(GFD-2026-31626) Menyesatkan: Video Erupsi Gunung Semeru Disertai Ledakan Api
Sumber:Tanggal publish: 13/01/2026
Berita
Video berdurasi 12 detik itu merekam suasana jalan raya yang dipenuhi pengendara sepeda motor, sementara di ujung jalan, terlihat kepulan asap erupsi. Di tengah pekatnya abu, tampak kilatan cahaya muncul berulang kali. “Belum kering luka akibat bencana Sumatera Utara dan Sumatera Barat, kini engkau hadapkan lagi dengan bencana yg ada di Jawa,” tulis pengunggah video tersebut.
Namun, benarkah erupsi Gunung Semeru disertai ledakan api?
Hasil Cek Fakta
Tempo menemukan video asli diunggah oleh akun TikTok Trio Tewur, biro perjalanan wisata ke Gunung Semeru dan Bromo. Video itu diunggah pada 19 November 2025.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menyampaikan Gunung Semeru mengalami erupsi pada 19 November 2025 pukul 14.13 WIB. Erupsi tersebut berupa awan panas yang berlangsung secara beruntun. Peristiwa ini cocok dengan tanggal saat video diunggah.
Namun pada video asli tidak terlihat adanya kilatan api di antara awan panas tersebut.
Selain itu, kedua mobil yang diparkir di pinggir jalan adalah jenis Toyota. Sedangkan pada versi yang beredar, tertulis jenis mobil MON.
Analisis video dengan alat deteksi, AI or NOT, menghasilkan kemungkinan 84 persen konten itu dibuat dengan AI. Kemungkinan besar, video itu diubah dengan aplikasi 4o milik Open AI.
Hasil analisis dengan alat Was It AI juga menyatakan gambar itu dibuat dengan AI, dengan konfidensial tinggi. Sementara Hive Moderation memberikan angka agregat 99,9 persen video itu hasil AI.
Tipe Erupsi Gunung Semeru
Dilansir situs Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), Gunung Semeru yang tingginya 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu memiliki karakter letusan bertipe vulkanian dan strombolian yang terjadi 3-4 kali setiap jam.
Vulkanian berarti jenis letusan eksplosif yang dapat menghancurkan kubah dan lidah lava (aliran lava dari kawah) yang telah terbentuk sebelumnya. Sementara strombolian adalah karakter letusan yang membentuk kawah dan lidah lava baru.
Semeru mengalami beberapa kali erupsi yakni 19 November, 5 Desember, dan 12 Januari 2026. Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian mengimbau masyarakat tidak berada di area gunung yang berjarak 13 kilometer dari puncak, sebagaimana dilaporkan Antara.
Masyarakat juga diminta jaga jarak minimal 500 meter dari sungai, di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) sepanjang Besuk Kobokan, lantaran berpotensi dilanda awan panas dan aliran lahar yang bisa meluas sepanjang 17 km dari puncak.
"Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Semeru, karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar)," kata Mukdas, Senin, 12 Januari 2025.
Kesimpulan
Video itu diubah dari versi aslinya menggunakan AI. Pada versi aslinya, tidak ada kilatan api di antara awan panas. Selain itu, erupsi terjadi pada 19 November 2025. Namun akun-akun lain membagikannya pada Desember 2025.
Rujukan
- https://www.facebook.com/watch/?v=839197092055266
- https://perma.cc/8MW4-H2TP?type=image
- https://www.tiktok.com/@aklaljuliadi/video/7580916199236635925?_r=1&_t=ZS-92nESMlcJ3C
- https://www.tiktok.com/@triotewur/video/7574364741955489042
- https://esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/pvmbg-tingkatkan-aktivitas-gunung-api-semeru-ke-level-iv-awas
- http://aiornot.com
- http://wasitai.com
- http://hivemoderation.com
- https://bnpb.go.id/berita/sejarah-panjang-letusan-gunung-semeru- /cdn-cgi/l/email-protection#d1b2b4bab7b0baa5b091a5b4bca1beffb2beffb8b5
(GFD-2026-31627) [SALAH] Artis Cilik Farel Prayoga Meninggal Dunia pada 6 Januari 2026
Sumber: facebook.comTanggal publish: 13/01/2026
Berita
Akun Facebook “Mr. Terima Kasih” pada Selasa (6/1/2026) mengunggah gambar [arsip] yang menampilkan foto penyanyi dangdut, Farel Prayoga dengan narasi sebagai berikut:
“INNALILLAHI, Kabar Duka Artis Cilik Farel Prayoga Dikabarkan Menin99al Dunia dikarenakan kec... Lihat selengkapnya ”

Hingga Senin (12/1/2026), unggahan tersebut sudah mendapatkan reaksi 95 kali, dikomentari 25 kali dan dibagikan 3 kali.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan penelusuran dengan mengunjungi akun Instagram milik Farel Prayoga (@farelprayoga.real).
Akun tersebut masih mengunggah stories pada Senin (12/1/2026). Sebelumnya, melalui unggahan akun Instagram penyanyi dangdut, Dewi Persik pada Jumat (8/1/2026), Farel Prayoga terlihat masih hidup dan sehat.
Selain itu, tidak ditemukan pemberitaan dari media kredibel mana pun yang menyebutkan Farel meninggal dunia pada Selasa (6/1/2026). Tautan yang disertakan pada unggahan sumber klaim adalah tautan yang mengarah ke situs belanja online, bukan situs berita terkait wafatnya Farel.
Kesimpulan
Rujukan
(GFD-2026-31628) [SALAH] Seskab Teddy Telepon Pandji Pragiwaksono, Minta Influencer Lebih Bijak
Sumber: facebook.comTanggal publish: 13/01/2026
Berita
Beredar unggahan video [arsip] pada Senin (5/1/2026) dari akun Instagram “bakinupdate” berisi narasi:
“DETIK DETIK SESKAB TEDDY TELEPON PANDJI PRAGIWAKSONO MINTA INFLUENCER LEBIH BIJAK”.
Per Selasa (13/1/2026), unggahan tersebut telah mendapat 1.400-an tanda suka, 350-an komentar, dan dibagikan ulang 95-an kali oleh pengguna Instagram lainnya.
Hasil Cek Fakta
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Seskab Teddy telepon Pandji Pragiwaksono minta influencer lebih bijak” di kolom pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan kumparan.com “Seskab Teddy: Sampaikan yang Bijak, Jangan Giring Seolah Pemerintah Tidak Kerja”.
Berita yang tayang (19/12/2025) itu memuat pernyataan Seskab Teddy dalam konferensi pers tanggap bencana Sumatra di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (19/12/2025). Teddy menekankan bahwa orang yang diberi pengaruh dan kemampuan berbicara oleh Tuhan harus menggunakannya secara bertanggung jawab untuk membantu dan menenangkan situasi, bukan untuk menimbulkan kebingungan atau keributan. Sama sekali tidak ada kaitannya dengan Pandji Pragiwaksono.
TurnBackHoax kemudian melacak tangkapan layar dari video unggahan akun Instagram “bakinupdate” itu menggunakan Google Lens. Penelusuran mengarah ke video di kanal YouTube Pandji Pragiwaksono “SESKAB TEDDY INGIN SAYA LEBIH BIJAK” yang tayang Selasa (30/12/2025).
Dalam video itu, Pandji memutar ulang rekaman saat Seskab Teddy menyampaikan pernyataan pers terkait penanggulangan bencana di Sumatra. Pandji tidak ditelepon langsung oleh Seskab Teddy.
Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan bukti dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “Seskab Teddy telepon Pandji Pragiwaksono, minta influencer lebih bijak”.
Sebagai informasi, Pandji Pragiwaksono menjadi sorotan publik usai penayangan program stand-up special Mens Rea di Netflix. Sebagian materi Pandji dianggap menyentil serta menyudutkan kelompok tertentu.
Dikutip dari hukumonline.com, Pandji Pragiwaksono dilaporkan ormas Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah ke Polda Metro Jaya. Dua ormas itu menilai materi Pandji menyinggung seolah-olah NU dan Muhammadiyah mendapat konsesi tambang karena memberikan suara dalam kontestasi Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2024
lalu.
Kesimpulan
Rujukan
- https://www.instagram.com/reel/DTHKRaLiVsm/?igsh=bjF0amxyMGkybm44
- https://archive.ph/ihWqv
- https://kumparan.com/kumparannews/seskab-teddy-sampaikan-yang-bijak-jangan-giring-seolah-pemerintah-tidak-kerja-26SrsYXYPe8
- https://www.hukumonline.com/berita/a/kasus-pandji-pragiwaksono--ketua-komisi-iii-dpr-tegaskan-kuhp-kuhap-baru-lindungi-kebebasan-kritik-lt6964682dadd0a/
- https://youtu.be/PSd6K1HfxF4?si=r2XL70dslBUYfuZM
(GFD-2026-31629) Cek Fakta: Tidak Benar Peringatan BMKG Fenomena Squall Line Bawa Hujan Lebat, Angin Kencang dan Petir di Jakarta
Sumber:Tanggal publish: 13/01/2026
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim BMKG mengeluarkan peringatan fenomena Squall Line membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir di Jakarta, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 29 Desember 2025.
Klaim BMKG mengeluarkan peringatan fenomena Squall Line membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir di Jakarta, berupa tulisan sebagai berikut.
"Kabar penting bagi warga Jabodetabek dan sekitarnya yang berencana merayakan malam pergantian tahun di luar ruangan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hari ini merilis peringatan dini terkait terdeteksinya fenomena Squall Line atau garis badai memanjang yang sedang terbentuk di Samudra Hindia dan bergerak menuju pesisir selatan serta utara Jawa. Citra satelit memperlihatkan barisan awan Cumulonimbus (Cb) yang sangat padat dan panjang, yang berpotensi membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir tepat pada tanggal 31 Desember malam hingga 1 Januari pagi.
Istilah Squall Line menjadi viral dan banyak dicari di Google karena dampaknya yang bisa lebih merusak daripada badai biasa. Angin kencang yang dihasilkan bisa bersifat destruktif (merobohkan baliho/pohon), dan curah hujannya bisa memicu banjir kilat dalam hitungan jam. BMKG mengimbau penyelenggara acara tahun baru untuk menyiapkan rencana cadangan (indoor) dan masyarakat diminta untuk terus memantau aplikasi info cuaca secara real-time.
Berita ini sangat krusial untuk disebarkan sekarang agar masyarakat tidak "kaget" dan bisa memitigasi bencana. Narasi yang dibangun bukan untuk menakut-nakuti, melainkan membangun kesiapsiagaan ("Sedia Payung Sebelum Hujan" dalam arti harfiah)."
Benarkah klaim BMKG mengeluarkan peringatan fenomena Squall Line membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir di Jakarta? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim BMKG mengeluarkan peringatan fenomena Squall Line membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir di Jakarta, BMKG melalui akun Instagram resmi BMKG @infobmkg menyatakan, BMKG tidak pernah merilis pernyataan terkait fenomena Squall Line di Jakarta.
Berikut keterangan BMKG yang diunggah akun Instagram resmi @infobmkg.
"? ????? ??????? “?????? ????” & ????? ????? ???? ?
???? ????? ?????? merilis pernyataan atau peringatan dini seperti yang beredar terkait:
❌ terdeteksinya Squall Line
❌ ancaman badai ekstrem khusus malam 31 Desember 2025-1 Januari 2026
❌ imbauan resmi BMKG dengan narasi tersebut
Hingga saat ini, tidak ada rilis resmi BMKG yang menyatakan adanya fenomena Squall Line seperti yang disebutkan dalam unggahan tersebut.
? Perlu dipahami, setiap informasi cuaca dan peringatan dini BMKG hanya disampaikan melalui kanal resmi, seperti: • Website: bmkg.go.id
• Media sosial: @infoBMKG
• Aplikasi Info BMKG
Masyarakat diimbau tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Selalu cek sumber resmi BMKG untuk mendapatkan info cuaca yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Bijak bermedia, saring sebelum sharing ??
#InfoBMKG
#SquallLine"
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim BMKG mengeluarkan peringatan fenomena Squall Line membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir di Jakarta tidak benar.
BMKG tidak pernah merilis pernyataan terkait fenomena Squall Line di Jakarta.



