• (GFD-2025-30954) [SALAH] Dedi Mulyadi Copot Farhan dari Wali Kota Bandung

    Sumber: Youtube.com
    Tanggal publish: 19/12/2025

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari kanal YouTube “Tarbiyah Daily” pada Selasa (9/12/2025). Berisi narasi : 

    “DEDI MULYADI COPOT FARHAN DARI WALIKOTA BANDUNG?! GAK BECUS ATASI SAMPAH DAN BANJIR DI JABAR?!”

    Hingga Jumat (19/12/2025) unggahan telah dilihat 6.475 kali, menuai 70 tanda suka serta 57 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri video tersebut dengan memanfaatkan Google Lens. Berikut hasilnya : 

    • Klip video pertama berasal dari akun TikTok ‘jpmedia.id’ yang memperlihatkan Dedi Mulyadi turun langsung menangani banjir di Bandung.

    • Klip video ke-2 berasal dari akun TikTok ‘vie.nukita’ yang memperlihatkan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, sedang berpidato sambil menyindir pejabat yang aktif membuat konten YouTube.

    • Klip video ke-3 berasal dari akun TikTok ‘dedimulyadiofficial’ yang memperlihatkan Dedi Mulyadi bersama para korban banjir.

    Setelah disimak hingga selesai, video unggahan kanal YouTube “Tarbiyah Daily” tidak memuat pernyataan maupun visual yang secara jelas menyebutkan bahwa Dedi Mulyadi mencopot Farhan dari Wali Kota Bandung. 

    Sementara itu, dilansir dari jabarprov.go.id pada Selasa (16/12/2025), Muhammad Farhan masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung dan tetap aktif menjalankan tugas pemerintahan, termasuk memastikan layanan publik di Kota Bandung berjalan normal.

    Kesimpulan

    Faktanya, hingga Selasa (16/12/2025), Farhan masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung. Dengan demikian, unggahan video berisi klaim “Dedi Mulyadi copot Farhan dari Wali Kota Bandung” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-30955) [SALAH] Roy Suryo Tersangka Baru Korupsi Hambalang

    Sumber: Youtube.com
    Tanggal publish: 19/12/2025

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari kanal YouTube “KajianOnline” pada Senin (15/12/2025). Berisi narasi : 

    “SUDAH JATUH TERTIMPA POHON ROY SURYO TERSANGKA BARU KORUPSI HAMBALANG! SBY MAKIN LEMAS AHY DIPECAT!?”

    Hingga Jumat (19/12/2025) unggahan telah dilihat 19.520 kali, menuai 529 tanda suka serta 208 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri video tersebut dengan memanfaatkan Google Lens. Berikut hasilnya : 

    • Klip video pertama berasal dari akun TikTok budiboga1 yang menampilkan cuplikan pemberitaan NET News dari NET TV mengenai Roy Suryo yang meminta Presiden Joko Widodo melanjutkan proyek mangkrak Hambalang.

    • Klip video ke-2 berasal dari akun TikTok ‘rtm9288’ yang menampilkan kondisi proyek Hambalang yang telah mangkrak selama sekitar 20 tahun.

    Setelah disimak hingga selesai, video yang diunggah kanal YouTube ‘KajianOnline’ hanya menampilkan cuplikan berita lama dan kondisi proyek Hambalang, dan tidak ada pernyataan resmi yang menyebutkan Roy Suryo sebagai tersangka baru.

    TurnBackHoax kemudian melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci “Roy Suryo tersangka baru korupsi Hambalang” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim. Dengan demikian, unggahan video berisi klaim “Roy Suryo tersangka baru korupsi Hambalang” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-30956) [SALAH] Ratusan Orang Tewas Imbas Jebolnya Tanggul Laut Jakarta

    Sumber: Youtube.com
    Tanggal publish: 19/12/2025

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari kanal YouTube “Tarbiyah Daily” pada Minggu (7/12/2025) berisi narasi:

    TANGGUL LAUT JAKARTA JEBOLL!! 520 ORANG TEW4S? 

    HARI INI JAKARTA TENGGELAM MAKIN MENCEK4M ALARM DIBUNYIKAN BANJIR ROB JAKARTA MAKIN PAR4H PRAMONO MALAH SIBUK UMROHH

    Hingga Jumat (19/12/2025) unggahan telah dilihat 6.866 kali dan telah menuai 75 tanda suka serta 66 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “tanggul laut Jakarta jebol 520 tewas” dan “Jakarta tenggelam hari ini” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke beberapa pemberitaan : 

    • Pemberitaan antaranews.com “BMKG keluarkan peringatan banjir rob di pesisir Jakarta awal November” tayang, Sabtu (1/10/2025). Memuat pemberitahuan dari BMKG mengenai potensi terjadinya banjir pesisir atau rob di sejumlah wilayah utara DKI Jakarta pada 3–12 November 2025. Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi pesisir Kamal Muara, Kapuk Muara, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Tanjung Priok, Kalibaru, Muara Angke, dan Penjaringan.

    • Pemberitaan detik.com “Waspada Potensi Banjir Rob Jakarta 4-6 Desember, Prediksi Puncak 5 Desember” tayang, Rabu (3/12/2025). Memuat pemberitahuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta melalui akun Instagram resmi @dkijakarta mengenai prediksi terjadinya banjir pesisir (rob) di wilayah pesisir Jakarta pada 4–6 Desember 2025. Puncak banjir rob diperkirakan terjadi pada 5 Desember pukul 09.00 WIB. Pemprov mengimbau warga yang tinggal di kawasan pesisir untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan muka air laut dan dampak yang mungkin timbul.

    Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan bukti dari sumber kredibel yang membenarkan klaim “ratusan orang tewas imbas jebolnya tanggul laut Jakarta”.

    Sebagai informasi, kondisi beberapa tanggul di pesisir Jakarta Utara sedang menjadi sorotan publik akibat kebocoran atau rembesan. Dilansir dari antaranews.com, Pemkot Jakarta Utara melakukan penanganan darurat dan penambalan tanggul Pelindo di Muara Baru yang dilaporkan mengalami kebocoran. Pemerintah juga memperkuat sejumlah titik pesisir untuk meningkatkan perlindungan pesisir dari ancaman banjir rob.

    TurnBackHoax juga menelusuri potongan video yang memperlihatkan seorang perempuan merekam kondisi garasinya yang tergenang air. Setelah ditelusuri lebih lanjut, klip tersebut diketahui berasal dari akun TikTok @norlinda017. Diketahui bahwa sebagian besar konten yang diunggah oleh akun tersebut dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). 

    Untuk memastikan keasliannya, video tersebut turut diperiksa menggunakan alat pendeteksi kecerdasan (AI) Hive ModerationKesimpulan

    Tidak ditemukan bukti dan sumber kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan video berisi klaim “ratusan orang tewas imbas jebolnya tanggul laut Jakarta” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-30957) [SALAH] Pemda Teriak Minta Dana Banjir, Purbaya: Pakai Duit Kalian Dulu

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 19/12/2025

    Berita

    Akun Facebook “Ibnu Habib Harahab” pada Minggu (2/10/2025) mengunggah video [arsip] berisi narasi:


    “PEMDA TERIAK MINTA DANA BANJIR PURBAYA : "PAKE DUIT KALIAN DULU"


    MENANGGAPI BANJIR DI SUMATERA PEMDA SETEMPAT MINTA BANTUAN PEMERINTAH PUSAT RESPON MENKEU PURBAYA SAVAGE TP MENDIDIK "GUNAKAN YANG DI PEMDA DULU. SEBELUM MINTA KE SAYA" MENKEU PURBAYA TAHU, PEMDA PUNYA DANA BELANJA TAK TERDUGA (BTT) YANG MENGENDAP


    PEMDA DIDORONG UNTK MENGOPTIMALKAN PENGGUNAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH (APBD) YANG SEHARUSNYA SUDAH MEMGALOKASIKAN POS UNTUK DANA TAK TERDUGA ATAU BELANJA DARURAT BENCANA”


    Hingga Jumat (19/12/2025), unggahan telah disukai sekitar 2000 akun, dibagikan ulang lebih dari 187 kali, serta menuai 30-an komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran video dengan mengetikkan kata kunci “Pemda teriak minta dana banjir, Purbaya: pakai duit kalian dulu” di mesin pencarian Google. Namun, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim.


    Hasil penelusuran teratas mengarah pada pemberitaan idntimes.comPurbaya Ungkap Pemda Belum Minta Anggaran buat Banjir Sumatra”.


    Berita yang tayang (28/11/2025) ini membahas mengenai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh, Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut) yang belum mengajukan dana bantuan untuk bencana alam kepada Pemerintah Pusat. Kendati demikian, Menkeu Purbaya menegaskan bahwa disinyalir masing-masing Pemprov menggunakan anggaran yang ada untuk penanganan bencana alam.


    Berita itu juga menjelaskan bahwa Kementerian Sosial (Kemensos) telah menggelontorkan dana sebesar Rp9,6 miliar untuk penanggulangan bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Rinciannya, Rp3 miliar untuk Aceh, Rp6 miliar untuk Sumut, dan Rp600 juta untuk Sumbar. Kemensos juga mengirim bantuan obat-obatan, logistik dasar, dan perlengkapan dapur umum melalui jalur udara ke tiga provinsi tersebut.


    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan berisi klaim “Pemda teriak minta dana banjir, Purbaya: pakai duit kalian dulu” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan