(GFD-2022-11077) Cek Fakta: Tidak Benar Indomaret Bagikan Uang Rp 700 Ribu untuk Peringati Ulang Tahun ke-34
Sumber: liputan6.comTanggal publish: 02/12/2022
Berita
Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Indomaret membagikan uang Rp 700 ribu dalam rangka ulang tahun ke-34. Informasi tersebut dibagikan lewat aplikasi percakapan WhatsApp.
Klaim Indomaret membagikan uang Rp 700 ribu dalam rangka ulang tahun ke-34, berupa tautan sebagai berikut.
"http://r.harvestpanoramic.cn/indomaret-aq/tb.php?pw=cy1669810997191"
Jika tautan tersebut diklik maka muncul halaman situs yang terdapat tulisan sebagai berikut.
"Congratulations!
Indomaret 34th Anniversary Limited Time Gift
Through the questionnaire, you will have a chance to get 700000 Rupiah ."
Benarkah klaim Indomaret membagikan uang Rp 700 ribu dalam rangka ulang tahun ke-34? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim Indomaret membagikan uang Rp 700 ribu dalam rangka ulang tahun ke-34, dalam akun akun Instagram resmi Indomaret @indomaret mengunggah konten yang meminta masyarakat mewaspadai modus penipuan yang mengatasnamakan Indomaret.
"⚠️ WASPADA TERHADAP PENIPUAN YANG MENGATASNAMAKAN INDOMARET ⚠️
Apakah Sobat pernah dihubungi oleh pihak yang mengaku dari Indomaret dan memberikan informasi palsu seperti gambar diatas?
Hati-hati Sobat, bisa jadi kamu lagi diincar oleh penipu yang mengatasnamakan Indomaret! ?
Yuk tetap waspada akan penipuan ya Sobat!" tulis akun Instagram @indomaret.
Selain itu akun tersebut juga mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Indomaret melalui SMS, WhatsApp atau media sosial.
Info resmi Indomaret hanya melalui website www.indomaret.co.id atau media sosial official Indomaret. Pastikan Anda tidak memberikan nomor telepon, kode OTP kepada para penipu.
Indomaret membagikan tips agar terhindar dari penipuan:
- Jangan pernah membagikan data Anda dengan sembarang orang.- Jangan mudah percaya dengan website yang membagikan voucher gratis Indomaret.- Pastikan akun/nomor yang menghubungi Anda sudah terverifikasi.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim Indomaret membagikan uang Rp 700 ribu dalam rangka ulang tahun ke-34 tidak benar.
Info resmi Indomaret hanya melalui website www.indomaret.co.id atau media sosial official Indomaret.
Rujukan
(GFD-2022-11078) [SALAH] "FIFA BERI PAKET DATA 50GB UNTUK MENONTON PIALA DUNIA"
Sumber: FBTanggal publish: 02/12/2022
Berita
[NARASI]
FIFA BERI PAKET DATA 50GB UNTUK MENONTON PIALA DUNIA
FIFA memberi orang-orang di seluruh dunia data 50GB secara gratis untuk menonton Piala Dunia Kartel 2022.
FIFA BERI PAKET DATA 50GB UNTUK MENONTON PIALA DUNIA
FIFA memberi orang-orang di seluruh dunia data 50GB secara gratis untuk menonton Piala Dunia Kartel 2022.
Hasil Cek Fakta
[PENJELASAN]
Mengutip kompas.com, modus serupa juga ternyata juga ditemukan di negara lain yang mengatasnamakan FIFA. Dilansir dari Factly.in, Rabu (23/11/2022), tautan yang beredar secara cepat itu menawarkan paket data 50gb untuk menonton Piala Dunia, yang sudah dipastikan postingan itu adalah penipuan.
Saat mengakses tautan yang disediakan di situs web yang meragukan itu, langsung mengarahkan pengguna ke halaman lain yang meminta pengguna untuk memberi detail nomer ponsel untuk memeriksa apakah nomer ponsel yang diberikan memenuhi syarat untuk penawaran tersebut, selanjutnya pengguna dialihkan lagi ke halaman yang meminta pengguna untuk membagikan tautan pendaftaran tersebut.
Faktanya situs web ini tidak menyediakan paket data sebesar 50gb gratis untuk orang-orang yang ingin menonton Piala Dunia, oleh karena itu klaim yang dibuat dalam postingan tersebut adalah tidak benar.
Mengutip kompas.com, modus serupa juga ternyata juga ditemukan di negara lain yang mengatasnamakan FIFA. Dilansir dari Factly.in, Rabu (23/11/2022), tautan yang beredar secara cepat itu menawarkan paket data 50gb untuk menonton Piala Dunia, yang sudah dipastikan postingan itu adalah penipuan.
Saat mengakses tautan yang disediakan di situs web yang meragukan itu, langsung mengarahkan pengguna ke halaman lain yang meminta pengguna untuk memberi detail nomer ponsel untuk memeriksa apakah nomer ponsel yang diberikan memenuhi syarat untuk penawaran tersebut, selanjutnya pengguna dialihkan lagi ke halaman yang meminta pengguna untuk membagikan tautan pendaftaran tersebut.
Faktanya situs web ini tidak menyediakan paket data sebesar 50gb gratis untuk orang-orang yang ingin menonton Piala Dunia, oleh karena itu klaim yang dibuat dalam postingan tersebut adalah tidak benar.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta
Informasi yang salah. Tautan mengatasnamakan FIFA tersebut adalah tautan palsu, setelah ditelusuri melalui situs resmi FIFA.com tidak ada pemberitahuan tentang pembagian kuota tersebut.
Informasi yang salah. Tautan mengatasnamakan FIFA tersebut adalah tautan palsu, setelah ditelusuri melalui situs resmi FIFA.com tidak ada pemberitahuan tentang pembagian kuota tersebut.
Rujukan
(GFD-2022-11084) [SALAH] Foto “Tak Berkutik !! Trisha Eungelica Anak Ferdy Sambo Ditangkap Usai Terbukti Lakukan Hal Ini dengan PC”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 02/12/2022
Berita
Akun Facebook Penjaga Hati (fb.com/106542652204845) pada 25 November 2022 mengunggah sebuah video yang menampilkan foto polisi yang mengawal seseorang yang mengenakan baju tahanan berwarna biru dengan narasi sebagai berikut:
“Tak Berkutik !! Trisha Eungelica Anak Ferdy Sambo Ditangkap Usai Terbukti Lakukan Hal Ini dengan PC ??!”
“Tak Berkutik !! Trisha Eungelica Anak Ferdy Sambo Ditangkap Usai Terbukti Lakukan Hal Ini dengan PC ??!”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, adanya video yang menampilkan foto polisi yang mengawal seseorang yang mengenakan baju tahanan berwarna biru yang diklaim sebagai penangkapan anak Ferdy Sambo merupakan konten yang menyesatkan.
Faktanya, foto itu bukan foto penangkapan anak Ferdy Sambo. Foto itu merupakan foto saat polisi menunjukkan NA (25) warga Majalengka terduga pelaku pengiriman sate beracun saat rilis kasus di Polres Bantul, D.I Yogyakarta, Senin (3/5/2021).
Foto yang asli salah satunya dimuat di artikel berita berjudul “Polisi Tangkap Wanita Pelaku Pengirim Sate Beracun” yang terbit di situs Republika pada 3 Mei 2021. Foto ini diberi keterangan sebagai berikut:
“Polisi menunjukkan NA (25) warga Majalengka terduga pelaku pengiriman sate beracun yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (10) saat rilis kasus di Polres Bantul, D.I Yogyakarta, Senin (3/5/2021). Naba meninggal dunia akibat keracunan setelah menyantap sate yang dibawa ayahnya Bandiman, seorang pengemudi ojek daring, yang sebelumnya mendapatkan orderan untuk mengantarkan makanan sate tersebut.”
Faktanya, foto itu bukan foto penangkapan anak Ferdy Sambo. Foto itu merupakan foto saat polisi menunjukkan NA (25) warga Majalengka terduga pelaku pengiriman sate beracun saat rilis kasus di Polres Bantul, D.I Yogyakarta, Senin (3/5/2021).
Foto yang asli salah satunya dimuat di artikel berita berjudul “Polisi Tangkap Wanita Pelaku Pengirim Sate Beracun” yang terbit di situs Republika pada 3 Mei 2021. Foto ini diberi keterangan sebagai berikut:
“Polisi menunjukkan NA (25) warga Majalengka terduga pelaku pengiriman sate beracun yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (10) saat rilis kasus di Polres Bantul, D.I Yogyakarta, Senin (3/5/2021). Naba meninggal dunia akibat keracunan setelah menyantap sate yang dibawa ayahnya Bandiman, seorang pengemudi ojek daring, yang sebelumnya mendapatkan orderan untuk mengantarkan makanan sate tersebut.”
Kesimpulan
BUKAN foto penangkapan anak Ferdy Sambo. Foto itu merupakan foto saat polisi menunjukkan NA (25) warga Majalengka terduga pelaku pengiriman sate beracun saat rilis kasus di Polres Bantul, D.I Yogyakarta, Senin (3/5/2021).
Rujukan
(GFD-2022-11142) Keliru, Video Hari Pertama Suku Dayak di Pulau Pasir Langsung Gunakan Ilmu Mandau Terbang
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 02/12/2022
Berita
Sebuah video berdurasi 8 menit 13 detik beredar di Facebook dengan judul, Hari Pertama Suku Dayak di Pulau Pasir Langsung Gunakan Ilmu Mandau Terbang. Video yang dibagikan pada 27 November 2022 tersebut disukai 49 ribu warganet, mendapatkan 3 ribu komentar dan telah ditonton sebanyak 1,9 juta kali.
Narator dalam video tersebut menjelaskan tentang Suku Dayak yang memiliki keahlian dalam bertarung serta ilmu magis yang membuat suku ini dikenal sebagai suku terkuat di Indonesia. Bahkan ditakuti hingga ke mancanegara.
Istilah mandau merujuk senjata asli suku ini selain sumpit, yakni sebuah senjata sejenis parang atau golok dengan ciri khas bentuk sendiri.
Benarkah judul dan narasi dalam video tersebut?
Hasil Cek Fakta
Tim Cek Fakta Tempo menemukan unggahan video tersebut tidak berkaitan dengan Suku Dayak menggunakan mandau terbang pada hari pertama berada di Pulau Pasir.
Untuk membuktikannya, Tim Cek Fakta Tempo mula-mula memfragmentasi video tersebut menjadi beberapa gambar tangkapan layar, lalu memverifikasinya dengan menggunakan tools Yandex Image, Google Lens, mesin pencarian Google dan YouTube. Berikut ini adalah fakta-faktanya:
Video 1
Video ini muncul pada menit ke-1:57. Potongan video yang sama pernah diunggah akun YouTube Anor Kiyuga pada 23 November 2018 berjudul Save Meratus Mandau Berdiri.
Video 2
Potongan video ini muncul beberapa kali dalam video, salah satunya pada menit ke-2:14. Video yang sama sebelumnya pernah diunggah oleh sebuah akun di Instagram pada 24 Januari 2022.
Dalam keterangan video disebutkan bahwa seorang warga dari Suku Dayak Kalimantan memperlihatkan kekuatan mistis Mandau terbang.
Dikutip dari Detik.com, tokoh adat Dayak Bahau, G. Simon Devung menjelaskan, Mandau Terbang memiliki kesaktian yang luar biasa. Menurut Simon, ilmu ini disebut Mandau Terbang sejatinya bukan berarti senjata Mandau yang terbang. Melainkan si pengguna Mandau yang tidak terlihat.
Video 3
Video ini muncul pada menit ke-2:39. Video identik pernah ditayangkan akun YouTube Nikodemus Sinon pada 19 Juni 2019 berjudul Dikawal Panglima dan Pasukan Merah, Ini Pesan Presiden BDF (Borneo Dayak Forum).
Dikawal sejumlah tokoh adat seperti Panglima Ribut, Panglima Perang dan beberapa Panglima Dayak lainnya, Presiden Borneo Dayak Forum (BDF) Internasional, Datuk Jeffrey G. Kitingan mengunjungi Situs Budaya Batu Sumpah yang terletak di depan Pengadilan Keningau, Sabah Malaysia. Ia menyampaikan beberapa pesan agar menjaga Situs Budaya Batu Sumpah yang bersejarah.
Video 4
Potongan video ini terlihat pada menit ke-4:55. Video ini adalah momen saat peringatan HUT TNI Ke-72 di Cilegon Banten, 5 Oktober 2017. Pada upacara itu, Presiden Joko Widodo berkesempatan memeriksa pasukan upacara yang berjumlah 1.972 prajurit TNI.
Video 5
Video yang muncul pada menit ke-5:13 ini adalah video yang pernah ditayangkan oleh akun berbahasa Rusia pada Agustus 2016 berjudul, Analis Washington harus menyerahkan NATO ke US Empire Museum.
Video 6
Gambar yang muncul pada menit ke-6:38 ini adalah foto milik kantor berita AFP. Beberapa situs berita pernah menggunakan foto ini, salah satunya adalah voaswahili.com pada 9 Maret 2022. Foto ini adalah peristiwa pemakaman tentara Ukraina yang terbunuh lantaran invasi Rusia ke Ukraina di pemakaman Lychakiv di sebelah barat Lviv, 9 Maret 2022.
Kesimpulan
Hasil pemeriksaan video yang dengan narasi hari pertama Suku Dayak di Pulau Pasir adalah keliru.
Tidak terbukti semua klaim pada video tersebut. Tidak benar pula Suku Dayak ke Pulau Pasir dan menggunakan Ilmu Mandau Terbang untuk melawan musuh.
Rujukan
- https://www.facebook.com/watch/?v=490429433153768
- https://www.youtube.com/watch?app=desktop&v=IAfSD1Ybu3g
- https://www.instagram.com/tv/CZHnKGcpPVe/?igshid=ZDFmNTE4Nzc=
- https://www.detik.com/sulsel/budaya/d-6349117/mengenal-mandau-terbang-senjata-asli-suku-dayak-dengan-kekuatan-mistis
- https://www.youtube.com/watch?v=02rEgkQMaJI
- https://www.youtube.com/watch?v=ojb6u2TZoy4
- https://www.youtube.com/watch?v=0KnzLPZbyNM
- https://www.voaswahili.com/a/raia-wa-ukraine-wamekwama-maeneo-yaliyozingirwa-na-wanajeshi-wa-russia/6476956.html
- https://www.voaswahili.com/a/raia-wa-ukraine-wamekwama-maeneo-yaliyozingirwa-na-wanajeshi-wa-russia/6476956.html
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
Halaman: 5930/8135
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4247713/original/022309300_1669972658-indomaret_bagikan_uang.jpg)



