• (GFD-2026-35169) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Lowongan Pekerjaan Panasonic

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 10/06/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun TikTok “puputsriayumi” pada Senin (4/5/2026). Unggahan beserta narasi :

    “RESMI BUKA LOKER 2026

    PT PANASONIC GOBEL ENERGY

    DIUTAMAKAN UNTUK JURUSAN SMA/SMK SEDERAJAT

    MEMBUKA LOKER UNTUK POSISI SEBAGAI : OPERATOR PRODUKSI 

    PENDAFTARAN DIBUKA SERENTAK UNTUK SELURUH INDONESIA”

    Pada bagian bio akun TikTok tersebut terdapat tautan yang diklaim sebagai tautan pendaftaran lowongan kerja.

    Hingga Rabu (10/6/2026) unggahan telah mendapatkan 50-an tanda suka, 2 komentar dan telah dibagikan ulang 20-an kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) mengakses tautan yang tercantum di bio akun TikTok “puputsriayumi”. Diketahui, tautan tersebut mengarah ke sebuah formulir digital yang meminta pelamar mengisi sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor telegram aktif. 

    TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “lowongan kerja Panasonic Gobel Energy” ke mesin pencari Google. Hasil penelusuran mengarah ke www.panasonic.com/id/corporate/careers.

    Setelah ditelusuri, tidak ditemukan informasi lowongan untuk posisi operator produksi sebagaimana yang diklaim dalam unggahan TikTok “puputsriayumi”. Selain itu, pada saat penelusuran dilakukan, tidak terdapat pengumuman rekrutmen aktif dari Panasonic Gobel Energy untuk posisi tersebut maupun lowongan kerja lainnya.

    Kesimpulan

    Faktanya, tautan tidak mengarah ke laman resmi Panasonic Karir di www.panasonic.com/id/corporate/careers. Jadi, unggahan berisi klaim “tautan pendaftaran lowongan kerja Panasonic” adalah konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-35170) [PENIPUAN] Purbaya: Penerima Bansos Harus Bayar Rp100.000 untuk Pendaftaran

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 10/06/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun Facebook “Info Bantuan Bansos” pada Selasa (14/4/2026). Unggahan beserta narasi :

    “Assalamualaikum, untuk proses pengambilan dana, setiap penerima dana bantuan diwajibkan untuk menyelesaikan biaya pengganti tanda tangan senilai Rp100.000 yang dikirim ke rekening bendahara saya atas nama Torus Tanjung. Apabila dana bantuan tidak cair setelah anda selesaikan biaya pengganti tanda tangan tersebut, saya Purbaya Yudhi Sadewa siap bertanggungjawab untuk masalah ini”

    Hingga Rabu (10/6/2026) unggahan telah mendapatkan 70-an tanda suka dan 18 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax)  menganalisis video menggunakan alat deteksi AI, Hive Moderation. Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video tersebut merupakan hasil rekayasa AI dengan probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,3 persen.

    TurnBackHoax lalu memasukkan kata kunci “Purbaya : penerima bansos harus bayar Rp100.000 untuk pendaftaran” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan pemberitaan kredibel maupun pengumuman resmi pemerintah yang menyatakan bahwa penerima bantuan sosial diwajibkan membayar biaya pengganti tanda tangan sebesar Rp100.000 untuk mencairkan bantuan.

    Kesimpulan

    Faktanya, audio dalam video tersebut merupakan hasil rekayasa AI dengan probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,3 persen. Jadi, unggahan berisi klaim “Purbaya : penerima bansos harus bayar Rp100.000 untuk pendaftaran” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-35171) Hoaks! Mulai 1 Juni 2026, MBG diberikan dua kali sehari

    Sumber:
    Tanggal publish: 10/06/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial TikTok menarasikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan diberikan dua kali sehari kepada siswa sekolah mulai 1 Juni 2026, yaitu saat sarapan dan makan siang.

    Unggahan tersebut menampilkan foto Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah siswa yang sedang menikmati makanan dalam program MBG di sebuah sekolah.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Karena Ada Secuil Pihak Yang Terus Meminta Agar Program MBG Dihentikan

    Makan Per 1 Juni 2026 Porsi MBG Akan Ditambah Menjadi 2 Porsi Perhari (Sarapan Dan Makan Siang)”

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Namun, benarkah mulai 1 Juni 2026 Program MBG diberikan dua kali sehari?



    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan informasi maupun pengumuman resmi dari pemerintah atau Badan Gizi Nasional (BGN) yang menyatakan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan diberikan dua kali sehari mulai 1 Juni 2026.

    Foto yang digunakan dalam unggahan tersebut identik dengan gambar yang dimuat oleh Tribun dalam artikel berjudul “Prabowo Tegaskan Program MBG Tetap Lanjut, Tak Boleh Ada Penyelewengan”.

    Dalam konteks aslinya, foto tersebut digunakan sebagai ilustrasi pemberitaan mengenai komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk melanjutkan Program MBG karena dinilai penting dan strategis bagi masyarakat.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Foto ilustrasi tersebut juga diketahui dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).

    Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, menjelaskan bahwa pemerintah saat ini sedang mengupayakan efisiensi pelaksanaan Program MBG, salah satunya dengan memanfaatkan kantin sekolah sebagai alternatif dapur penyedia makanan.

    Kebijakan tersebut terutama diterapkan di wilayah yang memiliki jumlah penerima manfaat relatif sedikit, sehingga pembangunan dapur baru dinilai kurang efektif.

    Menurut Nanik, pendekatan tersebut dapat diterapkan di daerah terpencil maupun wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Ia mencontohkan sebuah sekolah di Lombok Barat yang hanya memiliki 119 murid, sehingga pemanfaatan fasilitas yang sudah ada dianggap lebih efisien dibandingkan membangun dapur baru.

    Dengan demikian, klaim yang menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan diberikan dua kali sehari mulai 1 Juni 2026 merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

    Klaim: Mulai 1 Juni 2026, MBG diberikan dua kali sehari

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

  • (GFD-2026-35106) Salah, Rupiah Sengaja Dilemahkan Agar Rakyat Miskin

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/06/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan beredar di media sosial Facebook mengklaim rupiah sengaja dilemahkan agar rakyat Indonesia mudah untuk dijajah, diberi utang, dan terus dikeruk kekayaannya. Pengunggah juga mengklaim rakyat sengaja dimiskinkan dan dibodohi dengan sepiring makan siang, serta orang kritis diteror.

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Suci Wulan Sari” (arsip) pada Kamis (04/06/2026). Dalam unggahan menampilkan tangkapan layar nilai tukar dolar AS ke rupiah mencapai Rp18.001 dan disebutkan bahwa lemahnya rupiah tersebut adalah disengaja.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Rupiah sengaja dilemahkan. Biar gampang dijajah, dikasih utang terus dikeruk kekayaannya. Rakyatnya sengaja dimiskinkan, dan dibodohi dengan sepiring makan siang.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Orang yang kritis diteror di publik, diserang di medsos oleh buzzer bayaran yang tidak memiliki pekerjaan. Inilah Indonesia yang akan menjadi macan asia yang telah kehilangan seluruh giginya, hanya terdengar aumannya tanpa bisa berbuat apapun.” Begitu klaim dituliskan dalam keterangan unggahan.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis pada Senin (08/06/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 10 likes, 1 komentar dan 1 kali dibagikan ulang.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Baca juga:Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah ke Level Rp18.110 per Dolar AS

    Periksa Fakta Rupiah sengaja dilemahkan.. foto/hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “rupiah sengaja dilemahkan” pada mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarahkan pada laman Tempo yang menyebutkan bahwa informasi mencatut Bank Indonesia sengaja melemahkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga menyentuh rekor terendah Rp17.880 per 12 Mei 2026 adalah tidak benar.

    Faktanya, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dipicu oleh faktor eksternal seperti situasi geopolitik serta faktor internal berupa sentimen terhadap kondisi ekonomi domestik. Sebaliknya, stabilisasi nilai mata uang tersebut justru bergantung pada kinerja pemerintah dan Bank Indonesia.

    Ekonom Universitas Gadjah Mada, Denni Puspa Purbasari, menjelaskan klaim bahwa Bank Indonesia sengaja melemahkan mata uang bertentangan dengan mandat bank sentral untuk menjaga stabilitas rupiah. Menurut Denni, ada dua faktor utama pelemahan rupiah, yakni fundamental dan ekspektasi.

    Adapun faktor fundamental berkaitan dengan interaksi antara ketersediaan (supply) dan permintaan (demand). Belakangan, konflik geopolitik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel memicu lonjakan harga minyak. Sedangkan faktor ekspektasi berhubungan dengan sentimen atau proyeksi pasar yang dipengaruhi oleh iklim investasi dan kebijakan negara. Investor bakal mencermati ada tidaknya perubahan kebijakan yang mengarah pada penguatan rupiah.

    “Tingginya defisit transaksi juga memicu melemahnya rupiah,” begitu keterangan Denni saat dihubungi Tempo, Selasa, 2 Juni 2026.

    Menurut pakar pasar saham Ferry Latuhihin, pelemahan rupiah juga dipicu oleh capital outflow atau aliran modal keluar di pasar saham. Investor melepas saham mereka karena menilai outlook atau prospek perekonomian Indonesia kedepan bakal negatif.

    Selain itu, investor asing merugi lantaran aset mereka di Indonesia tersimpan dalam mata uang rupiah. Hingga Mei 2026, porsi kepemilikan Surat Berharga Negara (SBN) oleh investor asing tersisa sekitar 12,75 persen.

    Konten-konten yang beredar, yang mengklaim rupiah sengaja dilemahkan adalah disinformasi yang disebarkan dari beberapa konten yang difabrikasi dan disalahpahami oleh masyarakat.

    Seperti video Benny Hutabarat di kanal YouTube Bennix pada 26 Januari 2026 yang telah ditonton lebih dari 500 ribu kali dan banyak disebarkan ulang di platform X dan TikTok, yang membahas terkait melemahnya nilai rupiah pada Mei 2026, serta video Gema Goeyardi, maupun Robert Reich dari Astronacci, perusahaan jasa riset dan edukasi trading yang diunggah ulang dengan menyematkan konteks yang keliru.

    Faktanya, konten tersebut tidak menyebutkan bahwa rupiah sengaja dilemahkan, dan narasi mencatut Bank Indonesia sengaja melemahkan rupiah demi menggencarkan ekspor dan menarik investor asing adalah keliru.

    Dalam rangkuman Tirto, “Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah ke Level Rp18.110 per Dolar AS” yang ditulis pada Senin (08/06/2026), menyatakan bahwa nilai tukar rupiah terus melemah hingga mencapai level Rp18.110 per dolar AS pada perdagangan hari ini, Jumat (5/6/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah melemah 74,5 poin atau 0,41 persen dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya.

    Tirto menyebutkan pelemahan rupiah lahir dari kombinasi tekanan global dan domestik yang mempengaruhi nilai tukar. Salah satu penyebab utamanya yakni kenaikan harga minyak dunia akibat alotnya konflik AS-Iran.

    Selain itu, tekanan juga datang dari pasar saham domestik. Indeks saham utama Jakarta sempat turun lebih dari empat persen setelah penyedia indeks global MSCI menghapus sejumlah perusahaan Indonesia dari indeks mereka. Situasi ini memicu kekhawatiran investor asing terhadap stabilitas pasar keuangan Indonesia.

    Di sisi lain, lembaga rating internasional seperti Fitch juga menyoroti meningkatnya ketidakpastian kebijakan ekonomi Indonesia. Merujuk pada laporan Reuters, Fitch menyinggung fenomena menurunnya konsistensi kebijakan ekonomi dan meningkatnya sentralisasi pengambilan keputusan.

    Dengan demikian, klaim yang menyebutkan rupiah sengaja dilemahkan dan rakyatnya sengaja dimiskinkan adalah tidak benar dan tidak didukung oleh informasi dari media kredibel.

    Baca juga:Istana Sebut Ada Spekulan di Balik Lemahnya Rupiah dan IHSG

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim yang menyebutkan bahwa rupiah sengaja dilemahkan agar rakyat Indonesia miskin, bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Faktanya, rupiah melemah karena kombinasi tekanan ekonomi global yang kuat dan beban struktural dari dalam negeri.

    Rupiah melemah akibat kombinasi tekanan global, termasuk konflik geopolitik yang meningkatkan harga minyak dan permintaan dolar, serta faktor domestik seperti penurunan IHSG, juga sentimen negatif dari penyedia indeks global.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan