• (GFD-2026-33449) Hoaks, Kabar Donald Trump Sekarat Akibat Melawan Iran

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/04/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar di media sosial Facebook, unggahan mengklaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam keadaan sekarat dan mengalami stroke berat setelah mengalami kerugian besar selama perang melawan Iran.



    Unggahan itu disebarkan oleh akun Facebook bernama “Saleh Hudin” (arsip) pada Rabu (08/04/2026). Unggahan tersebut menampilkan gambar Trump terbaring di atas brankar yang dikelilingi personel medis.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Menunggu malaikat pencabut nyawa datang menjemput,” begitu narasi tertulis dalam gambar.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Pengunggah juga menuliskan keadaan Trump pada keterangan unggahan: “Donald Trump sekarat… Stroke berat setelah mengalami kerugian besar selama perang melawan IRAN…”

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis 6 jam kemudian pada Rabu (08/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 35 likes, dan 23 komentar. Kolom komentar dipenuhi dengan reaksi kepercayaan terhadap informasi tersebut.

    Lantas, benarkah klaim Trump sekarat?

    Baca juga:Rangkuman Pidato Donald Trump ke Warga Amerika Soal Perang Iran

    Periksa Fakta Donald Trump Sekarat. foto/hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasilnya, tidak ditemukan berita kredibel yang membenarkan klaim bahwa Trump tengah sekarat dan mengalami stroke akibat perang melawan Iran.

    Kemudian, Tirto mengamati gambar secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama gambar yang terlihat tidak jelas dan wajah personel medis yang tampak tidak natural dan mirip satu sama lain. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).

    Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Ai or Not untuk mengetahui penggunaan AI dalam gambar. Hasil analisis menunjukkan bahwa gambar tersebut deepfake hasil manipulasi AI. Selain itu, kami juga menggunakan situs Hive Moderation. Di situs Hive Moderation, gambar ini terdeteksi 67,2% sebagai AI-Generated Image dan 0,2% Deepfake.

    Hive Moderation: Donald Trump Sekarat. foto/DOk. Hive Moderation

    Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Trump masuk RS sekarat dan stroke berat”. Hasil penelusuran di Google mengarah pada laman Jabar Saber Hoaks bahwa postingan di Tiktok yang menyatakan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump sekarat dan dilarikan ke Rumah Sakit Walter Reed Medical Center (4/4/2026) adalah tidak benar.

    Melansir CNN Indonesia, beredar rumor bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump dirawat di rumah sakit sebelum perayaan Hari Paskah yang menyebar luas di media sosial selama akhir pekan. Rumor kesehatan Trump yang berusia 79 tahun itu memang kerap menjadi perhatian lantaran sempat terlihat beberapa kali tampil dengan luka lebam di lengan dan kakinya yang ditutupi kosmetik tebal.

    Rumor yang beredar di media sosial menyebut Trump sedang menjalani perawatan di Walter Read Medical Center di Bethesda, Maryland, pada Sabtu (4/4). Rumor itu muncul ketika Gedung Putih merilis jadwal bahwa Trump tidak memiliki acara publik selama akhir pekan. Namun, pihak Gedung Putih membantah klaim tersebut.

    Gedung Putih kemudian menanggapi spekulasi tersebut melalui akun Rapid Response 47 di platform X.

    “Kaum liberal yang tidak rasional menciptakan teori konspirasi yang tidak masuk akal setiap kali @POTUS tidak berbicara kepada pers selama 12 jam. (Mereka tidak mengatakan apapun ketika Biden secara rutin tidak berbicara kepada pers selama 12 hari),” begitu keterangan pernyataan Gedung Putih, dikutip PEOPLE.

    “Jangan khawatir! Presiden Trump secara harfiah tidak pernah berhenti bekerja,” tambahnya.

    Dalam rilis akun X bernama “JD Vance News” dituliskan bahwa Trump masih aktif menyelesaikan pekerjaannya dan informasi yang menyebutkan bahwa Trump dirawat di rumah sakit adalah berita palsu. “? #BREAKING HOW DESPERATE THEY REALLY ARE??? They tried pushing the “Trump is hospitalized” lie… and got completely exposed. Meanwhile, President Trump is locked in at the White House — lights on, Marine sentry outside, full operation running. He’s not stepping away. He’s driving it. The fake news media got caught lying again, and Trump is still in the arena getting the job done. This is what real leadership looks like. America First — no distractions, no weakness. Who else is tired of the media’s nonstop lies? Drop a ?? below. #Trump #CNN #FakeNews #USA,” begitu keterangan ditulis dalam akun X JD Vance News.

    Sebagai informasi, “JD Vance News" umumnya merujuk pada akun-akun berita atau penggemar yang membagikan informasi, pernyataan, dan aktivitas terbaru dari JD Vance, Wakil Presiden Amerika Serikat saat ini. Akun-akun ini berfokus pada pandangan politiknya, kebijakan Trump-Vance, serta interaksi media sosialnya yang sering kali blak-blakan.

    Dengan demikian, narasi yang mengklaim Trump sedang sekarat dan mengalami stroke berat akibat perang melawan Iran adalah tidak benar.

    Baca juga:Politikus Demokrat Siap Ajak Negara Eropa Melawan Donald Trump

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim yang menyebutkan Trump sekarat dan mengalami stroke berat akibat perang melawan Iran bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Hasil analisis menunjukkan bahwa gambar yang beredar adalah deepfake yang terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).

    Gedung Putih kemudian menanggapi spekulasi tersebut melalui akun Rapid Response 47 di platform X. Presiden Trump secara harfiah tidak pernah berhenti bekerja.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-33450) Hoaks, Lansia Diatas 60 Tahun Tidak Bisa Tarik Tunai di ATM

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/04/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah video beredar di media sosial TikTok mengklaim lansia di atas umur 60 tahun tidak bisa melakukan tarik tunai di ATM mulai tanggal 1 April 2026 karena diberlakukannya aturan baru pada Jumat (27/03/2026).



    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun TikTok bernama “dadang.klagaran” (arsip) pada Sabtu (23/03/2026). Video tersebut menayangkan Purbaya tengah berbicara terkait aturan baru tarik tunai ATM, dan memperlihatkan gambar Presiden RI Prabowo Subianto, serta Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka pada bagian atas, juga bagian bawah unggahan tersebut.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Mulai 01 April lansia 60+ bisa gagal tarik tunai di ATM karena aturan baru? Hari ini Jumat tanggal 27 Maret tahun 2026,” begitu narasi tertulis dalam video.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Dalam video berdurasi 24.35 menit tersebut, Purbaya menjelaskan terkait aturan baru yang diklaim akan menolak transaksi tarik tunai bagi lansia 60 tahun ke atas.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Bayangin begini Pak Bu, Anda datang ke ATM seperti biasa. Kartu dimasukkan, pin ditekan, tangan sudah hafal tombolnya. Bahkan mungkin Anda bisa melakukannya hampir tanpa berpikir karena sudah terlalu sering. Tapi detik berikutnya, layar ATM justru menolak transaksi Anda. Bukan karena saldo habis, bukan karena kartu rusak, bukan karena mesin sedang error. Tapi karena ada aturan baru yang mulai berlaku. Dan aturan itu bisa langsung mempengaruhi cara Anda mengambil uang JHT, uang pensiun, atau tabungan yang selama ini Anda anggap aman. Nah, ini yang bikin saya harus bicara terus terang hari ini. Kalau Anda berusia 60 tahun ke atas, atau Anda punya orang tua, kakek, nenek, paman, bibi, atau tetangga lansia yang masih rutin, ambil uang lewat ATM. Video ini bukan sekadar informasi lewat.” Begitu narasi yang diucapkan Purbaya pada video.

    Pada menit 1.05 dikatakan Purbaya terkait pemberlakuan aturan tersebut: “Mulai 1 April, ada perubahan yang disebut-sebut akan berdampak langsung pada para nasabah lansia di Indonesia, terutama dalam urusan penarikan uang tunai lewat ATM.”

