• (GFD-2025-30926) [SALAH] Video "Demo Menuntut Purbaya Agar Mencabut Dana Desa"

    Sumber: TikTok
    Tanggal publish: 18/12/2025

    Berita

    Beredar video [arsip] dari akun TikTok “safri.dj.87” pada Kamis (11/12/2025) berisi narasi:

    “DEMO balasan masyarakat terhadap Kepala DESA Tuntut pak Purbaya segerah Hilangkan dana desa

    Hilangkan dana desa karena yang merasakan dana desa hanyalah kepala desa, keluarga dan kerabat dekatnya”

    Hingga Kamis (18/12/2025), konten itu mendapat lebih dari 47 ribu tanda suka, 9.596 interaksi komentar, serta dibagikan ulang 2.700-an kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “demo menuntut purbaya agar mencabut dana desa”. Hasilnya, tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax kemudian melakukan pencarian gambar terbalik dengan memanfaatkan Google Lens. Hasilnya, ditemukan gambar serupa dari laman pojoksatu.id “Berkaca dari Bencana Sumatera, Warga Cianjur Menolak Pembangunan PLTP Geothermal di Gunung Gede Pangrango” yang tayang Kamis (11/12/2025).

    Diketahui, konteks asli video adalah demonstrasi warga Cianjur yang menolak pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di Gunung Gede Pangrango pada Rabu (10/12/2025). Massa berdemo di depan pendopo karena khawatir proyek berskala besar itu akan mengancam kelestarian alam sekaligus menimbulkan risiko bencana yang bisa berdampak langsung ke masyarakat sekitar.

    Kesimpulan

    Konteks asli video adalah momen demonstrasi warga Cianjur yang menolak pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi di Gunung Gede Pangrango pada Rabu (10/12/2025). Jadi, unggahan video berisi klaim “demo menuntut purbaya agar mencabut dana desa” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-30925) [SALAH] Video "Pemerintah Gagal Atasi Bencana, Warga Sumut Demo di Kantor Gubernur”

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 18/12/2025

    Berita

    Beredar video [arsip] dari akun Facebook “mata berita” pada Sabtu (13/12/2025), isinya memperlihatkan aksi demonstrasi massa di depan Kantor Gubernur Sumatra Utara.

    Dalam video terdapat narasi sebagai berikut:

    Gagal Atasi Bencana di SUMUT, Kantor Gubernur SUMUT Bobby Nasution di Demo Warga

    Hingga Kamis (18/12/2025), konten itu mendapat lebih dari 46 ribu tanda suka, 3.900-an interaksi komentar, serta dibagikan ulang 1.200-an kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “gagal atasi bencana di Sumatra Utara, kantor gubernur di demo warga”. Hasilnya, tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax kemudian melakukan pencarian gambar terbalik dengan memanfaatkan Google Lens. Hasilnya, ditemukan video serupa dari akun Instagram faktanewss.id yang tayang Selasa (11/11/2025).

    Diketahui, konteks asli video adalah demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sumatra Utara pada Senin (10/11/2025), sebelum bencana banjir melanda. Massa kala itu menuntut penutupan Toba Pulp Lestari (TPL) yang dianggap merusak lingkungan dan memicu bencana ekologi.

    Sebagai informasi, dilansir dari pemberitaan news.espos.id “Kronologi Banjir & Longsor di Sumatra Telan Lebih dari 960 Korban Jiwa” yang tayang Selasa (9/12/2025), diketahui bahwa banjir menerjang Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat karena adanya curah hujan tinggi sejak Selasa (25/11/2025).

    Kesimpulan

    Konteks asli video adalah demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sumatra Utara pada Senin (10/11/2025), sebelum bencana banjir melanda. Massa kala itu menuntut penutupan Toba Pulp Lestari (TPL) yang dianggap merusak lingkungan dan memicu bencana ekologi. Jadi, unggahan video berisi klaim “pemerintah gagal atasi bencana, warga Sumut demo di kantor gubernur” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-30924) [SATIR] Pemerintah Menetapkan Jokowi Sebagai Bencana Nasional

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 18/12/2025

    Berita

    Beredar unggahan [arsip] oleh akun Facebook Pandira Hermanu pada Selasa (9/12/2025) di grup “IJAZAH Jokowi”, isinya berupa tangkapan layar pemberitaan detik.com berjudul “Pemerintah Menetapkan Jokowi Sebagai Bencana Nasional”.

    Unggahan disertai narasi:

    “INI SALAH SATU CONTOH HASIL KARYA JURNALIS YANG IJAZAHNYA PALSU”

    Hingga Kamis (18/12/2025), unggahan tersebut telah mendapat sekitar 9.300 reaksi, 1.400-an komentar, dan 197 kali dibagikan oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri judul berita dalam tangkapan layar tersebut menggunakan mesin pencarian Google dan kolom pencarian di laman detik.com. Hasilnya, tidak ditemukan pemberitaan dengan judul serupa.

    Tim TurnBackHoax kemudian menelusuri riwayat pemberitaan detik.com dan menemukan berita dengan tanggal publikasi, nama penulis, dan foto yang sama dengan unggahan akun Facebook Pandira Hermanu.

    Diketahui, konten yang beredar merupakan hasil suntingan dari pemberitaan detik.com berjudul “Sejumlah Lokasi di Sumut Terisolasi, BNPB Ungkap Kondisi Warga” yang tayang Selasa (9/12/2025)..

    Kesimpulan

    Konten yang beredar merupakan hasil suntingan dari pemberitaan detik.com berjudul “Sejumlah Lokasi di Sumut Terisolasi, BNPB Ungkap Kondisi Warga”. Unggahan berisi klaim “pemerintah menetapkan Jokowi sebagai bencana nasional” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-30923) [SALAH] Pelawak Nunung Srimulat Meninggal Dunia pada 12 Desember 2025

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 18/12/2025

    Berita

    Akun Facebook “Akhlakul Karimah” pada Jumat (12/12/2025) mengunggah gambar [arsip] yang menampilkan kumpulan foto pelawak Nunung Srimulat disertai narasi:

    “INNALILLAHI, Detik2 artis pelawak Srimulat, Mendadak Meningg....Lihat selengkapnya”

    Di gambar tersebut juga terdapat narasi: “SUASANA TERKINI RUMAH DUKA NUNUNG MENINGGAL BA’DA DZUHUR”

    Hingga Rabu (17/12/2025) unggah tersebut sudah dibagikan 217 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan mengunjungi akun Instagram milik Tri Retno Prayudati atau yang lebih dikenal sebagai Nunung Srimulat (@nunung63.official).

    Akun tersebut masih mengunggah stories pada Selasa (16/12/2025). Sebelumnya, Nunung juga masih mengunggah video reels pada Senin (15/12/2025).

    Selain itu, tidak ditemukan pemberitaan dari media kredibel mana pun yang menyebutkan Nunung meninggal dunia pada Jumat (12/12/2025). Tautan yang disertakan pada unggahan sumber klaim adalah tautan yang mengarah ke situs belanja online, bukan situs berita terkait wafatnya Nunung.

    Kesimpulan

    Faktanya, Nunung masih aktif mengunggah konten stories di laman Instagram-nya @nunung63.official pada Selasa (16/12/2025). Tidak ada informasi bahwa ia meninggal dunia. Unggahan foto berisi klaim “Pelawak Nunung Srimulat meninggal dunia pada 12 Desember 2025” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan