• (GFD-2022-10587) [SALAH] Vaksin Covid-19 Mengandung Janin Manusia Usia 3 Bulan

    Sumber: Twitter.com
    Tanggal publish: 27/09/2022

    Berita

    “Coba jelaskan
    @KemenkesRI
    Tidak salah kalau bnyk yg menentang n menolak keras. Jgn salahkan kmi krn itu memang tdk sesuai dg Kitab Suci agama apapun.Kecuali kalian tdk punya agama,silahkan. Sedihnya bnyk yg tdk tahu n got trap

    stopmandatoryvaksin

    @GratisTerbaik
    @MprAldo”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Twitter dengan nama pengguna “@elizabethlisa76” mengunggah sebuah video yang berisi narasi bahwa vaksin Covid-19 mengandung janin manusia usia tiga bulan yang digugurkan.

    Setelah melakukan penelusuran, klaim tersebut salah. Melansir Medcom.com, sel janin didapatkan puluhan tahun lalu dan sebagian besar digunakan sebagai alat bukan bahan vaksin.

    selain itu melansir Cnnindonesia.com, Johnson&Johnson menggunakan sel janin untuk “pengembangan, konfirmasi dan produksi”. Selain itu, menurut Dr. James Lawler, seorang ahli penyakit menular di Nebraska Medicine sel janin ini juga digunakan oleh Pfizer / BioNTech dan Moderna untuk pengujian vaksin mereka.

    Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Facebook dengan nama pengguna “@elizabethlisa76” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan/Misleading Content.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Ari Dwi Prasetyo.

    Klaim tersebut salah. Faktanya, sel janin didapatkan puluhan tahun lalu dan sebagian besar digunakan sebagai alat bukan bahan vaksin.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10588) [SALAH] Foto Ratu Megawati

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 27/09/2022

    Berita

    “kira kira Tahlilan buat ratu mlm apa y”

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah akun Facebook bernama “Jacky Ibrahim” mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan Megawati yang sedang menggunakan baju kebangsawanan. Unggahan tersebut sudah mendapatkan atensi sebanyak 77 reaksi, 28 komentar dan 2 kali dibagikan.

    Berdasarkan hasil penelusuran menggunakan search by image, gambar tersebut merupakan hasil suntingan atau editan. Foto asli foto tersebut memiliki kemiripan dengan foto dari Ratu Inggris yaitu Ratu Elizabeth.

    Dengan demikian, Foto Ratu Megawati merupakan konten satire atau parodi.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Ari Dwi Prasetyo.

    Foto suntingan atau editan. Foto asli merupakan foto ratu Inggris.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10589) [SALAH] Artikel Berjudul, “Optimis Menang Pemilu 2024, Puan: Kita Bersama Wong Licik”

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 27/09/2022

    Berita

    “Optimis Menang Pemilu 2024, Puan: Kita Bersama Wong Licik”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang menampilkan sebuah tangkapan layar dari sebuah artikel berita. Di dalam gambar tersebut, terlihat sebuah artikel dari Liputan6.com dengan judul, “Optimis Menang Pemilu 2024, Puan: Kita Bersama Wong Licik”. Unggahan ini juga ditambahkan dengan kata “kebangetan” dari akun yang mengunggahnya.

    Namun setelah ditelusuri lebih lanjut, tangkapan layar dari artikel Liputan6.com yang ada di dalam unggahan tersebut ternyata hoaks. Melalui laman pencarian Google, judul asli artikel dari Liputan6.com tersebut adalah “Optimis Menang Pemilu 2024, Puan: Kita Bersama Wong Cilik”. Artikel ini diunggah pada tanggal 01 Agustus 2022 dan membahas mengenai optimisme Puan Maharani dalam menghadapi Pemilu Presiden 2024 dengan terus membersamai “wog cilik” atau rakyat kecil.

    Jadi dapat disimpulkan bahwa hasil tangkapan layar Liputan6.com yang ada di dalam unggahan, merupakan hoaks kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli SInaga (Universitas Sumatera Utara)

    Faktanya artikel tersebut telah diedit. Di dalam artikel aslinya artikel tersebut berjudul, “Optimis Menang Pemilu 2024, Puan: Kita Bersama Wong Cilik”.

    Rujukan

  • (GFD-2022-10567) Keliru, Video Polisi Jemput AHY karena Provokasi Demo

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 26/09/2022

    Berita


    Sebuah akun Facebook membagikan video berjudul Polisi Jemput AHY, Ketahuan Provokasi Demo, pada 17 September 2022. Di bagian awal, video itu menampilkan sampul yang memperlihatkan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono dijemput dua polisi dengan tangan terborgol.  
    Narator dalam video itu mengatakan, ‘Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Ketakutan Setelah Tahu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Disebut-sebut Terlibat Jokowi Emosi Menempuh Jalur Hukum’.
    Sejak diunggah hingga artikel ini diturunkan, video tersebut telah tayang 1 juta kali, mendapat 4 ribuan komentar dan 9 ribuan tanggapan.
    Tangkapan layar video mengenai penangkapan Agus Harimurti Yudhoyono oleh polisi, beredar di Facebook
    Benarkah polisi menangkap AHY, karena memprovokasi demonstrasi?  

    Hasil Cek Fakta


    Hasil verifikasi Tempo menunjukkan, tidak ada penangkapan terhadap Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) terkait dugaan memprovokasi demonstrasi. Gambar sampul dalam video yang menunjukkan AHY ditangkap adalah hasil suntingan dari foto-foto peristiwa lain. 
    Untuk memverifikasi narasi dan video di atas, Tim Cek Fakta Tempo memfragmentasi video menjadi gambar dan menelusurinya menggunakan Google Reverse Image dan Yandex Image Search.
    Video 1
    Video 1
    Pada awal video, Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono dan seseorang yang mirip Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, beserta Polisi ditampilkan. Namun, foto dan keterangan yang dicantumkan pada video tersebut tidak berkaitan. Pasalnya, gambar ini merupakan hasil editan dari aktivitas berbeda.
    Pertama, foto SBY identik dengan yang ada di Kompas.com. Di media tersebut foto ini diberi keterangan ‘Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) beserta keluarga memberikan salam kepada pelayat saat upacara militer pelepasan jenazah almarhumah Ani Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu, 2 Juni 2019.’
    Kedua, foto berwajah Jokowi itu juga editan. Wajah sebenarnya adalah Moeldoko. Foto Moeldoko sebelumnya diunggah di Instagram pribadi Kepala Staf Presiden tersebut. Kemiripannya diketahui dari baju batik serta pin yang dikenakannya.
    Ketiga, foto AHY yang terlihat diapit dua Polisi bukan soal penjemputan. Itu adalah momen ketika AHY berjalan memasuki kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) untuk menyerahkan berkas keabsahan organisasi dan AD/ART partai di Jakarta pada 3 Maret 2021. Foto ini adalah hasil jepretan fotografer Antara, Aditya Pradana Putra.
    Video 2
    Video 2
    Detik ke-35, Susilo Bambang Yudhoyono dimunculkan. Potongan video ini pernah diputar di kanal YouTube Susilo Bambang Yudhoyono pada 29 Agustus 2014 dengan judul ‘ Tidak Mau Bebani Rakyat, Presiden SBY Pertahankan Harga BBM’. Dalam perbincangan itu, ia menekankan bahwa Pemerintah sejatinya bekerja keras demi mensejahterakan keseluruhan rakyat Indonesia.
    Video 3
    Video 3
    Video berikutnya menampilkan Joko Widodo pada detik ke-49 sedang berpidato. Dikutip dari Jawa Pos pidatonya diberi judul ‘Jokowi Seakan Sindir SBY Soal Subsidi BBM’. Pada saat itu, Jokowi membahas masalah BBM di acara di Munaslub Partai Hanura, Jalan Mabes Hankam, Cilangkap, Jakarta, Rabu, 21 Desember 2016. Dalam pidatonya, Jokowi tidak ada berbicara soal menempuh jalur hukum.
    Kata Jokowi, Pertamina tidak akan mengalami kerugian hanya dengan mengeluarkan uang Rp 800 miliar untuk membeli pesawat angkut BBM itu. Karena hal tersebut menjadi jawaban atas masalah yang selama ini uang negara harus dibuang Rp 300 triliun hanya untuk subsidi BBM.
    "Pertamina tidak merugi dan pertamina untungnya saya perkiraan akan berlipat Rp 40 triliun," pungkas Jokowi.

    Kesimpulan


    Berdasarkan pemeriksaan fakta, video dan narasi Polisi jemput AHY karena ketahuan provokasi demo, SBY ketakutan dan Jokowi tempuh jalur hukum adalah keliru.
    Foto Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono dan seseorang yang mirip Joko Widodo di dalam video itu adalah suntingan, yang diambil dari berbagai media dan disatukan.
    Foto mirip Jokowi hasil editan. Aslinya adalah foto Moeldoko, Kepala Staf Presiden. Kemudian potongan gambar SBY saat memberikan salam kepada pelayat yang hadir di upacara militer pelepasan jenazah almarhumah Ani Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Minggu, 2 Juni 2019.

    Rujukan