tirto.id - Sebuah video beredar di media sosial Facebook menampilkan Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa yang diklaim marah karena hukuman bagi koruptor tidak setimpal. Purbaya menyebutkan seharusnya koruptor tidak hanya dipenjara tapi harus dimiskinkan dan dirampas juga hartanya.
ADVERTISEMENT
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Purbaya Yudhi Sadewa” (arsip) pada Sabtu (14/02/2026). Dalam unggahan video tersebut menampilkan Purbaya memakai kemeja polo kuning di bawah jaket berwarna coklat. Purbaya berdiri didepan mobil berwarna putih dan menanyakan pendapat masyarakat apakah setuju dengan usulnya jika koruptor harus dimiskinkan dan dirampas asetnya.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Kalau maling ayam bisa langsung diborgol, kenapa koruptor bisa senyum di ruang sidang? Maksud saya gini, saya tidak marah pada hukum. Saya marah pada keberanian kita yang sering mendadak hilang saat berhadapan dengan koruptor. Uang negara dirampok, masa depan rakyat dicuri, tapi hukumannya tidak setimpal. Harusnya koruptor tidak cuma dipenjara tapi harus dimiskinkan. Rampas juga hartanya, miskinkan mereka. Coba komen, rakyat setuju atau tidak?” Begitu narasi yang diucapkan Purbaya pada tayangan video.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Senin (30/03/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 262 ribu likes, 65,8 komentar, 8,9 ribu dibagikan, dan 6 juta kali ditayangkan. Kolom komentar dipenuhi dengan reaksi masyarakat yang setuju dan mempercayai informasi tersebut.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Lantas, benarkah Purbaya mengatakan klaim tersebut?
Baca juga:DPR Kritik KPK: Marak OTT Tapi Tak Berikan Efek Jera Koruptor
ADVERTISEMENT
HEADER periksa fakta Video Purbaya Ingin Miskinkan Koruptor. tirto.id/Fuad
(GFD-2026-33321) Hoaks, Purbaya Sebut Miskinkan dan Rampas Aset Koruptor
Sumber:Tanggal publish: 31/03/2026
Berita
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah video. Akun tersebut memiliki 319 ribu pengikut dan sering membagikan informasi terkait kegiatan Purbaya. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menegaskan bahwa akun resmi Menteri Keuangan Purbaya hanya ada di Instagram dan TikTok dengan nama @menkeuri, bukan di Facebook.
Dari situ diketahui bahwa informasi yang disebarkan tidak resmi dan bukan berasal dari sumber kredibel. Akun-akun Facebook yang mengatasnamakan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI di Facebook adalah bukan akun resmi.
Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada sinkronisasi gerak bibir, intonasi suara, serta ekspresi wajah Purbaya yang tampak tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).
Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa video memiliki probabilitas 99,9 persen sebagai video hasil manipulasi AI.
Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Purbaya sebut koruptor harus dimiskinkan dan dirampas asetnya.” Hasil penelusuran di Google mengarah pada laman Antara. Purbaya pernah diklaim menyebutkan narasi bahwa koruptor tidak cukup dipenjara, tetapi juga harus dimiskinkan. Namun, informasi tersebut tidak benar. Video tersebut disunting menggunakan teknologi AI sehingga suara dan narasinya berubah.
Melansir laman Liputan 6, Ketua Umum Persatuan Islam (Persis), Jeje Zaenudin, menyebutkan bahwa Kejaksaan Agung memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya pemberantasan korupsi, khususnya dalam mengembalikan kerugian keuangan negara akibat kejahatan tersebut. Penindakan korupsi oleh Kejagung tidak boleh berhenti pada sekadar memidanakan pelaku. Namun, orientasi utama penegakan hukum, kata dia, harus diarahkan pada pemulihan hak rakyat yang dirampas melalui praktik korupsi.
“Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum, maupun Komisi Pemberantasan Korupsi, memiliki posisi dan peran strategis dalam penindakan korupsi. Penindakan tentu bukan sekadar menargetkan pelaku menjadi terpidana, tetapi bagaimana mengembalikan uang rakyat ke kas negara,” begitu keterangan Kiai Jeje.
Dengan demikian, video tersebut memuat narasi yang tidak benar. Sampai artikel ini ditulis, tidak ada informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.
Baca juga:Manipulasi Video Purbaya soal Dukungan Hukuman Mati Koruptor
Dari situ diketahui bahwa informasi yang disebarkan tidak resmi dan bukan berasal dari sumber kredibel. Akun-akun Facebook yang mengatasnamakan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI di Facebook adalah bukan akun resmi.
Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada sinkronisasi gerak bibir, intonasi suara, serta ekspresi wajah Purbaya yang tampak tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).
Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa video memiliki probabilitas 99,9 persen sebagai video hasil manipulasi AI.
Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Purbaya sebut koruptor harus dimiskinkan dan dirampas asetnya.” Hasil penelusuran di Google mengarah pada laman Antara. Purbaya pernah diklaim menyebutkan narasi bahwa koruptor tidak cukup dipenjara, tetapi juga harus dimiskinkan. Namun, informasi tersebut tidak benar. Video tersebut disunting menggunakan teknologi AI sehingga suara dan narasinya berubah.
Melansir laman Liputan 6, Ketua Umum Persatuan Islam (Persis), Jeje Zaenudin, menyebutkan bahwa Kejaksaan Agung memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya pemberantasan korupsi, khususnya dalam mengembalikan kerugian keuangan negara akibat kejahatan tersebut. Penindakan korupsi oleh Kejagung tidak boleh berhenti pada sekadar memidanakan pelaku. Namun, orientasi utama penegakan hukum, kata dia, harus diarahkan pada pemulihan hak rakyat yang dirampas melalui praktik korupsi.
“Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum, maupun Komisi Pemberantasan Korupsi, memiliki posisi dan peran strategis dalam penindakan korupsi. Penindakan tentu bukan sekadar menargetkan pelaku menjadi terpidana, tetapi bagaimana mengembalikan uang rakyat ke kas negara,” begitu keterangan Kiai Jeje.
Dengan demikian, video tersebut memuat narasi yang tidak benar. Sampai artikel ini ditulis, tidak ada informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.
Baca juga:Manipulasi Video Purbaya soal Dukungan Hukuman Mati Koruptor
Kesimpulan
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim Purbaya bahwa koruptor harus dimiskinkan dan asetnya dirampas adalah tidak benar. Konten tersebut masuk dalam kategori Altered Video atau video yang telah dimanipulasi.
Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).
Adapun yang menyebutkan koruptor harus dimiskinkan dan dirampas asetnya adalah Ketua Umum Persatuan Islam (Persis), Jeje Zaenudin. Jeje menegaskan bahwa Kejaksaan Agung memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya pemberantasan korupsi. Filosofi pemberantasan korupsi sejatinya bertujuan menimbulkan efek jera bagi pelaku sekaligus menciptakan rasa takut bagi siapapun yang berniat melakukan korupsi.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).
Adapun yang menyebutkan koruptor harus dimiskinkan dan dirampas asetnya adalah Ketua Umum Persatuan Islam (Persis), Jeje Zaenudin. Jeje menegaskan bahwa Kejaksaan Agung memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya pemberantasan korupsi. Filosofi pemberantasan korupsi sejatinya bertujuan menimbulkan efek jera bagi pelaku sekaligus menciptakan rasa takut bagi siapapun yang berniat melakukan korupsi.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/2123335261751055
- https://archive.ph/Q7Xi1
- https://tirto.id/dpr-kritik-kpk-marak-ott-tapi-tak-berikan-efek-jera-koruptor-hsBa
- https://www.instagram.com/menkeuri/
- https://www.tiktok.com/@menkeuri
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
- https://www.antaranews.com/berita/5410786/hoaks-video-purbaya-mengatakan-koruptor-tetap-kaya-meskipun-masuk-penjara
- https://www.liputan6.com/news/read/6266427/ketum-persis-dukung-kerja-kejagung-koruptor-harus-dimiskinkan-lewat-perampasan-aset
- https://tirto.id/manipulasi-video-purbaya-soal-dukungan-hukuman-mati-koruptor-hrDN
(GFD-2026-33322) Salah, Rakyat Iran Tawarkan Trump Jadi Penerus Khamenei
Sumber:Tanggal publish: 31/03/2026
Berita
tirto.id - Beredar unggahan di media sosial Instagram mengklaim bahwa rakyat Iran menawarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi pemimpin tertinggi Iran sebagai penerus Ali Khamenei yang wafat pada Februari 2026 dalam serangan udara gabungan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel yang menargetkan kantornya di Teheran.
ADVERTISEMENT
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Instagram @sahamtalk (arsip) pada Senin (30/03/2026). Unggahan tersebut menampilkan gambar Trump dengan sorban hitam di depan bendera Iran dan AS, dengan latar belakang gambar suasana peperangan.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Trump klaim rakyat Iran menawarkannya jadi pemimpin tertinggi penerus Khamenei,” begitu narasi tertulis dalam gambar.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Dalam unggahan juga dituliskan pernyataan Trump bahwa rakyat Iran sedang bernegosiasi dengannya karena takut akan dibunuh, sehingga rakyat Iran ingin menjadikan Trump sebagai pemimpin tertinggi berikutnya.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
“They are negotiating, by the way, and they want to make a deal so badly, but they’re afraid to say it because they figure they’ll be killed by their own people, they’re also afraid they’ll be killed by us. We’d like to make you the next Supreme Leader. No, thank you, I don’t want it," begitu keterangan tertulis dalam unggahan.
Sampai artikel ini ditulis pada Selasa (31/03/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan 11,8 ribu likes dan 1,6 ribu komentar. Kolom komentar dipenuhi reaksi ketidakpercayaan masyarakat yang menyebut Trump hanya mengklaim sepihak.
Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Instagram @bitorexpost (arsip), @coinvestasi (arsip). Semua unggahan tersebut memperlihatkan gambar Trump dengan klaim rakyat Iran meminta dirinya menggantikan Khamenei sebagai pemimpin tertinggi.
ADVERTISEMENT
Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?
Baca juga:Benarkah Konten di Truth Social Diunggah Langsung Donald Trump?
Periksa Fakta Trump Ditawari Jadi Penerus Khamenei. foto/Hotline periksa fakta tirto
ADVERTISEMENT
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Instagram @sahamtalk (arsip) pada Senin (30/03/2026). Unggahan tersebut menampilkan gambar Trump dengan sorban hitam di depan bendera Iran dan AS, dengan latar belakang gambar suasana peperangan.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Trump klaim rakyat Iran menawarkannya jadi pemimpin tertinggi penerus Khamenei,” begitu narasi tertulis dalam gambar.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Dalam unggahan juga dituliskan pernyataan Trump bahwa rakyat Iran sedang bernegosiasi dengannya karena takut akan dibunuh, sehingga rakyat Iran ingin menjadikan Trump sebagai pemimpin tertinggi berikutnya.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
“They are negotiating, by the way, and they want to make a deal so badly, but they’re afraid to say it because they figure they’ll be killed by their own people, they’re also afraid they’ll be killed by us. We’d like to make you the next Supreme Leader. No, thank you, I don’t want it," begitu keterangan tertulis dalam unggahan.
Sampai artikel ini ditulis pada Selasa (31/03/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan 11,8 ribu likes dan 1,6 ribu komentar. Kolom komentar dipenuhi reaksi ketidakpercayaan masyarakat yang menyebut Trump hanya mengklaim sepihak.
Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Instagram @bitorexpost (arsip), @coinvestasi (arsip). Semua unggahan tersebut memperlihatkan gambar Trump dengan klaim rakyat Iran meminta dirinya menggantikan Khamenei sebagai pemimpin tertinggi.
ADVERTISEMENT
Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?
Baca juga:Benarkah Konten di Truth Social Diunggah Langsung Donald Trump?
Periksa Fakta Trump Ditawari Jadi Penerus Khamenei. foto/Hotline periksa fakta tirto
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan video asli. Hasilnya, tidak ditemukan berita kredibel yang membenarkan klaim bahwa rakyat Iran menawarkan Trump menjadi penerus Khamenei.
Lebih lanjut, kami mengetikkan kata kunci “rakyat Iran tawarkan Trump jadi penerus Khamenei” pada mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah pada laman Instagram @antaranewscom.Unggahan Antara tersebut mengatakan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku pernah ditawari jadi pemimpin tertinggi Iran. Trump mengatakan rakyat Iran sempat memintanya menjadi pemimpin tertinggi di negara tersebut, namun ia menolaknya.
Trump mengklaim wacana soal dirinya menjadi pemimpin tertinggi di Iran disampaikan secara tidak resmi oleh para pemimpin Teheran setelah pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Namun, Trump kemudian mengklaim menyampaikan penolakan atas tawaran tersebut.
“Tidak pernah ada kepala negara yang menginginkan jabatan itu lebih sedikit daripada kepala negara Iran. Kami mendengar mereka dengan sangat jelas. Mereka berkata, 'Saya tidak menginginkannya. Kami ingin menjadikan Anda pemimpin tertinggi berikutnya,” begitu keterangan Trump.
Melansir laman CNN Indonesia, setelah Ali Khamenei meninggal dunia, Iran langsung memilih Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi mereka. Trump sebelumnya mengklaim delegasi Iran sebenarnya sangat ingin mencapai kesepakatan dan sedang bernegosiasi dengan AS.
“Tapi mereka takut mengatakan, karena mereka menduga akan dibunuh orang-orang mereka sendiri,” begitu keterangan Trump dalam jamuan makan malam bersama anggota Republik pada Rabu (25/3), dikutip AFP. Trump juga menyebut, "Mereka juga takut akan dibunuh oleh kami (pihak AS)."
Komentar Trump tersebut muncul usai Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan tidak mau bernegosiasi dengan AS saat pertempuran membara.
Dalam YouTube Kompas.com, klaim terkait rakyat Iran menawarkan Trump menjadi Pemimpin Tertinggi Iran berikutnya disampaikan dalam sebuah acara penggalangan dana Partai Republik, sebagaimana dikutip dari NDTV, Kamis (26/3/2026).
Trump mengatakan gagasan tentang dirinya menjadi pemimpin tertinggi Iran berikutnya secara tidak resmi diutarakan oleh para pemimpin di Teheran, usai kampanye militer AS-Israel yang telah menewaskan Ayatollah Ali Khamenei.
Dalam momen tersebut, Presiden AS itu juga menegaskan kembali bahwa Iran ingin mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir sebulan. Trump bersikeras menyebut para pejabat di Teheran sedang bernegosiasi dengan Washington, meskipun Iran membantah hal tersebut.
Menurut Trump, Iran takut untuk mengakuinya karena khawatir akan pemberontakan di dalam negeri. Dalam waktu yang terpisah, Gedung Putih juga menegaskan bahwa perundingan damai dengan Iran masih berlangsung, meskipun Teheran secara terbuka menolak tawaran AS. Teheran sendiri juga mengeluarkan syarat-syarat baru untuk mengakhiri konflik yang telah menghancurkan Timur Tengah dan pasar global ini.
Syarat-syarat Teheran tersebut menuntut jaminan bahwa AS dan Israel tak akan melanjutkan agresi mereka. Iran juga meminta ganti rugi ke AS-Israel atas kerusakan perang serta pengakuan atas otoritasnya di Selat Hormuz. Hingga kini, Iran sendiri belum menunjukkan tanda-tanda akan mundur meskipun terus-menerus dibombardir oleh AS dan Israel.
Sampai artikel ini ditulis, tidak ditemukan informasi dari media Iran yang membenarkan klaim tersebut.
Baca juga:Perang Amerika-Iran: Trump Ingin Negara Arab Biayai Perang AS
Lebih lanjut, kami mengetikkan kata kunci “rakyat Iran tawarkan Trump jadi penerus Khamenei” pada mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah pada laman Instagram @antaranewscom.Unggahan Antara tersebut mengatakan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku pernah ditawari jadi pemimpin tertinggi Iran. Trump mengatakan rakyat Iran sempat memintanya menjadi pemimpin tertinggi di negara tersebut, namun ia menolaknya.
Trump mengklaim wacana soal dirinya menjadi pemimpin tertinggi di Iran disampaikan secara tidak resmi oleh para pemimpin Teheran setelah pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Namun, Trump kemudian mengklaim menyampaikan penolakan atas tawaran tersebut.
“Tidak pernah ada kepala negara yang menginginkan jabatan itu lebih sedikit daripada kepala negara Iran. Kami mendengar mereka dengan sangat jelas. Mereka berkata, 'Saya tidak menginginkannya. Kami ingin menjadikan Anda pemimpin tertinggi berikutnya,” begitu keterangan Trump.
Melansir laman CNN Indonesia, setelah Ali Khamenei meninggal dunia, Iran langsung memilih Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi mereka. Trump sebelumnya mengklaim delegasi Iran sebenarnya sangat ingin mencapai kesepakatan dan sedang bernegosiasi dengan AS.
“Tapi mereka takut mengatakan, karena mereka menduga akan dibunuh orang-orang mereka sendiri,” begitu keterangan Trump dalam jamuan makan malam bersama anggota Republik pada Rabu (25/3), dikutip AFP. Trump juga menyebut, "Mereka juga takut akan dibunuh oleh kami (pihak AS)."
Komentar Trump tersebut muncul usai Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan tidak mau bernegosiasi dengan AS saat pertempuran membara.
Dalam YouTube Kompas.com, klaim terkait rakyat Iran menawarkan Trump menjadi Pemimpin Tertinggi Iran berikutnya disampaikan dalam sebuah acara penggalangan dana Partai Republik, sebagaimana dikutip dari NDTV, Kamis (26/3/2026).
Trump mengatakan gagasan tentang dirinya menjadi pemimpin tertinggi Iran berikutnya secara tidak resmi diutarakan oleh para pemimpin di Teheran, usai kampanye militer AS-Israel yang telah menewaskan Ayatollah Ali Khamenei.
Dalam momen tersebut, Presiden AS itu juga menegaskan kembali bahwa Iran ingin mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir sebulan. Trump bersikeras menyebut para pejabat di Teheran sedang bernegosiasi dengan Washington, meskipun Iran membantah hal tersebut.
Menurut Trump, Iran takut untuk mengakuinya karena khawatir akan pemberontakan di dalam negeri. Dalam waktu yang terpisah, Gedung Putih juga menegaskan bahwa perundingan damai dengan Iran masih berlangsung, meskipun Teheran secara terbuka menolak tawaran AS. Teheran sendiri juga mengeluarkan syarat-syarat baru untuk mengakhiri konflik yang telah menghancurkan Timur Tengah dan pasar global ini.
Syarat-syarat Teheran tersebut menuntut jaminan bahwa AS dan Israel tak akan melanjutkan agresi mereka. Iran juga meminta ganti rugi ke AS-Israel atas kerusakan perang serta pengakuan atas otoritasnya di Selat Hormuz. Hingga kini, Iran sendiri belum menunjukkan tanda-tanda akan mundur meskipun terus-menerus dibombardir oleh AS dan Israel.
Sampai artikel ini ditulis, tidak ditemukan informasi dari media Iran yang membenarkan klaim tersebut.
Baca juga:Perang Amerika-Iran: Trump Ingin Negara Arab Biayai Perang AS
Kesimpulan
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim yang menyebutkan rakyat Iran tawarkan Trump jadi pemimpin tertinggi Iran setelah Ali Khamenei adalah bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Klaim terkait rakyat Iran inginkan Trump menjadi Pemimpin Tertinggi Iran berikutnya, disampaikan dalam sebuah acara penggalangan dana Partai Republik, namun Iran membantah hal tersebut.
Teheran secara terbuka menolak tawaran AS. Teheran sendiri juga mengeluarkan syarat-syarat baru untuk mengakhiri konflik. Hingga kini, Iran sendiri belum menunjukkan tanda-tanda akan mundur meskipun terus-menerus dibombardir oleh AS dan Israel.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Klaim terkait rakyat Iran inginkan Trump menjadi Pemimpin Tertinggi Iran berikutnya, disampaikan dalam sebuah acara penggalangan dana Partai Republik, namun Iran membantah hal tersebut.
Teheran secara terbuka menolak tawaran AS. Teheran sendiri juga mengeluarkan syarat-syarat baru untuk mengakhiri konflik. Hingga kini, Iran sendiri belum menunjukkan tanda-tanda akan mundur meskipun terus-menerus dibombardir oleh AS dan Israel.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.instagram.com/p/DWdN1HQgEQD/
- https://archive.ph/qyjZF
- https://www.instagram.com/p/DWYit0_kVKa/
- https://archive.ph/uDFC9
- https://www.instagram.com/p/DWfw56ME_8D/
- https://archive.ph/N5DhV
- https://tirto.id/benarkah-konten-di-truth-social-diunggah-langsung-donald-trump-hria
- https://www.instagram.com/reels/DWYYVAtkiIt/
- https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260326204526-120-1341636/trump-ngaku-ngaku-sempat-ditawari-jadi-pemimpin-tertinggi-iran
- https://www.youtube.com/watch?v=hHo6naSXHSA
- https://tirto.id/perang-amerika-iran-trump-ingin-negara-arab-biayai-perang-as-httc
(GFD-2026-33341) Hoaks, Purbaya Sebut Miskinkan dan Rampas Aset Koruptor
Sumber:Tanggal publish: 31/03/2026
Berita
tirto.id - Sebuah video beredar di media sosial Facebook menampilkan Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa yang diklaim marah karena hukuman bagi koruptor tidak setimpal. Purbaya menyebutkan seharusnya koruptor tidak hanya dipenjara tapi harus dimiskinkan dan dirampas juga hartanya.
ADVERTISEMENT
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Purbaya Yudhi Sadewa” (arsip) pada Sabtu (14/02/2026). Dalam unggahan video tersebut menampilkan Purbaya memakai kemeja polo kuning di bawah jaket berwarna coklat. Purbaya berdiri didepan mobil berwarna putih dan menanyakan pendapat masyarakat apakah setuju dengan usulnya jika koruptor harus dimiskinkan dan dirampas asetnya.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Kalau maling ayam bisa langsung diborgol, kenapa koruptor bisa senyum di ruang sidang? Maksud saya gini, saya tidak marah pada hukum. Saya marah pada keberanian kita yang sering mendadak hilang saat berhadapan dengan koruptor. Uang negara dirampok, masa depan rakyat dicuri, tapi hukumannya tidak setimpal. Harusnya koruptor tidak cuma dipenjara tapi harus dimiskinkan. Rampas juga hartanya, miskinkan mereka. Coba komen, rakyat setuju atau tidak?” Begitu narasi yang diucapkan Purbaya pada tayangan video.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Senin (30/03/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 262 ribu likes, 65,8 komentar, 8,9 ribu dibagikan, dan 6 juta kali ditayangkan. Kolom komentar dipenuhi dengan reaksi masyarakat yang setuju dan mempercayai informasi tersebut.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Lantas, benarkah Purbaya mengatakan klaim tersebut?
Baca juga:DPR Kritik KPK: Marak OTT Tapi Tak Berikan Efek Jera Koruptor
ADVERTISEMENT
HEADER periksa fakta Video Purbaya Ingin Miskinkan Koruptor. tirto.id/Fuad
ADVERTISEMENT
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Purbaya Yudhi Sadewa” (arsip) pada Sabtu (14/02/2026). Dalam unggahan video tersebut menampilkan Purbaya memakai kemeja polo kuning di bawah jaket berwarna coklat. Purbaya berdiri didepan mobil berwarna putih dan menanyakan pendapat masyarakat apakah setuju dengan usulnya jika koruptor harus dimiskinkan dan dirampas asetnya.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Kalau maling ayam bisa langsung diborgol, kenapa koruptor bisa senyum di ruang sidang? Maksud saya gini, saya tidak marah pada hukum. Saya marah pada keberanian kita yang sering mendadak hilang saat berhadapan dengan koruptor. Uang negara dirampok, masa depan rakyat dicuri, tapi hukumannya tidak setimpal. Harusnya koruptor tidak cuma dipenjara tapi harus dimiskinkan. Rampas juga hartanya, miskinkan mereka. Coba komen, rakyat setuju atau tidak?” Begitu narasi yang diucapkan Purbaya pada tayangan video.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Sampai artikel ini ditulis pada Senin (30/03/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 262 ribu likes, 65,8 komentar, 8,9 ribu dibagikan, dan 6 juta kali ditayangkan. Kolom komentar dipenuhi dengan reaksi masyarakat yang setuju dan mempercayai informasi tersebut.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
Lantas, benarkah Purbaya mengatakan klaim tersebut?
Baca juga:DPR Kritik KPK: Marak OTT Tapi Tak Berikan Efek Jera Koruptor
ADVERTISEMENT
HEADER periksa fakta Video Purbaya Ingin Miskinkan Koruptor. tirto.id/Fuad
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi kebenaran klaim tersebut, pertama-tama Tirto menelusuri akun pengunggah video. Akun tersebut memiliki 319 ribu pengikut dan sering membagikan informasi terkait kegiatan Purbaya. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menegaskan bahwa akun resmi Menteri Keuangan Purbaya hanya ada di Instagram dan TikTok dengan nama @menkeuri, bukan di Facebook.
Dari situ diketahui bahwa informasi yang disebarkan tidak resmi dan bukan berasal dari sumber kredibel. Akun-akun Facebook yang mengatasnamakan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI di Facebook adalah bukan akun resmi.
Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada sinkronisasi gerak bibir, intonasi suara, serta ekspresi wajah Purbaya yang tampak tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).
Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa video memiliki probabilitas 99,9 persen sebagai video hasil manipulasi AI.
Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Purbaya sebut koruptor harus dimiskinkan dan dirampas asetnya.” Hasil penelusuran di Google mengarah pada laman Antara. Purbaya pernah diklaim menyebutkan narasi bahwa koruptor tidak cukup dipenjara, tetapi juga harus dimiskinkan. Namun, informasi tersebut tidak benar. Video tersebut disunting menggunakan teknologi AI sehingga suara dan narasinya berubah.
Melansir laman Liputan 6, Ketua Umum Persatuan Islam (Persis), Jeje Zaenudin, menyebutkan bahwa Kejaksaan Agung memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya pemberantasan korupsi, khususnya dalam mengembalikan kerugian keuangan negara akibat kejahatan tersebut. Penindakan korupsi oleh Kejagung tidak boleh berhenti pada sekadar memidanakan pelaku. Namun, orientasi utama penegakan hukum, kata dia, harus diarahkan pada pemulihan hak rakyat yang dirampas melalui praktik korupsi.
“Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum, maupun Komisi Pemberantasan Korupsi, memiliki posisi dan peran strategis dalam penindakan korupsi. Penindakan tentu bukan sekadar menargetkan pelaku menjadi terpidana, tetapi bagaimana mengembalikan uang rakyat ke kas negara,” begitu keterangan Kiai Jeje.
Dengan demikian, video tersebut memuat narasi yang tidak benar. Sampai artikel ini ditulis, tidak ada informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.
Baca juga:Manipulasi Video Purbaya soal Dukungan Hukuman Mati Koruptor
Dari situ diketahui bahwa informasi yang disebarkan tidak resmi dan bukan berasal dari sumber kredibel. Akun-akun Facebook yang mengatasnamakan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan RI di Facebook adalah bukan akun resmi.
Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada sinkronisasi gerak bibir, intonasi suara, serta ekspresi wajah Purbaya yang tampak tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).
Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa video memiliki probabilitas 99,9 persen sebagai video hasil manipulasi AI.
Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Purbaya sebut koruptor harus dimiskinkan dan dirampas asetnya.” Hasil penelusuran di Google mengarah pada laman Antara. Purbaya pernah diklaim menyebutkan narasi bahwa koruptor tidak cukup dipenjara, tetapi juga harus dimiskinkan. Namun, informasi tersebut tidak benar. Video tersebut disunting menggunakan teknologi AI sehingga suara dan narasinya berubah.
Melansir laman Liputan 6, Ketua Umum Persatuan Islam (Persis), Jeje Zaenudin, menyebutkan bahwa Kejaksaan Agung memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya pemberantasan korupsi, khususnya dalam mengembalikan kerugian keuangan negara akibat kejahatan tersebut. Penindakan korupsi oleh Kejagung tidak boleh berhenti pada sekadar memidanakan pelaku. Namun, orientasi utama penegakan hukum, kata dia, harus diarahkan pada pemulihan hak rakyat yang dirampas melalui praktik korupsi.
“Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum, maupun Komisi Pemberantasan Korupsi, memiliki posisi dan peran strategis dalam penindakan korupsi. Penindakan tentu bukan sekadar menargetkan pelaku menjadi terpidana, tetapi bagaimana mengembalikan uang rakyat ke kas negara,” begitu keterangan Kiai Jeje.
Dengan demikian, video tersebut memuat narasi yang tidak benar. Sampai artikel ini ditulis, tidak ada informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.
Baca juga:Manipulasi Video Purbaya soal Dukungan Hukuman Mati Koruptor
Kesimpulan
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim Purbaya bahwa koruptor harus dimiskinkan dan asetnya dirampas adalah tidak benar. Konten tersebut masuk dalam kategori Altered Video atau video yang telah dimanipulasi.
Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).
Adapun yang menyebutkan koruptor harus dimiskinkan dan dirampas asetnya adalah Ketua Umum Persatuan Islam (Persis), Jeje Zaenudin. Jeje menegaskan bahwa Kejaksaan Agung memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya pemberantasan korupsi. Filosofi pemberantasan korupsi sejatinya bertujuan menimbulkan efek jera bagi pelaku sekaligus menciptakan rasa takut bagi siapapun yang berniat melakukan korupsi.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).
Adapun yang menyebutkan koruptor harus dimiskinkan dan dirampas asetnya adalah Ketua Umum Persatuan Islam (Persis), Jeje Zaenudin. Jeje menegaskan bahwa Kejaksaan Agung memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya pemberantasan korupsi. Filosofi pemberantasan korupsi sejatinya bertujuan menimbulkan efek jera bagi pelaku sekaligus menciptakan rasa takut bagi siapapun yang berniat melakukan korupsi.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.facebook.com/reel/2123335261751055
- https://archive.ph/Q7Xi1
- https://tirto.id/dpr-kritik-kpk-marak-ott-tapi-tak-berikan-efek-jera-koruptor-hsBa
- https://www.instagram.com/menkeuri/
- https://www.tiktok.com/@menkeuri
- https://hivemoderation.com/ai-generated-content-detection
- https://www.antaranews.com/berita/5410786/hoaks-video-purbaya-mengatakan-koruptor-tetap-kaya-meskipun-masuk-penjara
- https://www.liputan6.com/news/read/6266427/ketum-persis-dukung-kerja-kejagung-koruptor-harus-dimiskinkan-lewat-perampasan-aset
- https://tirto.id/manipulasi-video-purbaya-soal-dukungan-hukuman-mati-koruptor-hrDN
(GFD-2026-33342) Salah, Rakyat Iran Tawarkan Trump Jadi Penerus Khamenei
Sumber:Tanggal publish: 31/03/2026
Berita
tirto.id - Beredar unggahan di media sosial Instagram mengklaim bahwa rakyat Iran menawarkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menjadi pemimpin tertinggi Iran sebagai penerus Ali Khamenei yang wafat pada Februari 2026 dalam serangan udara gabungan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel yang menargetkan kantornya di Teheran.
ADVERTISEMENT
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Instagram @sahamtalk (arsip) pada Senin (30/03/2026). Unggahan tersebut menampilkan gambar Trump dengan sorban hitam di depan bendera Iran dan AS, dengan latar belakang gambar suasana peperangan.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Trump klaim rakyat Iran menawarkannya jadi pemimpin tertinggi penerus Khamenei,” begitu narasi tertulis dalam gambar.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Dalam unggahan juga dituliskan pernyataan Trump bahwa rakyat Iran sedang bernegosiasi dengannya karena takut akan dibunuh, sehingga rakyat Iran ingin menjadikan Trump sebagai pemimpin tertinggi berikutnya.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
“They are negotiating, by the way, and they want to make a deal so badly, but they’re afraid to say it because they figure they’ll be killed by their own people, they’re also afraid they’ll be killed by us. We’d like to make you the next Supreme Leader. No, thank you, I don’t want it," begitu keterangan tertulis dalam unggahan.
Sampai artikel ini ditulis pada Selasa (31/03/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan 11,8 ribu likes dan 1,6 ribu komentar. Kolom komentar dipenuhi reaksi ketidakpercayaan masyarakat yang menyebut Trump hanya mengklaim sepihak.
Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Instagram @bitorexpost (arsip), @coinvestasi (arsip). Semua unggahan tersebut memperlihatkan gambar Trump dengan klaim rakyat Iran meminta dirinya menggantikan Khamenei sebagai pemimpin tertinggi.
ADVERTISEMENT
Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?
Baca juga:Benarkah Konten di Truth Social Diunggah Langsung Donald Trump?
Periksa Fakta Trump Ditawari Jadi Penerus Khamenei. foto/Hotline periksa fakta tirto
ADVERTISEMENT
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Instagram @sahamtalk (arsip) pada Senin (30/03/2026). Unggahan tersebut menampilkan gambar Trump dengan sorban hitam di depan bendera Iran dan AS, dengan latar belakang gambar suasana peperangan.
let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});
“Trump klaim rakyat Iran menawarkannya jadi pemimpin tertinggi penerus Khamenei,” begitu narasi tertulis dalam gambar.
let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});
#gpt-inline3-passback{text-align:center;}
Dalam unggahan juga dituliskan pernyataan Trump bahwa rakyat Iran sedang bernegosiasi dengannya karena takut akan dibunuh, sehingga rakyat Iran ingin menjadikan Trump sebagai pemimpin tertinggi berikutnya.
let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});
#gpt-inline4-passback{text-align:center;}
“They are negotiating, by the way, and they want to make a deal so badly, but they’re afraid to say it because they figure they’ll be killed by their own people, they’re also afraid they’ll be killed by us. We’d like to make you the next Supreme Leader. No, thank you, I don’t want it," begitu keterangan tertulis dalam unggahan.
Sampai artikel ini ditulis pada Selasa (31/03/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan 11,8 ribu likes dan 1,6 ribu komentar. Kolom komentar dipenuhi reaksi ketidakpercayaan masyarakat yang menyebut Trump hanya mengklaim sepihak.
Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Instagram @bitorexpost (arsip), @coinvestasi (arsip). Semua unggahan tersebut memperlihatkan gambar Trump dengan klaim rakyat Iran meminta dirinya menggantikan Khamenei sebagai pemimpin tertinggi.
ADVERTISEMENT
Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?
Baca juga:Benarkah Konten di Truth Social Diunggah Langsung Donald Trump?
Periksa Fakta Trump Ditawari Jadi Penerus Khamenei. foto/Hotline periksa fakta tirto
Hasil Cek Fakta
Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan video asli. Hasilnya, tidak ditemukan berita kredibel yang membenarkan klaim bahwa rakyat Iran menawarkan Trump menjadi penerus Khamenei.
Lebih lanjut, kami mengetikkan kata kunci “rakyat Iran tawarkan Trump jadi penerus Khamenei” pada mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah pada laman Instagram @antaranewscom.Unggahan Antara tersebut mengatakan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku pernah ditawari jadi pemimpin tertinggi Iran. Trump mengatakan rakyat Iran sempat memintanya menjadi pemimpin tertinggi di negara tersebut, namun ia menolaknya.
Trump mengklaim wacana soal dirinya menjadi pemimpin tertinggi di Iran disampaikan secara tidak resmi oleh para pemimpin Teheran setelah pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Namun, Trump kemudian mengklaim menyampaikan penolakan atas tawaran tersebut.
“Tidak pernah ada kepala negara yang menginginkan jabatan itu lebih sedikit daripada kepala negara Iran. Kami mendengar mereka dengan sangat jelas. Mereka berkata, 'Saya tidak menginginkannya. Kami ingin menjadikan Anda pemimpin tertinggi berikutnya,” begitu keterangan Trump.
Melansir laman CNN Indonesia, setelah Ali Khamenei meninggal dunia, Iran langsung memilih Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi mereka. Trump sebelumnya mengklaim delegasi Iran sebenarnya sangat ingin mencapai kesepakatan dan sedang bernegosiasi dengan AS.
“Tapi mereka takut mengatakan, karena mereka menduga akan dibunuh orang-orang mereka sendiri,” begitu keterangan Trump dalam jamuan makan malam bersama anggota Republik pada Rabu (25/3), dikutip AFP. Trump juga menyebut, "Mereka juga takut akan dibunuh oleh kami (pihak AS)."
Komentar Trump tersebut muncul usai Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan tidak mau bernegosiasi dengan AS saat pertempuran membara.
Dalam YouTube Kompas.com, klaim terkait rakyat Iran menawarkan Trump menjadi Pemimpin Tertinggi Iran berikutnya disampaikan dalam sebuah acara penggalangan dana Partai Republik, sebagaimana dikutip dari NDTV, Kamis (26/3/2026).
Trump mengatakan gagasan tentang dirinya menjadi pemimpin tertinggi Iran berikutnya secara tidak resmi diutarakan oleh para pemimpin di Teheran, usai kampanye militer AS-Israel yang telah menewaskan Ayatollah Ali Khamenei.
Dalam momen tersebut, Presiden AS itu juga menegaskan kembali bahwa Iran ingin mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir sebulan. Trump bersikeras menyebut para pejabat di Teheran sedang bernegosiasi dengan Washington, meskipun Iran membantah hal tersebut.
Menurut Trump, Iran takut untuk mengakuinya karena khawatir akan pemberontakan di dalam negeri. Dalam waktu yang terpisah, Gedung Putih juga menegaskan bahwa perundingan damai dengan Iran masih berlangsung, meskipun Teheran secara terbuka menolak tawaran AS. Teheran sendiri juga mengeluarkan syarat-syarat baru untuk mengakhiri konflik yang telah menghancurkan Timur Tengah dan pasar global ini.
Syarat-syarat Teheran tersebut menuntut jaminan bahwa AS dan Israel tak akan melanjutkan agresi mereka. Iran juga meminta ganti rugi ke AS-Israel atas kerusakan perang serta pengakuan atas otoritasnya di Selat Hormuz. Hingga kini, Iran sendiri belum menunjukkan tanda-tanda akan mundur meskipun terus-menerus dibombardir oleh AS dan Israel.
Sampai artikel ini ditulis, tidak ditemukan informasi dari media Iran yang membenarkan klaim tersebut.
Baca juga:Perang Amerika-Iran: Trump Ingin Negara Arab Biayai Perang AS
Lebih lanjut, kami mengetikkan kata kunci “rakyat Iran tawarkan Trump jadi penerus Khamenei” pada mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah pada laman Instagram @antaranewscom.Unggahan Antara tersebut mengatakan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku pernah ditawari jadi pemimpin tertinggi Iran. Trump mengatakan rakyat Iran sempat memintanya menjadi pemimpin tertinggi di negara tersebut, namun ia menolaknya.
Trump mengklaim wacana soal dirinya menjadi pemimpin tertinggi di Iran disampaikan secara tidak resmi oleh para pemimpin Teheran setelah pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Namun, Trump kemudian mengklaim menyampaikan penolakan atas tawaran tersebut.
“Tidak pernah ada kepala negara yang menginginkan jabatan itu lebih sedikit daripada kepala negara Iran. Kami mendengar mereka dengan sangat jelas. Mereka berkata, 'Saya tidak menginginkannya. Kami ingin menjadikan Anda pemimpin tertinggi berikutnya,” begitu keterangan Trump.
Melansir laman CNN Indonesia, setelah Ali Khamenei meninggal dunia, Iran langsung memilih Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi mereka. Trump sebelumnya mengklaim delegasi Iran sebenarnya sangat ingin mencapai kesepakatan dan sedang bernegosiasi dengan AS.
“Tapi mereka takut mengatakan, karena mereka menduga akan dibunuh orang-orang mereka sendiri,” begitu keterangan Trump dalam jamuan makan malam bersama anggota Republik pada Rabu (25/3), dikutip AFP. Trump juga menyebut, "Mereka juga takut akan dibunuh oleh kami (pihak AS)."
Komentar Trump tersebut muncul usai Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan tidak mau bernegosiasi dengan AS saat pertempuran membara.
Dalam YouTube Kompas.com, klaim terkait rakyat Iran menawarkan Trump menjadi Pemimpin Tertinggi Iran berikutnya disampaikan dalam sebuah acara penggalangan dana Partai Republik, sebagaimana dikutip dari NDTV, Kamis (26/3/2026).
Trump mengatakan gagasan tentang dirinya menjadi pemimpin tertinggi Iran berikutnya secara tidak resmi diutarakan oleh para pemimpin di Teheran, usai kampanye militer AS-Israel yang telah menewaskan Ayatollah Ali Khamenei.
Dalam momen tersebut, Presiden AS itu juga menegaskan kembali bahwa Iran ingin mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir sebulan. Trump bersikeras menyebut para pejabat di Teheran sedang bernegosiasi dengan Washington, meskipun Iran membantah hal tersebut.
Menurut Trump, Iran takut untuk mengakuinya karena khawatir akan pemberontakan di dalam negeri. Dalam waktu yang terpisah, Gedung Putih juga menegaskan bahwa perundingan damai dengan Iran masih berlangsung, meskipun Teheran secara terbuka menolak tawaran AS. Teheran sendiri juga mengeluarkan syarat-syarat baru untuk mengakhiri konflik yang telah menghancurkan Timur Tengah dan pasar global ini.
Syarat-syarat Teheran tersebut menuntut jaminan bahwa AS dan Israel tak akan melanjutkan agresi mereka. Iran juga meminta ganti rugi ke AS-Israel atas kerusakan perang serta pengakuan atas otoritasnya di Selat Hormuz. Hingga kini, Iran sendiri belum menunjukkan tanda-tanda akan mundur meskipun terus-menerus dibombardir oleh AS dan Israel.
Sampai artikel ini ditulis, tidak ditemukan informasi dari media Iran yang membenarkan klaim tersebut.
Baca juga:Perang Amerika-Iran: Trump Ingin Negara Arab Biayai Perang AS
Kesimpulan
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim yang menyebutkan rakyat Iran tawarkan Trump jadi pemimpin tertinggi Iran setelah Ali Khamenei adalah bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).
Klaim terkait rakyat Iran inginkan Trump menjadi Pemimpin Tertinggi Iran berikutnya, disampaikan dalam sebuah acara penggalangan dana Partai Republik, namun Iran membantah hal tersebut.
Teheran secara terbuka menolak tawaran AS. Teheran sendiri juga mengeluarkan syarat-syarat baru untuk mengakhiri konflik. Hingga kini, Iran sendiri belum menunjukkan tanda-tanda akan mundur meskipun terus-menerus dibombardir oleh AS dan Israel.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Klaim terkait rakyat Iran inginkan Trump menjadi Pemimpin Tertinggi Iran berikutnya, disampaikan dalam sebuah acara penggalangan dana Partai Republik, namun Iran membantah hal tersebut.
Teheran secara terbuka menolak tawaran AS. Teheran sendiri juga mengeluarkan syarat-syarat baru untuk mengakhiri konflik. Hingga kini, Iran sendiri belum menunjukkan tanda-tanda akan mundur meskipun terus-menerus dibombardir oleh AS dan Israel.
==
Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://www.instagram.com/p/DWdN1HQgEQD/
- https://archive.ph/qyjZF
- https://www.instagram.com/p/DWYit0_kVKa/
- https://archive.ph/uDFC9
- https://www.instagram.com/p/DWfw56ME_8D/
- https://archive.ph/N5DhV
- https://tirto.id/benarkah-konten-di-truth-social-diunggah-langsung-donald-trump-hria
- https://www.instagram.com/reels/DWYYVAtkiIt/
- https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260326204526-120-1341636/trump-ngaku-ngaku-sempat-ditawari-jadi-pemimpin-tertinggi-iran
- https://www.youtube.com/watch?v=hHo6naSXHSA
- https://tirto.id/perang-amerika-iran-trump-ingin-negara-arab-biayai-perang-as-httc
Halaman: 155/7786



