• (GFD-2025-31275) Hoaks Video Uang Hanyut di Tengah Banjir

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/12/2025

    Berita

    tirto.id - Bencana banjir di Sumatra pada akhir November 2025 menjadi duka bagi banyak kelompok masyarakat. Di media sosial sejumlah narasi tak berdasar terkait bencana alam ini pun banyak beredar.

    ADVERTISEMENT

    Teranyar, Tirto menemukan sebuah narasi yang menyebut adanya uang yang ikut hanyut dalam sebuah bencana banjir. Dalam video sekitar 15 detik tersebut, terlihat seorang perempuan tengah bersukacita memungut uang pecahan Rp100 ribu itu.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Video tersebut muncul beriringan dengan peristiwa banjir bandang di Sumatera, sehingga memunculkan anggapan bahwa adegan dalam video itu berkaitan langsung dengan bencana yang terjadi pada akhir November tersebut.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Unggahan video ini dibagikan oleh akun YouTube @oviarislinaMomoy (arsip) pada Sabtu (6/12/2025). “MasyaAllah disaat ada b3nc4n4 tpi Allah ksih rezki tak terdug4.” tulis teks dalam video tersebut, dengan upaya menyamarkan beberapa kata.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta Uang masuk ke rumah saat banjir. foto/hotline periksa fakta tirto

    Hingga Selasa (16/12/2025), video ini telah ditonton 542.758 kali, memperoleh setidaknya seribu tanda suka, dan 54 komentar. Video serupa juga ditemukan di media sosial Facebook dari unggahan berikut dan di unggahan ini.

    ADVERTISEMENT

    Lantas, bagaimana kebenaran dari video tersebut?

    Hasil Cek Fakta

    Tirto menonton secara utuh video berdurasi 15 detik tersebut. Dari hasil pengamatan, ditemukan sejumlah kejanggalan visual yang mengarah pada dugaan rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI).

    Kecurigaan terlihat dari perbedaan ketinggian air antara bagian dalam ruangan dan area depan tempat perempuan tersebut berada. Air yang mengalir, terlihat tidak mengenai tubuh perempuan yang mengambil uang yang tercecer.

    Tirto kemudian mencoba melakukan pemindaian menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil pengolahan mesin pemindai menyimpulkan 99,9 persen kemungkinan konten mengandung hasil karya AI atau konten deepfake.

    Bukti Hive Uang Banjir. foto/Hotline periksa fakta tirto

    Penelusuran lebih lanjut melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media nasional terkait peristiwa uang hanyut dalam banjir bandang sebagaimana ditampilkan dalam video.

    Sebaliknya, Kementerian Komunikasi dan Digital, bahkan sudah memberikan label hoaks untuk video tersebut.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video yang memperlihatkan seorang perempuan mengambil uang yang hanyut di tengah banjir bandang di Sumatera adalah tidak benar dan menyesatkan (false and misleading).

    Video tersebut sangat kuat diduga merupakan konten hasil rekayasa kecerdasan buatan . Selain itu, tidak ditemukan informasi pendukung dari sumber resmi maupun pemberitaan media arus utama yang memverifikasi kebenaran peristiwa sebagaimana ditampilkan dalam video tersebut.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2025-31274) Salah, Prabowo Pecat Bahlil karena Keliru Soal Listrik Aceh

    Sumber:
    Tanggal publish: 16/12/2025

    Berita

    tirto.id - Bencana banjir yang melanda Aceh dan Sumatra pada akhir November 20205 masih terus menjadi pembicaraan publik. Pemerintah hingga saat ini terus berupaya mengatasi keperluan harian para penyintas dan memulihkan infrastruktur vital usai terjangan banjir. Presiden Prabowo Subianto bahkan beberapa kali berkunjung langsung ke Aceh dan Sumatra untuk meninjau langsung keadaan warga yang terdampak.

    ADVERTISEMENT

    Namun demikian, beberapa narasi yang berlalu lalang di jagat maya terkait isu banjir di Aceh dan Sumatra perlu diperiksa kebenarannya.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Teranyar, di Facebook, beredar sebuah unggahan yang berisi klaim bahwa Presiden RI, Prabowo Subianto, telah memecat Menteri ESDM Bahlil Lahadalia karena berbohong soal kondisi pemulihan listrik di Aceh usai banjir melanda. Narasi ini dilengkapi dengan gambar Prabowo dan Bahlil tengah bersalaman.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    “Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebutkan kondisi listrik di Aceh sudah pulih 93 persen dan menyala tadi malam. Namun hingga kini listrik masih mengalami pemadaman bergilir. Warga disebut kecewa,” tulis akun pengunggah bernama “Mataberita” (arsip) dalam caption penyerta.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Akun tersebut juga menyertakan tagar: #interaksi #sorotan #prabowopecatbahlil #bahlil #viral.

    Sementara unggahannya yang berbentuk foto, disertai dengan tajuk berbunyi, ‘PRABOWO PECAT BAHLIL DARI KURSI MENTERI’. Disertai dengan sub-judul: “Bohongi Presiden Prabowo dan Warga Aceh soal Kondisi Listrik di Aceh Sudah Pulih 93 Persen dan Menyala”.

    ADVERTISEMENT

    Periksa Fakta Hoaks Prabowo Pecat Bahlil karena Berbohong soal Listrik di Aceh.

    Hingga Senin (15/12/2025), unggahan yang disebarkan pada Rabu (10/12/2025) ini telah mendapatkan lebih dari 24 ribu tanda suka, dan dikomentari oleh 7,4 ribu pengguna. Unggahannya juga dibagikan sebanyak 779 kali.

    Narasi serupa juga dapat ditemukan di unggahan akun Facebook lain, seperti di sini dan sini.

    Lantas, bagaimana fakta sebenarnya? Benarkah Prabowo memecat Bahlil karena dianggap berbohong soal kondisi pemulihan listrik di Aceh setelah banjir?

    Hasil Cek Fakta

    Pertama-tama Tim Riset Tirto melakukan Google Reverse Image pada gambar unggahan di Facebook yang beredar, dan kami diarahkan pada sebuah foto yang ada di laman Antaranews. Foto tersebut sama persis seperti yang diunggah di Facebook, namun memiliki konteks yang sama sekali berbeda.

    Dalam berita aslinya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia bersama para pengurus inti dari Dewan Pengurus Partai menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Agustus lalu, untuk melakukan silaturahmi. Bahlil beserta rombongan yang mengenakan jas kuning tiba bersama di halaman Istana sekitar pukul 12.45 WIB dengan menggunakan Mercedes Benz Sprinter.

    Baca juga:Bahlil Klaim RI Akan Berhenti Impor Solar Tahun Depan

    Pada momen itu, sebagai mitra koalisi pemerintah, Golkar menyampaikan berbagai masukan yang konstruktif, sekaligus menegaskan kembali komitmen mereka dalam mendukung program-program prioritas pemerintah Prabowo-Gibran.

    Dengan demikian, foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook sama sekali tidak ada kaitannya dengan narasi Prabowo memecat Bahlil karena berbohong soal kondisi listrik di Aceh.

    Selain itu, Tirto juga mencari pemberitaan kredibel lewat Google untuk mengecek klaim narasi di Facebook. Alhasil, tidak ada sama sekali pemberitaan maupun pernyataan resmi dari pemerintah RI yang mendukung dan memverifikasi klaim pemecatan Bahlil.

    Di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga kini.

    Bahkan, Tirto menemukan artikel dari Kementerian Komunikasi dan Digital yang menegaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks.

    “Sampai saat ini, tidak ada perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pasca bencana banjir di Provinsi Sumatra,” tulis Komdigi.

    Sebagai konteks, dalam kunjungan ke Aceh, Minggu (7/12/2025) lalu, Prabowo sempat menanyakan kepada Bahlil soal kondisi listrik di Aceh. Bahlil lantas menjawab bahwa 93 persen listrik di Aceh akan segera menyala pada malam itu. Kenyataannya, masih banyak wilayah Aceh yang mengalami listrik padam.

    Teranyar, Bahlil mengklarifikasi pernyataannya soal sistem kelistrikan di Provinsi Aceh yang sudah menyala 93 persen. Ia mengatakan terdapat salah perhitungan oleh PT PLN (Persero) ihwal perbaikan jaringan listrik di Aceh pasca dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Bahlil mengatakan dia memahami kekecewaan masyarakat Aceh atas keandalan listrik yang belum sepenuhnya pulih.

    "Apabila pelayanan belum maksimal, kami menyampaikan permohonan maaf," kata dia dalam konferensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Selasa, (9/12/2025).

    Di sisi lain, PT PLN juga melontarkan permohonan maaf ke masyarakat karena kekeliruan dalam memberikan data kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PLN Darmawan Prasodjo.

    Ia menjelaskan, meskipun jaringan sudah tersambung kembali secara fisik, namun aliran listrik ternyata belum bisa digunakan sebagaimana mestinya. Aliran listrik ini, sambungnya, ternyata masih perlu disambungkan secara sistem.

    “Dalam proses ini kami beri informasi yang tidak akurat kepada Menteri ESDM. Begitu transmisi tersambung secara fisik, kami perlu menyambung secara sistem,” ujar dia dalam keterangan daring, Selasa (9/12/2025).

    Namun, kekeliruan ini tak berujung pada pemecatan. Tidak ada klaim yang mendukung narasi bahwa Prabowo memecat Bahlil setelah keliru dalam pernyataannya soal kondisi listrik di Aceh pasca banjir.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa foto dengan narasi Presiden Prabowo memecat Bahlil usai berbohong soal kondisi listrik di Aceh pasca banjir bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).

    Foto yang ditampilkan dalam unggahan Facebook itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan bencana banjir di Aceh. Konteks asli foto tersebut adalah kunjungan Golkar menghadap Prabowo pada Agustus lalu sebagai parpol mitra pemerintah.

    Meski Bahlil memang mengakui adanya kekeliruan dalam pernyataan soal kelistrikan di Aceh setelah banjir, di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil juga tercatat masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga kini.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2025-31273) Hoaks BMKG Deteksi Ancaman Squall Line pada Malam Tahun Baru

    Sumber:
    Tanggal publish: 31/12/2025

    Berita

    tirto.id - Sejumlah bencana alam menimpa sejumlah wilayah di Indonesia pada akhir tahun 2025. Banjir dan longsor di Sumatra menjadi salah satu yang mendapat sorotan besar. Namun, terdapat pula sejumlah bencana alam di berbagai wilayah Tahan Air.

    ADVERTISEMENT

    Di Facebook, sebuah unggahan menyebut adanya fenomena Squall Line alias garis badai memanjang di Samudra Hindia. Bahaya dari fenomena alam itu disebut sedang bergerak menuju pesisir selatan dan utara Pulau Jawa di hari terakhir tahun 2025.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Jakarta siaga satu! BMKG Deteksi "squall line" raksasa mengarah ke Jawa, malam tahun baru terancam badai ekstrem?" begitu tulis pesan unggahan akun “Neotive” (arsip) di Facebook, Minggu (28/12/2025).

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Unggahan tersebut juga menjelaskan kalau garis badai tersebut terdeteksi dari citra satelit yang memperlihatkan barisan awan Cumulonimbus (Cb) yang sangat padat dan panjang, “yang berpotensi membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir tepat pada tanggal 31 Desember malam hingga 1 Januari pagi,” begitu tulis penjelasan unggahan tersebut.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta BMKG Squall Line.

    Sampai dengan Rabu (31/12/2025), unggahan tersebut telah mengumpulkan 6.700 tanda suka 1.000 komentar dan 1.400 kali dibagikan ulang.

    ADVERTISEMENT

    Lalu bagaimana kebenaranya? Benarkah BMKG mendeteksi fenomena “squall line” di pulau Jawa?

    Hasil Cek Fakta

    Tirto mencoba memverifikasi informasi tersebut dengan menelusuri pengumuman resmi dari BMKG. Di akun Instagram resmi mereka terdapat informasi yang langsung membantah narasi ini.

    Dalam pengumuman BMKG pada Rabu (31/12/2025), sekitar pukul 12 siang, disebutkan narasi soal deteksi "Squall Line" pada malam pergantian tahun adalah hoaks. “???? ????? ?????? merilis pernyataan atau peringatan dini seperti yang beredar terkait: terdeteksinya Squall Line, ancaman badai ekstrem khusus malam 31 Desember 2025-1 Januari 2026, imbauan resmi BMKG dengan narasi tersebut,” tulis informasi dari akun bercentang biru tersebut.

    Mereka juga menegaskan tidak perna menyebarkan rilis resmi soal adanya fenomena Squall Line seperti yang disebutkan dalam unggahan tersebut.

    BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Selalu cek sumber resmi BMKG untuk mendapatkan info cuaca yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Adapun kanal resmi mereka mencakup::

    Website: bmkg.go.idMedia sosial: @infoBMKGAplikasi Info BMKG

    ​​Informasi BMKG di akun Instagram dikutip, Rabu, wilayah DKI yang meliputi Jakarta Barat, Timur, Pusat, Utara, Selatan, dan Kabupaten Kepulauan Seribu pada pagi hari diguyur hujan intensitas ringan.

    Pada Rabu siang, hujan masih mengguyur semua wilayah DKI dengan intensitas ringan hingga sedang. Beranjak pada sore hari, Jakarta masih masih diguyur hujan.

    Langit Jakarta pada malam pergantian tahun akan diguyur hujan hingga malam hari dengan intensitas ringan. Diketahui bahwa hujan dengan intensitas ringan menurunkan air kurang dari 1-5 mm (milimeter) per jam.

    Kesimpulan

    Narasi soal BMKG mendeteksi "Squall Line" raksasa yang mengarah ke Pulau Jawa pada malam tahun baru 2026 bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).

    Pihak BMKG mengatakan tidak pernah merilis pernyataan atau peringatan dini soal Squall Line dan ancaman badai ekstrem pada malam pergantian tahun 2026. Perkiraan cuaca BMKG, cuaca pada Rabu (31/12/2026) di wilayah sekitar Jakarta akan diguyur hujan ringan dengan intensitas kurang dari 1-5 mm per jam.

    Rujukan

  • (GFD--31272) Cek Fakta: Viral Klaim Bom Bunuh Diri di Bandara Hang Nadim Batam, Benarkah?

    Sumber:

    Berita

    SuaraJakarta.id - Sebuah kabar mengejutkan ramai beredar di media sosial terkait sebuah bom bunuh diri di Bandara Hang Nadim, Batam. Unggahan itu menyertakan narasi dramatis dan disebutkan bahwa peristiwa itu baru saja terjadi, lengkap dengan video serta komentar dari warganet yang ikut menyebarkannya.

    Informasi seperti ini tentunya memicu kekhawatiran dan kepanikan publik terutama bagi keluarga dan calon penumpang yang akan bepergian. Namun sebelum mengambil kesimpulan atau ikut menyebarkannya, simak dulu hasil cek fakta yang sebenarnya. Karena menurut pemeriksaan fakta, klaim itu TIDAK BENAR.

    tirto.id - Bencana banjir dan longsor yang menimpa tiga provinsi di Sumatra terus mendapat perhatian dari publik internasional. Beragam bantuan ke Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat juga terus berdatangan dari berbagai pihak global. ADVERTISEMENT Di media sosial, beredar sebuah unggahan yang mengklaim bahwa aktor asal Hong Kong, Jackie Chan, mengunjungi Aceh untuk memberikan bantuan pascabanjir. Klaim tersebut disebarkan oleh akun Facebook “Krisna Seri Simdanjuntak” (arsip), Senin (22/12/2025).

    Unggahan yang viral di Facebook, TikTok, dan platform lain menulis narasi yang kurang lebih demikian:

    Unggahan ini disertai video singkat dan teks yang dramatis, membuat banyak orang penasaran dan ikut membagikannya tanpa verifikasi.

    Setelah dilakukan pengecekan oleh tim pemeriksa fakta TurnBackHoax.ID / Mafindo, klaim itu tidak terbukti benar. Berikut temuan pentingnya:

    Dengan demikian, klaim yang beredar di media sosial tersebut tidak akurat dan tidak berdasarkan fakta di lapangan.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan

    Klaim bahwa terjadi bom bunuh diri di Bandara Hang Nadim Batam adalah SALAH.

    Informasi tersebut tidak pernah dilaporkan oleh media massa besar, aparat keamanan, atau pihak resmi bandara. Video serta narasi yang tersebar hanyalah konten menyesatkan yang bisa memicu kekhawatiran publik tanpa dasar fakta.

    Mengapa Klaim Ini Menyesatkan?Unggahan seperti ini sering memanfaatkan:

    1. isu teror yang sensitif sehingga cepat memancing emosi publik,2. video tanpa konfirmasi sumber atau konteks yang jelas,3. narasi provokatif yang seolah memberikan “informasi penting”.Padahal, informasi soal kejadian besar seperti bom bunuh diri selalu diikuti oleh rilis resmi dari aparat keamanan dan media utama, yang keduanya tidak ditemukan terkait kasus ini.

    Tips Cek Fakta Sebelum Share Informasi SensasionalSebelum Anda menyebarkan konten sensasional seperti ini:

    1. Cek apakah media massa nasional melaporkan kejadian tersebut.2. Pastikan rilis resmi dari aparat keamanan atau otoritas setempat (polisi/provost bandara).3. Waspa