• (GFD-2026-33180) Hoaks! SBY dan AHY minta MBG digantikan dengan pendidikan gratis hingga sarjana

    Sumber:
    Tanggal publish: 31/03/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook menampilkan foto Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

    Unggahan tersebut menarasikan bahwa keduanya menyatakan setuju jika program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihapus dan digantikan dengan pendidikan gratis hingga jenjang sarjana.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Setuju tidak MBG dihapus, Pendidikan digratiskan saja sampai Sarjana”

    Namun, benarkah SBY dan AHY menyatakan hal tersebut?



    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi maupun pemberitaan dari media kredibel yang mengonfirmasi bahwa SBY dan AHY pernah menyampaikan pernyataan tersebut.

    Pemeriksaan menggunakan alat AI Detector Hive Moderation menunjukkan bahwa gambar dalam unggahan tersebut memiliki kemungkinan sebesar 99,9 persen sebagai hasil kecerdasan buatan (AI).



    Selain itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga saat ini masih berjalan di berbagai daerah.

    Dilansir dari ANTARA, Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menyatakan program ini juga dinilai sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat serta investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas generasi muda.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Dengan demikian, klaim yang menyebut SBY dan AHY setuju mengganti program MBG dengan pendidikan gratis hingga sarjana merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

    Klaim: SBY dan AHY minta MBG digantikan dengan pendidikan gratis hingga sarjana

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

  • (GFD-2026-33181) Hoaks! Indonesia resmi hentikan impor BBM

    Sumber:
    Tanggal publish: 31/03/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook menarasikan bahwa pemerintah Indonesia secara diam-diam akan menghentikan impor bahan bakar minyak (BBM), termasuk dari Singapura.

    Unggahan tersebut juga menyebut bahwa kebijakan tersebut berdampak pada negara lain dan disertai klaim bahwa Indonesia memutus total impor BBM dari Singapura.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Singapura kena pecat! RI stop total impor BBM dari Negeri Singa

    Indonesia hentikan impor BBM dari Singapura”

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Namun, benarkah Indonesia resmi menghentikan impor BBM?



    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi maupun pemberitaan dari media kredibel yang menyebut bahwa pemerintah Indonesia menghentikan impor BBM secara total.

    Dilansir dari ANTARA, pemerintah justru memastikan bahwa ketahanan energi nasional tetap dalam kondisi aman di tengah dinamika global.

    Selain itu, video dalam unggahan tersebut diketahui merupakan rekaman saat Presiden Prabowo menghadiri pertemuan Board of Peace (BoP) di Washington DC pada Februari 2026.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Dalam video tersebut, Presiden Prabowo membahas dukungan Indonesia terhadap upaya perdamaian di Gaza dan tidak menyinggung kebijakan penghentian impor BBM.

    Dengan demikian, klaim yang menyebut pemerintah Indonesia menghentikan impor BBM sepenuhnya merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

    Klaim: Pemerintah hentikan impor BBM

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

  • (GFD-2026-33182) Hoaks! Raja Salman berikan BLT Rp13 T pada masyarakat Indonesia di bulan Ramadhan

    Sumber:
    Tanggal publish: 31/03/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook menarasikan bahwa Raja Salman memberikan bantuan langsung tunai (BLT) kepada masyarakat dengan nilai besar pada bulan Ramadan.

    Unggahan tersebut menampilkan foto Raja Salman yang disebut sedang mengunjungi pasien di rumah sakit sambil memberikan bantuan kepada masyarakat.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Raja Salman bagi BLT Rp13 T di Ramadhan, 1 keluarga dapat Rp4,5 juta”

    Namun, benarkah Raja Salman memberikan Rp13 triliun pada rakyat Indonesia di bulan Ramadan?



    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan informasi resmi maupun pemberitaan dari media kredibel yang menyebut bahwa Raja Salman membagikan bantuan BLT sebesar Rp13 triliun kepada masyarakat.

    Foto yang beredar dalam unggahan tersebut juga diketahui berasal dari konteks berbeda.

    Salah satu foto identik dengan pemberitaan CNBC Indonesia pada 2021, sementara foto lainnya berkaitan dengan kegiatan sosial di Universitas Surabaya (Ubaya) pada 2026.

    Dalam kegiatan tersebut, bantuan yang diberikan berupa hidangan berbuka puasa, kurma, serta Al-Qur’an, bukan bantuan uang dalam jumlah besar seperti yang diklaim.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Dengan demikian, klaim yang menyebut Raja Salman membagikan BLT hingga Rp13 triliun pada bulan Ramadan merupakan informasi yang tidak berdasar.

    Klaim: Raja Salman berikan BLT Rp13 T pada masyarakat Indonesia di bulan Ramadhan

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

  • (GFD-2026-33183) Hoaks! Donald Trump letakkan karangan bunga di peti jenazah Netanyahu

    Sumber:
    Tanggal publish: 31/03/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook menarasikan bahwa mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, meletakkan karangan bunga di peti jenazah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

    Unggahan tersebut disertai foto yang diklaim menunjukkan Trump menghadiri prosesi pemakaman Netanyahu secara diam-diam dan memberikan penghormatan terakhir.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Trump menghadiri pemakaman nitanyahu secara diam-diam”

    Namun, benarkah Donald Trump menghadiri pemakaman Benjamin Netanyahu?



    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan laporan dari media kredibel maupun pernyataan resmi yang menyebut bahwa Benjamin Netanyahu meninggal dunia atau bahwa Donald Trump menghadiri pemakamannya.

    Pemeriksaan menggunakan alat AI Detector Hive Moderation menunjukkan bahwa gambar dalam unggahan tersebut memiliki kemungkinan sebesar 99,9 persen sebagai hasil kecerdasan buatan (AI).



    Selain itu, informasi terkini menunjukkan bahwa Benjamin Netanyahu masih menjalankan kegiatannya dan bahkan membagikan aktivitasnya di media sosial.

    Dengan demikian, klaim yang menyebut Donald Trump menghadiri pemakaman Benjamin Netanyahu dan meletakkan karangan bunga di peti jenazahnya merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Klaim: Donald Trump letakkan karangan bunga di peti jenazah Netanyahu

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan