• (GFD-2022-10424) Keliru, Penyelundupan 36 Pekerja Seks dari Cina di Medan Maimun

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 02/08/2022

    Berita


    Sebuah akun Twitter mengunggah video yang menggambarkan penyelundupan beberapa perempuan pekerja seks tengah berjalan keluar dari gerobak kontainer. Video tersebut kemudian diklaim sebagai penyelundupan wanita tuna susila dari China yang diturunkan di Medan Maimun, Sumatera Utara.
    Tak hanya itu, video itu juga dihubung-hubungkan dengan kepemimpinan Jokowi dan disebutkan Indonesia sudah dikuasai China.
    Berikut narasi lengkapnya:
    *Penyelundupan sebanyak 36 orang WTS (Wanita Tuna Susila) dari Cina ...... baru turun dari Kontainer di Medan Maimun, SUMUT. ....... Benar-benar menjadi KENYATAAN bahwa di REZIM JOKOWI DHOLIM skrg ini Indonesia udh dikuasai oleh CINA, Astaghfirulloh l-'azhiim !*
    Tangkapan layar hoaks di Twitter tentang 36 WTS asal Cina turun dari sebuah kontainer di Medan

    Hasil Cek Fakta


    Untuk memverifikasi video itu, Cek Fakta Tempo menggunakan petunjuk dari logo yang tertulis di belakang kaus seorang pria, yang tertulis ACC. Tempo kemudian menelusuri kata kunci “ACC di Medan” di Youtube dan menemukan kanal perusahaan angkutan kargo bernama ACC Logistic.
    Tempo menelusuri lebih lanjut video di kanal ACC Logistic dan menemukan video yang sama pada 30 Juli 2022 dengan judul “TIM ACC LOGISTIC DI SINI BIKIN HEBOH KARENA…”. Video tersebut menunjukkan acara kontes modifikasi yang digelar ACC Logistic di Medan.
    Potongan video yang menunjukkan sejumlah perempuan turun dari kargo bernopol BE 8478 AAU, dimuat di detik awal hingga detik ke-23. Para perempuan itu adalah bagian dari sesi hiburan saat kontes berlangsung. Acara itu dimulai dari pawai kargo logistik, kemudian menuju lokasi kontes.
    Tangkapan layar dari YouTube ACC Logistic saat perempuan turun dari kontainer untuk mengikuti acara Medan Automotive Festival 2022 di Lanud TNI-AU Soewondo, Medan.
    Pada video berikutnya, ACC Logistic menyebutkan bahwa acara di Medan adalah bagian dari Medan Automotive Festival. 
    Dikutip dari portal resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, ajang Medan Automotive Festival 2022 tersebut merupakan rangkaian peringatan hari ulang tahun Bhayangkara ke-79 dan Kapolrestabes Cup di Lanud Soewondo Medan, Minggu Juli 2022. 
    Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara, Baharuddin Siagian, mengatakan informasi yang menyebut bahwa perempuan itu adalah wanita tuna susila yang diimpor dari Cina salah. Tidak ada penyelundupan wanita tuna susila di Medan.  
    “Wanita yang turun dari kontainer itu untuk mengikuti acara Medan Automotive Festival 2022 di Lanud TNI-AU Soewondo, Medan,” kata Baharuddin saat dihubungi Tempo, Senin, 1 Agustus 2022.

    Kesimpulan


    Berdasarkan pemeriksaan fakta, klaim yang menyebutkan penyelundupan 36 wanita tuna susila asal China di Medan Maimun adalah keliru.  
    Faktanya, perempuan yang turun dari truk kontainer tersebut untuk mengikuti acara Medan Automotive Festival 2022 di Lanud TNI-AU Soewondo di Medan pada Minggu, 24 Juli 2022.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10184) Amerika Serikat Kirim Virus Cacar Monyet ke Asia Menggunakan Burung

    Sumber: WhatsApp
    Tanggal publish: 02/08/2022

    Berita

    Beredar di media sosial pesan berantai yang menyebut virus cacar monyet dikirim dari Amerika Serikat (AS) ke Asia menggunakan burung. Pesan berantai ini menyebar sejak beberapa waktu lalu.

    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 30 Juli 2022.

    Berikut isi postingannya:

    "Hai teman-teman. Di mana pun Anda berada, jika Anda melihat burung yang tidak bisa terbang, tidak bisa berjalan atau berjuang di tanah, jangan pernah menangkapnya, karena takut tertular cacar monyet. Komunitas terkait telah memberi tahu Anda, mohon diperhatikan. Ingat!Amerika Serikat dan negara-negara Barat menggunakan burung untuk membawa virus cacar monyet untuk menyebar ke wilayah Asia!Kakak saya mengirimnya dari Jerman dan meminta saya untuk segera memberi tahu keluarga… "

    Hasil Cek Fakta

    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan mengunjungi laman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Di sana terdapat penjelasan bahwa cacar monyet teridentifikasi pertama kali di manusia pada tahun 1970 di Kongo.

    Di AS sendiri cacar monyet pada manusia terdeteksi sejak tahun 2003. Virus cacar monyet menurut WHO biasanya menyerang tupai tali, tupai pohon, tikus berkantung gambia, primata non manusia dan spesies lainnya.

    Cara penularan dari binatang ke manusia dapat terjadi dari kontak langsung dengan darah, cairan tubuh, lesi kulit, atau mukosa dari hewan yang terinfeksi.

    WHO sama sekali tidak menyebutkan burung sebagai salah satu hewan penyebab penyebaran virus cacar monyet. Hanya mereka mengimbau untuk mengurangi kontak dengan hewan liar terutama yang sakit atau mati termasuk dagingnya. Mereka juga meminta masyarakat untuk memasak semua bagian dari binatang jika ingin dikonsumsi.

    Sementara dari laman Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), menyebutkan virus cacar monyet bisa menginfeksi berbagai jenis mamalia seperti monyet, trenggiling, landak, anjing padang rumput, dan tikus.

    Sedangkan hewan lain seperti burung, reptil, dan burung sangat kecil kemungkinannya terpapar cacar monyet. Hingga kini jenis binatang tersebut belum pernah ditemukan ada yang terpapar cacar monyet.

    Terkait klaim AS mengirim virus cacar monyet ke Asia melalui burung juga tidak berdasar. Bahkan saat ini yang banyak terpapar virus ini adalah negara-negara di Eropa dan AS bukan di Asia. Bahkan di AS sendiri jumlah kasusnya mencapai 4.906 saat ini.

    Kesimpulan

    Pesan berantai yang menyebut virus cacar monyet merupakan kiriman dari AS ke Asia menggunakan burung adalah tidak benar.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10185) [SALAH] Hidrogen Peroksida Dapat Sembuhkan Kanker Jika Digosokkan ke Kulit

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 02/08/2022

    Berita

    “Hidrogen peroksida dapat mengobati kanker. Cukup dengan menggosokkan 1 atau 2 kali sehari pada permukaan kulit. Dulu ingat ini hanya untuk membunuh belatung saat mencuci luka kaki diabetes. Ternyata ada banyak ilmu bermanfaat yang disembunyikan”

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah akun Facebook mengunggah video yang mengklaim bahwa mengosokkan hidrogen peroksida ke kulit dapat dengan intensitas 1 atau 2 kali sehari dapat membunuh sel kanker. Dalam narasinya juga disebutkan bahwa banyak ilmu bermanfaat yang disembunyikan karena hidrogen perosida memiliki banyak manfaat luar biasa disamping harganya yang murah.

    Berdasarkan penelusuran, hingga kini tidak ada bukti ilmiah yang menjelaskan bahwa menggosokkan hidrogen peroksida pada kulit dapat menjadi obat yang menyembuhkan kanker.

    Dilansir dari Fullfact.org, Kepala Perawat Bidang Informasi di Cancer Research UK, Martin Ledwick mengatakan, hidrogen peroksida tidak bermanfaat untuk mengobati kanker. Menggosokkan hidrogen peroksida pada kulit justru berisiko menyebabkan kulit melepuh.

    “Hidrogen peroksida dapat digunakan sebagai disinfektan dan dalam larutan yang sangat lemah untuk beberapa penyakit ringan. Tapi itu tidak ada gunanya dalam mengobati kanker,” kata dia.

    “Bergantung pada kekuatan hidrogen peroksida, menggosokkan larutan pada kulit Anda dapat menyebabkan rasa terbakar dan melepuh. Itu pasti harus dijauhkan dari mata dan tidak tertelan,” ucap Martin Ledwick.

    Hidrogen peroksida adalah senyawa kimia yang digunakan untuk berbagai tujuan, mulai dari memutihkan gigi hingga membersihkan luka kecil dan goresan. Larutan hidrogen peroksida efektif membunuh kuman dan virus. Hidrogen peroksida tidak dapat diserap ke dalam tubuh atau aliran darah untuk membunuh sel kanker saat dioleskan pada kulit.

    “Konsentrasi hidrogen peroksida yang lebih tinggi yang digosokan pada permukaan kulit dapat menyebabkan kerusakan kulit, tetapi tidak mungkin diserap ke dalam aliran darah dengan cara yang berarti,” kata Dr Kathleen Suozzi, ahli bedah kulit di Universitas Yale, Amerika Serikat.

    Menurut dia, tidak ada uji klinis yang menunjukkan efektivitas hidrogen peroksida dalam mengobati kanker kulit.

    Kesimpulan

    Informasi menyesatkan. Tidak ada bukti ilmiah yang menjelaskan bahwa menggosokkan hidrogen peroksida pada kulit dapat menjadi obat yang menyembuhkan kanker. Menggosokkan hidrogen peroksida pada kulit justru bisa berisiko menyebabkan kulit melepuh

    Rujukan

  • (GFD-2022-10186) [SALAH] Akun Whatsapp Bupati Magelang Zaenal Arifin

    Sumber: Whatsapp.com
    Tanggal publish: 02/08/2022

    Berita

    Beredar sebuah akun Whatsapp Beredar akun Whatsapp Bupati Magelang Zaenal Arifin. Akun tersebut memakai nama dan foto profil Zaenal Arifin.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, akun tersebut bukan asli milik Bupati Magelang Zaenal Arifin.

    Diskominfo Kabupaten Magelang melalui akun facebooknya memberikan klarifikasi terkait akun palsu milik Bupati Magelang Zaenal Arifin.

    “Dihimbau kepada seluruh sobatKom untuk berhati-hati apabila ada nomor asing yang mengatasnamakan Bupati Magelang dan mengajukan permintaan yang diluar nalar. Tetap waspada dan jangan mudah percaya ya sobatKom. Kalian bisa mengecek kebenarannya terlebih dahulu ke kanal-kanal resmi milik Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang #wasapadaPenipuan“.

    Dengan demikian, akun Whatsapp Bupati Magelang Zaenal Arifin adalah hoaks, dan masuk ke dalam kategori konten tiruan.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Arief Putra Ramadhan.

    Akun tersebut bukan asli milik Bupati Magelang Zaenal Arifin. Diskominfo Kabupaten Magelang melalui akun facebooknya menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati apabila menemukan nomor yang mengatas namakan Bupati Magelang.

    Rujukan