tirto.id - Boneka Labubu menjadi sensasi baru di kultur pop sejumlah negara. Boneka dengan desain monster menggemaskan, seperti kelinci berkepala besar dan bertaring ini, menjadi sensasi tidak hanya di kalangan anak muda Indonesia, tapi juga di Jepang, Vietnam, Hong Kong, dan sejumlah negara Asia.
Boneka ini tiba-tiba menjadi sangat populer, tatkala salah satu mega bintang Korean Pop/K-Pop, Lisa dari grup BLACKPINK, memamerkan boneka miliknya tersebut, sekitar April 2024, di akun Instagram pribadinya. Hal ini kemudian memantik antusiasme masyarakat yang berlomba-lomba ingin ikut memiliki boneka ini.
Di tengah kehebohan Labubu, muncul narasi di media sosial yang menyebut kalau ada fakta menyeramkan di balik cerita boneka monster ini. Labubu disebut sebagai boneka iblis yang terinspirasi dari mitologi Hong Kong, tepatnya dari monster "Taotie". Monster ini disebut lambang keserakahan yang memakan apapun yang dilihatnya. Disebut juga desain awal boneka Labubu terdapat tulisan 666 di perutnya.
"Jangan Ngasal Ikut Tren Kalau Tidak Tahu Maksudnya!" begitu tulis pesan dalam unggahan akun "Surya Azahwa" di Facebook, yang menyertakan sebuah foto dengan narasi soal kaitan Labubu dengan iblis (arsip).
Unggahan tersebut mengumpulkan sektar 200 impresi dan 220 komentar, per 30 Oktober 2024. Unggahan ini juga telah dibagikan ulang lebih dari 8 ribu kali, sejak pertama kali diunggah pada 13 Oktober 2024.
Terdapat juga unggahan di media sosial lain, seperti TikTok, yang menyebar narasi serupa. Unggahan tersebut menunjukkan penampakan boneka Labubu dengan lambang "666" di perutnya. Unggahan ini bahkan mengumpulkan hampir 10 juta penonton sejak pertama diunggah sekitar akhir September 2024 lalu.
Lantas, bagaimana faktanya? Apakah benar boneka Labubu adalah boneka yang terinspirasi dari iblis?
(GFD-2024-23936) Benarkah Klaim Labubu Boneka Iblis?
Sumber:Tanggal publish: 30/10/2024
Berita
Hasil Cek Fakta
Tirto mencoba menelusuri asal-usul dari boneka Labubu. Pertama-tama, melansir dari pemberitaan media nasional maupun internasional, pembuat Labubu adalah seniman asal Hong Kong, Kasing Lung.
Bangkok Post mencatat, pria kelahiran tahun 1972 ini lahir di Hong Kong, kemudian tumbuh besar di Belanda. Pada tahun 2015, dia membuat sekelompok karakter monster yang diberi nama "The Monsters”. Selain Labubu, terdapat karakter Zimomo, Tycoco, dan Spooky, dengan desain monster tersenyum, dengan telinga panjang dan gigi menonjol.
Masih dari artikel yang sama, disebutkan, dalam cerita yang dibuat Lung, Labubu adalah karakter yang baik hati, yang selalu ingin membantu, tetapi tanpa sengaja berakhir buruk.
Kami juga mencoba menelusuri ke akun Instagram dari Kasing Lung dan mendapatkan unggahan tentang Labubu sudah dibuat sejak tahun 2015 lalu, sejak unggahan pertamanya.
Hal ini juga terkonfirmasi dalam wawancara Lung dengan majalah Hypebeast pada tahun 2017 lalu. Artikel tersebut menjabarkan bagaimana Lung mendapat inspirasi dari Labubu dan karakter lainnya dari mitologi elf kuno di benua Eropa tempatnya tumbuh besar.
“Ketika saya masih muda, saya suka membaca buku cerita dan dipengaruhi oleh legenda elf Eropa kuno. Saat itu, belum ada konsol game atau komputer, jadi saya hanya bisa menggambar boneka dengan pena, jadi saya punya ide untuk menggambar dongeng sejak saya masih kecil," cerita Lung, dikutip dari wawancara di situs tersebut.
Lung juga menjelaskan bagaimana Labubu dan Tycoco, sebuah karakter berbentuk tengkorak, menjadi dua karakter favoritnya kala itu.
Dari informasi langsung dari kerator Labubu, diketahui kalau karekter monster ini asal inspirasinya adalah legenda elf di Eropa kuno, bukan mitologi Hong Kong.
Lebih lanjut, Tirto juga menelusuri klaim desain awal Labubu yang bertuliskan lambang 666 di perutnya. Kami mencoba mengambil cuplikan gambar dari video di TikTok.
Hasil pencarian gambar terbalik (reverse image search) terhadap gambar boneka Labubu merah tersebut, salah satunya mengarahkan ke ke halama Carousell berikut.
Di situs tersebut tertera keterangan kalau mainan model Labubu berwarna merah dengan tulisan 666 tersebut adalah kolaborasi Lung, dengan Ho2Work (pabrik mainan yang memang memproduksi Labubu), Alien Evolution Studio, dan Alien 666. Nama yang disebut terakhir adalah seniman lain asal Taipei. Karakter yang dia buat memang berwarna merah dan pada beberapa produk memakai kaos bertuliskan 666.
Dalam sebuah artikel di majalah Keedan, disebutkan kolaborasi Kasing Lung dengan Alien 666 terjadi pada tahun 2022. Ini juga dibuktikan dengan unggahan di Instagram Alien666 pada Maret 2022 yang menunjukkan beberapa produk hasil kolaborasi dengan Kasing Lung.
Lung sendiri diketahui memang kerap melakukan kolaborasi dalam karakter Labubu. Di Instagram, terlihat beberapa projek kolaborasi dengan Play Studio, Astro Boy, ataupun Godzilla. Dalam kolaborasi-kolaborasi tersebut, karakter Labubu memang didandani seperti karakter lain sesuai dengan kolaborasinya.
Melihat unggahan pertama Lung di Instagram pada 21 September 2015, terlihat karakter Labubu yang dia buat, bentuknya mirip dengan Labubu yang ada saat ini.
Oleh sebab itu, bisa disimpulkan, desain boneka Labubu berwarna merah dengan angka "666" di badannya bukanlah desain awal Labubu, tapi adalah salah satu produk kolaborasi dari tahun 2022 lalu.
Bangkok Post mencatat, pria kelahiran tahun 1972 ini lahir di Hong Kong, kemudian tumbuh besar di Belanda. Pada tahun 2015, dia membuat sekelompok karakter monster yang diberi nama "The Monsters”. Selain Labubu, terdapat karakter Zimomo, Tycoco, dan Spooky, dengan desain monster tersenyum, dengan telinga panjang dan gigi menonjol.
Masih dari artikel yang sama, disebutkan, dalam cerita yang dibuat Lung, Labubu adalah karakter yang baik hati, yang selalu ingin membantu, tetapi tanpa sengaja berakhir buruk.
Kami juga mencoba menelusuri ke akun Instagram dari Kasing Lung dan mendapatkan unggahan tentang Labubu sudah dibuat sejak tahun 2015 lalu, sejak unggahan pertamanya.
Hal ini juga terkonfirmasi dalam wawancara Lung dengan majalah Hypebeast pada tahun 2017 lalu. Artikel tersebut menjabarkan bagaimana Lung mendapat inspirasi dari Labubu dan karakter lainnya dari mitologi elf kuno di benua Eropa tempatnya tumbuh besar.
“Ketika saya masih muda, saya suka membaca buku cerita dan dipengaruhi oleh legenda elf Eropa kuno. Saat itu, belum ada konsol game atau komputer, jadi saya hanya bisa menggambar boneka dengan pena, jadi saya punya ide untuk menggambar dongeng sejak saya masih kecil," cerita Lung, dikutip dari wawancara di situs tersebut.
Lung juga menjelaskan bagaimana Labubu dan Tycoco, sebuah karakter berbentuk tengkorak, menjadi dua karakter favoritnya kala itu.
Dari informasi langsung dari kerator Labubu, diketahui kalau karekter monster ini asal inspirasinya adalah legenda elf di Eropa kuno, bukan mitologi Hong Kong.
Lebih lanjut, Tirto juga menelusuri klaim desain awal Labubu yang bertuliskan lambang 666 di perutnya. Kami mencoba mengambil cuplikan gambar dari video di TikTok.
Hasil pencarian gambar terbalik (reverse image search) terhadap gambar boneka Labubu merah tersebut, salah satunya mengarahkan ke ke halama Carousell berikut.
Di situs tersebut tertera keterangan kalau mainan model Labubu berwarna merah dengan tulisan 666 tersebut adalah kolaborasi Lung, dengan Ho2Work (pabrik mainan yang memang memproduksi Labubu), Alien Evolution Studio, dan Alien 666. Nama yang disebut terakhir adalah seniman lain asal Taipei. Karakter yang dia buat memang berwarna merah dan pada beberapa produk memakai kaos bertuliskan 666.
Dalam sebuah artikel di majalah Keedan, disebutkan kolaborasi Kasing Lung dengan Alien 666 terjadi pada tahun 2022. Ini juga dibuktikan dengan unggahan di Instagram Alien666 pada Maret 2022 yang menunjukkan beberapa produk hasil kolaborasi dengan Kasing Lung.
Lung sendiri diketahui memang kerap melakukan kolaborasi dalam karakter Labubu. Di Instagram, terlihat beberapa projek kolaborasi dengan Play Studio, Astro Boy, ataupun Godzilla. Dalam kolaborasi-kolaborasi tersebut, karakter Labubu memang didandani seperti karakter lain sesuai dengan kolaborasinya.
Melihat unggahan pertama Lung di Instagram pada 21 September 2015, terlihat karakter Labubu yang dia buat, bentuknya mirip dengan Labubu yang ada saat ini.
Oleh sebab itu, bisa disimpulkan, desain boneka Labubu berwarna merah dengan angka "666" di badannya bukanlah desain awal Labubu, tapi adalah salah satu produk kolaborasi dari tahun 2022 lalu.
Kesimpulan
Hasil pemeriksaan fakta menunjukkan klaim Labubu adalah boneka iblis bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading). Kreator dari karakter Labubu, Kasing Lung menjelaskan, karakter tersebut terinspirasi dari mitologi elf di Eropa, karena ia besar di benua tersebut.
Klaim desain awal Labubu adalah setan merah dengan angka "666" di badannya juga tidak tepat. Desain tersebut adalah hasil kolaborasi Lung dengan Alien 666 pada tahun 2022. Labubu sendiri pertama kali hadir pada tahun 2015 lalu.
Klaim desain awal Labubu adalah setan merah dengan angka "666" di badannya juga tidak tepat. Desain tersebut adalah hasil kolaborasi Lung dengan Alien 666 pada tahun 2022. Labubu sendiri pertama kali hadir pada tahun 2015 lalu.
Rujukan
- https://www.instagram.com/officialkvibes/p/DABJ9EdyaJG/?img_index=1
- https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid02Pmh4Hf2R2QnmqapTNhqBsnvVhXeJNAcWrG5Kf6t1HhQPcqou2YwsDM5KDDz77khtl&id=100088987704717
- https://ghostarchive.org/archive/5NI72
- https://www.tiktok.com/@amelfebriyeni3/video/7419910082323959045?q=labubu%20taotie&t=1730252919169
- https://www.bangkokpost.com/thailand/people/2783937/kasing-lung-the-artist-behind-labubu
- https://www.instagram.com/p/74mKdtFux7/
- https://hypebeast.com/hk/2017/6/hypebeast-interview-with-kasing-lung
- https://lens.google.com/search?ep=gsbubb&hl=id&re=df&p=AbrfA8o3JQY2iekjsP4dzz57usbyf6dUB-W3GKhy841zXWFIKIYvU1q0mW_QT3gaWw6pJ1CbJQrX4SyoTAV_ioTtWV8zrR5Qffj5kRo-K6UZrPpB4CVbvFz2_Q3JkZc0i32v8b33BX0nYUddZasoLxIOCjalkahA_0xZ3c8hxK_s0zwEZf-IGyX5JK6cacpF_IRTvHf6UFQHaLjuIUMviZj_vpO-f_YvSnRcsC_hfxjPLJzmwLhrK6UjVDFP6LxtXZTbGC3KwXEbsywsif1-SblZOD604088XPFnpBTcGyXGs3Dzmg4hnf2yuzDig07vfogtyWdtD0tbUgoMpA9qRys%3D#lns=W251bGwsbnVsbCxudWxsLG51bGwsbnVsbCxudWxsLDEsIkVrY0tKREV3WmpNNVpqUTNMV05tTnpFdE5HRmlOaTFoTmpOaUxUTXhOVEF3WTJVNE9XVTJPUklmVlhsdmMyeFZXSGR4VDNOYWMwWldkMUYzZG5veE4wVXljamxMZUV4U2F3PT0iLG51bGwsbnVsbCxudWxsLG51bGwsbnVsbCxudWxsLFtudWxsLG51bGwsW251bGwsWzMxMTA3LDQzOSw4MjIzNyw0Mzg5M11dXSxbImI2M2YyZWE1LWJjMDUtNDdiYy04YzQwLWI3MTA3ODcxMzk5NiJdXQ==
- https://www.carousell.sg/p/how2work-x-kasing-lung-x-alien-evolution-studio-x-666-alien-labubu-1294876256/
- https://www.instagram.com/p/CWxddaTPC5t/?img_index=1
- https://keedan.com/track/2024/10/08/keedan-scene-the-little-hut/
- https://www.instagram.com/alien666_official/p/CbfYaiTPc7x/?img_index=1
- https://www.instagram.com/kasinglung/p/BZ9-JCel2fd/
- https://www.instagram.com/kasinglung/p/CAhYXa7nkuN/
- https://www.instagram.com/kasinglung/p/B4fIG76Hhfj/
(GFD-2024-23935) Tidak Benar Uang Kertas Resmi BRICS Memuat Bendera Indonesia
Sumber:Tanggal publish: 29/10/2024
Berita
tirto.id - Seiring dengan informasi terkait ketertarikan Indonesia untuk bergabung ke BRICS, yang merupakan singkatan dari lima negara berkembang yang berpengaruh yakni Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan (South Africa), isu soal BRICS juga berhembus di media sosial. Salah satunya mengenai terbitnya mata uang baru BRICS.
Unggahan soal ini menampilkan gambar uang kertas dengan sejumlah bendera negara, termasuk Indonesia, di latar belakangnya. Terlihat juga foto Presiden Rusia, Vladimir Putin, yang memegang selembar uang kertas tersebut.
"Inilah mata uang BRICS yg baru diluncurkan di Kazan, Russia. RI diwakili Menlu Sugiono. Mata uang BRICS adalah pengganti US$ Amerika dan bisa diperdagangkan hanya ke sesama anggota BRICS. Mantap, jadi RI tdk tergantung hanya ke US$," begitu cuitan akun @Chavesz08 di platform X (dulu Twitter) pada Jumat (25/10/2024) lalu (arsip).
Unggahan tersebut berhasil mengumpulkan lebih dari 5 ribu views, 61 tanda suka, dan telah dibagikan ulang setidaknya 14 kali, hingga Selasa (29/10/2024). Selain itu, unggahan dengan narasi serupa juga tersebar di platform media sosial lain.
Di TikTok, narasi serupa diunggah akun "rlstrorejb" (arsip), "arya_editz23" (arsip), dan "unityindversity" (arsip). Masing-masing unggahan mengumpulkan setidaknya 1,2 juta penonton.
Kami juga menemukan unggahan serupa di Instagram dari akun @catatanentrepreneur (arsip) di Instagram dan akun "Viral Indonesia" di Facebook (arsip). Meski unggahan di dua platform Meta tersebut menyatakan kalau uang BRICS yang diterbitkan adalah tiruan, namun keduanya masih menyebut penerbitan uang kertas tersebut sebagai resmi.
Lalu bagaimana faktanya? Apakah benar mata uang BRICS telah resmi diterbitkan pada Oktober 2024? Apakah benar ada gambar bendera Indonesia di mata uang BRICS tersebut?
Unggahan soal ini menampilkan gambar uang kertas dengan sejumlah bendera negara, termasuk Indonesia, di latar belakangnya. Terlihat juga foto Presiden Rusia, Vladimir Putin, yang memegang selembar uang kertas tersebut.
"Inilah mata uang BRICS yg baru diluncurkan di Kazan, Russia. RI diwakili Menlu Sugiono. Mata uang BRICS adalah pengganti US$ Amerika dan bisa diperdagangkan hanya ke sesama anggota BRICS. Mantap, jadi RI tdk tergantung hanya ke US$," begitu cuitan akun @Chavesz08 di platform X (dulu Twitter) pada Jumat (25/10/2024) lalu (arsip).
Unggahan tersebut berhasil mengumpulkan lebih dari 5 ribu views, 61 tanda suka, dan telah dibagikan ulang setidaknya 14 kali, hingga Selasa (29/10/2024). Selain itu, unggahan dengan narasi serupa juga tersebar di platform media sosial lain.
Di TikTok, narasi serupa diunggah akun "rlstrorejb" (arsip), "arya_editz23" (arsip), dan "unityindversity" (arsip). Masing-masing unggahan mengumpulkan setidaknya 1,2 juta penonton.
Kami juga menemukan unggahan serupa di Instagram dari akun @catatanentrepreneur (arsip) di Instagram dan akun "Viral Indonesia" di Facebook (arsip). Meski unggahan di dua platform Meta tersebut menyatakan kalau uang BRICS yang diterbitkan adalah tiruan, namun keduanya masih menyebut penerbitan uang kertas tersebut sebagai resmi.
Lalu bagaimana faktanya? Apakah benar mata uang BRICS telah resmi diterbitkan pada Oktober 2024? Apakah benar ada gambar bendera Indonesia di mata uang BRICS tersebut?
Hasil Cek Fakta
BRICS pada dasarnya adalah forum informal negara berkembang, yang mulanya diinisiasi oleh Rusia dan dimulai dengan pertemuan empat negara BRIC pada tahun 2006. Mereka menggelar konferensi tingkat tinggi (KTT) pertama pada tahun 2009 dan kemudian diikuti bergabungnya Afrika Selatan pada tahun 2010.
BRICS lahir karena keinginan kelima negara yang tergabung untuk memperkuat posisi di dunia melalui kerja sama aktif di bidang ekonomi, sosial, pendidikan, dan politik. Salah satu rencana besar BRICS adalah membuat mata uang sendiri. Hal ini diharapkan dapat menghilangkan ketergantungan negara-negara BRICS terhadap mata uang dolar Amerika Serikat.
Selain lima negara pendiri, sudah ada empat negara tambahan yang bergabung dengan BRICS yakni Mesir, Etiopia, Iran, dan Uni Emirat Arab. Indonesia belum secara resmi menyatakan bergabung dengan BRICS, tetapi sudah menunjukkan ketertarikan untuk bergabung.
Hal ini setidaknya tercermin dari pernyataan Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu), Sugiono, saat menghadiri KTT BRICS Plus di Kazan, Rusia pada 24 Oktober 2024 lalu.
"Bergabungnya Indonesia ke BRICS merupakan pengejawantahan politik luar negeri bebas aktif. Bukan berarti kita ikut kubu tertentu, melainkan kita berpartisipasi aktif di semua forum,” ujar Menlu Sugiono dalam keterangan resmi yang dirilis Kementerian Luar Negeri.
Sugiono menilai, apa yang coba dikejar BRICS sejalan dengan program pemerintah yang baru. “Kita juga melihat prioritas BRICS selaras dengan program kerja Kabinet Merah Putih, antara lain terkait ketahanan pangan dan energi, pemberantasan kemiskinan ataupun pemajuan sumber daya manusia,“ tambah dia.
Terkait dengan klaim terbit resminya mata uang kertas BRICS pada KTT Oktober 2024 lalu, Tirto mencoba menelusuri kebenarannya. Hasil penelusuran di mesin pencarian Google mengarahkan ke artikel berikut dari Kominfo dan RRI.
Dua sumber ini menyebut memang benar kalau KTT BRICS di Kazan turut dihadiri perwakilan Indonesia. Benar juga kalau ada bahasan soal kerja sama ekonomi, juga soal rencana dedolarisasi (upaya memutus ketergantungan pada dolar AS untuk perdagangan internasional), dan penggunaan mata yang berbasis blockchain.
Namun, tidak ada pengesahan mata uang resmi BRICS dan pengukuhan Indonesia sebagai anggota dari acara tersebut.
Sementara artikel dari Antara menyebut, berdasar Deklarasi Kazan, anggota BRICS menyadari manfaat dari instrumen pembayaran lintas batas yang cepat, dan berbiaya lebih rendah, lebih efisien, transparan, aman, dan inklusif.
Mata uang BRICS juga dapat menegaskan kemandirian ekonomi negara anggota sambil bersaing dengan sistem keuangan internasional yang sudah ada. Tetapi artikel Antara tersebut menegaskan, dari KTT BRICS di Kazan, belum ada mata uang spesifik yang terbit, tetapi sistem pembayaran berbasis blockchain BRICS sedang dalam tahap pengerjaan.
Pencarian Tirto lebih jauh juga mengarahkan ke artikel dari Financial Express berikut. Artikel tersebut menegaskan kalau uang kertas yang dipegang Putin dalam acara tersebut adalah perangkat simbolis semata.
Sementara media Rusia, Sputnik, juga menegaskan kalau uang kertas yang muncul di KTT BRICS di Kazan hanyalah simbol dan bukan mata uang resmi. "Sebanyak 1.000 uang kertas seperti itu –dengan nominal 100 BRICS– dicetak di Kota Kirzhach, wilayah Vladimir, Rusia," begitu tulis laporan Sputnik.
Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan, uang kertas simbolis tersebut menjadi lambang kerja sama timbal balik antarnegara BRICS. Lebih lanjut disebut kalau pencetakan uang tersebut diprakarsai oleh pendiri sekaligus pemilik Kirzhach Typography JSC, Yevgeny Fyodorov.
Sementara laporan dari CNN Indonesia menyebut Presiden Putin belum berencana membuat mata uang khusus untuk negara anggota BRICS. Pembuatan mata uang diperkirakan akan membutuhkan proses panjang yang tidak mudah.
Narasi dan desain mata uang BRICS memang kerap menjadi bahan perbincangan selepas KTT BRICS. Pada tahun 2023 lalu, desain uang kertas BRICS yang memuat bendera Indonesia juga sempat menyebar pada September 2023 di media sosial. Namun, setidaknya sampai akhir Oktober 2024 ini, uang kertas BRICS belum terbit secara resmi dan ditemukan beredar di masyarakat luas.
BRICS lahir karena keinginan kelima negara yang tergabung untuk memperkuat posisi di dunia melalui kerja sama aktif di bidang ekonomi, sosial, pendidikan, dan politik. Salah satu rencana besar BRICS adalah membuat mata uang sendiri. Hal ini diharapkan dapat menghilangkan ketergantungan negara-negara BRICS terhadap mata uang dolar Amerika Serikat.
Selain lima negara pendiri, sudah ada empat negara tambahan yang bergabung dengan BRICS yakni Mesir, Etiopia, Iran, dan Uni Emirat Arab. Indonesia belum secara resmi menyatakan bergabung dengan BRICS, tetapi sudah menunjukkan ketertarikan untuk bergabung.
Hal ini setidaknya tercermin dari pernyataan Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu), Sugiono, saat menghadiri KTT BRICS Plus di Kazan, Rusia pada 24 Oktober 2024 lalu.
"Bergabungnya Indonesia ke BRICS merupakan pengejawantahan politik luar negeri bebas aktif. Bukan berarti kita ikut kubu tertentu, melainkan kita berpartisipasi aktif di semua forum,” ujar Menlu Sugiono dalam keterangan resmi yang dirilis Kementerian Luar Negeri.
Sugiono menilai, apa yang coba dikejar BRICS sejalan dengan program pemerintah yang baru. “Kita juga melihat prioritas BRICS selaras dengan program kerja Kabinet Merah Putih, antara lain terkait ketahanan pangan dan energi, pemberantasan kemiskinan ataupun pemajuan sumber daya manusia,“ tambah dia.
Terkait dengan klaim terbit resminya mata uang kertas BRICS pada KTT Oktober 2024 lalu, Tirto mencoba menelusuri kebenarannya. Hasil penelusuran di mesin pencarian Google mengarahkan ke artikel berikut dari Kominfo dan RRI.
Dua sumber ini menyebut memang benar kalau KTT BRICS di Kazan turut dihadiri perwakilan Indonesia. Benar juga kalau ada bahasan soal kerja sama ekonomi, juga soal rencana dedolarisasi (upaya memutus ketergantungan pada dolar AS untuk perdagangan internasional), dan penggunaan mata yang berbasis blockchain.
Namun, tidak ada pengesahan mata uang resmi BRICS dan pengukuhan Indonesia sebagai anggota dari acara tersebut.
Sementara artikel dari Antara menyebut, berdasar Deklarasi Kazan, anggota BRICS menyadari manfaat dari instrumen pembayaran lintas batas yang cepat, dan berbiaya lebih rendah, lebih efisien, transparan, aman, dan inklusif.
Mata uang BRICS juga dapat menegaskan kemandirian ekonomi negara anggota sambil bersaing dengan sistem keuangan internasional yang sudah ada. Tetapi artikel Antara tersebut menegaskan, dari KTT BRICS di Kazan, belum ada mata uang spesifik yang terbit, tetapi sistem pembayaran berbasis blockchain BRICS sedang dalam tahap pengerjaan.
Pencarian Tirto lebih jauh juga mengarahkan ke artikel dari Financial Express berikut. Artikel tersebut menegaskan kalau uang kertas yang dipegang Putin dalam acara tersebut adalah perangkat simbolis semata.
Sementara media Rusia, Sputnik, juga menegaskan kalau uang kertas yang muncul di KTT BRICS di Kazan hanyalah simbol dan bukan mata uang resmi. "Sebanyak 1.000 uang kertas seperti itu –dengan nominal 100 BRICS– dicetak di Kota Kirzhach, wilayah Vladimir, Rusia," begitu tulis laporan Sputnik.
Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan, uang kertas simbolis tersebut menjadi lambang kerja sama timbal balik antarnegara BRICS. Lebih lanjut disebut kalau pencetakan uang tersebut diprakarsai oleh pendiri sekaligus pemilik Kirzhach Typography JSC, Yevgeny Fyodorov.
Sementara laporan dari CNN Indonesia menyebut Presiden Putin belum berencana membuat mata uang khusus untuk negara anggota BRICS. Pembuatan mata uang diperkirakan akan membutuhkan proses panjang yang tidak mudah.
Narasi dan desain mata uang BRICS memang kerap menjadi bahan perbincangan selepas KTT BRICS. Pada tahun 2023 lalu, desain uang kertas BRICS yang memuat bendera Indonesia juga sempat menyebar pada September 2023 di media sosial. Namun, setidaknya sampai akhir Oktober 2024 ini, uang kertas BRICS belum terbit secara resmi dan ditemukan beredar di masyarakat luas.
Kesimpulan
Hasil pemeriksaan fakta menunjukkan, klaim mata uang BRICS telah resmi diterbitkan pada Oktober 2024 bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).
Uang kertas BRICS yang muncul dan sempat dipegang Putin hanyalah simbolis dan belum resmi diterbitkan. BRICS juga sejauh ini masih dalam tahap pengerjaan pengembangan sistem pembayaran berbasis blockchain.
Sampai dengan akhir Oktober 2024, mata uang BRICS belum terbit secara resmi dan disebarkan kepada publik.
Uang kertas BRICS yang muncul dan sempat dipegang Putin hanyalah simbolis dan belum resmi diterbitkan. BRICS juga sejauh ini masih dalam tahap pengerjaan pengembangan sistem pembayaran berbasis blockchain.
Sampai dengan akhir Oktober 2024, mata uang BRICS belum terbit secara resmi dan disebarkan kepada publik.
Rujukan
- https://x.com/Chavesz08/status/1849687171441229896
- https://archive.ph/wip/aFh9L
- https://www.tiktok.com/@rlstorejb/video/7430308032174869765
- https://ghostarchive.org/archive/r1Cxx
- https://www.tiktok.com/@arya_editz23/video/7430035131861110022
- https://ghostarchive.org/archive/2OIjR
- https://www.tiktok.com/@unityindversity/video/7429957462016396549
- https://ghostarchive.org/archive/soV0R
- https://www.instagram.com/catatanentrepreneur/p/DBf3TtcT_LU/?img_index=1
- https://archive.ph/wip/tLGTH
- https://web.facebook.com/vrlindo/posts/pfbid0Mz3x3K3MbX7Dwp5RgTMhsgAsNSoWdLi6Hmo16Voh57yACBti98W147bd2PA47VHml
- https://archive.ph/wip/GhC11
- https://infobrics.org/page/history-of-brics/
- https://www.ilo.org/about-ilo/how-ilo-works/ilo-and-multilateral-system/ilo-and-brics#:~:text=The%20BRICS%20includes%209%20countries,work%20and%20promote%20decent%20work.
- https://kemlu.go.id/berita/berita/sampaikan-keinginan-bergabung-dengan-brics-indonesia-tegaskan-dukungan-untuk-memajukan-kepentingan-negara-berkembang?type=publication
- https://mataram.antaranews.com/berita/388761/mata-uang-brics-dibentuk-apa-tujuannya
- https://www.financialexpress.com/policy/economy/brics-unveils-symbolic-banknote-pushes-for-local-currency-trade-amid-dollar-debate/3648619/
- https://sputnikglobe.com/20241025/brics-banknote-all-big-deals-began-with-symbols-1120674412.html
- https://www.cnnindonesia.com/internasional/20241028144549-134-1160440/putin-belum-berencana-bikin-mata-uang-brics
- https://x.com/DokterTifa/status/1699698001269387273
(GFD-2024-23934) Hoaks Lowongan Kerja Mengatasnamakan BNN
Sumber:Tanggal publish: 28/10/2024
Berita
tirto.id - Beredar unggahan media sosial mengatasnamakan Badan Narkotika Nasional (BNN). Akun tersebut mengunggah pesan soal pengumuman seleksi penerimaan calon pegawai pemerintahan non-pegawai negeri tahun 2024.
Unggahan tersebut berisi pesan ajakan untuk mengisi halaman pendaftaran lowongan BNN dan mengarahkan ke situs lain. Akun pengunggah menggunakan nama serta foto profil BNN. Selain itu, dalam unggahan juga terdapat pesan dengan catatan kaki mengatasnamakan Biro Humas dan Protokol BNN.
“Hi Sober,
Pendaftaran Lowongan pekerjaan BNN Tahun 2024 telah dibuka. Daftarkan diri kalian segera!!!” begitu unggahan sebuah akun Facebook bernama “BNN RI 2024” pada 15 Oktober 2024 lalu (arsip).
Selain mencantumkan tautan dalam unggahan teks, di bagian bawah unggahan juga terdapat sebuah gambar yang di ujungnya terdapat tombol pendaftaran yang mengarahkan ke situs yang sama.
Sampai dengan Senin (28/10/2024), unggahan tersebut telah mengumpulkan lebih dari 655 tanda suka dan dibagikan ulang setidaknya 44 kali.
Kami juga menemukan unggahan serupa dari beberapa akun Facebook lain, termasuk "Badan Narkotika Nasional RI" (arsip), "BNN RI" (arsip), dan "Lowongan Kerja BNN" (arsip). Modusnya serupa, yakni pesan teks berisikan informasi lowongan kerja di BNN, dengan tautan yang mengarahkan ke situs lain.
Lalu, apakah benar BNN membuka lowongan kerja pada Oktober 2024?
Pemeriksaaan Fakta
Tirto mencoba mengakses tautan yang terdapat di dalam teks serta di bagian akhir unggahan. Tautan tersebut mengarahkan ke sebuah halaman. Ketiga akun pengunggah mengarahkan ke tampilan halaman yang cenderung sama.
Halaman tersebut berisikan semacam brosur dengan keterangan bertuliskan "BNN Lowongan Pekerjaan, Pengumuman Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Pemerintah Non-pegawai Negeri Tahun 2024". Di bagian akhir, ada permintaan data nama lengkap sesuai KTP dan nomor telepon.
Situs tersebut mencurigakan, karena menyertakan tombol pilihan bahasa di bagian atasnya yang ketika diklik tidak merubah apapun. Hanya kolom nama, nomor handphone, serta tombol "kirim" yang bisa diklik dalam halaman tersebut.
Kami juga melakukan pemindaian situs tersebut dengan menggunakan URLScan.io. Hasil pemindaian menunjukkan domain, alias alamat utama tiga situs tersebut, tidak terkait dengan situs resmi BNN. Ketiga domain situs tersebut adalah: iiaall.com, tbkkk.com, dan bakiii.com.
Ada indikasi pencurian data pribadi dari situs-situs yang mengatasnamakan lembaga pemerintahan seperti ini.
Lebih lanjut, Tirto juga mencoba mencari informasi soal lowongan pekerjaan di BNN lewat situs resmi serta akun media sosial BNN. Akun Instagram @infobnn_ri yang bercentang biru, terakhir membuat unggahan soal penutupan pendaftaran seleksi calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (CPPPK) pada 17 Oktober 2024 lalu.
"H-3 penutupan pendaftaran periode I Seleksi CPPPK BNN,” begitu isi pesan dalam unggahan gambar tersebut.
Kami juga mengemukan dokumen soal pengadaan calon pegawai negeri sipil BNN tahun 2024 berikut dari situs resmi BNN. Dalam dokumen tersebut disebut periode pendaftaran antara 20 Agustus 2024 - 6 September 2024.
Pendaftaran juga dilakukan secara terpusat, lewat situs https://sscasn.bkn.go.id.
Dokumen tersebut juga membahas soal jadwal proses seleksi. Terlihat pada bulan Oktober 2024, proses perekrutan telah masuk ke tahap persiapan dan pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD). Pengumuman hasil SKD diperkirakan jatuh pada November 2024.
Tidak ada informasi mengenai lowongan lain, baik dari situs resmi maupun media sosial bercentang biru milik BNN.
Sebelumnya, pada September 2021, BNN juga pernah mengeluarkan pernyataan di Instagram soal lowongan pekerjaan palsu. Dalam unggahan tersebut, BNN menyebut bahwa pengumuman penerimaan pegawai BNN hanya diinformasikan melalui website dan akun resmi media sosial BNN RI. BNN juga mendata beberapa kanal resmi mereka, yakni situs bnn.go.id, Instagram @infobnn_ri, Facebook humas.bnn, dan X @infobnn.
Semua akun media sosial BNN tersebut, telah memiliki centang biru (verified). Di akun-akun tersebut tidak ada informasi apapun soal lowongan pekerjaan pada tahun 2024 selain terkait dengan penerimaan CPNS. Akun resmi BNN di Facebook adalah “Humas BNN RI”, akun-akun lain yang mengatasnamakan BNN bukanlah akun resmi.
Unggahan tersebut berisi pesan ajakan untuk mengisi halaman pendaftaran lowongan BNN dan mengarahkan ke situs lain. Akun pengunggah menggunakan nama serta foto profil BNN. Selain itu, dalam unggahan juga terdapat pesan dengan catatan kaki mengatasnamakan Biro Humas dan Protokol BNN.
“Hi Sober,
Pendaftaran Lowongan pekerjaan BNN Tahun 2024 telah dibuka. Daftarkan diri kalian segera!!!” begitu unggahan sebuah akun Facebook bernama “BNN RI 2024” pada 15 Oktober 2024 lalu (arsip).
Selain mencantumkan tautan dalam unggahan teks, di bagian bawah unggahan juga terdapat sebuah gambar yang di ujungnya terdapat tombol pendaftaran yang mengarahkan ke situs yang sama.
Sampai dengan Senin (28/10/2024), unggahan tersebut telah mengumpulkan lebih dari 655 tanda suka dan dibagikan ulang setidaknya 44 kali.
Kami juga menemukan unggahan serupa dari beberapa akun Facebook lain, termasuk "Badan Narkotika Nasional RI" (arsip), "BNN RI" (arsip), dan "Lowongan Kerja BNN" (arsip). Modusnya serupa, yakni pesan teks berisikan informasi lowongan kerja di BNN, dengan tautan yang mengarahkan ke situs lain.
Lalu, apakah benar BNN membuka lowongan kerja pada Oktober 2024?
Pemeriksaaan Fakta
Tirto mencoba mengakses tautan yang terdapat di dalam teks serta di bagian akhir unggahan. Tautan tersebut mengarahkan ke sebuah halaman. Ketiga akun pengunggah mengarahkan ke tampilan halaman yang cenderung sama.
Halaman tersebut berisikan semacam brosur dengan keterangan bertuliskan "BNN Lowongan Pekerjaan, Pengumuman Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Pemerintah Non-pegawai Negeri Tahun 2024". Di bagian akhir, ada permintaan data nama lengkap sesuai KTP dan nomor telepon.
Situs tersebut mencurigakan, karena menyertakan tombol pilihan bahasa di bagian atasnya yang ketika diklik tidak merubah apapun. Hanya kolom nama, nomor handphone, serta tombol "kirim" yang bisa diklik dalam halaman tersebut.
Kami juga melakukan pemindaian situs tersebut dengan menggunakan URLScan.io. Hasil pemindaian menunjukkan domain, alias alamat utama tiga situs tersebut, tidak terkait dengan situs resmi BNN. Ketiga domain situs tersebut adalah: iiaall.com, tbkkk.com, dan bakiii.com.
Ada indikasi pencurian data pribadi dari situs-situs yang mengatasnamakan lembaga pemerintahan seperti ini.
Lebih lanjut, Tirto juga mencoba mencari informasi soal lowongan pekerjaan di BNN lewat situs resmi serta akun media sosial BNN. Akun Instagram @infobnn_ri yang bercentang biru, terakhir membuat unggahan soal penutupan pendaftaran seleksi calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (CPPPK) pada 17 Oktober 2024 lalu.
"H-3 penutupan pendaftaran periode I Seleksi CPPPK BNN,” begitu isi pesan dalam unggahan gambar tersebut.
Kami juga mengemukan dokumen soal pengadaan calon pegawai negeri sipil BNN tahun 2024 berikut dari situs resmi BNN. Dalam dokumen tersebut disebut periode pendaftaran antara 20 Agustus 2024 - 6 September 2024.
Pendaftaran juga dilakukan secara terpusat, lewat situs https://sscasn.bkn.go.id.
Dokumen tersebut juga membahas soal jadwal proses seleksi. Terlihat pada bulan Oktober 2024, proses perekrutan telah masuk ke tahap persiapan dan pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD). Pengumuman hasil SKD diperkirakan jatuh pada November 2024.
Tidak ada informasi mengenai lowongan lain, baik dari situs resmi maupun media sosial bercentang biru milik BNN.
Sebelumnya, pada September 2021, BNN juga pernah mengeluarkan pernyataan di Instagram soal lowongan pekerjaan palsu. Dalam unggahan tersebut, BNN menyebut bahwa pengumuman penerimaan pegawai BNN hanya diinformasikan melalui website dan akun resmi media sosial BNN RI. BNN juga mendata beberapa kanal resmi mereka, yakni situs bnn.go.id, Instagram @infobnn_ri, Facebook humas.bnn, dan X @infobnn.
Semua akun media sosial BNN tersebut, telah memiliki centang biru (verified). Di akun-akun tersebut tidak ada informasi apapun soal lowongan pekerjaan pada tahun 2024 selain terkait dengan penerimaan CPNS. Akun resmi BNN di Facebook adalah “Humas BNN RI”, akun-akun lain yang mengatasnamakan BNN bukanlah akun resmi.
Hasil Cek Fakta
Kesimpulan
Hasil pemeriksaan fakta menunjukkan informasi soal lowongan kerja BNN yang tersebar di media sosial pada Oktober 2024 bersifat salah dan menyesatkan (false & misleading).
Unggahan tersebut mengarahkan ke situs lain yang berformat brosur, mengatasnamakan situs BNN, dan meminta data pribadi. Ada indikasi penyalahgunaan data dari situs semacam ini.
Pihak BNN juga sempat mengunggah informasi yang isinya menyebut kalau informasi soal lowongan pekerjaan hanya dibagikan lembaga lewat kanal resmi.
Unggahan tersebut mengarahkan ke situs lain yang berformat brosur, mengatasnamakan situs BNN, dan meminta data pribadi. Ada indikasi penyalahgunaan data dari situs semacam ini.
Pihak BNN juga sempat mengunggah informasi yang isinya menyebut kalau informasi soal lowongan pekerjaan hanya dibagikan lembaga lewat kanal resmi.
Rujukan
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid06Fi7DkhvKJYAnZocACSZUfQ54gPqBVzqjsZ4FojNyb1uDNDkct7xr8Eqnek4D3Vol&id=61566311590691
- https://archive.ph/wip/qZIdL
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid036hhYpnB4FF8bLAs1ensLySA9yp5zUHmyc6GUY4ZDrKFyK9gx6rEBowmBovTbKq5dl&id=61566854153865
- https://archive.ph/wip/NckwG
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid0YisnjtexFK78kqUeFWHQQG5WpVaGEYuP6znThX9rTFKsLxWzr8nS8tN6qswgisEjl&id=61566509436184
- https://archive.ph/wip/UuXBx
- https://web.facebook.com/permalink.php?story_fbid=pfbid01SMHSZjXPKi7Ru5CNx3z5kpDNkHg3ogKk3HkA3a1aytYV1nXUyB3VSaj5UtbTUKLl&id=61566909039419
- https://archive.ph/wip/DcVhJ
- https://urlscan.io/result/5109fbfe-493e-48ea-bff8-e5e6c693db32/
- https://urlscan.io/result/71276f80-0eef-4537-92f9-c31fd99e5d32/
- https://urlscan.io/result/8b433f2e-64d8-4f89-b732-7e5c1508d4f2/
- https://www.instagram.com/p/DBNjwD0TXra/?locale=en_US&hl=en
- https://www.instagram.com/p/CUZy7ziJPth/?utm_medium=copy_link
- https://www.instagram.com/infobnn_ri/
- https://web.facebook.com/humas.bnn
- https://x.com/INFOBNN
(GFD-2024-23933) Manipulasi Video Dokter Vito Promosikan Obat Pelangsing
Sumber:Tanggal publish: 25/10/2024
Berita
tirto.id - Penawaran atau promosi obat di media sosial kian banyak dan beragam wujud dan bentuknya. Di Facebook, iklan obat yang tidak dapat dipertanggungjawabkan keasliannya banyak beredar. Mulai dari obat prostatitis, pelangsing, hingga obat nyeri sendi sempat melalui pemeriksaan fakta Tirto.
Sayangnya, sejumlah iklan obat tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan keasliannya dan kerap mencatut nama figur publik untuk tujuan promosi. Mulai dari eks Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari dan Nila Djuwita F. Moeloek hingga dr. Zaidul Akbar pernah dicatut namanya untuk mempromosikan produk obat tertentu.
Baru-baru ini, kembali beredar klaim serupa dalam bentuk video yang menampilkan sosok Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Vito Anggarino Damay, Sp.JP sedang mempromosikan obat pelangsing yang diklaim miliknya.
Video yang menampilkan perbincangan antara artis Raditya Dika dan dr. Vito tersebut menyebut bahwa artis Soimah Pancawati berhasil menurunkan berat badan sebesar 23 kg dalam dua minggu tanpa diet dan olahraga berkat obat pelangsing dari dr. Vito.
“Ya, memang benar Soimah datang kepada saya dengan keinginan untuk menurunkan berat badan tetapi tidak ingin melelahkan dirinya dengan diet dan olahraga. Kami mengembangkan program yang disesuaikan untuknya berdasarkan produk pelangsing saya.
Dalam 2 minggu Soimah berhasil menurunkan berat badan sebanyak 23 kg tanpa merasa lapar atau tidak nyaman.Ribuan orang telah mencapai kesuksesan dengan obat saya cari tahu bagaimana obat ini dapat membantu anda juga klik tombol selengkapnya,” kata dr. Vito dalam video tersebut.
Narasi tersebut diunggah oleh akun Instagram bernama “Dr. Vito Damay: Spesialis Nutr” lewat unggahan video reels pada Minggu (12/10/2024). Sepanjang Minggu (12/10/2024) hingga Jumat (25/10/2024), atau selama 13 hari tersebar di Instagram, unggahan ini telah memperoleh 636 tanda suka, 42 komentar, dan telah ditayangkan sebanyak 110.891 kali.
Lantas, bagaimana keaslian video tersebut?
Sayangnya, sejumlah iklan obat tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan keasliannya dan kerap mencatut nama figur publik untuk tujuan promosi. Mulai dari eks Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari dan Nila Djuwita F. Moeloek hingga dr. Zaidul Akbar pernah dicatut namanya untuk mempromosikan produk obat tertentu.
Baru-baru ini, kembali beredar klaim serupa dalam bentuk video yang menampilkan sosok Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Vito Anggarino Damay, Sp.JP sedang mempromosikan obat pelangsing yang diklaim miliknya.
Video yang menampilkan perbincangan antara artis Raditya Dika dan dr. Vito tersebut menyebut bahwa artis Soimah Pancawati berhasil menurunkan berat badan sebesar 23 kg dalam dua minggu tanpa diet dan olahraga berkat obat pelangsing dari dr. Vito.
“Ya, memang benar Soimah datang kepada saya dengan keinginan untuk menurunkan berat badan tetapi tidak ingin melelahkan dirinya dengan diet dan olahraga. Kami mengembangkan program yang disesuaikan untuknya berdasarkan produk pelangsing saya.
Dalam 2 minggu Soimah berhasil menurunkan berat badan sebanyak 23 kg tanpa merasa lapar atau tidak nyaman.Ribuan orang telah mencapai kesuksesan dengan obat saya cari tahu bagaimana obat ini dapat membantu anda juga klik tombol selengkapnya,” kata dr. Vito dalam video tersebut.
Narasi tersebut diunggah oleh akun Instagram bernama “Dr. Vito Damay: Spesialis Nutr” lewat unggahan video reels pada Minggu (12/10/2024). Sepanjang Minggu (12/10/2024) hingga Jumat (25/10/2024), atau selama 13 hari tersebar di Instagram, unggahan ini telah memperoleh 636 tanda suka, 42 komentar, dan telah ditayangkan sebanyak 110.891 kali.
Lantas, bagaimana keaslian video tersebut?
Hasil Cek Fakta
Pertama-tama, Tirto melakukan penelusuran dengan menonton video tersebut dari awal sampai akhir. Setelah diamati secara seksama, kami mendapati kejanggalan dari gerak mulut dr. Vito dan Raditya Dika dalam video dan suara yang dikeluarkan. Terlihat gerak mulut dan suara tidak sinkron.
Kami lantas mencoba menelusuri keaslian dan konteks video tersebut. Pertama-tama, kami mengambil tangkapan layar dari salah satu momen di video tersebut. Lalu, kami menelusurinya dengan menggunakan teknik reverse image search dari Google Images.
Hasilnya, kami menemukan bahwa video tersebut identik dengan video yang diunggah di akun Youtube Raditya Dika berjudul “Yang Punya Jantung, Nonton Ini!” yang diunggah pada Rabu (6/3/2024).
Dalam video aslinya tersebut, dr. Vito sama sekali tidak mengeluarkan pernyataan seperti klaim bahwa Soimah berhasil menurunkan berat badan sebesar 23 kg dalam dua minggu tanpa diet dan olahraga berkat obat pelangsing miliknya.
Sejumlah kejanggalan tersebut mengindikasikan adanya penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI) dalam pembuatan video promosi obat nyeri sendi tersebut.
Kami kemudian mencoba melakukan pemindaian audio dengan perangkat pendeteksi AI. Hasilnya, perangkat Hive Moderation memberikan skor 99,99 persen kemungkinan audio dalam video tersebut adalah hasil manipulasi AI.
Lebih lanjut, Tirto sendiri mendapatkan klarifikasi langsung dari dr.Vito terkait klaim video diatas. Ia membantah bahwa dirinya membuat dan mempromosikan produk obat turun berat badan tanpa olahraga seperti dalam klaim diatas.
“Saya tidak pernah membuat produk turun berat badan, tidak pernah merekomendasikan turun berat badan tanpa olahraga. Jelas berat badan ideal utamanya dicapai dengan pengaturan pola makan dan olahraga sebagai prinsip dasarnya,” ujar dr. Vito lewat keterangan yang diterima Tirto pada Jumat (25/10/2024).
Dokter Vito sendiri, dalam unggahan di akun YouTube miliknya, telah mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penipuan yang mencatut namanya.
Kami lantas mencoba menelusuri keaslian dan konteks video tersebut. Pertama-tama, kami mengambil tangkapan layar dari salah satu momen di video tersebut. Lalu, kami menelusurinya dengan menggunakan teknik reverse image search dari Google Images.
Hasilnya, kami menemukan bahwa video tersebut identik dengan video yang diunggah di akun Youtube Raditya Dika berjudul “Yang Punya Jantung, Nonton Ini!” yang diunggah pada Rabu (6/3/2024).
Dalam video aslinya tersebut, dr. Vito sama sekali tidak mengeluarkan pernyataan seperti klaim bahwa Soimah berhasil menurunkan berat badan sebesar 23 kg dalam dua minggu tanpa diet dan olahraga berkat obat pelangsing miliknya.
Sejumlah kejanggalan tersebut mengindikasikan adanya penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence, AI) dalam pembuatan video promosi obat nyeri sendi tersebut.
Kami kemudian mencoba melakukan pemindaian audio dengan perangkat pendeteksi AI. Hasilnya, perangkat Hive Moderation memberikan skor 99,99 persen kemungkinan audio dalam video tersebut adalah hasil manipulasi AI.
Lebih lanjut, Tirto sendiri mendapatkan klarifikasi langsung dari dr.Vito terkait klaim video diatas. Ia membantah bahwa dirinya membuat dan mempromosikan produk obat turun berat badan tanpa olahraga seperti dalam klaim diatas.
“Saya tidak pernah membuat produk turun berat badan, tidak pernah merekomendasikan turun berat badan tanpa olahraga. Jelas berat badan ideal utamanya dicapai dengan pengaturan pola makan dan olahraga sebagai prinsip dasarnya,” ujar dr. Vito lewat keterangan yang diterima Tirto pada Jumat (25/10/2024).
Dokter Vito sendiri, dalam unggahan di akun YouTube miliknya, telah mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penipuan yang mencatut namanya.
Kesimpulan
Berdasarkan penelusuran fakta yang dilakukan, video yang memperlihatkan dr. Vito diklaim mempromosikan produk obat pelangsing miliknya adalah hasil manipulasi menggunakan kecerdasan buatan (altered video).
Video tersebut berasal dari akun YouTube Raditya Dika berjudul “Yang Punya Jantung, Nonton Ini!” yang diunggah pada Rabu (6/3/2024). Dalam video aslinya, tidak ditemukan pernyataan dr. Vito yang soal membuat dan mempromosikan produk obat pelangsing.
Dokter Vito sendiri secara langsung juga telah membantah kebenaran dari video klaim unggahan. Ia mengaskan tidak bernah membuat produk obat pelangsing dan merekomendasikan turun berat badan tanpa olahraga.
==Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Video tersebut berasal dari akun YouTube Raditya Dika berjudul “Yang Punya Jantung, Nonton Ini!” yang diunggah pada Rabu (6/3/2024). Dalam video aslinya, tidak ditemukan pernyataan dr. Vito yang soal membuat dan mempromosikan produk obat pelangsing.
Dokter Vito sendiri secara langsung juga telah membantah kebenaran dari video klaim unggahan. Ia mengaskan tidak bernah membuat produk obat pelangsing dan merekomendasikan turun berat badan tanpa olahraga.
==Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.
Rujukan
- https://tirto.id/hoaks-iklan-obat-nyeri-sendi-mencatut-eks-menkes-siti-fadilah-gYAu
- https://tirto.id/manipulasi-video-eks-menkes-nila-moeloek-promosikan-produk-obat-g1he
- https://tirto.id/hoaks-iklan-obat-nyeri-tulang-dan-sendi-mencatut-zaidul-akbar-gX7w
- https://www.instagram.com/p/DA_r_lSABiG/
- https://www.youtube.com/watch?v=6EKMH_0Coa0
- https://www.youtube.com/shorts/s0aX9X06kDM?si=y27jiZmiHhxoy73P
Halaman: 613/5960