• (GFD-2026-33746) [PENIPUAN] Video "Sandiaga Uno Promosikan Platform Investasi Pemerintah"

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 24/04/2026

    Berita

    Akun Facebook “Serigrafia 3arroyos” pada Senin (20/4/2026) membagikan video [arsip] dengan narasi:

    “PLATFORM INVESTASI YANG DIDANAI PEMERINTAH INI MENJAMIN PENDAPATAN SEBESAR 21.000.000 IDR PER MINGGU INVESTASIKAN 4.300.000 IDR HARI INI DAN TERIMA PEMBAYARAN PERTAMA ANDA DI REKENING BANK ANDA BESOK!

    Unggahan disertai takarir:

    Program bantuan ekonomi dari perusahaan energi nasional yang andal”

    Per Jumat (24/4/2026) konten tersebut telah mendapat lebih dari 1.000-an tanda suka dan menuai 67 komentar dari pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memeriksa konten menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Diketahui, konten yang beredar merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,2 persen.

    TurnBackHoax lalu memeriksa tangkapan layar konten menggunakan Google Lens. Hasil penelusuran mengarah ke video di kanal YouTube Bahana Sekuritas berjudul “Sandiaga Uno: Cuan Besar Percuma Kalau Hidup Hampa | DXtraordinary Minds Ep 16”, tayang Minggu (5/4/2026). Konteks asli video adalah momen Sandiaga Uno membedah konsep “Purpose-Driven Investing” agar investasi tidak hanya menghasilkan uang, namun juga memberi dampak dan warisan kebaikan. 

    Sepanjang video, tidak ditemukan momen Sandiaga Uno mempromosikan platform investasi pemerintah seperti yang diklaim pada unggahan akun Facebook “Serigrafia 3arroyos”.

    Kesimpulan

    Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,2 persen. Unggahan video berisi klaim “Sandiaga Uno promosikan platform investasi pemerintah” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-33747) Salah, Narasi Sebut APBN RI Hanya Cukup 3 Bulan

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/04/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah unggahan beredar di media sosial TikTok mengklaim Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia hanya cukup untuk 3 bulan dan rupiah bisa menyentuh Rp20 ribu per dolar AS.



    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun TikTok bernama @investoria.co, (arsip) pada Rabu (23/04/2026). Unggahan tersebut menampilkan gambar Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa tengah berbicara dalam suatu rapat.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “23 April 2026. APBN RI Hanya Cukup untuk 3 Bulan, Rupiah Bisa Sentuh Rp20.000,” begitu narasi tertulis dalam gambar.
    #inline3 {margin:1.5em auto}
    #inline3 img{margin: 0 auto;max-width:300px !important;}

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Pengunggah juga menuliskan keterangan bahwa kesehatan keuangan nasional kini menjadi perbincangan hangat seiring munculnya analisis publik terkait sinkronisasi beban belanja besar dengan ketersediaan ruang fiskal hingga periode Juli 2026. Dengan alokasi program strategis yang menyerap dana sangat masif setiap harinya, muncul kalkulasi independen yang menyoroti potensi tekanan likuiditas dalam jangka pendek.
    #inline4 {margin:1.5em 0}
    #inline4 img{max-width:300px !important;margin:auto;display:block;}

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Jika keseimbangan kas ini tidak segera diperkuat, kemampuan anggaran negara dalam menjaga momentum pertumbuhan di kuartal mendatang dikhawatirkan akan menemui tantangan besar.

    Kondisi tersebut mulai mempengaruhi persepsi pasar, dimana proyeksi pelemahan nilai tukar ke arah angka psikologis baru mulai dibahas sebagai risiko makro yang perlu diwaspadai. Tekanan terhadap mata uang dipicu oleh lonjakan beban impor energi dan sentimen publik terhadap fleksibilitas anggaran. Sejumlah pengamat menyoroti bahwa logika ekspansi belanja saat ini perlu diimbangi dengan realisasi pendapatan yang kuat, terutama di tengah perlambatan ekonomi global yang menekan sektor perpajakan.

    Secara operasional, sinyal efisiensi mulai terdeteksi di berbagai daerah. Muncul laporan dari sektor riil mengenai adanya penyesuaian jadwal penyelesaian kewajiban pada beberapa kegiatan publik. Pihak-pihak yang terlibat dalam rantai pasok pemerintah mulai merasakan adanya instruksi penghematan yang lebih ketat dari biasanya. Narasi mengenai kebijakan "rem darurat" ini semakin mengemuka karena publik merasa belum mendapatkan penjelasan mendalam mengenai strategi mitigasi dalam menutup selisih anggaran yang diprediksi akan muncul.

    Masyarakat kini menantikan transparansi data yang lebih komprehensif untuk menjawab keraguan yang berkembang. Batas waktu tiga bulan ke depan akan menjadi fase pembuktian apakah asumsi pesimis yang viral tersebut memiliki dasar yang kuat atau sekadar kekhawatiran pasar. Tanpa kepastian informasi dan jaminan data yang valid, spekulasi mengenai ketahanan anggaran akan terus menjadi bola liar yang berpotensi memicu ketidakpastian ekonomi di tingkat akar rumput,” begitu narasi dituliskan pada keterangan unggahan.

    Sampai artikel ini ditulis pada Jumat (24/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 2447 likes, 333 komentar, dan 111,3 ribu kali ditayangkan. Kolom komentar terbagi dua, sebagian masyarakat mempercayai informasi tersebut dan mengkritik program pemerintah yang dirasa merugikan, sementara yang lainnya mempertanyakan kebenaran dari informasi tersebut.

    Lantas, benarkah APBN RI hanya cukup untuk 3 bulan dan rupiah bisa menyentuh Rp20 ribu?

    Baca juga:Purbaya Yakin Inflasi Terkendali & Defisit APBN di Bawah 3%

    Periksa Fakta APBN RI Cukup 3 Bulan. foto/Hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan video asli. Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Kami justru diarahkan pada akun Instagram @indonesiago.ig yang menampilkan gambar asli pada unggahannya. Pada tayangan foto salindia ke-3 terlihat foto serupa seperti unggahan yang beredar. Terlihat Purbaya hadir dalam Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa (23/09/2025) yang resmi mengesahkan RUU APBN 2026 menjadi Undang-Undang. Keputusan ini telah disetujui semua fraksi di DPR RI. Dengan begitu, APBN 2026 sah menjadi landasan fiskal pertama bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

    Dalam pidatonya, Menkeu Purbaya mengapresiasi sinergi serta kerja sama dari seluruh pimpinan dan anggota DPR RI dalam proses pembahasan yang berlangsung konstruktif. Menkeu tegaskan APBN 2026 diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

    “APBN 2026 didesain untuk mendorong aktivitas ekonomi berjalan lebih cepat dan tumbuh lebih tinggi. Dengan fokus pada penguatan sektor riil serta daya beli masyarakat untuk mengakselerasi tercapainya kesejahteraan yang berkeadilan,” begitu keterangan Purbaya.

    Dalam rapat tersebut, Purbaya justru mendorong APBN 2026 untuk pertumbuhan inklusif dan berkeadilan. APBN 2026 juga menegaskan visi pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan, energi dan pembangunan ekonomi Indonesia yang tangguh, mandiri dan sejahtera. Purbaya tidak mengatakan APBN RI hanya cukup untuk tiga bulan.

    Lebih lanjut, Tirto mencoba menuliskan kata kunci “Rapat Paripurna DPR RI yang resmi mengesahkan RUU APBN 2026.” Hasil penelusuran mengarah pada laman Kementerian Keuangan. Rapat Paripurna DPR RI pada Selasa (23/09) resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 menjadi Undang-Undang. Dengan demikian, APBN 2026 sah menjadi landasan fiskal pertama bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

    Kementerian Keuangan menegaskan bahwa Menkeu Purbaya memastikan APBN Triwulan I 2026 solid, penerimaan pajak tumbuh 20,7%. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia tetap solid dan mampu menjadi shock absorber di tengah ketidakpastian geopolitik global. Dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI pada Senin (06/04), Menkeu memaparkan kinerja positif ekonomi nasional yang didukung oleh pertumbuhan penerimaan negara yang kuat pada triwulan I 2026.

    Hingga akhir Maret 2026, pendapatan negara tercatat mencapai Rp574,9 triliun, atau tumbuh 10,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Lonjakan pendapatan ini utamanya didorong oleh sektor perpajakan yang menunjukkan kualitas basis pajak yang semakin kuat dan pertumbuhan penerimaan pajak secara keseluruhan sebesar 20,7 persen

    “Keadaan APBN kita masih terjaga. Kita sudah hitung dengan teliti pertahanan berlapis-lapis untuk memastikan ekonomi kita aman dan rakyat terlindungi,” begitu jelas Purbaya.

    Melansir laman resmi PPID Kementerian Keuangan dan akun Instagram @kemenkeu.prime, berita yang beredar mengenai APBN RI hanya cukup untuk 3 bulan dan rupiah bisa menyentuh Rp20 ribu per dolar AS merupakan berita tidak benar.

    Kemenkeu mengimbau agar masyarakat waspada terhadap berbagai penipuan yang mengatasnamakan pejabat/pegawai Kementerian Keuangan. Adapun informasi seputar keuangan negara atau Kementerian Keuangan yang terindikasi hoaks atau penipuan, Sobatkeu dapat melaporkannya melalui Pusat Kontak Layanan Kemenkeu PRIME melalui telepon 134, email kemenkeu.prime@kemenkeu.go.id, atau menu "Hubungi Kami" pada situs www.kemenkeu.go.id.

    Baca juga:DPR RI Tegaskan Anggaran Pendidikan APBN 2026 Konstitusional

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim yang menyatakan bahwa APBN RI hanya cukup untuk 3 bulan dan rupiah bisa menyentuh Rp20 ribu per dolar AS adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Gambar asli yaitu Rapat Paripurna DPR RI Selasa (23/09/2025) resmi mengesahkan RUU APBN 2026 menjadi Undang-Undang. Menkeu tegaskan APBN 2026 diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan.

    Tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut, dan Purbaya justru menyatakan APBN RI masih terjaga. Ia juga menegaskan sudah menghitung dengan teliti pertahanan berlapis-lapis dan memastikan ekonomi di Indonesia aman, serta dipastikan rakyat akan terlindungi.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-33748) [SALAH] Berkat MBG, Ekonomi Indonesia Naik 8% di Tengah Konflik Global

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 24/04/2026

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun TikTok “prabsgemoy” pada Jumat (25/3/2026), isinya berupa klaim yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia menembus 8% di tengah perang Israel dan AS melawan Iran.

    Berikut narasi lengkapnya : 

    “DUNIA LAGI KACAU PASCA KONFLIK GLOBAL, TAPI EKONOMI INDONESIA JUSTRU NAIK HINGGA 8%!!

    Ternyata salah satunya adalah Program MBG (Makan Bergizi Gratis). Karena berkat MBG orang tua gak perlu ngeluarin uang buat makan siang anaknya. Bahkan petani & nelayan pun ikut kecipratan untuk memasok kebutuhan program MBG ini. Makanya aku sangat mendukung program MBG ini, karena bisa membukakan banyak lapangan pekerjaan dan UMKM ikut bergerak. Teruntuk orang-orang yang meremehkan MBG, ternyata dampaknya besar loh buat ekonomi kita”

    Hingga Jumat (24/4/2026) unggahan telah mendapatkan 6.000-an tanda suka, 270-an komentar dan telah dibagikan ulang 200-an kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “ekonomi Indonesia naik 8% berkat MBG” ke mesin pencari Google. Hasilnya, tidak ditemukan data resmi yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax kemudian menelusuri laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memeriksa data pertumbuhan ekonomi terbaru. Dalam rilis resmi yang dipublikasikan bulan Februari 2026, BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2025 adalah sebesar 5,39%. Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2025 berada di angka 5,11%.

    BPS menjelaskan, pertumbuhan tersebut ditopang oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kinerja sejumlah lapangan usaha seperti industri pengolahan, perdagangan, konstruksi, transportasi dan pergudangan, serta jasa lainnya. Tidak ada keterangan resmi yang menyebut Program MBG sebagai faktor utama pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

    Sebagai informasi, dilansir dari Sekretariat Kabinet RI, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I-2026 berada di kisaran 5,5% hingga 5,6%. 

    Untuk diketahui, dikutip dari Reuters, target pertumbuhan ekonomi 8% merupakan sasaran jangka menengah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk dicapai pada 2029, bukan angka pertumbuhan yang sudah terjadi saat ini. 

    Kesimpulan

    Faktanya, angka 8% merupakan sasaran jangka menengah pemerintah untuk dicapai pada 2029. Pertumbuhan ekonomi Indonesia masih di kisaran 5%. Jadi, unggahan video berisi klaim “berkat MBG, ekonomi Indonesia naik 8% di tengah konflik global” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-33749) Cek Fakta: Hoaks Artikel Demo Mahasiswa di Jakarta Tuntut Presiden dan Wapres Dimakzulkan pada 20 April 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 24/04/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel demonstrasi mahasiswa di Jakarta menuntut Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka dimakzulkan pada 20 April 2026. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 22 April 2026.
    Dalam unggahannya terdapat tangkapan layar dari Merdeka.com artikel berjudul:
    "Demo para Mahasiswa di Jakarta menuntut Prabowo dan Gibran segera di makzulkan dan Jokowi di nepalkan"
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Kata para #TERMUL Jokowi itu mantan Presiden paling terbaik, terbaik kok sampai di DEMO begini sama mantan Rakyatnya buat di NEPALKAN"
    Lalu benarkah postingan artikel demonstrasi mahasiswa di Jakarta menuntut Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka dimakzulkan pada 20 April 2026?
     
     
     
    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan menggunakan Google Images. Hasilnya ada foto yang identik dengan postingan.
    Foto itu diunggah oleh Kompas.id dalam artikel berjudul "Demonstrasi Mahasiswa Indonesia dari Masa ke Masa" yang tayang pada 18 April 2022.
    Sehingga bisa dipastikan foto dalam postingan bukan foto unjuk rasa pada 20 April 2026 lalu.
     
    Pencarian juga dilanjutkan dengan membuka situs berita Merdeka.com. Hasilnya tidak ditemukan artikel seperti dalam postingan.
    Di sisi lain, aksi unjuk rasa mahasiswa di Jakarta pada 20 April 2026 memang digelar di Monas dan Gedung DPR/MPR. Namun jumlah massa dan tuntutan yang disampaikan tidak sesuai dengan postingan.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan


    Postingan artikel demonstrasi mahasiswa di Jakarta menuntut Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka dimakzulkan pada 20 April 2026 adalah tidak benar.

    Rujukan