• (GFD-2026-31781) [PENIPUAN] Tautan Layanan “Gratis Pemutihan Pajak Motor dan Mobil Seluruh Indonesia”

    Sumber: mixed
    Tanggal publish: 19/01/2026

    Berita

    Pada Senin (12/1/2026) akun Facebook “Kalla Birru” mengunggah video [arsip], isinya memperlihatkan seorang polisi berseragam sedang bersama sejumlah orang di depan gedung Polres Blitar.

    Video itu berisi pembacaan narasi sebagai berikut:

    Pemutihan pajak kendaraan motor dan mobil berlaku di seluruh Indonesia gratis balik nama, gratis bayar pajak, gratis ganti plat tanpa biaya denda, tunggu apalagi segera daftar via online tanpa dipungut biaya, klik link di bio.

    Hingga Senin (19/1/2026) unggahan tersebut telah mendapatkan lebih dari 700 tanda suka, 260-an komentar, serta dibagikan ulang hampir 140 kali.

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) juga menemukan unggahan video [arsip] berisi narasi serupa diunggah oleh akun TikTok “Informasi Korlantas 2026”.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “pemutihan pajak motor dan mobil gratis di seluruh indonesia tahun 2026” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan cnnindonesia.com “3 Daerah Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Mulai Januari 2026” yang tayang pada Senin (12/1/2026).

    Dari pemberitaan tersebut diketahui bahwa di Aceh, Bali, dan Sulawesi Tenggara ada program pemutihan dan diskon pajak kendaraan bermotor pada awal 2026. 

    Sebagai informasi, dilansir dari kompas.com, peminat pemutihan pajak bisa mendatangi samsat induk setiap kabupaten, atau bisa mengunjungi samsat keliling. Secara online, peminat bisa mengakses platform digital yang terintegrasi dengan sistem pembayaran pajak kendaraan, seperti: SIGNAL (Samsat Digital Nasional) yang bisa digunakan di seluruh Indonesia dan juga e-SAMDES.

    TurnBackHoax kemudian mengakses tautan dalam unggahan akun Facebook “Kalla Birru”. Diketahui, tautan mengarah ke laman berisi formulir digital yang meminta pengisian data pribadi berupa nama, alamat, hingga nomor telegram.

    TurnBackHoax lalu memanfaatkan Google Lens untuk mengetahui konteks video yang disertakan dalam unggahan akun Facebook “Kalla Birru”. Penelusuran mengarah unggahan video di akun Instagram “arif_fazlurrahman” pada Rabu (7/1/2026).

    Diketahui, konteks asli video adalah

    Kesimpulan

    Unggahan berisi tautan akses “gratis pemutihan pajak motor dan mobil seluruh Indonesia” yang mengarah ke laman tak resmi itu merupakan konten tiruan (impostor content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31782) [PENIPUAN] Video "Menteri Agama Resmikan Bantuan Dana Hibah Saudi Arabia"

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 19/01/2026

    Berita

    Akun Facebook “SELAMAT KAMU MENERIMA DANA BANTUAN DARI PRABOWO SUBIANTO” pada Senin (13/1/2026) membagikan video [arsip] yang menampilkan Menteri Agama (Menag) Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar sedang berbicara.

    Berikut narasi lengkapnya:

    “ASSALAMUALAIKUM SAYA MENTERI AGAMA MERESMIKAN BANTUAN DANA HIBAH DARI ARAB SAUDI ARABIA BAGI YANG MEMBUTUHKAN SILAKAN HUBUNGI NOMOR KAMI DI BIO PROFIL”

    Unggahan disertai takarir:

    “YANG BELUM MENERIMA DANA BANTUAN SILAHKAN HUBUGI WA ADMIN DI BAWAH INI 

    http://kirimwa[dot]id/danabantuan000”

    Per Senin (19/1/2026) konten tersebut telah mendapat 226 tanda suka, menuai 263 komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 16 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menganalisis konten menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Diketahui, konten merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dengan probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen.

    TurnBackHoax lalu menelusuri tautan nomor WA (083849220271) yang tertera dalam takarir unggahan akun Facebook “SELAMAT KAMU MENERIMA DANA BANTUAN DARI PRABOWO SUBIANTO” melalui Getcontact. Hasilnya, tidak ada keterangan yang berhubungan dengan Menteri Agama maupun dana hibah Saudi Arabia.  

    TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “Menag resmikan bantuan dana hibah Saudi Arabia” ke mesin pencarian Google. Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim tersebut.

