• (GFD-2025-29913) [SALAH] Tengah Malam KPK Periksa Puan Maharani dan Petinggi PDIP

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 07/11/2025

    Berita

    Akun Facebook “George Fablo Fernandez” pada Kamis (18/9/2025) mengunggah video [arsip] berisi narasi:

    “MEGAWATI DESAK KPK DIBUBARKAN!!
    Tengah malam KPK periksa Puan dan petinggi PDIP, Prabowo tegas ancam bubarkan PARTAI KORUP !!
    Apa Komentar Kalian Gaes?”

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran terhadap klaim dengan mengetikkan kata kunci “tengah malam KPK periksa Puan Maharani dan petinggi PDIP” di mesin pencarian Google. Namun, tidak terdapat informasi kredibel yang membenarkan klaim.

    Penelusuran teratas merujuk pada artikel medcom.id “[Cek Fakta] Klaim Puan Maharani Kena OTT KPK di Kantor PDIP Hoaks, Ini Faktanya”.

    Artikel yang tayang Senin (28/12/2020) itu berisi pemeriksaan fakta tentang hoaks dengan narasi Puan Maharani ditangkap oleh KPK pada tahun 2020.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “tengah malam KPK periksa Puan Maharani dan petinggi PDIP” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-29912) [SALAH] Luhut Ingatkan Prabowo untuk Ganti Menkeu Purbaya

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 07/11/2025

    Berita

    Facebook “Laxbok” pada Kamis (26/10/2025) mengunggah video [arsip] berisi narasi:


    “PRABOWO ADA DI PIHAK SIAPA TERKAIT BENTROKAN PAK PURBAYA & LUHUT?LUHUT: SAYA INGATKAN PRABOWO HARUS MENGGANTI MENKEU SAAT INI, DIA TIDAK BECUS, DIA TIDAK MENGERTI MAU DI KELUARKAN ANGGARAN UNTUK NEGARA





    PURBAYA: SAYA MENJAGA UANG NEGARA AGAR TIDAK DIKORUPSI, BUKAN TIDAK TAU CARA KERJA, SAYA MENGERTI ANDA HANYA INGIN KORUPSI..!!





    MENURUT KALIAN PAK PRABOWO ADA DI PIHAK MANA NIE...!?”
















    Hingga Jumat (7/11/2025), unggahan telah disukai sekitar 11 ribu akun, 414 kali dibagikan ulang, serta menuai 4.600-an komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran terhadap klaim dengan mengetikkan kata kunci “Luhut peringatkan Prabowo untuk mengganti Menkeu Purbaya” di mesin pencarian Google, namun tidak ditemukan informasi yang relevan dengan klaim.

    Penelusuran teratas merujuk pada berita kompas.com “Luhut Yakin Menkeu Purbaya Bisa Bantu Prabowo Ciptakan Lapangan Kerja”.











    Dalam berita yang tayang Rabu (10/9/2025) itu membahas respons Luhut Binsar Panjaitan terkait pelantikan Menteri Keuangan baru di Kabinet Prabowo-Gibran, dan tidak ada kaitannya dengan klaim pada narasi.

    Kesimpulan

    Unggahan berisi klaim “Luhut ingatkan Prabowo untuk ganti Menkeu Purbaya” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-29911) Hoaks Roberto Mancini Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia

    Sumber:
    Tanggal publish: 07/11/2025

    Berita

    tirto.id - Patrick Kluivert dan Federasi Sepak Bola Indonesia (PSSI) resmi mengakhiri kerja sama setelah kegagalan Timnas Indonesia di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia (WCQ) 2026 Zona Asia. Dengan berakhirnya kerja sama tersebut, Patrick Kluivert dan stafnya tidak lagi menangani Timnas Indonesia di seluruh level, baik tim senior, U-23, maupun U-20.

    ADVERTISEMENT

    Di tengah pengumuman pemutusan kerja sama ini, muncul berbagai spekulasi di media sosial mengenai siapa sosok pengganti legenda FC Barcelona itu untuk mengarsiteki Timnas Indonesia. Di Facebook, misalnya, ramai beredar narasi yang menyebut bahwa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menunjuk pelatih asal Italia Roberto Mancini menjadi pelatih baru Timnas Indonesia.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Narasi tersebut diunggah oleh sejumlah akun, di antaranya “Sarnen Sarnen” (arsip), “Bola Retro” dan “Sepak BOLA Indonesia” dalam periode Jumat (24/10/2025) hingga Rabu (29/10/2025).

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    “Si Tae-yong terbuang!!! PSSI sepakati kontrak fantastis dengan Roberto Mancini untuk gantikan Kluivert di timnas Indonesia,” tulis keterangan salah satu unggahan tersebut pada Minggu (26/10/2025).

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta Hoaks Roberto Mancini Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia.

    Sepanjang Minggu (26/10/2025) hingga Rabu (5/11/2025) atau selama 10 hari tersebar di Facebook, unggahan itu telah memperoleh 785 tanda suka, 488 komentar dan telah dibagikan sebanyak lima kali.

    ADVERTISEMENT

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Hasil Cek Fakta

    Klaim yang menyebut bahwa Roberto Mancini resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia tidak benar. Berdasarkan penelusuran di kanal resmi PSSI, tidak ditemukan keterangan apa pun yang membenarkan bahwa mantan pelatih Manchester City dan Timnas Italia itu telah diumumkan secara resmi sebagai pelatih baru Timnas Indonesia.

    Selain itu, tidak ada satupun pemberitaan media kredibel yang memberitakan atau membenarkan klaim tersebut. Hingga Rabu (5/11/2025) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, PSSI sendiri belum menunjuk pelatih kepala baru untuk Timnas Indonesia.

    Menurut laporan Tirto, PSSI telah menggelar konferensi pers di ruang media Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (24/10/2025) siang. Namun, Ketua Umum PSSI Erick Thohir belum mengumumkan siapa pelatih baru Timnas Indonesia yang akan menggantikan Patrick Kluivert.

    Dalam konferensi pers tersebut, Erick hanya memaparkan sejumlah kriteria calon pelatih yang tengah dicari PSSI. Ia menegaskan bahwa federasi akan memilih sosok pelatih yang benar-benar memiliki kemampuan untuk memenuhi target yang telah ditetapkan.

    "Soal kriteria, kami ada target-target untuk AFC (Piala Asia) 2027, bisa tidak masuk 16 besar? Karena kalau ranking kita itu kan di Asia masih 20 besar, bisa tidak masuk 16 besar (Piala Asia 2027)?" ucap Erick Thohir.

    Di sisi lain, Erick bersama PSSI hingga saat ini belum melakukan komunikasi dengan calon pelatih manapun. Meski demikian, dalam proses rekrutmen atau pencarian pelatih Timnas baru, Erick mengaku bahwa dirinya menerapkan proses skrining berlapis dengan melibatkan Badan Tim Nasional (BTN) dan Direktur Teknik yang kemudian akan dirapatkan bersama komite eksekutif atau Exco PSSI.

    “Kalau ditanya kami sudah mengontak pelatih ya belum,” kata dia.

    Berdasarkan penelusuran di akun Instagram bercentang biru Roberto Mancini @mrmancini10, per 6 November 2025, juga tidak ditemukan pengumuman bahwa dirinya melatih Timnas Indonesia.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran fakta menunjukkan bahwa klaim yang menyebut bahwa PSSI resmi menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih Timnas Indonesia bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Hingga Kamis (6/11/2025) atau saat artikel periksa fakta ini ditulis, PSSI secara resmi belum menunjuk pelatih kepala baru untuk Timnas Indonesia. Tidak ditemukan juga pengumuman di akun Instagram bercentang biru Roberto Mancini bahwa ia melatih Timnas Indonesia.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    closeAdvertisementsgeneral_URL_gpt_producer-20251015-12:23CANCELNEXT VIDEOPausePlay% buffered00:0000:0000:00UnmuteMutePlayPowered by GliaStudios

    Rujukan

  • (GFD-2025-29910) Cek Fakta: Hoaks Artikel Gubernur Riau Abdul Wahid Minta KPK Periksa Jokowi karena Terima Uang Suap Rp 18 Miliar

    Sumber:
    Tanggal publish: 07/11/2025

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan artikel Gubernur Riau Abdul Wahid meminta KPK memeriksa Jokowi karena terima uang suap Rp 18 miliar. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 7 November 2025.
    Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari Gelora News berjudul:
    "Gubernur Riau Abdul Wahid Meminta Kepada KPK Periksa Joko Widodo Beliau Banyak Menerima Uang Suap Dari Saya 18 Miliar Saya Punya Cek Transferannya"
    Akun itu menambahkan narasi:
    "NYEBUT MULDONGO JUGA"
    Lalu benarkah postingan artikel Gubernur Riau Abdul Wahid meminta KPK memeriksa Jokowi karena terima uang suap Rp 18 miliar?
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah situs Gelora dengan foto dan waktu yang sama dengan postingan.
    Namun dalam artikel asli berjudul "KPK Dalami Aliran Duit Pemerasan Rp 2 Miliar yang Disimpan Orang Kepercayaan Gubernur Riau Abdul Wahid".
    Artikel asli sama sekali tidak membahas permintaan Abdul Wahid agar KPK memeriksa mantan presiden Jokowi.
    Artikel asli membahas rencana KPK untuk menelusuri aliran uang pada tenaga ahli Gubernur Riau Dani M.Nursalam.
    Postingan artikel Gubernur Riau Abdul Wahid meminta KPK memeriksa Jokowi karena terima uang suap Rp 18 miliar adalah hoaks.

    Rujukan