Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “warga Aceh demo menuntut pembebasan reporter CNN”. Hasilnya, tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.
TurnBackHoax kemudian melakukan pencarian gambar terbalik dengan memanfaatkan Google Lens. Hasilnya, ditemukan gambar serupa dari laman kosongsatunews.com “Demo Ribuan Massa di PN Manado, Mendesak Pembatalan Eksekusi Tanah oleh Ketua PN Manado Di Sario Tumpaan Berhasil” yang tayang Jumat (01/08/2025).
Diketahui, konteks asli video adalah demonstrasi Aliansi Masyarakat Peduli Hukum di kantor Pengadilan Manado pada Kamis (31/07/2025). Massa menuntut pembatalan eksekusi tanah, sama sekali tidak ada kaitannya dengan pembebasan reporter CNN.
Untuk diketahui, dilansir dari poskota.co.id, Irine Wardhanie adalah reporter siaran langsung CNN Indonesia yang tak mampu membendung tangisnya saat melaporkan kondisi terkini bencana banjir dan longsor di Aceh pada Rabu (17/12/2025).
Siaran emosional tersebut dengan cepat menyita perhatian publik dan viral di media sosial. Di tengah perhatian publik, CNN Indonesia memberikan klarifikasi resmi terkait penarikan konten siaran tersebut dari kanal media sosial mereka. CNN Indonesia menjelaskan langkah tersebut diambil karena konten dinilai memiliki potensi disalahgunakan oleh pihak tertentu.
Konteks asli video adalah demonstrasi Aliansi Masyarakat Peduli Hukum di kantor Pengadilan Manado pada Juli 2025. Massa menuntut pembatalan eksekusi tanah. Jadi, unggahan video berisi klaim “warga Aceh demo menuntut pembebasan reporter CNN Irine Wardhani” itu merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).