• (GFD-2026-35115) Tidak Benar, Prabowo Resmi Hapus MBG, Purbaya Ganti dengan Uang

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/06/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi menghapus program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terancam gulung tikar.

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Junaidi” (arsip) pada Rabu (03/06/2026). Unggahan tersebut menampilkan gambar Prabowo, Menkeu Purbaya, Dadan Hindayana ketua BGN sebelumnya, dan beberapa logo seperti SPPG dan KPK. Pengunggah juga mengklaim Purbaya akan mengganti MBG dengan uang tunai.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “MBG RESMI DIHAPUS PRABOWO, RIBUAN SPPG TERANCAM GULUNG TIKAR. PURBAYA GANTI MBG DENGAN UANG TUNAI. BGN SAMPAI PUCAT! TERANCAM DI SERET KPK,” begitu narasi tertulis dalam gambar yang diunggah.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Senin (08/06/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 812 likes, 331 komentar, dan 51 kali dibagikan. Kolom komentar dipenuhi dengan kritik negatif dan kekecewaan masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG yang disebut tidak mungkin dihentikan.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Kalu emang benar ya ak setuju tapi sangat tidak mungkin karna yg pegang MBG itu rata orang kuat jadi sangat sulit,” begitu salah satu komentar dituliskan dalam unggahan.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Facebook “Ari Cendoll Seed” yang diunggah pada obrolan grup “Saling Support Creator Pemula”, “PPG DALJAB 2026”, dan akun Threads @f_parapat. Semua unggahan tersebut menyebarkan klaim bahwa MBG remi dihapus oleh Prabowo dan digantikan dengan uang tunai oleh Purbaya.

    Lantas, benarkah MBG resmi dihapus oleh Prabowo dan digantikan dengan uang tunai oleh Purbaya?

    Baca juga:Menanti Babak Baru BGN: Bersih-Bersih Korupsi dan Efisiensi MBG

    Periksa Fakta MBG resmi dihapus Prabowo. foto/Hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Kami justru diarahkan ke akun Instagram @humaspoldajabar yang menyatakan bahwa unggahan foto dengan klaim bahwa Prabowo resmi menghapus MBG adalah tidak benar.

    Klaim tersebut beredar di tengah pencopotan, penangkapan, dan penetapan eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, pada Rabu (3/6/2026). Jabatan itu kini diisi oleh Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang.

    Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Prabowo resmi hapus MBG dan Purbaya ganti uang tunai” pada mesin pencarian Google. Hasilnya mengarah pada laman Kompas, yang menyatakan bahwa narasi program MBG dibubarkan yang beredar di media sosial adalah hoaks.

    Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, memastikan bahwa program MBG tetap berjalan di tengah pencopotan dan penetapan Dadan sebagai tersangka. Prasetyo juga menyampaikan bahwa pelayanan BGN tidak boleh terganggu sama sekali.

    “Pemerintah sekali lagi menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini tidak akan mengganggu komitmen kita di dalam menjalankan program MBG yang dilaksanakan oleh BGN,” ucapnya, sebagaimana telah ditulis Kompas.com, Selasa (2/6/2026).

    Pemerintah akan melakukan proses evaluasi terhadap seluruh program dan BGN akan memperkuat pengawasannya terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Instruksi ini disampaikan oleh anggota Komisi IX DPR, Irma Suryani Chaniago.

    Irma Suryani meminta agar BGN memprioritaskan implementasi program MBG kepada anak sekolah, balita, dan ibu hamil. Adapun perombakan struktur kepemimpinan di BGN bertujuan untuk membawa perubahan lebih baik dalam pelaksanaan program MBG, yaitu dengan pencopotan Dadan sebagai Ketua BGN yang digantikan oleh Nanik, Wakil Ketua BGN.

    Selain Dadan, Prabowo juga mencopot dua Wakil BGN lainnya, yakni Lodewyk Pusung, dan Sony Sanjaya. Sebagai gantinya, Prabowo menunjuk Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono untuk mengisi posisi Wakil Kepala BGN yang baru. Menurut Prasetyo, perombakan dilakukan karena berbagai alasan, salah satunya adalah kualitas makanan.

    “Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP,” kata Prasetyo, Rabu (3/6/2026). Dadan dinilai bermasalah dalam menjalankan standar operasional prosedur pelaksanaan MBG yang menjadi program unggulan Prabowo.

    Dalam rangkuman Tirto “Menanti Babak Baru BGN: Bersih-Bersih Korupsi dan Efisiensi MBG,” Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Nanik S. Deyang, menata BGN supaya melaju lebih efisien dan tepat sasaran. Sebagai ujung tombak dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dimodali dengan anggaran jumbo sebesar Rp268 triliun dari APBN 2026.

    Nanik menegaskan pemerintah ingin menurunkan anggaran MBG dari sekitar Rp268 triliun melalui efisiensi, tanpa mengurangi jumlah penerima manfaat. Fokusnya, mampu menekan pemborosan anggaran di berbagai lini pelaksanaan program MBG, sambil menjaga cakupan layanan kepada masyarakat tetap terpenuhi.

    “Kami berharap masih bisa menurunkan lagi, namun tidak mengurangi sasaran. Jadi kami akan terus melakukan efisiensi anggaran di berbagai bidang,” begitu keterangan Nanik.

    Salah satu langkah efisiensi adalah refocusing atau penajaman kembali kelompok penerima manfaat MBG. Ini dilakukan untuk memastikan MBG diberikan kepada masyarakat prioritas yang paling membutuhkan, sehingga distribusi anggaran menjadi lebih efektif.

    Dengan demikian, klaim yang menyebutkan Prabowo secara resmi menghapus MBG dan Purbaya menggantinya dengan uang tunai adalah tidak benar dan tidak didukung dengan informasi dari media kredibel.

    Baca juga:Purbaya Ungkap MBG Habiskan Anggaran Rp88,15 T per Mei 2026

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyebutkan bahwa Prabowo resmi menghapus MBG dan Purbaya mengganti MBG dengan uang tunai adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Mensesneg menegaskan bahwa program MBG tetap berjalan, dengan evaluasi yang ketat di tengah perombakan struktur organisasi yang terjadi.

    Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menata struktur BGN agar dapat berjalan lebih efisien dan tepat sasaran dengan refocusing atau penajaman kembali kelompok penerima manfaat MBG.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-35116) Tidak Benar, Prabowo Resmi Hapus MBG, Purbaya Ganti dengan Uang

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/06/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi menghapus program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terancam gulung tikar.

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Junaidi” (arsip) pada Rabu (03/06/2026). Unggahan tersebut menampilkan gambar Prabowo, Menkeu Purbaya, Dadan Hindayana ketua BGN sebelumnya, dan beberapa logo seperti SPPG dan KPK. Pengunggah juga mengklaim Purbaya akan mengganti MBG dengan uang tunai.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “MBG RESMI DIHAPUS PRABOWO, RIBUAN SPPG TERANCAM GULUNG TIKAR. PURBAYA GANTI MBG DENGAN UANG TUNAI. BGN SAMPAI PUCAT! TERANCAM DI SERET KPK,” begitu narasi tertulis dalam gambar yang diunggah.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Senin (08/06/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 812 likes, 331 komentar, dan 51 kali dibagikan. Kolom komentar dipenuhi dengan kritik negatif dan kekecewaan masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG yang disebut tidak mungkin dihentikan.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Kalu emang benar ya ak setuju tapi sangat tidak mungkin karna yg pegang MBG itu rata orang kuat jadi sangat sulit,” begitu salah satu komentar dituliskan dalam unggahan.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Facebook “Ari Cendoll Seed” yang diunggah pada obrolan grup “Saling Support Creator Pemula”, “PPG DALJAB 2026”, dan akun Threads @f_parapat. Semua unggahan tersebut menyebarkan klaim bahwa MBG remi dihapus oleh Prabowo dan digantikan dengan uang tunai oleh Purbaya.

    Lantas, benarkah MBG resmi dihapus oleh Prabowo dan digantikan dengan uang tunai oleh Purbaya?

    Baca juga:Menanti Babak Baru BGN: Bersih-Bersih Korupsi dan Efisiensi MBG

    Periksa Fakta MBG resmi dihapus Prabowo. foto/Hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Kami justru diarahkan ke akun Instagram @humaspoldajabar yang menyatakan bahwa unggahan foto dengan klaim bahwa Prabowo resmi menghapus MBG adalah tidak benar.

    Klaim tersebut beredar di tengah pencopotan, penangkapan, dan penetapan eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, pada Rabu (3/6/2026). Jabatan itu kini diisi oleh Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang.

    Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Prabowo resmi hapus MBG dan Purbaya ganti uang tunai” pada mesin pencarian Google. Hasilnya mengarah pada laman Kompas, yang menyatakan bahwa narasi program MBG dibubarkan yang beredar di media sosial adalah hoaks.

    Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, memastikan bahwa program MBG tetap berjalan di tengah pencopotan dan penetapan Dadan sebagai tersangka. Prasetyo juga menyampaikan bahwa pelayanan BGN tidak boleh terganggu sama sekali.

    “Pemerintah sekali lagi menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini tidak akan mengganggu komitmen kita di dalam menjalankan program MBG yang dilaksanakan oleh BGN,” ucapnya, sebagaimana telah ditulis Kompas.com, Selasa (2/6/2026).

    Pemerintah akan melakukan proses evaluasi terhadap seluruh program dan BGN akan memperkuat pengawasannya terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Instruksi ini disampaikan oleh anggota Komisi IX DPR, Irma Suryani Chaniago.

    Irma Suryani meminta agar BGN memprioritaskan implementasi program MBG kepada anak sekolah, balita, dan ibu hamil. Adapun perombakan struktur kepemimpinan di BGN bertujuan untuk membawa perubahan lebih baik dalam pelaksanaan program MBG, yaitu dengan pencopotan Dadan sebagai Ketua BGN yang digantikan oleh Nanik, Wakil Ketua BGN.

    Selain Dadan, Prabowo juga mencopot dua Wakil BGN lainnya, yakni Lodewyk Pusung, dan Sony Sanjaya. Sebagai gantinya, Prabowo menunjuk Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono untuk mengisi posisi Wakil Kepala BGN yang baru. Menurut Prasetyo, perombakan dilakukan karena berbagai alasan, salah satunya adalah kualitas makanan.

    “Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP,” kata Prasetyo, Rabu (3/6/2026). Dadan dinilai bermasalah dalam menjalankan standar operasional prosedur pelaksanaan MBG yang menjadi program unggulan Prabowo.

    Dalam rangkuman Tirto “Menanti Babak Baru BGN: Bersih-Bersih Korupsi dan Efisiensi MBG,” Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Nanik S. Deyang, menata BGN supaya melaju lebih efisien dan tepat sasaran. Sebagai ujung tombak dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dimodali dengan anggaran jumbo sebesar Rp268 triliun dari APBN 2026.

    Nanik menegaskan pemerintah ingin menurunkan anggaran MBG dari sekitar Rp268 triliun melalui efisiensi, tanpa mengurangi jumlah penerima manfaat. Fokusnya, mampu menekan pemborosan anggaran di berbagai lini pelaksanaan program MBG, sambil menjaga cakupan layanan kepada masyarakat tetap terpenuhi.

    “Kami berharap masih bisa menurunkan lagi, namun tidak mengurangi sasaran. Jadi kami akan terus melakukan efisiensi anggaran di berbagai bidang,” begitu keterangan Nanik.

    Salah satu langkah efisiensi adalah refocusing atau penajaman kembali kelompok penerima manfaat MBG. Ini dilakukan untuk memastikan MBG diberikan kepada masyarakat prioritas yang paling membutuhkan, sehingga distribusi anggaran menjadi lebih efektif.

    Dengan demikian, klaim yang menyebutkan Prabowo secara resmi menghapus MBG dan Purbaya menggantinya dengan uang tunai adalah tidak benar dan tidak didukung dengan informasi dari media kredibel.

    Baca juga:Purbaya Ungkap MBG Habiskan Anggaran Rp88,15 T per Mei 2026

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyebutkan bahwa Prabowo resmi menghapus MBG dan Purbaya mengganti MBG dengan uang tunai adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Mensesneg menegaskan bahwa program MBG tetap berjalan, dengan evaluasi yang ketat di tengah perombakan struktur organisasi yang terjadi.

    Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menata struktur BGN agar dapat berjalan lebih efisien dan tepat sasaran dengan refocusing atau penajaman kembali kelompok penerima manfaat MBG.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-35130) Salah, Rupiah Sengaja Dilemahkan Agar Rakyat Miskin

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/06/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan beredar di media sosial Facebook mengklaim rupiah sengaja dilemahkan agar rakyat Indonesia mudah untuk dijajah, diberi utang, dan terus dikeruk kekayaannya. Pengunggah juga mengklaim rakyat sengaja dimiskinkan dan dibodohi dengan sepiring makan siang, serta orang kritis diteror.

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Suci Wulan Sari” (arsip) pada Kamis (04/06/2026). Dalam unggahan menampilkan tangkapan layar nilai tukar dolar AS ke rupiah mencapai Rp18.001 dan disebutkan bahwa lemahnya rupiah tersebut adalah disengaja.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Rupiah sengaja dilemahkan. Biar gampang dijajah, dikasih utang terus dikeruk kekayaannya. Rakyatnya sengaja dimiskinkan, dan dibodohi dengan sepiring makan siang.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Orang yang kritis diteror di publik, diserang di medsos oleh buzzer bayaran yang tidak memiliki pekerjaan. Inilah Indonesia yang akan menjadi macan asia yang telah kehilangan seluruh giginya, hanya terdengar aumannya tanpa bisa berbuat apapun.” Begitu klaim dituliskan dalam keterangan unggahan.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Senin (08/06/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 10 likes, 1 komentar dan 1 kali dibagikan ulang.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Baca juga:Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah ke Level Rp18.110 per Dolar AS

    Periksa Fakta Rupiah sengaja dilemahkan.. foto/hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “rupiah sengaja dilemahkan” pada mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarahkan pada laman Tempo yang menyebutkan bahwa informasi mencatut Bank Indonesia sengaja melemahkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga menyentuh rekor terendah Rp17.880 per 12 Mei 2026 adalah tidak benar.

    Faktanya, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dipicu oleh faktor eksternal seperti situasi geopolitik serta faktor internal berupa sentimen terhadap kondisi ekonomi domestik. Sebaliknya, stabilisasi nilai mata uang tersebut justru bergantung pada kinerja pemerintah dan Bank Indonesia.

    Ekonom Universitas Gadjah Mada, Denni Puspa Purbasari, menjelaskan klaim bahwa Bank Indonesia sengaja melemahkan mata uang bertentangan dengan mandat bank sentral untuk menjaga stabilitas rupiah. Menurut Denni, ada dua faktor utama pelemahan rupiah, yakni fundamental dan ekspektasi.

    Adapun faktor fundamental berkaitan dengan interaksi antara ketersediaan (supply) dan permintaan (demand). Belakangan, konflik geopolitik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel memicu lonjakan harga minyak. Sedangkan faktor ekspektasi berhubungan dengan sentimen atau proyeksi pasar yang dipengaruhi oleh iklim investasi dan kebijakan negara. Investor bakal mencermati ada tidaknya perubahan kebijakan yang mengarah pada penguatan rupiah.

    “Tingginya defisit transaksi juga memicu melemahnya rupiah,” begitu keterangan Denni saat dihubungi Tempo, Selasa, 2 Juni 2026.

    Menurut pakar pasar saham Ferry Latuhihin, pelemahan rupiah juga dipicu oleh capital outflow atau aliran modal keluar di pasar saham. Investor melepas saham mereka karena menilai outlook atau prospek perekonomian Indonesia kedepan bakal negatif.

    Selain itu, investor asing merugi lantaran aset mereka di Indonesia tersimpan dalam mata uang rupiah. Hingga Mei 2026, porsi kepemilikan Surat Berharga Negara (SBN) oleh investor asing tersisa sekitar 12,75 persen.

    Konten-konten yang beredar, yang mengklaim rupiah sengaja dilemahkan adalah disinformasi yang disebarkan dari beberapa konten yang difabrikasi dan disalahpahami oleh masyarakat.

    Seperti video Benny Hutabarat di kanal YouTube Bennix pada 26 Januari 2026 yang telah ditonton lebih dari 500 ribu kali dan banyak disebarkan ulang di platform X dan TikTok, yang membahas terkait melemahnya nilai rupiah pada Mei 2026, serta video Gema Goeyardi, maupun Robert Reich dari Astronacci, perusahaan jasa riset dan edukasi trading yang diunggah ulang dengan menyematkan konteks yang keliru.

    Faktanya, konten tersebut tidak menyebutkan bahwa rupiah sengaja dilemahkan, dan narasi mencatut Bank Indonesia sengaja melemahkan rupiah demi menggencarkan ekspor dan menarik investor asing adalah keliru.

    Dalam rangkuman Tirto, “Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah ke Level Rp18.110 per Dolar AS” yang ditulis pada Senin (08/06/2026), menyatakan bahwa nilai tukar rupiah terus melemah hingga mencapai level Rp18.110 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Jumat (5/6/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah melemah 74,5 poin atau 0,41 persen dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya.

    Tirto menyebutkan pelemahan rupiah lahir dari kombinasi tekanan global dan domestik yang mempengaruhi nilai tukar. Salah satu penyebab utamanya yakni kenaikan harga minyak dunia akibat alotnya konflik AS-Iran.

    Selain itu, tekanan juga datang dari pasar saham domestik. Indeks saham utama Jakarta sempat turun lebih dari empat persen setelah penyedia indeks global MSCI menghapus sejumlah perusahaan Indonesia dari indeks mereka. Situasi ini memicu kekhawatiran investor asing terhadap stabilitas pasar keuangan Indonesia.

    Di sisi lain, lembaga rating internasional seperti Fitch juga menyoroti meningkatnya ketidakpastian kebijakan ekonomi Indonesia. Merujuk pada laporan Reuters, Fitch menyinggung fenomena menurunnya konsistensi kebijakan ekonomi dan meningkatnya sentralisasi pengambilan keputusan.

    Dengan demikian, klaim yang menyebutkan rupiah sengaja dilemahkan dan rakyatnya sengaja dimiskinkan adalah tidak benar dan tidak didukung oleh informasi dari media kredibel.

    Baca juga:Istana Sebut Ada Spekulan di Balik Lemahnya Rupiah dan IHSG

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim yang menyebutkan bahwa rupiah sengaja dilemahkan agar rakyat Indonesia miskin, bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Faktanya, rupiah melemah karena kombinasi tekanan ekonomi global yang kuat dan beban struktural dari dalam negeri.

    Rupiah melemah akibat kombinasi tekanan global, termasuk konflik geopolitik yang meningkatkan harga minyak dan permintaan dolar, serta faktor domestik seperti penurunan IHSG, juga sentimen negatif dari penyedia indeks global.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-35131) Tidak Benar, Prabowo Resmi Hapus MBG, Purbaya Ganti dengan Uang

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/06/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengklaim Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi menghapus program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terancam gulung tikar.

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Junaidi” (arsip) pada Rabu (03/06/2026). Unggahan tersebut menampilkan gambar Prabowo, Menkeu Purbaya, Dadan Hindayana ketua BGN sebelumnya, dan beberapa logo seperti SPPG dan KPK. Pengunggah juga mengklaim Purbaya akan mengganti MBG dengan uang tunai.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “MBG RESMI DIHAPUS PRABOWO, RIBUAN SPPG TERANCAM GULUNG TIKAR. PURBAYA GANTI MBG DENGAN UANG TUNAI. BGN SAMPAI PUCAT! TERANCAM DI SERET KPK,” begitu narasi tertulis dalam gambar yang diunggah.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Senin (08/06/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 812 likes, 331 komentar, dan 51 kali dibagikan. Kolom komentar dipenuhi dengan kritik negatif dan kekecewaan masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG yang disebut tidak mungkin dihentikan.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Kalu emang benar ya ak setuju tapi sangat tidak mungkin karna yg pegang MBG itu rata orang kuat jadi sangat sulit,” begitu salah satu komentar dituliskan dalam unggahan.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Facebook “Ari Cendoll Seed” yang diunggah pada obrolan grup “Saling Support Creator Pemula”, “PPG DALJAB 2026”, dan akun Threads @f_parapat. Semua unggahan tersebut menyebarkan klaim bahwa MBG remi dihapus oleh Prabowo dan digantikan dengan uang tunai oleh Purbaya.

    Lantas, benarkah MBG resmi dihapus oleh Prabowo dan digantikan dengan uang tunai oleh Purbaya?

    Baca juga:Menanti Babak Baru BGN: Bersih-Bersih Korupsi dan Efisiensi MBG

    Periksa Fakta MBG resmi dihapus Prabowo. foto/Hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Kami justru diarahkan ke akun Instagram @humaspoldajabar yang menyatakan bahwa unggahan foto dengan klaim bahwa Prabowo resmi menghapus MBG adalah tidak benar.

    Klaim tersebut beredar di tengah pencopotan, penangkapan, dan penetapan eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, pada Rabu (3/6/2026). Jabatan itu kini diisi oleh Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang.

    Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Prabowo resmi hapus MBG dan Purbaya ganti uang tunai” pada mesin pencarian Google. Hasilnya mengarah pada laman Kompas, yang menyatakan bahwa narasi program MBG dibubarkan yang beredar di media sosial adalah hoaks.

    Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, memastikan bahwa program MBG tetap berjalan di tengah pencopotan dan penetapan Dadan sebagai tersangka. Prasetyo juga menyampaikan bahwa pelayanan BGN tidak boleh terganggu sama sekali.

    “Pemerintah sekali lagi menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini tidak akan mengganggu komitmen kita di dalam menjalankan program MBG yang dilaksanakan oleh BGN,” ucapnya, sebagaimana telah ditulis Kompas.com, Selasa (2/6/2026).

    Pemerintah akan melakukan proses evaluasi terhadap seluruh program dan BGN akan memperkuat pengawasannya terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Instruksi ini disampaikan oleh anggota Komisi IX DPR, Irma Suryani Chaniago.

    Irma Suryani meminta agar BGN memprioritaskan implementasi program MBG kepada anak sekolah, balita, dan ibu hamil. Adapun perombakan struktur kepemimpinan di BGN bertujuan untuk membawa perubahan lebih baik dalam pelaksanaan program MBG, yaitu dengan pencopotan Dadan sebagai Ketua BGN yang digantikan oleh Nanik, Wakil Ketua BGN.

    Selain Dadan, Prabowo juga mencopot dua Wakil BGN lainnya, yakni Lodewyk Pusung, dan Sony Sanjaya. Sebagai gantinya, Prabowo menunjuk Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono untuk mengisi posisi Wakil Kepala BGN yang baru. Menurut Prasetyo, perombakan dilakukan karena berbagai alasan, salah satunya adalah kualitas makanan.

    “Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP,” kata Prasetyo, Rabu (3/6/2026). Dadan dinilai bermasalah dalam menjalankan standar operasional prosedur pelaksanaan MBG yang menjadi program unggulan Prabowo.

    Dalam rangkuman Tirto “Menanti Babak Baru BGN: Bersih-Bersih Korupsi dan Efisiensi MBG,” Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Nanik S. Deyang, menata BGN supaya melaju lebih efisien dan tepat sasaran. Sebagai ujung tombak dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dimodali dengan anggaran jumbo sebesar Rp268 triliun dari APBN 2026.

    Nanik menegaskan pemerintah ingin menurunkan anggaran MBG dari sekitar Rp268 triliun melalui efisiensi, tanpa mengurangi jumlah penerima manfaat. Fokusnya, mampu menekan pemborosan anggaran di berbagai lini pelaksanaan program MBG, sambil menjaga cakupan layanan kepada masyarakat tetap terpenuhi.

    “Kami berharap masih bisa menurunkan lagi, namun tidak mengurangi sasaran. Jadi kami akan terus melakukan efisiensi anggaran di berbagai bidang,” begitu keterangan Nanik.

    Salah satu langkah efisiensi adalah refocusing atau penajaman kembali kelompok penerima manfaat MBG. Ini dilakukan untuk memastikan MBG diberikan kepada masyarakat prioritas yang paling membutuhkan, sehingga distribusi anggaran menjadi lebih efektif.

    Dengan demikian, klaim yang menyebutkan Prabowo secara resmi menghapus MBG dan Purbaya menggantinya dengan uang tunai adalah tidak benar dan tidak didukung dengan informasi dari media kredibel.

    Baca juga:Purbaya Ungkap MBG Habiskan Anggaran Rp88,15 T per Mei 2026

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyebutkan bahwa Prabowo resmi menghapus MBG dan Purbaya mengganti MBG dengan uang tunai adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Mensesneg menegaskan bahwa program MBG tetap berjalan, dengan evaluasi yang ketat di tengah perombakan struktur organisasi yang terjadi.

    Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menata struktur BGN agar dapat berjalan lebih efisien dan tepat sasaran dengan refocusing atau penajaman kembali kelompok penerima manfaat MBG.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan