Akun Facebook Inne Indriani Suryatmana (fb.com/inne.indriani) pada 8 Juni 2021 mengunggah sebuah video dengan narasi sebagai berikut:
“BNN PERIKSA TRUK CONTAINNER YANG SENGAJA DIEKSPOR OLEH CINA TIONGKOK, JELAS KAN SIAPA PERUSAK NEGERI INI MASIH MAU BELA?”
Dalam video tersebut terlihat petugas membongkar plat besi bagian dalam kontainer yang berisi narkotika.
(GFD-2021-7069) [SALAH] Video “BNN Periksa Truk Containner Yang Sengaja Diekspor Oleh Cina Tiongkok”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 10/06/2021
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, video petugas membongkar plat besi bagian dalam kontainer yang berisi narkotika yang diklaim sebagai Badan Narkotika Nasional (BNN) yang sedang truk kontainer yang sengaja diekspor oleh Cina merupakan konten yang salah.
Faktanya, truk itu bukan diekspor dari Cina. Kejadian di video tersebut adalah ketika BNN menyita ganja seberat 1,4 ton asal Aceh yang diselundupkan melalui jalur darat dan udara pada tahun 2019.
Video yang identik, dimuat di situs vidio.com pada 31 Januari 2019 dengan judul “Lihat Aksi BNN Sergap Truk Pembawa Ganja”. Video ini juga ditampilkan di artikel berita berjudul “Bau Ganja Kering di Truk Asal Aceh” yang terbit di situs Liputan6 pada 1 Februari 2019.
DIlansir dari artikel tersebut, Badan Narkotika Nasional (BNN) menyita ganja seberat 1,4 ton asal Aceh. Selain barang bukti, petugas juga meringkus lima orang tersangka di tempat berbeda. Kepala BNN RI Komjen Pol Heru Winarko menjelaskan, ganja yang disita diselundupkan melalui jalur darat dan jalur udara (via kargo).
“Keseluruhan barang bukti di tiga lokasi berbeda, yakni di kargo Bandara Soekarno Hatta, Depok, dan Bogor, Jawa Barat,” kata Heru, Jumat (1/2/2019) di Kantor BNN, Cawang Jakarta Timur.
Heru menceritakan terungkapnya kasus tersebut. Awalnya, petugas menyelidiki truk jenis engkel yang berangkat dari Aceh. Petugas pun membuntuti truk hingga menuju Baranangsiang, Bogor, Jawa Barat. Petugas pun menangkap dan menggeledah truk menggunakan anjing pelacak. Ternyata ditemukan bungkusan-bungkusan ganja yang disembunyikan dalam kompartemen khusus di dasar truk yang ditutup dengan pelat besi.
“Kami menangkap sopir truk berinisial BS saat akan meninggalkan kendaraan dan menitipkan kuncinya kepada tukang parkir. BS ditangkap Rabu, 30 Januari 2019 sekitar pukul 13.35 WIB. Jadi, oleh tersangka truk dikamuflase sebagal reefer truck,” ucap dia.
Faktanya, truk itu bukan diekspor dari Cina. Kejadian di video tersebut adalah ketika BNN menyita ganja seberat 1,4 ton asal Aceh yang diselundupkan melalui jalur darat dan udara pada tahun 2019.
Video yang identik, dimuat di situs vidio.com pada 31 Januari 2019 dengan judul “Lihat Aksi BNN Sergap Truk Pembawa Ganja”. Video ini juga ditampilkan di artikel berita berjudul “Bau Ganja Kering di Truk Asal Aceh” yang terbit di situs Liputan6 pada 1 Februari 2019.
DIlansir dari artikel tersebut, Badan Narkotika Nasional (BNN) menyita ganja seberat 1,4 ton asal Aceh. Selain barang bukti, petugas juga meringkus lima orang tersangka di tempat berbeda. Kepala BNN RI Komjen Pol Heru Winarko menjelaskan, ganja yang disita diselundupkan melalui jalur darat dan jalur udara (via kargo).
“Keseluruhan barang bukti di tiga lokasi berbeda, yakni di kargo Bandara Soekarno Hatta, Depok, dan Bogor, Jawa Barat,” kata Heru, Jumat (1/2/2019) di Kantor BNN, Cawang Jakarta Timur.
Heru menceritakan terungkapnya kasus tersebut. Awalnya, petugas menyelidiki truk jenis engkel yang berangkat dari Aceh. Petugas pun membuntuti truk hingga menuju Baranangsiang, Bogor, Jawa Barat. Petugas pun menangkap dan menggeledah truk menggunakan anjing pelacak. Ternyata ditemukan bungkusan-bungkusan ganja yang disembunyikan dalam kompartemen khusus di dasar truk yang ditutup dengan pelat besi.
“Kami menangkap sopir truk berinisial BS saat akan meninggalkan kendaraan dan menitipkan kuncinya kepada tukang parkir. BS ditangkap Rabu, 30 Januari 2019 sekitar pukul 13.35 WIB. Jadi, oleh tersangka truk dikamuflase sebagal reefer truck,” ucap dia.
Kesimpulan
BUKAN dari Cina. Kejadian di video tersebut adalah ketika BNN menyita ganja seberat 1,4 ton asal Aceh yang diselundupkan melalui jalur darat dan udara pada tahun 2019.
Rujukan
(GFD-2021-7068) [SALAH] Akun Facebook Bupati Pacitan “Indrata Nur Bayuaji”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 10/06/2021
Berita
Beredar akun Facebook Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji. Akun tersebut membagikan postingan terkait bantuan modal usaha dengan bunga 0% dan angsuran 50% perbulan.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, Bupati Aji mengonfirmasi melalui akun resmi Facebooknya (https://www.facebook.com/Indratanurbayuaji) bahwa akun tersebut adalah akun palsu.
“Hati-hati muncul fake akun mengatasnamakan saya. Informasi terkait bantuan pinjaman modal wira usaha dengan bunga 0% dan biaya subsidi/angsuran 50% perbulan dibantu pemerintah dan program ini adalah selama Covid-19 di akun Facebook : Indrata Nur Bayu Aji [tidak benar] dan itu merupakan [akun fake]. Mohon berhati-hati untuk saudara-saudara semua nya terima kasih,” tulis Bupati Aji melalui akun Facebooknya di Indrata Nur Bayuaji.
Bupati Aji sendiri telah mengimbau melalui video yang diunggah oleh Humas Pemkab Pacitan agar masyarakat berhati-hati dengan segala modus penipuan yang mengatasnamakan dirinya.
“Kepada seluruh masyarakat pacitan, terkait dengan adanya dugaan penipuan oleh orang tak bertanggungjawab yang mencatut mengatasnamakan Indrata Nur Bayuaji, bupati Pacitan dengan modus meminta sejumlah uang dalam rangka realisasi program bantuan dari Pemda, perlu kami sampaikan hal-hal sebagai berikut,” kata Bupati Aji dalam video tersebut.
Dengan demikian, akun Facebook Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji dapat dikategorikan sebagai Konten Tiruan/Imposter Content.
“Hati-hati muncul fake akun mengatasnamakan saya. Informasi terkait bantuan pinjaman modal wira usaha dengan bunga 0% dan biaya subsidi/angsuran 50% perbulan dibantu pemerintah dan program ini adalah selama Covid-19 di akun Facebook : Indrata Nur Bayu Aji [tidak benar] dan itu merupakan [akun fake]. Mohon berhati-hati untuk saudara-saudara semua nya terima kasih,” tulis Bupati Aji melalui akun Facebooknya di Indrata Nur Bayuaji.
Bupati Aji sendiri telah mengimbau melalui video yang diunggah oleh Humas Pemkab Pacitan agar masyarakat berhati-hati dengan segala modus penipuan yang mengatasnamakan dirinya.
“Kepada seluruh masyarakat pacitan, terkait dengan adanya dugaan penipuan oleh orang tak bertanggungjawab yang mencatut mengatasnamakan Indrata Nur Bayuaji, bupati Pacitan dengan modus meminta sejumlah uang dalam rangka realisasi program bantuan dari Pemda, perlu kami sampaikan hal-hal sebagai berikut,” kata Bupati Aji dalam video tersebut.
Dengan demikian, akun Facebook Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji dapat dikategorikan sebagai Konten Tiruan/Imposter Content.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Rahmah an nisaa (Uin Sunan Ampel Surabaya).
Bupati Aji mengonfirmasi melalui akun resmi Facebooknya bahwa akun tersebut adalah akun palsu.
Bupati Aji mengonfirmasi melalui akun resmi Facebooknya bahwa akun tersebut adalah akun palsu.
Rujukan
(GFD-2021-7067) [SALAH] Akun Facebook Bupati Lumajang “Thoriqul Haq”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 10/06/2021
Berita
Beredar akun Facebook Bupati Lumajang “Thoriqul Haq” mengirim permintaan pertemanan ke sejumlah akun Facebook warga Lumajang.
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, melansir dari Lumajangsatu.com, Bupati Thoriq mengonfirmasi bahwa akun tersebut palsu.
“Sebarkan, akun itu palsu,” ujar cak Thoriq pada (31/05/21).
Sementara itu, Bupati Lumajang meminta agar mengabaikan segala permintaan dari akun palsu tersebut. Ia menambahkan bahwa tidak pernah membuat akun baru, ia tetap memakai akun lamanya yaitu (https://www.facebook.com/thoriqul.haq.7) dengan nama Thoriqul Haq.
Dengan demikian, akun Facebook Bupati Lumajang “Thoriqul Haq” dapat dikategorikan sebagai Konten Tiruan/Imposter Content.
“Sebarkan, akun itu palsu,” ujar cak Thoriq pada (31/05/21).
Sementara itu, Bupati Lumajang meminta agar mengabaikan segala permintaan dari akun palsu tersebut. Ia menambahkan bahwa tidak pernah membuat akun baru, ia tetap memakai akun lamanya yaitu (https://www.facebook.com/thoriqul.haq.7) dengan nama Thoriqul Haq.
Dengan demikian, akun Facebook Bupati Lumajang “Thoriqul Haq” dapat dikategorikan sebagai Konten Tiruan/Imposter Content.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Rahmah an nisaa (Uin Sunan Ampel Surabaya).
Bupati Thoriq melalui Lumajangsatu.com, mengonfirmasi bahwa akun tersebut palsu dan tidak pernah buat akun baru.
Bupati Thoriq melalui Lumajangsatu.com, mengonfirmasi bahwa akun tersebut palsu dan tidak pernah buat akun baru.
Rujukan
(GFD-2021-7066) [SALAH] Lowongan Pekerjaan di Perusahaan Manufacture di Abu Dhabi melalui BLK Cilacap
Sumber: Tangkapan LayarTanggal publish: 10/06/2021
Berita
Beredar sebuah informasi mengenai pembukaan lowongan kerja (loker) Perusahaan Manufacture di Abu Dhabi mendaftar melalui BLK Cilacap.
Hasil Cek Fakta
Namun setelah ditelusuri terkait loker tersebut, BLK Cilacap mengonfirmasi melaui akun media sosial resmi Twitter bahwa informasi tersebut palsu.
“Hati-hati informasi palsu, segala informasi resmi BLK Cilacap hanya ada di akun media sosial resmi BLK Cilacap. #JatengGayeng#DisnakertransJateng”.
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa info lowongan pekerjaan Perusahaan Manufacture di Abu Dhabi melalui BLK Cilacap hoaks kategori fabricated content/konten palsu.
“Hati-hati informasi palsu, segala informasi resmi BLK Cilacap hanya ada di akun media sosial resmi BLK Cilacap. #JatengGayeng#DisnakertransJateng”.
Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa info lowongan pekerjaan Perusahaan Manufacture di Abu Dhabi melalui BLK Cilacap hoaks kategori fabricated content/konten palsu.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Rahmah an Nisaa ( Uin Sunan Ampel Surabaya ).
Faktanya, informasi tersebut palsu. Melalui semua akun media sosial Twitter BLK Cilacap telah mengonfirmasi bahwa itu tidak benar. Segala informasi resmi hanya ada di akun media sosial resmi BLK Cilacap.
Faktanya, informasi tersebut palsu. Melalui semua akun media sosial Twitter BLK Cilacap telah mengonfirmasi bahwa itu tidak benar. Segala informasi resmi hanya ada di akun media sosial resmi BLK Cilacap.
Rujukan
Halaman: 6041/7228