    Kesimpulan

    Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI), probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,9 persen. Unggahan video berisi klaim “Menteri Agama resmikan bantuan dana hibah dari Saudi Arabia” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31783) [SALAH] KPK Bakal Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 19/01/2026

    Berita

    Akun Facebook “Info Dunia” pada Rabu (14/1/2026) membagikan foto [arsip] dengan narasi:

    “Jokowi akan Ikut Dipanggil KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Eks Menag Yaqut”

    Unggahan disertai takarir:

    Kasus dugaan korupsi kuota haji 2023–2024 di Kementerian Agama menyeret nama Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam konstruksi perkara yang diungkap KPK. Plt Deputi Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan, persoalan bermula dari kunjungan Jokowi ke Arab Saudi pada 2023 untuk membahas panjangnya antrean haji reguler. Dari pertemuan tersebut, Pemerintah Arab Saudi memberikan tambahan 20 ribu kuota haji kepada negara Indonesia. Namun, kuota yang seharusnya dikelola sesuai undang-undang itu kemudian menjadi titik awal dugaan penyimpangan.

    KPK menilai eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas membagi kuota tambahan tersebut secara tidak sah dengan proporsi 50:50 antara haji reguler dan haji khusus, bertentangan dengan ketentuan 92:8 dalam UU. Mantan Staf Khusus Menag, Gus Alex, diduga ikut terlibat dalam proses pembagian hingga penyaluran kuota haji khusus kepada biro travel, yang disertai praktik kickback kepada oknum Kemenag. Kerugian negara ditaksir mencapai Rp1 triliun, dan KPK menegaskan terbuka memanggil siapa pun, termasuk Jokowi, sebagai saksi guna mengungkap perkara secara terang benderang.

    #Jokowi #YaqutCholilQoumas #infodunia

    Per Kamis (15/1/2026) konten tersebut telah mendapat lebih dari 9.700-an tanda suka, menuai 5.300-an komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 601 kali oleh pengguna Facebook lainnya.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “KPK panggil Jokowi dalam kasus korupsi kuota haji”  ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan tvonenews.com “Kenapa Jokowi Tak Diperiksa KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji?”.

    Dalam berita yang tayang Selasa (13/1/2026) itu, dilaporkan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan tidak akan memeriksa Presiden ke-7 Joko Widodo dalam kasus dugaan korupsi pembagian kuota haji tambahan tahun 2024. KPK menilai dugaan perbuatan melawan hukum itu terjadi pada tahap operasional di level Kementerian Agama, bukan pada pengambilan kebijakan di tingkat presiden.

    Kesimpulan

    Faktanya, KPK telah memastikan tidak akan memeriksa Joko Widodo dalam kasus dugaan korupsi pembagiaan kuota haji tambahan tahun 2024. Unggahan foto berisi klaim “KPK bakal panggil Jokowi dalam kasus korupsi kuota haji” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31784) [SALAH] Demo di DPRD Kalimantan Selatan 12 Januari 2026

    Sumber: twitter.com
    Tanggal publish: 19/01/2026

    Berita

    Akun X “didiek_murdock” pada Senin (12/1/2026) mengunggah video [arsip] dengan narasi:

    Perlawanan Rakyat sudah dimulai di berbagai daerah melawan kedzaliman penguasa lewat antek²nya. Bagaimana dengan daerah anda.? Sudah siapkah turun ke arena.? Mari berpesta Anggur merah darah di jalanan. #SiapkanRevolusi DPRD KALSEL Tidak di siarkan di tv semangat untuk para pejuang keadilan

    Per Senin (19/1/2026) video itu sudah ditonton 104 ribu kali disukai 7.345 kali, dibagikan 3.291 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri kebenaran klaim dengan memasukkan potongan gambar dari video tersebut ke Google Lens. Hasil penelusuran mengarah ke pemberitaan kalimantanpost.com "Massa Sempat Terobos Pagar Betis Saat Menunggu Hasil Diskusi di Rumah Banjar, Situasi Nyaris Memanas" yang tayang Senin (24/11/2025).


    TurnBackHoax menelusuri kebenaran lebih lanjut. Diketahui, konteks video merupakan suasana aksi penolakan KUHAP baru di depan Gedung DPRD Kalimantan Selatan kembali memanas ketika ratusan mahasiswa kehilangan kesabaran saat menunggu hasil diskusi antara Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK dan perwakilan massa yang berlangsung di dalam Rumah Banjar, Senin (24/11/2025).


    Video serupa juga diunggah di kanal Youtube milik Banjarmasin Post News Video dengan judul video “Aksi Tolak KUHAP di DPRD Kalsel Diwarnai Ricuh, Demonstran–Polisi Saling Dorong” yang diunggah Senin (24/11/2025).

    Kesimpulan

    Faktanya, video merupakan penolakan KUHAP baru di depan Gedung DPRD Kalimantan Selatan Senin (24/11/2025). Unggahan berisi narasi “Demo di DPRD Kalimantan Selatan 12 Januari 2026” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan