• (GFD-2026-33355) [SALAH Komandan Selat Hormuz: Kami Benci Indonesia karena Berteman dengan AS

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 09/04/2026

    Berita

    Akun X “AnKiiim_” pada Senin (6/4/2026) mengunggah gambar [arsip] dengan narasi:

    “Bisanya cuma nyusahin doang si wowo @prabowo ini”

    “KOMANDAN SELAT HORMUS SAMPAIKAN: KAMI BENCI INDONESIA SEBAB MEREKA BERTEMAN SAMA USA”

    Per Kamis (9/4/2026) unggahan tersebut sudah ditonton 102 ribu kali, disukai lebih dari  3 ribu kali, dibagikan 863 kali dan menuai 316 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Komandan Selat Hormuz: kami benci Indonesia karena berteman dengan AS” ke mesin pencari Google. Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.


    TurnBackHoax menelusuri lebih lanjut Hasil penelusuran dan menemukan artikel metrotvnews.com berjudul “Iran Tegaskan Selat Hormuz Terbuka untuk Semua, Kecuali AS Beserta Sekutunya” yang tayang Minggu (15/3/2026). Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa pembatasan tersebut hanya ditujukan bagi Amerika Serikat, Israel, dan para sekutu mereka yang terlibat dalam serangan terhadap Iran.  


    Sampai saat ini tidak ada pernyataan dari Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Alireza Tangrizi yang menyinggung hal tersebut.

    Kesimpulan

    Faktanya, tidak ditemukan informasi resmi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim. Unggahan berisi narasi “Komandan Selat Hormuz: kami benci Indonesia karena berteman dengan AS” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-33356) [PENIPUAN] Pendaftaran Bansos Kemensos Lewat Facebook

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 09/04/2026

    Berita

    Akun Facebook “Fikri Bansos” pada Sabtu (4/4/2026) membagikan video [arsip] dengan narasi:

    “ASSALAMUALAIKUM BAPAK/IBU. PERKENALKAN,SAYA FIKRI,PETUGAS RESMI BANTUAN SOSIAL PEMERINTAH. SAYA INGIN MENYAMPAIKAN INFORMASI BAHWA BAGI BAPAK,IBU YANG BELUM MENERIMA BANTUAN SOSIAL.SILAKAN BALAS “HADIR”. NANTINYA, SAYA AKAN MEMBANTU PENGIRIMAN KARTU KKS AGAR DAPAT DIGUNAKAN UNTUK PENCAIRAN BANTUAN. UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT MENGENAI PROGRAM BANSOS. SILAKAN IKUTI HALAMAN INI DAN BAGIKAN POSTINGAN.”

    Unggahan disertai takarir:

    KABAR BAIK CALON PENERIMA KKS BARU TAHAP 2 setelah mengusulkan dan bilang (hadirr) akhirnya dapat undangan KKS BARU susulan..”

    Per Kamis (9/4/2026) konten tersebut telah mendapat lebih dari 15.000-an tanda suka, menuai 27.100-an komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 1.300-an kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memeriksa konten menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Diketahui, konten yang beredar merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan/artificial intelligence (AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen.

    Menukil laman kemensos.go.id “Cara terdaftar di DTKS dan Mendapatkan Bantuan Sosial”, disebutkan bahwa masyarakat dapat mendaftar sebagai penerima bantuan sosial (bansos) dengan cara:

    • Mendaftarkan diri ke desa/kelurahan setempat dengan membawa KTP dan KK.

    • Mendaftarkan secara aktif melalui Aplikasi Cek Bansos milik Kementerian Sosial pada menu “Daftar Usulan”.

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “pendaftaran bansos Kemensos 2026 lewat Facebook”.

    Kesimpulan

    Video yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen. Unggahan video berisi klaim “pendaftaran bansos Kemensos 2026 lewat Facebook” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-33357) Cek Fakta: Tidak Benar Ini Link Pendaftaran Bantuan APBN untuk Sektor Pertanian 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/04/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bantuan APBN untuk sektor pertanian 2026, informasi tersebut diunggah pada 2 April 2026.
    Klaim link pendaftaran bantuan APBN untuk sektor pertanian 2026 berupa tulisan sebagai berikut.
    "🌾 Bantuan APBN Pertanian 2026 🌾
    Pemerintah menyalurkan bantuan sektor pertanian melalui APBN Tahun Anggaran 2026 untuk meningkatkan produktivitas, kesejahteraan petani, dan ketahanan pangan nasional. Bantuan meliputi sarana produksi, alsintan, serta pendampingan teknis.
    Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.
    #APBN2026 #BantuanPertanian #PertanianMaju #KetahananPangan #petanimilenial
    Untuk pendaftaran silahkan klik link di 👇👇
    https://mydftrskrngjuga.jihili.com/."
    Unggahan tersebut mengarahkan penerimanya untuk mengakses menu daftar yang telah disediakan. Jika diklik, menu tersebut mengarah pada link berikut.
    "https://mydftrskrngjuga.jihili.com/?fbclid=IwY2xjawRD6zJleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFxbnFzNFNHS25xd2dBRXRIc3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHsr8HDdZ5B2ejMz4oPzp9SR2pwIWMJ7gkA5PqFvG4RQFI1mbKt3yIabzuDPS_aem_cQFKg7YC-caamO3aqMK02w"
    Link tersebut mengarah pada halaman situs dengan tampilan forumlir digital yang meminta sejumlah identitas pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram.
    Benarkah klaim link pendaftaran bantuan APBN untuk sektor pertanian 2026? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran bantuan APBN untuk sektor pertanian 2026, Penelusuran mengarah pada unggahan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementrian Pertanian melalui akun Instagram resminya @pspkementan.
    Ditjen PSP Kementan mengimbau seluruh petani, untuk berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan).
    "Jangan mudah percaya pada oknum yang menjanjikan bantuan dengan imbalan tertentu. Laporkan jika menemukan indikasi penipuan! Bersama kita jaga integritas dan transparansi dalam pembangunan pertanian," tulis Ditjen PSP yang dikutip pada 20 Maret 2026.
    Kementan menyampaikan, seluruh pengadaan alsintan dilakukan melalui e-Catalog LKPP. Pengajuan bantuan dilakukan secara online melalui e-Proposal, sesuai Permentan No. 41 Tahun 2014. Terdapat 3 tahapan yaitu: perencanaan, pengadaan, dan pemanfaatan.
    Para petani diimbau: 
    1. Jangan bagikan data pribadi atau identitas kelompok tani kepada pihak yang tidak jelas. Bantuan resmi tidak pernah meminta informasi tanpa proses resmi.
    2. Pelajari kriteria penerima bantuan (CPCL) langsung da Petunjuk Teknis (Juknis) yang bisa diunduh di psp.pertanian.go.id.
    3. Selalu verifikasi informasi ke Dinas Pertanian setempat atau hubungi akun resmi PSP Kementan jika menemukan informasi yang meragukan di lapangan.
    4. Laporkan akun atau pihak yang melakukan penipuan agar segera ditindaklanjuti dan tidak menipu korban lainnya.

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran bantuan APBN untuk sektor pertanian 2026 tidak benar.
    Ditjen PSP Kementan mengimbau seluruh petani, untuk berhati-hati terhadap modus penipuan  yang menjanjikan bantuan dengan imbalan tertentu.
    Kriteria penerima bantuan (CPCL) langsung da Petunjuk Teknis (Juknis) yang bisa diunduh di psp.pertanian.go.id.
  • (GFD-2026-33358) Hoaks! MBG diganti jadi BPJS Kesehatan gratis

    Sumber:
    Tanggal publish: 09/04/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di media sosial Facebook menampilkan sekelompok orang yang tampak seperti sedang melakukan demonstrasi dengan tuntutan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) diganti menjadi BPJS Kesehatan gratis atau bantuan uang tunai bulanan.

    Unggahan tersebut juga menyebut bahwa penggantian program MBG menjadi bantuan lain dinilai lebih bermanfaat bagi masyarakat.

    Berikut narasi dalam unggahan tersebut:

    “Setuju tidak jika MBG diganti menjadi BPJS gratis atau diganti uang tunai Rp300 ribu perbulan, karena itu lebih bermanfaat”

    Namun, benarkah program MBG akan diganti menjadi BPJS Kesehatan gratis?



    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi maupun laporan dari media kredibel yang menyebut bahwa program MBG akan digantikan dengan BPJS Kesehatan gratis.

    Selain itu, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa gambar dalam unggahan tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).

    Sebagai informasi, BPJS Kesehatan telah memiliki program Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang memang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu, di mana iurannya ditanggung pemerintah.

    Namun, program tersebut tidak berkaitan dengan penggantian program MBG. Hingga saat ini, program MBG masih berlangsung dan terus dijalankan di berbagai daerah.

    Dengan demikian, klaim yang menyebut program MBG akan diganti menjadi BPJS Kesehatan gratis merupakan informasi yang tidak benar atau hoaks.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Rating: MBG diganti jadi BPJS Kesehatan gratis

    Klaim: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan