• (GFD-2025-31194) [SALAH] Ferdy Sambo Meninggal di Penjara

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 29/12/2025

    Berita

    Beredar unggahan foto [arsip] dari akun Facebook “Umy Zaleha” pada Selasa (16/12/2025) disertai narasi sebagai berikut:

    “Vir4l‼️⁉️

    INNALILLAHI, Ditemukan Meninggal di Dalam Penjara, Ferdy Sambo di Makamkan Hari Ini”

    Hingga Senin (29/12/2025) unggahan telah mendapatkan 54 tanda suka dan menuai 27 komentar.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan kata kunci “Ferdy Sambo meninggal di penjara” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim. 

    TurnBackHoax kemudian menelusuri foto tersebut dengan menggunakan Google Lens. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa foto prosesi pemakaman yang melibatkan sejumlah anggota kepolisian berasal dari pemberitaan tribratanewsntt.com berjudul “Penghormatan Terakhir Polres Kupang Kota” yang tayang Sabtu (9/9/20217). Foto itu merupakan dokumentasi upacara pemakaman Bripka Yermia Simson Abelo, anggota Satuan Lalu Lintas Polres Kupang, yang berlangsung pada tahun 2017.

    Sementara itu, foto yang menampilkan Putri Candrawati sedang menangis diketahui berasal dari artikel inilah.com berjudul “Keluar Ruang Sidang, Putri Candrawathi Tertunduk Menangis” yang tayang Senin (12/12/2022). Foto tersebut diambil pada momen ketika Putri Candrawati menangis usai memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Joshua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada tahun 2022. 

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan sumber kredibel yang mendukung klaim tersebut. Dengan demikian, unggahan berisi klaim “Ferdy Sambo meninggal di penjara” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-31195) [SALAH] Video Mahasiswa UI Desak DPR RI Periksa Komnas HAM Terkait Isu Papua

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 29/12/2025

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun TikTok “ssazy.affilate” pada Sabtu (23/11/2025). Isinya memperlihatkan seorang mahasiswa Universitas Indonesia meminta DPR RI memeriksa Komisi Nasional Hak Asasi Manusia dengan menuding Komnas HAM kerap berpihak kepada kelompok kriminal bersenjata dan Organisasi Papua Merdeka yang disebut sebagai musuh negara. Video disertai narasi sebagai berikut:

    “Saya mewakili teman-teman mahasiswa minta kepada anggota DPR untuk menyelidiki lembaga Komnas HAM. Sudah bertahun-tahun lembaga terlihat lebih condong membela musuh negara yaitu anggota KKB dan OPM. Kenapa di saat aparat negara banyak yang gugur? Mereka semua diam. Tapi di saat para musuh negara tumbang, mereka dengan lantang dan menuduh aparat negara melanggar HAM. Sebenarnya mereka itu siapa?”

    Hingga Senin (29/12/2025) unggahan telah mendapatkan 4.069 tanda suka, menuai 343 komentar dan telah dibagikan ulang sebanyak 249 kali oleh pengguna TikTok lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menganalisis konten menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Diketahui, video merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen.

    TurnBackHoax kemudian melakukan penelusuran dengan memasukkan kata kunci “Mahasiswa UI desak DPR RI periksa Komnas HAM terkait isu Papua” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Kesimpulan

    Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen. Dengan demikian, unggahan video berisi klaim “Mahasiswa UI desak DPR RI periksa Komnas HAM terkait isu Papua” adalah konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-31196) [SALAH] Christian Panucci Resmi Jadi Pelatih Timnas

    Sumber: Tiktok.com
    Tanggal publish: 29/12/2025

    Berita

    Beredar unggahan video [arsip] dari akun TikTok “sport.bola5” pada Sabtu (6/12/2025). Unggahan disertai narasi sebagai berikut:

    “Pelatih baru timnas Indonesia christian panucci”

    Hingga Senin (29/12/2025) unggahan telah mendapatkan 131.400 tanda suka, menuai 3.657 komentar dan telah dibagikan ulang 3281 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan tangkapan layar dari video ke Google Lens. Diketahui video berasal dari akun TikTok ‘rans.entertainment’ pada Kamis (4/12/2025). 

    Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa kedatangan Christian Panucci ke Indonesia adalah untuk menghadiri acara olahraga yang diselenggarakan oleh RANS Entertainment, bukan untuk menjabat sebagai pelatih Tim Nasional Indonesia.

    Hingga saat ini, PSSI masih belum menyampaikan pengumuman resmi terkait sosok pelatih baru yang akan menempati posisi pelatih Timnas Indonesia.

    Kesimpulan

    Faktanya, Christian Panucci ke Indonesia untuk menghadiri turnamen olahraga padel yang diadakan RANS Entertainment. Dengan demikian, unggahan berisi klaim “Christian Panucci resmi jadi pelatih Timnas” adalah konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2025-31197) Keliru: Tautan Pendaftaran Internet Rakyat Gratis 3 Bulan

    Sumber:
    Tanggal publish: 29/12/2025

    Berita

    INFORMASI mengenai peluncuran program internet rakyat gratis, beredar di Facebook [arsip] pada 18 Desember 2025. Informasi itu dilengkapi dengan tautan https://internet.rakyat-gratis.my.id/ yang diklaim sebagai situs pendaftaran untuk mengakses internet gratis selama tiga bulan hingga 25 GB. 

    “Melalui program Internet Rakyat Gratis, masyarakat bisa menikmati internet gratis hingga 25 GB. Fokus pada pemerataan akses digital agar semua bisa terhubung dan produktif,” tulis pemilik akun. Warga yang ingin mendapatkan layanan tersebut, diminta mengisi identitas diri melalui tautan.



    Benarkah terdapat program internet rakyat gratis selama 3 bulan itu?

    Hasil Cek Fakta

    Tim Cek Fakta Tempo memverifikasi klaim tersebut dengan menelusuri tautan secara langsung dan merujuk pada sumber berita kredibel. Hasilnya menunjukkan tautan itu bukan kanal resmi dan merupakan modus penipuan phishing.

    Laporan Tempo, menyebutkan Internet Rakyat (IRA) merupakan program penyediaan internet yang didorong pemerintah melalui PT Telemedia Komunikasi Pratama, anak usaha PT Solusi Sinergi Digital Tbk (Surge), serta PT Eka Mas Republik alias MyRepublic.

    Program ini menyediakan akses internet rumahan 5G Fixed Wireless Access (FWA) dengan teknologi Open RAN pada frekuensi 1.4 GHz. Layanan tersebut beroperasi tanpa menggunakan kabel fiber optik.

    Pemerintah meluncurkan program ini pada 12 November 2025 dengan membuka layanan pra-registrasi. Layanan tersebut menawarkan internet berkecepatan 100 Mbps seharga Rp 100 ribu per bulan dengan kuota tanpa batas, gratis sewa modem, serta bebas biaya langganan pada bulan pertama.

    Layanan ini berlaku di regional I atau Jawa, Maluku, dan Papua.

    Namun tautan https://internet.rakyat-gratis.my.id/ itu bukan situs resmi pendaftaran untuk calon pelanggan. Melalui akun Instagram-nya, IRA mengumumkan tautan resmi pra-registrasi adalah https://internetrakyat.id/register.  



    “Untuk gratis langganan hanya 30 hari pertama, bukan 3 bulan. Mohon hati-hati terhadap segala bentuk penipuan,” ujar Fatur, petugas layanan pelanggan kepada Tempo, Selasa, 23 Desember 2025.

    Tempo juga menelusuri tautan-tautan berkedok pendaftaran gratis internet 3 bulan itu dengan alat pemindai keamanan tautan atau URL scanner. IPQuality Score memberikan skor analisis sebesar 95 persen atau sangat riskan. Skor ini menunjukkan bahwa tautan tersebut tidak aman dan berpotensi sebagai modus penipuan (phishing).



    Cara mendaftar Internet Rakyat

    Dilansir Metrotvnews.com, calon pelanggan diminta untuk memastikan apakah lokasi rumah sudah tercakup dalam jaringan aktif sebelum mendaftar. Caranya sebagai berikut:

    Setelah memastikan wilayahnya sudah terjangkau, calon pelanggan dapat melakukan pra-registrasi di https://internetrakyat.id/register.

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran Tempo, klaim bahwa tautan pendaftaran program internet rakyat gratis selama 3 bulan adalah keliru.

    Rujukan