• (GFD-2026-31635) [SALAH] Hasil Uji Laboratorium Sinkhole di Sumbar dengan pH Air 8,4

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 13/01/2026

    Berita

    Akun TikTok “sumbar.60.detik” pada Jum’at (09/01/2026) mengunggah video [arsip] yang menyebutkan hasil uji laboratorium dari air yang diambil dari sinkhole yang terjadi di Sumatera Barat, dengan narasi sebagai berikut:

    Hasil uji labor sumber air sinkhole di Situjuah Batua, 50 Kota, PH-airnya 8,4. Ini kategori air minum sehat. Air Zam-Zam saja PH-nya cuma 7,9-8,0. Air mineral kemasan merek² terkenal saja PH airnya cuma 7,6. Artinya, air yang muncul dari sinkhole ini adalah "harta karun". Berkah yang harus dikelola dam dimanfaatkan sebaik mungkin.#fypage #fypシ゚viral🖤tiktok #sumbarrancak #50kota #galodosumbar

    Air Sinkhole Situjuah Batua: Harta Karun Minum Sehat

    Temukan kelebihan air sinkhole Situjuah Batua dengan pH 8,4, lebih sehat dari Zam-Zam! Pelajari lebih lanjut tentang manfaatnya. #fypage #sumbarrancak #50kota

    Keywords: Air sinkhole dengan pH 8,4, Air minum sehat di Sumatera Barat, Kelebihan air sinkhole Situjuah, Perbandingan pH air mineral, Manfaat air sinkhole untuk kesehatan, Harta karun air bersih, Air mineral terbaik di 50 Kota, Air sinkhole sebagai sumber mata air, Penelitian kualitas air di Situjuah, Air mineral dan pH

    Hingga artikel ini tayang, unggahan tersebut telah diputar lebih dari 624 ribu kali, 3.824 suka, 791 interaksi komentar, dan 422 disimpan.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri keterangan tersebut dengan menggunakan kata kunci “hasil lab air sinkhole di Sumbar” pada pencarian Google. Hasil penelusuran ditemukan artikel yang diulas oleh Sumbakita.id yang tayang pada Minggu, (11/01/26).

    Dalam keteranganya, Sekretaris Dinas Kesehatan Limapuluh Kota, Deni Hendra Suryadi, menyatakan air yang keluar dari lubang sinkhole di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, mengandung bakteri Escherichia coli dan coliform berdasarkan hasil uji Labkesda Sumatera Barat pada 11 Januari 2026. Dengan temuan tersebut, air sinkhole dinyatakan tidak layak dikonsumsi langsung karena berisiko menyebabkan diare dan gangguan saluran pencernaan. Masyarakat diimbau tidak mempercayai klaim manfaat air sinkhole tanpa dasar ilmiah.

    Klaim yang menyebutkan bahwa hasil uji laboratorium menunjukkan pH air sinkhole sebesar 8,4 sehingga dikategorikan sebagai air minum sehat bahkan dibandingkan dengan air Zamzam yang disebut memiliki pH 7,9 - 8,0 bukan informasi yang kredibel dan kurang tepat, karena tidak didukung hasil uji resmi serta mengabaikan temuan adanya bakteri berbahaya pada air tersebut.

    Kesimpulan

    Air sinkhole di Situjuah Batua, Limapuluh Kota, terbukti mengandung bakteri E. coli dan coliform sehingga tidak layak dikonsumsi langsung dan berisiko menyebabkan gangguan pencernaan. Video dengan klaim “hasil uji laboratorium sinkhole di Sumbar dengan pH air 8,4” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31636) [SALAH] Akibat Banyak yang Keracunan, Purbaya Usul MBG Disalurkan dalam Bentuk Uang Tunai

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 13/01/2026

    Berita

    Akun Facebook “Ahmad Sarbini” pada Jum’at (02/01/2026) mengunggah video [arsip] dengan narasi sebagai berikut:
    Banyak Anak yang Keracunan, Purbaya Minta MBG Diuangkan.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) sebelumnya telah mengulas informasi serupa dengan judul “[SALAH] Menkeu Purbaya Usul MBG Diuangkan” tayang Selasa, (02/12/2025). 

    Kementerian Keuangan membantah keras kabar yang beredar di media sosial yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan agar program Makan Bergizi Gratis diganti dengan pemberian uang tunai. Informasi tersebut dipastikan tidak benar.

    Penegasan ini disampaikan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, setelah muncul video viral yang memuat klaim keliru tersebut. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya pada konten menyesatkan yang mengatasnamakan pejabat atau pegawai Kemenkeu.

    Hingga saat ini, program MBG masih tetap dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Pemerintah belum melakukan perubahan kebijakan terkait program tersebut, dan pelaksanaannya berjalan seperti biasa.

    Terkait peristiwa keracunan tersebut, DPR melalui laman resmi dpr.go.id, menegaskan akan mengoptimalkan fungsi pengawasan untuk mendorong evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan program MBG agar tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga benar-benar memberikan manfaat nyata bagi para penerima.

    Kesimpulan

    Kemenkeu telah membatah informasi tersebut, program MBG masih berjalan seperti biasa di bawah BGN, dan DPR memastikan akan terus mengawasi serta mengevaluasi pelaksanaannya. Informasi dengan klaim “akibat banyak yang keracunan, Purbaya usul MBG disalurkan dalam bentuk uang tunai” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31639) Cek Fakta: Hoaks Dedi Mulyadi Bagikan Rp 50 Juta Hanya dengan Memberikan Komentar di Facebook

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/01/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan video Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan membagikan bantuan Rp 50 juta hanya dengan menulis komentar di Facebook. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun bernama Bapak Aing mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 9 Januari 2026.
    Dalam postingannya terdapat video Dedi Mulyadi dengan narasi sebagai berikut:
    "Assalamualaikum teman-teman KDM jangan diskip karena ini rezekimu bila video ini lewat di berandamu dan ini bukan kebetulan follow akun ini dan komentar amin jika kamu ingin dapat rezeki yang tak disangka-sangka dan segala urusanmu akan dimudahkan oleh Allah".
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Yang butuh bantuan dari saya Rp 50.000.000 jt
    Silakan tulis amin di komentar dan folow akun ini Insya allah saya bantu"
    Di kolom komentar pemilik akun juga membagikan nomor WhatsApp untuk mendata masyarakat yang menginginkan bantuan.
    Lalu benarkah postingan video Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan membagikan bantuan Rp 50 juta hanya dengan menulis komentar di Facebook?
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan video yang identik dengan postingan. Video itu diunggah akun Dedi Mulyadi di akun Instagramnya, @dedimulyadi71 yang sudah bercentang biru atau terverifikasi.
    Video itu diunggah pada 30 Agustus 2025. Video asli membahas permintaan Dedi Mulyadi agar masyarakat tidak lagi membakar gedung dalam aksi unjuk rasa yang digelar saat itu.
    Video itu juga disertai narasi:
    "Mari hentikan. Negara dan bangsa sudah rugi besar. Yang susah, kita-kita juga"
    Di Facebook sendiri akun Dedi Mulyadi bernama Kang Dedi Mulyadi yang sudah bercentang biru atau terverifikasi dan mempunyai lebih dari 14 juta pengikut.
    Penelusuran juga dilanjutkan dengan menggunakan situs pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan konten tersebut 61 persen merupakan modifikasi AI.
    Selain itu sangat berbahaya jika memberikan data pribadi kita pada nomor yang tidak dikenal dengan iming-iming pembagian bantuan. Hal ini bisa mengakibatkan kita pada pencurian data hingga terhubung dengan pinjaman online ilegal.

    Kesimpulan


    Postingan video Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan membagikan bantuan Rp 50 juta hanya dengan menulis komentar di Facebook adalah hoaks.

    Rujukan

  • (GFD-2026-31640) Cek Fakta: Tidak Benar Link untuk Daftar Bantuan Token Listrik Rp 750 Ribu dari PLN

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/01/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan token listrik Rp 750.000 dari PLN. Postingan tersebut beredar di salah satu akun Facebook pada 12 Januari 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "⚡ Program Bantuan Listrik dari PLN
    PLN bersama pemerintah kembali menyalurkan bantuan token listrik hingga Rp750.000
    Cek status penerimaan Anda melalui situs resmi PLN dan nikmati kemudahan akses energi di rumah Anda.
    UNTUK INFO LEBIH LANJUT ANDA DAFTAR SEKARANG"
    Postingan turut menyertakan poster yang berisi tulisan sebagai berikut:
    "pembagian token gratis di tahun 2026-2027
    BERBAGI TOKEN LISTRIK RP 750.000
    Segera dapatkan dan nikmati listrik gratis untuk hunian anda
    Semoga token gratis ini bisa menjadi langkah awal untuk Indonesia lebih maju dan berkembang"
    Postingan disertai menu daftar, jika diklik akan muncul link berikut:
    "https://token-listrik.f-gratis.com/home"
    Link tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta ID pelanggan PLN.
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran bantuan token listrik Rp 750 ribu? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran bantuan token listrik Rp 750 ribu. Penelusuran mengarah pada artikel Liputan6.com berjudul "Viral Pembagian Token Listrik Gratis, Simak Penjelasan PLN" yang dimuat pada 23 September 2025.
    Dalam artikel ini, masyarakat diingatkan untuk tidak mudah tergiur tawaran promo token listrik gratis. Pasalnya, ini merupakan hoaks yang menjadi modus kejahatan siber.
    Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan, PLN tidak pernah membuat dan menyelenggarakan promo token listrik gratis seperti yang beredar di media sosial.
    "PLN memastikan tidak pernah memberikan promo dimaksud," kata Gregorius, saat berbincang dengan Liputan6.com, Selasa 23 September 2025.
    Dia menegaskan, informasi promo pembagian token listrik gratis yang beredar adalah hoaks dan indikasi scam.
    PLN mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi termasuk promosi yang bukan resmi bersumber dari PLN sehingga terhindar dari upaya penipuan.
    "Informasi tentang promo resmi dari PLN dapat dilihat pada aplikasi PLN Mobile," kata Gregorius.
    Penelusuran juga mengarah pada unggahan dari PLN melalui akun Instagram resminya @pln_id. Dalam unggahannya PLN meminta masyarakat hati-hati karena sekarang lagi banyak akun-akun tidak resmi yang menyebarkan hoaks promo listrik gratis.
    Berikut unggahan lengkapnya:
    "Hati-hati ya Electrizen, sekarang lagi banyak akun-akun tidak resmi yang menyebarkan HOAX promo listrik gratis. PLN hanya informasi promo resmi via media sosial korporat milik PLN atau aplikasi PLN Mobile.
    Yuk, lebih waspada dan share ke orang-orang terdekat kalian ya!"

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran bantuan token listrik Rp 750 ribu, tidak benar.