• (GFD-2026-35161) [PENIPUAN] Tautan Pendaftaran Lowongan Kerja Program MBG

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 10/06/2026

    Berita

    Akun Facebook “Info Terkini” pada Kamis (07/05/2026) mengunggah informasi [arsip] mengenai lowongan kerja pada program MBG, unggahan itu disertai dengan narasi sebagai berikut: 

    LOWONGAN KERJA MBG 2026 RESMI DIBUKA UNTUK SEMUA PROFESI 

    Tenaga Kesehatan 

    Koki & Asisten Dapur 

    Administrasi 

    Logistik & Gudang 

    Keamanan Kebersihan Dan profesi lainnya! 

    Penempatan Seluruh Indonesia Daftar Sekarang GRATIS TANPA DIPUNGUT BIAYA Jadilah bagian dari program Makan Bergizi Gratis untuk Indonesia lebih sehat dan maju! 

    #LowonganPekerjaan #DaftarSekarang #TersebarLuasDiSeluruhIndonesia #ResmiDibuka #Viral

    Hingga artikel ini tayang, unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 300 reaksi, dan lebih dari 100 interakasi komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri tautan yang dibagikan melalui Facebook dengan mengakses langsung alamat situs yang tercantum dalam unggahan tersebut. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa tautan tersebut tidak mengarah ke situs resmi Badan Gizi Nasional (BGN), melainkan ke halaman tidak resmi yang memuat formulir digital dan meminta pengunjung memasukkan data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor Telegram. Pola semacam ini merupakan salah satu ciri upaya phishing, yaitu praktik pengumpulan informasi pribadi pengguna melalui situs yang menyerupai layanan resmi.

    Penelusuran kemudian dilanjutkan terhadap akun Facebook yang membagikan tautan tersebut. Hasilnya, akun tersebut bukan merupakan akun resmi Badan Gizi Nasional selaku penyelenggara Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Akun Facebook resmi BGN menggunakan nama “Badan Gizi Nasional Republik Indonesia” dan mencantumkan keterangan “Page Resmi Badan Gizi Nasional Republik Indonesia” pada bagian bio.

    Lebih lanjut, berdasarkan laporan Kompas.com, BGN terakhir kali membuka rekrutmen pegawai melalui situs resminya pada 2–7 Februari 2026. Pada kesempatan tersebut, BGN membuka tujuh posisi dengan total kebutuhan sebanyak 10 orang. Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayat, juga menegaskan bahwa BGN tidak pernah meminta data pribadi melalui saluran yang tidak resmi, terutama dalam proses seleksi dan rekrutmen. Seluruh informasi terkait penerimaan pegawai hanya diumumkan melalui situs web dan akun media sosial resmi Badan Gizi Nasional.

    Kesimpulan

    Tautan rekrutmen Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang beredar tidak berasal dari kanal resmi Badan Gizi Nasional (BGN). Tautan tersebut justru mengarah ke situs tidak resmi yang meminta data pribadi pengguna, sehingga berpotensi menjadi modus phishing. Dengan demikian, informasi “tautan pendaftaran lowonban kerja program MBG” merupakan konten tiruan (Impostor Content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-35162) [SALAH] Tanpa Pakai Obat, Memijat Jari Mampu Sembuhkan Penyakit

    Sumber: TikTok
    Tanggal publish: 10/06/2026

    Berita

    Akun TikTok “santrigunung” pada Senin (08/09/2025) mengunggah video [arsip] mengenai klaim bahwa berbagai penyakit dapat disembuhkan tanpa obat melalui teknik pijat pada jari. Unggahan tersebut menyertakan petunjuk untuk menekan atau memijat titik-titik tertentu di jari yang disebut-sebut mampu mengatasi beragam gangguan kesehatan.

    Hingga artikel ini tayang, unggahan tersebut telah dilihat lebih dari 90 kali, disukai sebanyak 90 akun, dan disimpan lebih dari 40 akun.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri klaim tersebut dengan menggunakan kata kunci “memijat jari sembuhkan penyakit” dan menemukan sejumlah rujukan dari sumber medis kredibel. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa hingga saat ini belum ada bukti ilmiah yang membuktikan bahwa memijat jari tangan dapat menyembuhkan berbagai penyakit tanpa obat.

    Merujuk hasil verifikasi Tim Cek Fakta Tempo, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Zubairi Djoerban, menjelaskan bahwa terdapat lebih dari 700 publikasi ilmiah mengenai akupresur, teknik pengobatan tradisional asal Tiongkok yang dilakukan dengan memberikan tekanan pada titik-titik tertentu di tubuh. Sejauh ini, penelitian yang ada umumnya menunjukkan bahwa akupresur dapat membantu meredakan nyeri dan memberikan efek relaksasi. Karena itu, dalam dunia medis metode tersebut dikategorikan sebagai pengobatan komplementer atau pendamping pengobatan standar, bukan sebagai pengganti terapi medis.

    Penjelasan serupa disampaikan ahli akupunktur berlisensi dari Cleveland Clinic, Megan Scott. Menurutnya, akupresur dapat membantu meredakan sejumlah gejala fisik dan menenangkan pikiran, meskipun penelitian mengenai efektivitasnya masih terus berlangsung. Sementara itu, Alodokter menjelaskan bahwa beberapa titik refleksi pada tangan dapat ditekan untuk membantu meredakan keluhan tertentu, seperti sakit kepala dan konstipasi. Pijat refleksi pada tangan juga dapat memberikan efek relaksasi dan membantu mengurangi kecemasan.

    Sejumlah penelitian juga menemukan bahwa kombinasi akupuntur dan akupresur dapat memberikan manfaat tambahan, seperti membantu meningkatkan kualitas tidur pada pasien kanker payudara. Namun, manfaat tersebut tidak menunjukkan bahwa pijatan pada jari dapat menyembuhkan penyakit. Oleh karena itu, pasien yang sedang menjalani pengobatan tetap dianjurkan untuk melanjutkan terapi medis sesuai anjuran tenaga kesehatan.

    Kesimpulan

    Memijat jari tangan dapat menyembuhkan berbagai penyakit tanpa obat tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat. Akupresur dan pijat refleksi memang dapat membantu meredakan keluhan tertentu serta memberikan efek relaksasi, namun metode tersebut hanya berperan sebagai terapi komplementer dan tidak dapat menggantikan pengobatan medis. Dengan demikian, video dengan klaim “tanpa pakai obat, memijat jari mampu sembuhkan penyakit” merupakan konten yang menyesatkan (Misleading Content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-35163) [SALAH] Dokumentasi "Tentara IDF Terkena Ledakan Ranjau"

    Sumber: X
    Tanggal publish: 10/06/2026

    Berita

    Pada Rabu (1/4/2026), beredar sebuah video (arsip cadangan) di X oleh akun “UnVax Anomali  🇮🇩” (@__anomali__) dengan narasi: 

    “2 ekor anjing IDF kelojotan menggelepar kena boby trap ...”

    di unggahannya.

    Per tangkapan layar dibuat unggahan tersebut sudah ditonton 112 kali, dan disukai oleh 2 pengguna X lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta MAFINDO (TurnBackHoax) memeriksa gambar pratinjau (thumbnail) dari video yang disebarkan menggunakan Google Lens, hasilnya ditemukan beberapa sumber yang membagikan video sebelumnya dengan konteks yang benar. 

    Akun X “Clash Report” (@clashreport) membagikan video yang mirip pada 25 April 2024, salinan teks post: “Tentara Rusia sedang membersihkan ranjau, tetapi hasilnya tidak berjalan dengan baik.” (diterjemahkan dari Bahasa Inggris). 

    Sumber di atas dikoroborasi/didukung oleh media “CNN Prima News” (cnn.iprima.cz) yang memuat beberapa foto tangkapan layar (screenshot) yang diambil dari video di artikel terbitan dua hari sesudahnya, yaitu pada 27 April 2024.

    Kesimpulan

    Faktanya, video yang dibagikan adalah video ledakan ketika tentara Rusia sedang membersihkan ranjau yang sudah beredar sejak tahun 2024 lalu. Jadi, unggahan yang berisi video dengan klaim tentara IDF terkena ledakan ranjau merupakan kategori konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-35164) Cek Fakta: Hoaks Uang Pecahan Baru Bergambar Presiden Prabowo dan Wapres Gibran

    Sumber:
    Tanggal publish: 10/06/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan uang baru bergambar Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Postingan itu beredar sejak akhir pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 6 Juni 2026.
    Dalam postingannya terdapat uang Rupiah baru dengan nominal Rp 18 ribu. Uang tersebut bergambar Presiden Prabowo dan Wapres Gibran disertai gambar Monas dan Istana Negara.
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Rupiah emisi Juni 2026, 😊
    Selamat datang di Indonesia tercinta"
    Lalu benarkah postingan uang baru bergambar Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka?
    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan mengunjungi laman resmi Bank Indonesia, BI.go.id. Dalam website tersebut tidak terdapat uang baru yang diluncurkan seperti dalam postingan.
    Hingga saat ini uang Rupiah pecahan terbaru yakni tahun emisi 2022. Tidak ada informasi resmi yang menyebut Bank Indonesia telah mengeluarkan uang pecahan baru bernominal Rp 18 ribu.
    Cek Fakta Liputan6.com kemudian menghubungi Head of Corporate Secretary PERURI, Adi Sunardi. Dia menjelaskan postingan tersebut merupakan hoaks.
    "Kami sampaikan bahwa gambar uang pecahan Rp 18 ribu  yang beredar tersebut bukan merupakan uang Rupiah resmi yang diterbitkan oleh Bank Indonesia. Hingga saat ini tidak terdapat penugasan maupun rencana pencetakan uang Rupiah pecahan tersebut," ujar Adi saat dihubungi Rabu (10/6/2026).
    "PERURI hanya melaksanakan pencetakan uang sesuai penugasan dari Bank Indonesia sebagai otoritas yang berwenang menerbitkan uang Rupiah," katanya menambahkan.
    Pencarian dilanjutkan dengan membuka situs Peruri.co.id. Di sana juga tidak terdapat informasi terkait uang pecahan baru bergambar Presiden Prabowo dan Wapres Gibran.

    Hasil Cek Fakta

    Kesimpulan


    Postingan uang baru bergambar Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka adalah hoaks.

    Rujukan