    Sampai artikel ini ditulis pada Kamis (09/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 160 likes, 30 komentar, dan 22,5 ribu kali ditayangkan.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun TikTok “sadikinphonecell1” (arsip). Unggahan tersebut menampilkan video yang sama dan menambahkan keterangan: “ Mulai 1 April, nasabah lansia usia 60 tahun ke atas disebut-sebut akan menghadapi perubahan penting dalam penarikan uang tunai lewat ATM. Dalam video ini, kami membahas apa saja dampak aturan baru tersebut, kenapa transaksi bisa ditolak atau diminta verifikasi tambahan, bagaimana cara melindungi uang JHT, uang pensiun, dan tabungan, serta langkah-langkah yang perlu segera dilakukan agar tidak panik saat butuh uang mendadak. Video ini sangat penting untuk para lansia, keluarga, anak, cucu, dan siapa saja yang punya orang tua atau kerabat yang masih rutin mengambil uang lewat ATM. Tonton sampai selesai agar tidak salah paham, tidak mudah tertipu, dan lebih siap menghadapi perubahan mulai 1 April. Jangan lupa bagikan video ini ke grup keluarga agar semakin banyak orang yang tahu dan bisa lebih waspada.”

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Baca juga:Harga Plastik Naik, Menkeu Purbaya Tunggu Usulan dari Kemenperin

    periksa fakta Aturan tarik ATM bagi lansia.

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan video asli. Hasilnya, tidak ditemukan berita kredibel yang membenarkan klaim bahwa Purbaya mengumumkan aturan baru bahwa lansia di atas 60 tahun tidak bisa melakukan tarik tunai di ATM per tanggal 1 April 2026.

    Kami justru diarahkan ke laman Tempo. Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Esther Sri Astuti, mengatakan bahwa informasi terkait aturan baru penarikan uang tunai di ATM per 1 April 2026 adalah tidak benar.

    Dalam rilis YouTube Kompas TV, tayangan video tersebut menampilkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan pers di Jakarta pada Jumat (26/9/2025) terkait nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS dan sangat identik dengan video yang beredar.

    Dalam video tersebut, Purbaya menyampaikan banyak hal terkait keuangan, pajak, perkembangan perekonomian nasional, dan kebijakan. Video yang beredar merupakan hasil manipulasi yang diambil dari berita berjudul "[FULL] Menkeu Purbaya Bicara Nilai Tukar Rupiah Melemah dari Dolar hingga Cukai Rokok Tak Naik 2026" yang tayang di kanal Youtube KOMPASTV pada 26 September 2025.

    Video asli memuat dokumentasi kegiatan media briefing di Kantor Kementerian Keuangan pada 26 September 2025 dan tidak ada pembahasan aturan penarikan uang di ATM. Tidak ada pernyataan terkait aturan baru tentang penarikan dana melalui ATM bagi lansia.

    Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada sinkronisasi gerak bibir, intonasi suara, serta ekspresi wajah Purbaya yang tampak tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).

    Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa suara pada video tersebut memiliki probabilitas 99,3 persen sebagai hasil manipulasi AI.

    Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Aturan baru lansia di atas 60 tahun tidak bisa tarik tunai di ATM”. Hasil penelusuran di Google tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Dalam media arus utama Antara, Purbaya pastikan revisi UU tak menggeser BUMN di bawah Kemenkeu. Pemerintah sedang membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Keempat atas UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN), di mana terdapat wacana untuk menurunkan status Kementerian BUMN menjadi Badan Penyelenggara BUMN. Dalam pembahasan tersebut, Purbaya tidak pernah mengatakan terkait aturan baru pengambilan uang di ATM per 1 April 2026 untuk usia di atas 60.

    Baca juga:Purbaya Pernah Tolak Pengadaan Motor MBG: Harusnya untuk Makanan

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa unggahan video yang mengklaim bahwa Purbaya mengumumkan aturan baru pengambilan uang di ATM per 1 April 2026 untuk usia di atas 60 bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).

    Dalam keterangan pers di Jakarta pada Jumat (26/9/2025), Purbaya menyampaikan terkait keuangan, pajak, perkembangan perekonomian nasional, dan kebijakan. Purbaya tidak menyampaikan pernyataan apapun terkait aturan baru tentang penarikan dana melalui ATM bagi lansia.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-33486) Hoaks, Kabar Donald Trump Sekarat Akibat Melawan Iran

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/04/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar di media sosial Facebook, unggahan mengklaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam keadaan sekarat dan mengalami stroke berat setelah mengalami kerugian besar selama perang melawan Iran.



    Unggahan itu disebarkan oleh akun Facebook bernama “Saleh Hudin” (arsip) pada Rabu (08/04/2026). Unggahan tersebut menampilkan gambar Trump terbaring di atas brankar yang dikelilingi personel medis.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Menunggu malaikat pencabut nyawa datang menjemput,” begitu narasi tertulis dalam gambar.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Pengunggah juga menuliskan keadaan Trump pada keterangan unggahan: “Donald Trump sekarat… Stroke berat setelah mengalami kerugian besar selama perang melawan IRAN…”

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Sampai artikel ini ditulis 6 jam kemudian pada Rabu (08/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 35 likes, dan 23 komentar. Kolom komentar dipenuhi dengan reaksi kepercayaan terhadap informasi tersebut.

    Lantas, benarkah klaim Trump sekarat?

    Baca juga:Rangkuman Pidato Donald Trump ke Warga Amerika Soal Perang Iran

    Periksa Fakta Donald Trump Sekarat. foto/hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan gambar asli. Hasilnya, tidak ditemukan berita kredibel yang membenarkan klaim bahwa Trump tengah sekarat dan mengalami stroke akibat perang melawan Iran.

    Kemudian, Tirto mengamati gambar secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama gambar yang terlihat tidak jelas dan wajah personel medis yang tampak tidak natural dan mirip satu sama lain. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).

    Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Ai or Not untuk mengetahui penggunaan AI dalam gambar. Hasil analisis menunjukkan bahwa gambar tersebut deepfake hasil manipulasi AI. Selain itu, kami juga menggunakan situs Hive Moderation. Di situs Hive Moderation, gambar ini terdeteksi 67,2% sebagai AI-Generated Image dan 0,2% Deepfake.

    Hive Moderation: Donald Trump Sekarat. foto/DOk. Hive Moderation

    Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Trump masuk RS sekarat dan stroke berat”. Hasil penelusuran di Google mengarah pada laman Jabar Saber Hoaks bahwa postingan di Tiktok yang menyatakan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump sekarat dan dilarikan ke Rumah Sakit Walter Reed Medical Center (4/4/2026) adalah tidak benar.

    Melansir CNN Indonesia, beredar rumor bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump dirawat di rumah sakit sebelum perayaan Hari Paskah yang menyebar luas di media sosial selama akhir pekan. Rumor kesehatan Trump yang berusia 79 tahun itu memang kerap menjadi perhatian lantaran sempat terlihat beberapa kali tampil dengan luka lebam di lengan dan kakinya yang ditutupi kosmetik tebal.

    Rumor yang beredar di media sosial menyebut Trump sedang menjalani perawatan di Walter Read Medical Center di Bethesda, Maryland, pada Sabtu (4/4). Rumor itu muncul ketika Gedung Putih merilis jadwal bahwa Trump tidak memiliki acara publik selama akhir pekan. Namun, pihak Gedung Putih membantah klaim tersebut.

    Gedung Putih kemudian menanggapi spekulasi tersebut melalui akun Rapid Response 47 di platform X.

    “Kaum liberal yang tidak rasional menciptakan teori konspirasi yang tidak masuk akal setiap kali @POTUS tidak berbicara kepada pers selama 12 jam. (Mereka tidak mengatakan apapun ketika Biden secara rutin tidak berbicara kepada pers selama 12 hari),” begitu keterangan pernyataan Gedung Putih, dikutip PEOPLE.

    “Jangan khawatir! Presiden Trump secara harfiah tidak pernah berhenti bekerja,” tambahnya.

    Dalam rilis akun X bernama “JD Vance News” dituliskan bahwa Trump masih aktif menyelesaikan pekerjaannya dan informasi yang menyebutkan bahwa Trump dirawat di rumah sakit adalah berita palsu. “? #BREAKING HOW DESPERATE THEY REALLY ARE??? They tried pushing the “Trump is hospitalized” lie… and got completely exposed. Meanwhile, President Trump is locked in at the White House — lights on, Marine sentry outside, full operation running. He’s not stepping away. He’s driving it. The fake news media got caught lying again, and Trump is still in the arena getting the job done. This is what real leadership looks like. America First — no distractions, no weakness. Who else is tired of the media’s nonstop lies? Drop a ?? below. #Trump #CNN #FakeNews #USA,” begitu keterangan ditulis dalam akun X JD Vance News.

    Sebagai informasi, “JD Vance News" umumnya merujuk pada akun-akun berita atau penggemar yang membagikan informasi, pernyataan, dan aktivitas terbaru dari JD Vance, Wakil Presiden Amerika Serikat saat ini. Akun-akun ini berfokus pada pandangan politiknya, kebijakan Trump-Vance, serta interaksi media sosialnya yang sering kali blak-blakan.

    Dengan demikian, narasi yang mengklaim Trump sedang sekarat dan mengalami stroke berat akibat perang melawan Iran adalah tidak benar.

    Baca juga:Politikus Demokrat Siap Ajak Negara Eropa Melawan Donald Trump

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim yang menyebutkan Trump sekarat dan mengalami stroke berat akibat perang melawan Iran bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Hasil analisis menunjukkan bahwa gambar yang beredar adalah deepfake yang terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).

    Gedung Putih kemudian menanggapi spekulasi tersebut melalui akun Rapid Response 47 di platform X. Presiden Trump secara harfiah tidak pernah berhenti bekerja.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-33487) Hoaks, Lansia Diatas 60 Tahun Tidak Bisa Tarik Tunai di ATM

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/04/2026

    Berita

    tirto.id - Sebuah video beredar di media sosial TikTok mengklaim lansia di atas umur 60 tahun tidak bisa melakukan tarik tunai di ATM mulai tanggal 1 April 2026 karena diberlakukannya aturan baru pada Jumat (27/03/2026).



    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun TikTok bernama “dadang.klagaran” (arsip) pada Sabtu (23/03/2026). Video tersebut menayangkan Purbaya tengah berbicara terkait aturan baru tarik tunai ATM, dan memperlihatkan gambar Presiden RI Prabowo Subianto, serta Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka pada bagian atas, juga bagian bawah unggahan tersebut.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Mulai 01 April lansia 60+ bisa gagal tarik tunai di ATM karena aturan baru? Hari ini Jumat tanggal 27 Maret tahun 2026,” begitu narasi tertulis dalam video.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Dalam video berdurasi 24.35 menit tersebut, Purbaya menjelaskan terkait aturan baru yang diklaim akan menolak transaksi tarik tunai bagi lansia 60 tahun ke atas.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Bayangin begini Pak Bu, Anda datang ke ATM seperti biasa. Kartu dimasukkan, pin ditekan, tangan sudah hafal tombolnya. Bahkan mungkin Anda bisa melakukannya hampir tanpa berpikir karena sudah terlalu sering. Tapi detik berikutnya, layar ATM justru menolak transaksi Anda. Bukan karena saldo habis, bukan karena kartu rusak, bukan karena mesin sedang error. Tapi karena ada aturan baru yang mulai berlaku. Dan aturan itu bisa langsung mempengaruhi cara Anda mengambil uang JHT, uang pensiun, atau tabungan yang selama ini Anda anggap aman. Nah, ini yang bikin saya harus bicara terus terang hari ini. Kalau Anda berusia 60 tahun ke atas, atau Anda punya orang tua, kakek, nenek, paman, bibi, atau tetangga lansia yang masih rutin, ambil uang lewat ATM. Video ini bukan sekadar informasi lewat.” Begitu narasi yang diucapkan Purbaya pada video.

    Pada menit 1.05 dikatakan Purbaya terkait pemberlakuan aturan tersebut: “Mulai 1 April, ada perubahan yang disebut-sebut akan berdampak langsung pada para nasabah lansia di Indonesia, terutama dalam urusan penarikan uang tunai lewat ATM.”

    Sampai artikel ini ditulis pada Kamis (09/04/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 160 likes, 30 komentar, dan 22,5 ribu kali ditayangkan.

    Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun TikTok “sadikinphonecell1” (arsip). Unggahan tersebut menampilkan video yang sama dan menambahkan keterangan: “ Mulai 1 April, nasabah lansia usia 60 tahun ke atas disebut-sebut akan menghadapi perubahan penting dalam penarikan uang tunai lewat ATM. Dalam video ini, kami membahas apa saja dampak aturan baru tersebut, kenapa transaksi bisa ditolak atau diminta verifikasi tambahan, bagaimana cara melindungi uang JHT, uang pensiun, dan tabungan, serta langkah-langkah yang perlu segera dilakukan agar tidak panik saat butuh uang mendadak. Video ini sangat penting untuk para lansia, keluarga, anak, cucu, dan siapa saja yang punya orang tua atau kerabat yang masih rutin mengambil uang lewat ATM. Tonton sampai selesai agar tidak salah paham, tidak mudah tertipu, dan lebih siap menghadapi perubahan mulai 1 April. Jangan lupa bagikan video ini ke grup keluarga agar semakin banyak orang yang tahu dan bisa lebih waspada.”

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Baca juga:Harga Plastik Naik, Menkeu Purbaya Tunggu Usulan dari Kemenperin

    periksa fakta Aturan tarik ATM bagi lansia.

    Hasil Cek Fakta

    Untuk memverifikasi klaim tersebut, pertama-tama Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) untuk menemukan video asli. Hasilnya, tidak ditemukan berita kredibel yang membenarkan klaim bahwa Purbaya mengumumkan aturan baru bahwa lansia di atas 60 tahun tidak bisa melakukan tarik tunai di ATM per tanggal 1 April 2026.

    Kami justru diarahkan ke laman Tempo. Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Esther Sri Astuti, mengatakan bahwa informasi terkait aturan baru penarikan uang tunai di ATM per 1 April 2026 adalah tidak benar.

    Dalam rilis YouTube Kompas TV, tayangan video tersebut menampilkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan pers di Jakarta pada Jumat (26/9/2025) terkait nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS dan sangat identik dengan video yang beredar.

    Dalam video tersebut, Purbaya menyampaikan banyak hal terkait keuangan, pajak, perkembangan perekonomian nasional, dan kebijakan. Video yang beredar merupakan hasil manipulasi yang diambil dari berita berjudul "[FULL] Menkeu Purbaya Bicara Nilai Tukar Rupiah Melemah dari Dolar hingga Cukai Rokok Tak Naik 2026" yang tayang di kanal Youtube KOMPASTV pada 26 September 2025.

    Video asli memuat dokumentasi kegiatan media briefing di Kantor Kementerian Keuangan pada 26 September 2025 dan tidak ada pembahasan aturan penarikan uang di ATM. Tidak ada pernyataan terkait aturan baru tentang penarikan dana melalui ATM bagi lansia.

    Kemudian, Tirto menonton secara menyeluruh dan menemukan sejumlah kejanggalan, terutama pada sinkronisasi gerak bibir, intonasi suara, serta ekspresi wajah Purbaya yang tampak tidak natural. Karakteristik semacam ini kerap ditemukan pada konten yang diduga merupakan hasil manipulasi menggunakan teknologi akal imitasi (AI).

    Untuk memastikannya, kami menggunakan situs Hive Moderation untuk mengetahui persentase penggunaan AI dalam video. Hasil analisis menunjukkan bahwa suara pada video tersebut memiliki probabilitas 99,3 persen sebagai hasil manipulasi AI.

    Lebih lanjut, Tirto mengetikkan kata kunci “Aturan baru lansia di atas 60 tahun tidak bisa tarik tunai di ATM”. Hasil penelusuran di Google tidak ditemukan informasi dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Dalam media arus utama Antara, Purbaya pastikan revisi UU tak menggeser BUMN di bawah Kemenkeu. Pemerintah sedang membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Keempat atas UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN), di mana terdapat wacana untuk menurunkan status Kementerian BUMN menjadi Badan Penyelenggara BUMN. Dalam pembahasan tersebut, Purbaya tidak pernah mengatakan terkait aturan baru pengambilan uang di ATM per 1 April 2026 untuk usia di atas 60.

    Baca juga:Purbaya Pernah Tolak Pengadaan Motor MBG: Harusnya untuk Makanan

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa unggahan video yang mengklaim bahwa Purbaya mengumumkan aturan baru pengambilan uang di ATM per 1 April 2026 untuk usia di atas 60 bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Hasil analisis menunjukkan bahwa audio dalam video yang beredar terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan (AI).

    Dalam keterangan pers di Jakarta pada Jumat (26/9/2025), Purbaya menyampaikan terkait keuangan, pajak, perkembangan perekonomian nasional, dan kebijakan. Purbaya tidak menyampaikan pernyataan apapun terkait aturan baru tentang penarikan dana melalui ATM bagi lansia.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan