• (GFD-2026-31636) [SALAH] Akibat Banyak yang Keracunan, Purbaya Usul MBG Disalurkan dalam Bentuk Uang Tunai

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 13/01/2026

    Berita

    Akun Facebook “Ahmad Sarbini” pada Jum’at (02/01/2026) mengunggah video [arsip] dengan narasi sebagai berikut:
    Banyak Anak yang Keracunan, Purbaya Minta MBG Diuangkan.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) sebelumnya telah mengulas informasi serupa dengan judul “[SALAH] Menkeu Purbaya Usul MBG Diuangkan” tayang Selasa, (02/12/2025). 

    Kementerian Keuangan membantah keras kabar yang beredar di media sosial yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan agar program Makan Bergizi Gratis diganti dengan pemberian uang tunai. Informasi tersebut dipastikan tidak benar.

    Penegasan ini disampaikan oleh Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Deni Surjantoro, setelah muncul video viral yang memuat klaim keliru tersebut. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya pada konten menyesatkan yang mengatasnamakan pejabat atau pegawai Kemenkeu.

    Hingga saat ini, program MBG masih tetap dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Pemerintah belum melakukan perubahan kebijakan terkait program tersebut, dan pelaksanaannya berjalan seperti biasa.

    Terkait peristiwa keracunan tersebut, DPR melalui laman resmi dpr.go.id, menegaskan akan mengoptimalkan fungsi pengawasan untuk mendorong evaluasi menyeluruh atas pelaksanaan program MBG agar tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga benar-benar memberikan manfaat nyata bagi para penerima.

    Kesimpulan

    Kemenkeu telah membatah informasi tersebut, program MBG masih berjalan seperti biasa di bawah BGN, dan DPR memastikan akan terus mengawasi serta mengevaluasi pelaksanaannya. Informasi dengan klaim “akibat banyak yang keracunan, Purbaya usul MBG disalurkan dalam bentuk uang tunai” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31639) Cek Fakta: Hoaks Dedi Mulyadi Bagikan Rp 50 Juta Hanya dengan Memberikan Komentar di Facebook

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/01/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan video Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan membagikan bantuan Rp 50 juta hanya dengan menulis komentar di Facebook. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun bernama Bapak Aing mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 9 Januari 2026.
    Dalam postingannya terdapat video Dedi Mulyadi dengan narasi sebagai berikut:
    "Assalamualaikum teman-teman KDM jangan diskip karena ini rezekimu bila video ini lewat di berandamu dan ini bukan kebetulan follow akun ini dan komentar amin jika kamu ingin dapat rezeki yang tak disangka-sangka dan segala urusanmu akan dimudahkan oleh Allah".
    Akun itu menambahkan narasi:
    "Yang butuh bantuan dari saya Rp 50.000.000 jt
    Silakan tulis amin di komentar dan folow akun ini Insya allah saya bantu"
    Di kolom komentar pemilik akun juga membagikan nomor WhatsApp untuk mendata masyarakat yang menginginkan bantuan.
    Lalu benarkah postingan video Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan membagikan bantuan Rp 50 juta hanya dengan menulis komentar di Facebook?
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan video yang identik dengan postingan. Video itu diunggah akun Dedi Mulyadi di akun Instagramnya, @dedimulyadi71 yang sudah bercentang biru atau terverifikasi.
    Video itu diunggah pada 30 Agustus 2025. Video asli membahas permintaan Dedi Mulyadi agar masyarakat tidak lagi membakar gedung dalam aksi unjuk rasa yang digelar saat itu.
    Video itu juga disertai narasi:
    "Mari hentikan. Negara dan bangsa sudah rugi besar. Yang susah, kita-kita juga"
    Di Facebook sendiri akun Dedi Mulyadi bernama Kang Dedi Mulyadi yang sudah bercentang biru atau terverifikasi dan mempunyai lebih dari 14 juta pengikut.
    Penelusuran juga dilanjutkan dengan menggunakan situs pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasilnya menunjukkan konten tersebut 61 persen merupakan modifikasi AI.
    Selain itu sangat berbahaya jika memberikan data pribadi kita pada nomor yang tidak dikenal dengan iming-iming pembagian bantuan. Hal ini bisa mengakibatkan kita pada pencurian data hingga terhubung dengan pinjaman online ilegal.

    Kesimpulan


    Postingan video Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi akan membagikan bantuan Rp 50 juta hanya dengan menulis komentar di Facebook adalah hoaks.

    Rujukan

  • (GFD-2026-31640) Cek Fakta: Tidak Benar Link untuk Daftar Bantuan Token Listrik Rp 750 Ribu dari PLN

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/01/2026

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan token listrik Rp 750.000 dari PLN. Postingan tersebut beredar di salah satu akun Facebook pada 12 Januari 2026.
    Berikut isi unggahannya:
    "⚡ Program Bantuan Listrik dari PLN
    PLN bersama pemerintah kembali menyalurkan bantuan token listrik hingga Rp750.000
    Cek status penerimaan Anda melalui situs resmi PLN dan nikmati kemudahan akses energi di rumah Anda.
    UNTUK INFO LEBIH LANJUT ANDA DAFTAR SEKARANG"
    Postingan turut menyertakan poster yang berisi tulisan sebagai berikut:
    "pembagian token gratis di tahun 2026-2027
    BERBAGI TOKEN LISTRIK RP 750.000
    Segera dapatkan dan nikmati listrik gratis untuk hunian anda
    Semoga token gratis ini bisa menjadi langkah awal untuk Indonesia lebih maju dan berkembang"
    Postingan disertai menu daftar, jika diklik akan muncul link berikut:
    "https://token-listrik.f-gratis.com/home"
    Link tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta ID pelanggan PLN.
    Lalu benarkah klaim link pendaftaran bantuan token listrik Rp 750 ribu? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim link pendaftaran bantuan token listrik Rp 750 ribu. Penelusuran mengarah pada artikel Liputan6.com berjudul "Viral Pembagian Token Listrik Gratis, Simak Penjelasan PLN" yang dimuat pada 23 September 2025.
    Dalam artikel ini, masyarakat diingatkan untuk tidak mudah tergiur tawaran promo token listrik gratis. Pasalnya, ini merupakan hoaks yang menjadi modus kejahatan siber.
    Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN Gregorius Adi Trianto mengatakan, PLN tidak pernah membuat dan menyelenggarakan promo token listrik gratis seperti yang beredar di media sosial.
    "PLN memastikan tidak pernah memberikan promo dimaksud," kata Gregorius, saat berbincang dengan Liputan6.com, Selasa 23 September 2025.
    Dia menegaskan, informasi promo pembagian token listrik gratis yang beredar adalah hoaks dan indikasi scam.
    PLN mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap informasi termasuk promosi yang bukan resmi bersumber dari PLN sehingga terhindar dari upaya penipuan.
    "Informasi tentang promo resmi dari PLN dapat dilihat pada aplikasi PLN Mobile," kata Gregorius.
    Penelusuran juga mengarah pada unggahan dari PLN melalui akun Instagram resminya @pln_id. Dalam unggahannya PLN meminta masyarakat hati-hati karena sekarang lagi banyak akun-akun tidak resmi yang menyebarkan hoaks promo listrik gratis.
    Berikut unggahan lengkapnya:
    "Hati-hati ya Electrizen, sekarang lagi banyak akun-akun tidak resmi yang menyebarkan HOAX promo listrik gratis. PLN hanya informasi promo resmi via media sosial korporat milik PLN atau aplikasi PLN Mobile.
    Yuk, lebih waspada dan share ke orang-orang terdekat kalian ya!"

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim link pendaftaran bantuan token listrik Rp 750 ribu, tidak benar.
  • (GFD-2026-31680) Hoaks Prabowo dan Purbaya Sepakat BBM Turun Menjadi Rp7.000

    Sumber:
    Tanggal publish: 13/01/2026

    Berita

    tirto.id - Di media sosial, beredar sebuah unggahan yang menyebutkan bahwa pemerintah sepakat untuk menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) menjadi Rp7.000 per liter.

    ADVERTISEMENT

    Klaim tersebut disebarkan di media sosial Facebook oleh akun bernama “Hemsi Reza” (arsip) pada 4 Januari 2026. Di dalam unggahan, pengunggah menyebutkan kalau Presiden Republik Indonesia bersama dengan Menteri Keuangan Purbaya menyepakati penurunan harga tersebut.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    “Bapak Presiden Republik Indonesia dan Menteri Keuangan Purbaya sepakat untuk menurunkan harga BBM menjadi Rp7.000 per liter. Menurut Purbaya harga BBM Rp7.000 per liter sudah memiliki keuntungan yang sangat besar. Diturunkannya harga BBM ini untuk tidak terlalu membebani masyarakat dan disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto!” tulis pengunggah di dalam takarir.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Hingga artikel ini ditulis pada 12 Januari 2026, unggahan tersebut telah mendapatkan 1,5 ribu tanda suka dan lebih dari 323 ribu komentar. Klaim serupa juga ditemukan di akun “Bu Iis” (arsip) dan “Dian Saputra S” (arsip).

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Baca juga:Prabowo Resmikan RDMP Balikpapan & Sekolah Rakyat di Banjarbaru97% SPBU di Aceh Kembali Beroperasi, Sumbar-Sumut Sudah Normal

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim ini?

    ADVERTISEMENT

    Baca juga:ESDM Beri Tambahan Kuota Impor BBM untuk SPBU Swasta

    Periksa Fakta Prabowo dan Purbaya Sepakat Akan Menurunkan Harga BBM. foto/Hotline periksa fakta tirto

    Hasil Cek Fakta

    Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto melakukan penelusuran di mesin pencarian Google dengan kata kunci “pemerintah akan turunkan harga BBM jadi 7000”. Namun, tidak ditemukan berita ataupun pernyataan resmi pemerintah terkait klaim ini.

    Perlu diketahui, menukil Tirto, sejumlah badan usaha penyedia BBM seperti BUMN Pertamina maupun perusahaan swasta seperti Shell, BP, dan Vivo memang menurunkan beberapa jenis BBM Per 1 Januari 2026.

    Pertamina misalnya, menurunkan produk BBM Pertamax menjadi Rp12.350 per liter dari sebelumnya Rp12.750. Kemudian harga Pertamax Green 95 turun menjadi Rp13.150 per liter dari sebelumnya Rp.13.500 per liter. Sedangkan, bagi BBM bersubsidi seperti solar dan Pertalite (RON 90) tidak mengalami perubahan, masing-masing tetap Rp6.800 per liter dan Rp10.000 per liter.

    Baca juga:KPK soal Riza Chalid Terlibat di Kasus Katalis: Kita Analisis

    Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Robert Dumatubun, menjelaskan bahwa penyesuaian harga tersebut dilakukan berdasarkan formula penetapan harga dari pemerintah, dengan memperhatikan pergerakan rata-rata harga minyak dunia yang dirujuk dari publikasi internasional seperti Argus atau Mean of Platts Singapore (MOPS), serta nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

    "Penyesuaian harga ini kami lakukan secara berkala, dan tetap menjadikan harga Pertamax Series dan Dex Series sebagai yang paling kompetitif," ujar Robert.

    Namun, hingga artikel ini ditulis tidak terdapat keterangan resmi yang menyebutkan bahwa harga BBM akan diturunkan menjadi Rp7.000.

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran fakta, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan kalau pemerintah akan menurunkan tarif BBM menjadi Rp7.000 adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Tidak ditemukan pernyataan resmi dari pemerintah yang mengklaim bahwa tarif BBM akan turun menjadi Rp7.000. Harga BBM sendiri di awal tahun ini memang turun di sejumlah badan usaha. Namun, penurunan tersebut tidak berkaitan dengan klaim bahwa pemerintah menetapkan harga BBM sebesar Rp7.000 per liter.

    Penurunan harga BBM dilakukan dengan mengacu pada formula harga dari pemerintah serta mengikuti tren harga rata-rata publikasi minyak dunia, seperti Argus atau Mean of Platts Singapore (MOPS), dan mempertimbangkan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan