dr. Kishore Nadkarni.
Gambar berikutnya yang memperlihatkan seorang ibu dan seorang bocah bersama delapan bayi, identik dengan foto yang pernah dimuat situs difundir.org pada 22 Januri 2015.
Menurut difundir.org, perempuan dalam foto tersebut adalah Nadya Suleman (Octomom) yang telah melahirkan 6 anak laki-laki dan 2 anak perempuan pada Januari 2009, anak laki-laki tersebut dikandung secara invitro dan lahir prematur selama 9 minggu.
Dilansir dari nytimes.com, pada tahun 2008, Natalie Suleman ditanamkan dengan 12 embrio oleh Dr. Michael Kamrava, seorang spesialis kesuburan Beverly Hills yang juga telah menanamkannya untuk keenam kehamilan in vitro sebelumnya.
Sulit dipercaya bahwa anak kembar delapan semuanya berasal dari ayah yang sama — seorang donor sperma yang tidak diketahui identitasnya — dan bahkan lebih sulit lagi untuk memproses bahwa Ms. Suleman tidak tahu bahwa dia memiliki begitu banyak bayi sekaligus. Tapi itulah yang dia katakan.
Dibutuhkan 46 dokter dan perawat yang berjuang untuk melakukan operasi caesar ketika Suleman melahirkan pada 31 minggu. Bayi-bayi itu memiliki berat antara 1 pon 8 ons dan 3 pon 4 ons. Enam laki-laki dan dua perempuan. Belum pernah ada begitu banyak orang yang lahir sekaligus dan selamat, sebuah keajaiban medis dibayangi oleh perawatannya di glosies supermarket.
Sementara video proses persalinan enam bayi kembar dengan cara operasi cesar identik dengan video yang pernah diunggah ke Youtube oleh kanal maher yakub pada 4 Juli 2018 dengan judul, “Luar biasa, operasi yang sangat aneh untuk melahirkan enam anak kembar di Suriah”.
Rumah Sakit Khusus Al-Salam di daerah Sahnaya di pedesaan Damaskus menyaksikan kelahiran langka seorang wanita berusia 34 tahun yang tidak subur, saat ia melahirkan enam anak kembar dalam keadaan sehat.
Dokter anak di rumah sakit, yang bertanggung jawab untuk memantau kondisi enam anak kembar di inkubator, Dr. Abdul Hadi Al-Issa, mengatakan kepada Al-Khobar TV bahwa “keenam kembar itu adalah 4 perempuan dan dua laki-laki.”
Menurut laporan Rappler, hingga saat ini rekor dunia wanita melahirkan anak terbanyak dipegang Nadya Suleman, yang melahirkan 8 bayi pada 26 Januari 2009. Suleman sendiri dikenal sebagai "Octomom" mengandung 6 anak laki-laki dan dua perempuan melalui fertilisasi in vitro.
Kesimpulan
Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, video dengan klaim detik-detik lahirnya 17 anak kembar, keliru. Video tersebut merupakan hasil suntingan dengan cara menggabungkan beberapa foto dari peristiwa yang berbeda, yakni foto perempuan pengidap tumor seberat 60 Kg di Mexico, foto perayaan kelahiran 11 bayi dari 11 ibu berbeda di salah satu fasilitas kesehatan di India, foto Natalie Suleman yang telah melahirkan delapan bayi kembar di California serta video persalinan enam anak kembar di Suriah.
TIM CEK FAKTA TEMPO
Rujukan
- http://noticias.uol.com.br/
- https://noticias.uol.com.br/saude/ultimas-noticias/redacao/2014/08/12/tumor-de-60-quilos-e-retirado-de-uma-mulher-no-mexico.htm
- http://nadkarniivf.wordpress.com/
- https://nadkarniivf.wordpress.com/2012/02/09/truth-about-11-11-11-babies/
- https://nadkarniivf.wordpress.com/category/press-release/
- http://difundir.org/
- https://difundir.org/2015/01/22/16-records-sobre-reproduccion-humana-que-no-conocias-el-3-te-dejara-en-shock/
- https://www.nytimes.com/2018/12/15/style/octomom-kids-2018.html
- https://www.youtube.com/watch?v=OPKRRgJjUYs
- https://alkhabar-sy.com/%D8%A8%D8%AD%D8%A7%D9%84%D8%A9-%D9%86%D8%A7%D8%AF%D8%B1%D8%A9-%D9%88%D9%84%D8%A7%D8%AF%D8%A9-%D8%B3%D8%AA%D8%A9-%D8%AA%D9%88%D8%A7%D8%A6%D9%85-%D9%81%D9%8A-%D9%85%D8%B4%D9%81%D9%89-%D8%A7%D9%84/
- https://www.rappler.com/newsbreak/fact-check/woman-gives-birth-17-babies
- https://www.rappler.com/newsbreak/fact-check/woman-gives-birth-17-babies
(GFD-2021-7862) [SALAH] Titiek Puspa Meninggal Dunia
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 18/11/2021
Berita
Beberapa waktu lalu sempat beredar informasi melalui pesan WhatsApp terkait meninggalnya seorang penyanyi senior Indonesia bernama Titiek Puspa (Sudarwati). Pada pesan WhatsApp tersebut, dituliskan sebuah ucapan selamat jalan kepada Ibu Titiek Puspa atau Sudarwati yang lahir pada tanggal 1 November 1937 di Tanjung, Kalimantan Selatan.
Hasil Cek Fakta
Namun melansir dari merdeka.com, asisten pribadi Titiek Puspa, yaitu Mia mengatakan bahwa Titiek Puspa atau yang lebih akrab disapa Eyang Titiek pada saat ini dalam keadaan sehat, sehingga ia memastikan bahwa informasi yang beredar terkait dengan meninggalnya Titiek Puspa ialah hoax.
Selain itu, melansir dari akun Instagram pribadinya, @titiekpuspa_official, pada tanggal 3 November 2021, Eyang Titiek masih mengunggah berbagai foto dan juga video terkait dengan berbagai kue dan juga bunga yang ia dapatkan dari berbagai pihak sebagai ucapan selamat karena ia baru saja berulang tahun yang ke 84 tahun pada tanggal 1 November 2021 lalu. Bahkan pada tanggal 5 November 2021, melalui akun Instagram pribadinya, Eyang Titiek juga mengunggah sebuah foto terkait dengan promo album terbarunya dengan berjudul “69 Tahun Perjalanan Karir”, yang pada saat ini sudah bisa di dengarkan di berbagai platform musik streaming serta pada channel Youtube Musica Studios.
Berdasarkan pada seluruh referensi, informasi terkait meninggalnya Titiek Puspa ialah informasi salah dan masuk ke dalam kategori konten palsu.
Selain itu, melansir dari akun Instagram pribadinya, @titiekpuspa_official, pada tanggal 3 November 2021, Eyang Titiek masih mengunggah berbagai foto dan juga video terkait dengan berbagai kue dan juga bunga yang ia dapatkan dari berbagai pihak sebagai ucapan selamat karena ia baru saja berulang tahun yang ke 84 tahun pada tanggal 1 November 2021 lalu. Bahkan pada tanggal 5 November 2021, melalui akun Instagram pribadinya, Eyang Titiek juga mengunggah sebuah foto terkait dengan promo album terbarunya dengan berjudul “69 Tahun Perjalanan Karir”, yang pada saat ini sudah bisa di dengarkan di berbagai platform musik streaming serta pada channel Youtube Musica Studios.
Berdasarkan pada seluruh referensi, informasi terkait meninggalnya Titiek Puspa ialah informasi salah dan masuk ke dalam kategori konten palsu.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Novita Kusuma Wardhani (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta). Informasi tersebut salah. Faktanya, pada tanggal 3 November 2021, Titiek Puspa masih mengunggah foto dan video pada akun Instagram pribadinya terkait dengan berbagai kue dan bunga yang ia terima dari berbagai pihak sebagai ucapan selamat karena ia baru saja berulang tahun pada tanggal 1 November 2021 lalu.
Rujukan
(GFD-2021-7863) [SALAH] Imbauan Modus Kejahatan Terbaru Anak Menangis di Jalan oleh POLRI
Sumber: whatsapp.comTanggal publish: 18/11/2021
Berita
Beberapa waktu lalu sempat beredar informasi melalui pesan WhatsApp yang dikatakan berasal dari Humas Mabes Polri dan TNI mengenai modus terbaru dari oknum yang berniat untuk melakukan perampokan, pemerkosaan, dan penculikan. Pada pesan berantai yang beredar itupun dinyatakan bahwa modus tersebut dilakukan dengan melibatkan anak kecil yang ditugaskan untuk menangis dan meminta kepada seseorang untuk mengantarkannya pulang ke alamat yang anak kecil tersebut tunjukkan.
Hasil Cek Fakta
Namun melansir dari jawapos.com, informasi terkait dengan modus terbaru untuk melakukan tindak kejahatan yang melibatkan anak kecil tersebut pernah beredar pada tahun 2017 lalu. Biro Multimedia Divisi Humas Mabes Polri melalui akun Twitter @PolriMultimedia menyatakan pihaknya tidak pernah mengeluarkan imbauan terkait modus baru penjahat untuk melakukan perampokan, pemerkosaan, dan penculikan. Polri juga meminta kepada masyarakat untuk lebih cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi.
Selain itu, melansir dari turnbackhoax.id, pada tahun 2019 dan Februari 2021 lalu, sempat beredar kembali informasi palsu yang sama pada platform WhatsApp terkait dengan modus terbaru dalam melakukan tindak kejahatan dengan melibatkan anak kecil yang menangis dan meminta diantarkan pulang ke alamat yang hendak ia tuju.
Berdasarkan pada seluruh referensi, informasi terkait anak menangis di jalan sebagai modus kejahatan terbaru ialah informasi salah dan masuk ke dalam kategori konten palsu.
Selain itu, melansir dari turnbackhoax.id, pada tahun 2019 dan Februari 2021 lalu, sempat beredar kembali informasi palsu yang sama pada platform WhatsApp terkait dengan modus terbaru dalam melakukan tindak kejahatan dengan melibatkan anak kecil yang menangis dan meminta diantarkan pulang ke alamat yang hendak ia tuju.
Berdasarkan pada seluruh referensi, informasi terkait anak menangis di jalan sebagai modus kejahatan terbaru ialah informasi salah dan masuk ke dalam kategori konten palsu.
Kesimpulan
Hasil Periksa Fakta Novita Kusuma Wardhani (Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Jakarta). Informasi tersebut salah. Faktanya, informasi tersebut merupakan hoaks berulang. Pihak kepolisian telah menyatakan pihaknya tidak pernah memberi imbauan seperti halnya informasi yang beredar.
Rujukan
Halaman: 6377/7981



