• (GFD-2026-33786) Salah, Narasi Sebut APBN RI Hanya Cukup 3 Bulan

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/04/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan beredar di media sosial TikTok mengklaim Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia hanya cukup untuk 3 bulan dan rupiah bisa menyentuh Rp20 ribu per dolar AS.



    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun TikTok bernama @investoria.co, (arsip) pada Rabu (23/04/2026). Unggahan tersebut menampilkan gambar Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa tengah berbicara dalam suatu rapat.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “23 April 2026. APBN RI Hanya Cukup untuk 3 Bulan, Rupiah Bisa Sentuh Rp20.000,” begitu narasi tertulis dalam gambar.
    #inline3 {margin:1.5em auto}
    #inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Pengunggah juga menuliskan keterangan bahwa kesehatan keuangan nasional kini menjadi perbincangan hangat seiring munculnya analisis publik terkait sinkronisasi beban belanja besar dengan ketersediaan ruang fiskal hingga periode Juli 2026. Dengan alokasi program strategis yang menyerap dana sangat masif setiap harinya, muncul kalkulasi independen yang menyoroti potensi tekanan likuiditas dalam jangka pendek.
    #inline4 {margin:1.5em 0}
    #inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Jika keseimbangan kas ini tidak segera diperkuat, kemampuan anggaran negara dalam menjaga momentum pertumbuhan di kuartal mendatang dikhawatirkan akan menemui tantangan besar.

    Kondisi tersebut mulai mempengaruhi persepsi pasar, dimana proyeksi pelemahan nilai tukar ke arah angka psikologis baru mulai dibahas sebagai risiko makro yang perlu diwaspadai. Tekanan terhadap mata uang dipicu oleh lonjakan beban impor energi dan sentimen publik terhadap fleksibilitas anggaran. Sejumlah pengamat menyoroti bahwa logika ekspansi belanja saat ini perlu diimbangi dengan realisasi pendapatan yang kuat, terutama di tengah perlambatan ekonomi global yang menekan sektor perpajakan.

    Secara operasional, sinyal efisiensi mulai terdeteksi di berbagai daerah. Muncul laporan dari sektor riil mengenai adanya penyesuaian jadwal penyelesaian kewajiban pada beberapa kegiatan publik. Pihak-pihak yang terlibat dalam rantai pasok pemerintah mulai merasakan adanya instruksi penghematan yang lebih ketat dari biasanya. Narasi mengenai kebijakan "rem darurat" ini semakin mengemuka karena publik merasa belum mendapatkan penjelasan mendalam mengenai strategi mitigasi dalam menutup selisih anggaran yang diprediksi akan muncul.

    Masyarakat kini menantikan transparansi data yang lebih komprehensif untuk menjawab keraguan yang berkembang. Batas waktu tiga bulan ke depan akan menjadi fase pembuktian apakah asumsi pesimis yang viral tersebut memiliki dasar yang kuat atau sekadar kekhawatiran pasar. Tanpa kepastian informasi dan jaminan data yang valid, spekulasi mengenai ketahanan anggaran akan terus menjadi bola liar yang berpotensi memicu ketidakpastian ekonomi di tingkat akar rumput,” begitu narasi dituliskan pada keterangan unggahan.

    Sampai artikel ini ditulis pada Jumat (24/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 2447 likes, 333 komentar, dan 111,3 ribu kali ditayangkan. Kolom komentar terbagi dua, sebagian masyarakat mempercayai informasi tersebut dan mengkritik program pemerintah yang dirasa merugikan, sementara yang lainnya mempertanyakan kebenaran dari informasi tersebut.

    Lantas, benarkah APBN RI hanya cukup untuk 3 bulan dan rupiah bisa menyentuh Rp20 ribu?

    Baca juga:Purbaya Yakin Inflasi Terkendali & Defisit APBN di Bawah 3%

    Periksa Fakta APBN RI Cukup 3 Bulan. foto/Hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan video asli. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Kami justru diarahkan pada akun Instagram @indonesiago.ig yang menampilkan gambar asli pada unggahannya. Pada tayangan foto salindia ke-3 terlihat foto serupa seperti unggahan yang beredar. Terlihat Purbaya hadir dalam Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa (23/09/2025) yang resmi mengesahkan RUU APBN 2026 menjadi Undang-Undang. Keputusan ini telah disetujui semua fraksi di DPR RI. Dengan begitu, APBN 2026 sah menjadi landasan fiskal pertama bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

    Dalam pidatonya, Menkeu Purbaya mengapresiasi sinergi serta kerja sama dari seluruh pimpinan dan anggota DPR RI dalam proses pembahasan yang berlangsung konstruktif. Menkeu tegaskan APBN 2026 diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

    “APBN 2026 didesain untuk mendorong aktivitas ekonomi berjalan lebih cepat dan tumbuh lebih tinggi. Dengan fokus pada penguatan sektor riil serta daya beli masyarakat untuk mengakselerasi tercapainya kesejahteraan yang berkeadilan,” begitu keterangan Purbaya.

    Dalam rapat tersebut, Purbaya justru mendorong APBN 2026 untuk pertumbuhan inklusif dan berkeadilan. APBN 2026 juga menegaskan visi pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan, energi dan pembangunan ekonomi Indonesia yang tangguh, mandiri dan sejahtera. Purbaya tidak mengatakan APBN RI hanya cukup untuk tiga bulan.

    Lebih lanjut, Tirto mencoba menuliskan kata kunci “Rapat Paripurna DPR RI yang resmi mengesahkan RUU APBN 2026.” Hasil penelusuran mengarah pada laman Kementerian Keuangan. Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa (23/09) resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 menjadi Undang-Undang. Dengan demikian, APBN 2026 sah menjadi landasan fiskal pertama bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

    Kementerian Keuangan menegaskan bahwa Menkeu Purbaya memastikan APBN Triwulan I 2026 solid, penerimaan pajak tumbuh 20,7%. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia tetap solid dan mampu menjadi shock absorber di tengah ketidakpastian geopolitik global. Dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Senin (06/04), Menkeu memaparkan kinerja positif ekonomi nasional yang didukung oleh pertumbuhan penerimaan negara yang kuat pada triwulan I 2026.

    Hingga akhir Maret 2026, pendapatan negara tercatat mencapai Rp574,9 triliun, atau tumbuh 10,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lonjakan pendapatan ini utamanya didorong oleh sektor perpajakan yang menunjukkan kualitas basis pajak yang semakin kuat dan pertumbuhan penerimaan pajak secara keseluruhan sebesar 20,7 persen

    “Keadaan APBN kita masih terjaga. Kita sudah hitung dengan teliti pertahanan berlapis-lapis untuk memastikan ekonomi kita aman dan rakyat terlindungi,” begitu jelas Purbaya.

    Melansir laman resmi PPID Kementerian Keuangan dan akun Instagram @kemenkeu.prime, berita yang beredar mengenai APBN RI hanya cukup untuk 3 bulan dan rupiah bisa menyentuh Rp20 ribu per dolar AS merupakan berita tidak benar.

    Kemenkeu mengimbau agar masyarakat waspada terhadap berbagai penipuan yang mengatasnamakan pejabat/pegawai Kementerian Keuangan. Adapun informasi seputar keuangan negara atau Kementerian Keuangan yang terindikasi hoaks atau penipuan, Sobatkeu dapat melaporkannya melalui Pusat Kontak Layanan Kemenkeu PRIME melalui telepon 134, email kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id, atau menu "Hubungi Kami" pada situs www.kemenkeu.go.id.

    Baca juga:DPR RI Tegaskan Anggaran Pendidikan APBN 2026 Konstitusional

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyatakan bahwa APBN RI hanya cukup untuk 3 bulan dan rupiah bisa menyentuh Rp20 ribu per dolar AS adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Gambar asli yaitu Rapat Paripurna DPR RI Selasa (23/09/2025) resmi mengesahkan RUU APBN 2026 menjadi Undang-Undang. Menkeu tegaskan APBN 2026 diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

    Tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut, dan Purbaya justru menyatakan APBN RI masih terjaga. Ia juga menegaskan sudah menghitung dengan teliti pertahanan berlapis-lapis dan memastikan ekonomi di Indonesia aman, serta dipastikan rakyat akan terlindungi.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-33787) Keliru, Australia Umumkan Bantuan Rp50 Juta Dolar Untuk Iran

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/04/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan video beredar di media sosial Facebook mengklaim Australia umumkan beri bantuan kemanusiaan Rp50 juta dolar untuk Iran.



    Unggahan video tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Roky Pranata” (arsip) pada Sabtu (04/04/2026). Unggahan tersebut menampilkan gambar Perdana Menteri Australia ke-31, Anthony Albanese dengan latar belakang bendera Iran dan kondisi bangunan runtuh dan truk bergambarkan bendera Australia.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Australia umumkan bantuan kemanusiaan untuk Iran sebesar Rp 50 juta Dollar. Setelah Spanyol berikan bantuan kemanusiaan ke Iran, kini menyusul Australia juga berikan bantuan 50 juta dollar untuk Iran.” Begitu keterangan tertulis dalam unggahan.
    #inline3 {margin:1.5em auto}
    #inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Dalam video berdurasi 12 detik tersebut juga memperlihatkan gambar jalanan dan ditambahkan foto yang mengklaim seolah-olah Australia memberi bantuan kepada Iran tersebut.
    #inline4 {margin:1.5em 0}
    #inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    ‘TERIMA KASIH AUSTRALIA. Tidak perlu menjadi manusia untuk menjadi baik dan murah hati. Anda hanya perlu akal sehat untuk mengakui bahwa kedaulatan Iran dilanggar melalui pengeboman provokatif, warga yang tidak bersalah menjadi sasaran puluhan tahun hukuman ekonomi yang melumpuhkan hanya karena salah satu yang disebut kekuatan super menganggapnya sebagai ancaman dan menuduh #Iran ingin membangun nuklir. Aku akan mengulangi ini sekali lagi; Bom dan rudal tidak akan merusak perang dunia III. Tapi kemunafikan teman dan penonton bisa menjadi apa yang akhirnya akan dan akan memakan kita semua..” Begitu narasi ditambahkan dalam video.

    Sampai artikel ini ditulis, unggahan tersebut telah mendapatkan 10,3 ribu tanda suka, 564 komentar, 377 kali dibagikan, dan 342 ribu kali ditayangkan. Kolom komentar terbagi dua, masyarakat yang mempercayai informasi tersebut mendukung tindakan Australia dan sebagian lainnya mempertanyakan kebenaran informasi tersebut.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Instagram @syahid_elrumi, @khairulhariansah, dan akun Facebook bernama “Kisah Ulama Dan Sejarah Nusantara”. Semua unggahan tersebut menampilkan foto Anthony Albanese namun dengan tambahan narasi lain terkait Australia memberikan bantuan sebesar 50 juta dolar untuk Iran.

    Lantas, benarkah Australia umumkan beri bantuan Rp 50 juta Dollar untuk Iran?

    Baca juga:Rangkuman Berita Perang Iran Terbaru Hari ke-55

    Periksa Fakta Australia Umumkan Bantuan Kemanusiaan Iran. foto/Hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan video asli. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Kami justru diarahkan pada laman Dubawa, yang menyatakan bahwa ‘False! Australia has not paid $50m to Iran.’ Pemerintah Australia mengambil sikap tegas terhadap Iran dalam konflik Iran-Israel yang sedang berlangsung, Australia memperkuat dukungannya kepada Amerika Serikat dan Israel sambil mengutuk tindakan destabilisasi Teheran di seluruh Timur Tengah.

    Perdana Menteri Anthony Albanese mengumumkan bahwa Australia tidak akan mendukung pemerintah Iran dalam keadaan apa pun. “Rekam jejak panjang Teheran dalam destabilisasi melalui program rudal balistik, ambisi nuklir, dan dukungan terhadap kelompok bersenjata proksi,” begitu alasan yang disampaikan Anthony.

    Dalam pernyataan bersama, pemerintah Australia berpihak pada AS melawan Iran, menyatakan bahwa mereka akan melakukan apapun yang mereka bisa untuk mencegah Iran mengancam perdamaian dan keamanan internasional.

    Menteri Luar Negeri Penny Wong menggemakan sentimen tersebut, menekankan bahwa perilaku Iran menimbulkan ancaman langsung terhadap stabilitas regional dan keamanan Australia sendiri.

    Namun, seorang pengguna Facebook, Shop A3, menuduh bahwa Pemerintah Australia telah memberikan bantuan sebesar $50 juta kepada Iran. Mayoritas pengikut percaya klaim tersebut benar.

    Menurut Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong, bantuan kemanusiaan sebesar $50 juta telah diberikan kepada Afghanistan. Pada Maret 2026, pemerintah Australia mengklarifikasi bahwa mereka tidak akan terlibat dalam perang dengan Iran.

    Namun, mereka mempertimbangkan permintaan bantuan dari negara-negara Timur Tengah yang diserang oleh Iran, menurut Menteri Luar Negeri Penny Wong. Salah satu negara yang mendapat manfaat dari dukungan mereka adalah Afghanistan, dan bukan Iran, seperti yang diklaim.

    Pemerintah Australia akan memberikan tambahan $50 juta dalam bentuk dukungan kemanusiaan kepada rakyat Afghanistan untuk mengatasi situasi yang memburuk di sana. Ini menjadikan total dukungan kemanusiaan yang diberikan kepada rakyat Afghanistan sejak jatuhnya Kabul pada tahun 2021 menjadi $310 juta. Rakyat Afghanistan sedang mengalami salah satu krisis kemanusiaan berkepanjangan terburuk di dunia, yang diperburuk oleh kegagalan Taliban untuk memenuhi kebutuhan dasar.

    “Situasi di Afghanistan sangat buruk. Pemerintah Australia tetap berkomitmen penuh untuk mendukung rakyat Afghanistan, dengan fokus yang kuat pada perempuan dan anak perempuan. Dukungan kemanusiaan Australia akan membantu menyelamatkan nyawa, mengurangi penderitaan, dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak krisis Afghanistan yang sedang berlangsung.” Begitu keterangan Menteri Luar Negeri Penny Wong.

    Dengan demikian, klaim yang menyebutkan Australia mengumumkan bantuan kemanusiaan Rp50 juta dolar untuk Iran adalah tidak benar dan tidak didukung oleh fakta ilmiah.

    Baca juga:Perang Amerika-Iran: Islamabad Bak Dikarantina Imbas Perundingan

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyatakan bahwa Australia umumkan bantuan kemuanusiaan Rp50 juta dolar untuk Iran adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan yang pernah diberikan Australia sebesar $50 juta telah diberikan kepada Afganistan pada Maret 2026. Pemerintah Australia mengklarifikasi bahwa mereka tidak akan terlibat dalam perang dengan Iran.

    Sampai artikel ini ditulis tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-33789) Keliru, Australia Umumkan Bantuan Rp50 Juta Dolar Untuk Iran

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/04/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan video beredar di media sosial Facebook mengklaim Australia umumkan beri bantuan kemanusiaan Rp50 juta dolar untuk Iran.



    Unggahan video tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama “Roky Pranata” (arsip) pada Sabtu (04/04/2026). Unggahan tersebut menampilkan gambar Perdana Menteri Australia ke-31, Anthony Albanese dengan latar belakang bendera Iran dan kondisi bangunan runtuh dan truk bergambarkan bendera Australia.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Australia umumkan bantuan kemanusiaan untuk Iran sebesar Rp 50 juta Dollar. Setelah Spanyol berikan bantuan kemanusiaan ke Iran, kini menyusul Australia juga berikan bantuan 50 juta dollar untuk Iran.” Begitu keterangan tertulis dalam unggahan.
    #inline3 {margin:1.5em auto}
    #inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Dalam video berdurasi 12 detik tersebut juga memperlihatkan gambar jalanan dan ditambahkan foto yang mengklaim seolah-olah Australia memberi bantuan kepada Iran tersebut.
    #inline4 {margin:1.5em 0}
    #inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    ‘TERIMA KASIH AUSTRALIA. Tidak perlu menjadi manusia untuk menjadi baik dan murah hati. Anda hanya perlu akal sehat untuk mengakui bahwa kedaulatan Iran dilanggar melalui pengeboman provokatif, warga yang tidak bersalah menjadi sasaran puluhan tahun hukuman ekonomi yang melumpuhkan hanya karena salah satu yang disebut kekuatan super menganggapnya sebagai ancaman dan menuduh #Iran ingin membangun nuklir. Aku akan mengulangi ini sekali lagi; Bom dan rudal tidak akan merusak perang dunia III. Tapi kemunafikan teman dan penonton bisa menjadi apa yang akhirnya akan dan akan memakan kita semua..” Begitu narasi ditambahkan dalam video.

    Sampai artikel ini ditulis, unggahan tersebut telah mendapatkan 10,3 ribu tanda suka, 564 komentar, 377 kali dibagikan, dan 342 ribu kali ditayangkan. Kolom komentar terbagi dua, masyarakat yang mempercayai informasi tersebut mendukung tindakan Australia dan sebagian lainnya mempertanyakan kebenaran informasi tersebut.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Instagram @syahid_elrumi, @khairulhariansah, dan akun Facebook bernama “Kisah Ulama Dan Sejarah Nusantara”. Semua unggahan tersebut menampilkan foto Anthony Albanese namun dengan tambahan narasi lain terkait Australia memberikan bantuan sebesar 50 juta dolar untuk Iran.

    Lantas, benarkah Australia umumkan beri bantuan Rp 50 juta Dollar untuk Iran?

    Baca juga:Rangkuman Berita Perang Iran Terbaru Hari ke-55

    Periksa Fakta Australia Umumkan Bantuan Kemanusiaan Iran. foto/Hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan video asli. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Kami justru diarahkan pada laman Dubawa, yang menyatakan bahwa ‘False! Australia has not paid $50m to Iran.’ Pemerintah Australia mengambil sikap tegas terhadap Iran dalam konflik Iran-Israel yang sedang berlangsung, Australia memperkuat dukungannya kepada Amerika Serikat dan Israel sambil mengutuk tindakan destabilisasi Teheran di seluruh Timur Tengah.

    Perdana Menteri Anthony Albanese mengumumkan bahwa Australia tidak akan mendukung pemerintah Iran dalam keadaan apa pun. “Rekam jejak panjang Teheran dalam destabilisasi melalui program rudal balistik, ambisi nuklir, dan dukungan terhadap kelompok bersenjata proksi,” begitu alasan yang disampaikan Anthony.

    Dalam pernyataan bersama, pemerintah Australia berpihak pada AS melawan Iran, menyatakan bahwa mereka akan melakukan apapun yang mereka bisa untuk mencegah Iran mengancam perdamaian dan keamanan internasional.

    Menteri Luar Negeri Penny Wong menggemakan sentimen tersebut, menekankan bahwa perilaku Iran menimbulkan ancaman langsung terhadap stabilitas regional dan keamanan Australia sendiri.

    Namun, seorang pengguna Facebook, Shop A3, menuduh bahwa Pemerintah Australia telah memberikan bantuan sebesar $50 juta kepada Iran. Mayoritas pengikut percaya klaim tersebut benar.

    Menurut Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong, bantuan kemanusiaan sebesar $50 juta telah diberikan kepada Afghanistan. Pada Maret 2026, pemerintah Australia mengklarifikasi bahwa mereka tidak akan terlibat dalam perang dengan Iran.

    Namun, mereka mempertimbangkan permintaan bantuan dari negara-negara Timur Tengah yang diserang oleh Iran, menurut Menteri Luar Negeri Penny Wong. Salah satu negara yang mendapat manfaat dari dukungan mereka adalah Afghanistan, dan bukan Iran, seperti yang diklaim.

    Pemerintah Australia akan memberikan tambahan $50 juta dalam bentuk dukungan kemanusiaan kepada rakyat Afghanistan untuk mengatasi situasi yang memburuk di sana. Ini menjadikan total dukungan kemanusiaan yang diberikan kepada rakyat Afghanistan sejak jatuhnya Kabul pada tahun 2021 menjadi $310 juta. Rakyat Afghanistan sedang mengalami salah satu krisis kemanusiaan berkepanjangan terburuk di dunia, yang diperburuk oleh kegagalan Taliban untuk memenuhi kebutuhan dasar.

    “Situasi di Afghanistan sangat buruk. Pemerintah Australia tetap berkomitmen penuh untuk mendukung rakyat Afghanistan, dengan fokus yang kuat pada perempuan dan anak perempuan. Dukungan kemanusiaan Australia akan membantu menyelamatkan nyawa, mengurangi penderitaan, dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak krisis Afghanistan yang sedang berlangsung.” Begitu keterangan Menteri Luar Negeri Penny Wong.

    Dengan demikian, klaim yang menyebutkan Australia mengumumkan bantuan kemanusiaan Rp50 juta dolar untuk Iran adalah tidak benar dan tidak didukung oleh fakta ilmiah.

    Baca juga:Perang Amerika-Iran: Islamabad Bak Dikarantina Imbas Perundingan

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyatakan bahwa Australia umumkan bantuan kemuanusiaan Rp50 juta dolar untuk Iran adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan yang pernah diberikan Australia sebesar $50 juta telah diberikan kepada Afganistan pada Maret 2026. Pemerintah Australia mengklarifikasi bahwa mereka tidak akan terlibat dalam perang dengan Iran.

    Sampai artikel ini ditulis tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-33705) Keliru, Rudal Israel Hantam Kedutaan Korea Utara di Teheran

    Sumber:
    Tanggal publish: 23/04/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan video beredar di media sosial Facebook yang mengklaim Israel melakukan kesalahan besar karena rudal Israel menghantam gedung kedutaan Korea Utara di Teheran.



    Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama “Aal Septian” (arsip) pada Minggu (15/04/2026). Dalam unggahan disebutkan bahwa rudal nyasar menghantam gedung kedutaan Korea Utara di Teheran secara tidak sengaja.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Israel melakukan kesalahan besar rudal Israel secara tidak sengaja menghantam gedung kedutaan Korea Utara di Taheran. Lah, ko serangannya makin kesini makin ngaur Israel. Bagaimana nanti kedepannya setelah kedutaan Korea Utara dapat serangan dari Israel,” begitu narasi dalam gambar unggahan.
    #inline3 {margin:1.5em auto}
    #inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Pengunggah juga menambahkan bahwa serangan rudal tersebut terjadi secara tidak sengaja. Gambar dalam video memperlihatkan Kim Jong Un sedang menunjuk Benjamin Netanyahu dengan latar belakang gedung yang hancur.
    #inline4 {margin:1.5em 0}
    #inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Rudal israel secara tidak sengaja menghantam gedung kedutaan besar korea utara di taheran,” begitu narasi dituliskan pengunggah.

    Sampai artikel ini ditulis pada Rabu (22/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 295 likes, 17 komentar, 7 kali dibagikan, dan 67 ribu kali ditayangkan. Unggahan serupa juga ditemukan pada akun Facebook ini. Walaupun diunggah dengan gambar relatif berbeda dan caption tambahan "KIM JONG UN IKUTAN AHH

    "

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Baca juga:Korea Utara Dukung Mojtaba Khamenei Jadi Pemimpin Tertinggi Iran

    periksa fakta Israel Bom Kedubes Korut.

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan video asli. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Kami justru diarahkan pada laman Tempo yang menyatakan bahwa bukan Kedutaan Besar Korea Utara yang terkena serangan, melainkan Kedutaan Besar Korea Selatan yang lokasinya berdekatan dengan titik ledakan rudal Israel. Narasi yang mengatakan rudal Israel tanpa sengaja menyasar Kedubes Korea Utara di Teheran adalah hoaks.

    Menurut Snopes, peta lokasi tersebut dirilis guna membuktikan posisi Kedutaan Besar Korea Utara tidak berada di sekitar area pengeboman Israel dan Amerika Serikat di Teheran. Ledakan tersebut terjadi di dekat gedung Kedutaan Besar Korea Selatan di Teheran pada 10 Maret 2026, bukan menyasar kantor perwakilan Korea Utara. Insiden ini pecah di tengah memanasnya konflik antara Israel dan Amerika Serikat melawan Iran yang terjadi sejak 28 Februari lalu.

    Lebih lanjut, Tirto mengamati gambar pada video tersebut. Gambar terlihat tidak proporsional dan tidak nyata. Berdasarkan hasil pengamatan tersebut, Tirto menduga konten suara dibuat oleh akal imitasi (AI). Untuk memastikannya, kami menggunakan Hive Moderation. Berdasarkan hasil pengecekan, probabilitas penggunaan AI pada gambar tersebut terdeteksi tinggi, yakni 99,9 persen, yang mengindikasikan bahwa suara dalam konten tersebut kemungkinan besar merupakan hasil rekayasa, bukan gambar asli Netanyahu dan Kim Jong Un.

    Dalam laporan FN News dan sejumlah media Korea, foto ledakan tersebut berasal dari Kementerian Luar Negeri Korea Selatan. Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Cho Hyun, menegaskan pada 17 Maret 2026 bahwa negaranya bukan musuh Iran. Menurut Cho, kedutaan mereka adalah salah satu kantor diplomatik asing yang masih bertahan di Teheran.

    Dengan demikian, klaim yang menyebutkan rudal Israel secara tidak sengaja menghantam gedung kedutaan Korea Utara di Teheran adalah tidak benar dan tidak didukung fakta ilmiah. Sampai artikel ini ditulis, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Baca juga:Update Perang Iran-AS: Trump Umumkan Perpanjang Gencatan Senjata

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyatakan bahwa rudal Israel secara tidak sengaja menghantam gedung Kedutaan Korea Utara di Teheran adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Gambar yang digunakan di dalam video bukan merupakan gambar asli, melainkan dibuat menggunakan AI.

    Foto ledakan tersebut berasal dari Kementerian Luar Negeri Korea Selatan. Ledakan tersebut terjadi di dekat gedung Kedutaan Besar Korea Selatan di Teheran pada 10 Maret 2026, bukan menyasar kantor perwakilan Korea Utara.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan