• (GFD-2026-31619) [SALAH] Foto Helikopter dan Pasukan pada Operasi Militer Penangkapan Nicolas Maduro di Venezuela

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 12/01/2026

    Berita

    Pada Minggu (4/1/2026), beredar sebuah foto (arsip cadangan) di Facebook oleh Page “Catholic CREDO Channel” (facebook.com/chatoliccc) dengan narasi: 

    “Presiden Venezuela Maduro adalah seorang Teroris Narco yang kalah dalam pemilu terakhir di negaranya, tetapi memutuskan seperti diktator untuk tetap di kantor dan membunuh lawan-lawannya. 
    Uni Eropa dan semua negara barat telah menolak keabsahan pemerintahnya. Maduro juga dikenal karena pelanggaran hak asasi manusianya terhadap rakyatnya sendiri.
    Di bawah diktator sebelumnya Chavez, pemerintah Venezuela telah mencuri semua aset minyak Amerika untuk memicu kemampuan kartel untuk memasukkan narkoba ke AS.
    Doakan untuk orang-orang Venezuela yang merayakan penyingkiran Maduro🙏
    #maduro #venezuela #breaking #fblifestyle #ccc” 

    di unggahannya.

    Per tangkapan layar dibuat unggahan tersebut sudah mendapatkan 397 komentar, dibagikan 61 kali, dan disukai 2.3 ribu pengguna Facebook lainnya. 

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta MAFINDO (TurnBackHoax) memeriksa foto yang disebarkan menggunakan Google Lens, hasilnya didapatkan beberapa sumber unggahan yang sudah beredar sebelumnya dengan konteks yang benar. 

    Salah satu unggahan tersebut adalah unggahan oleh akun YouTube  “tonycreed4” (@tonycreed42) yang membagikan pada 11 Juni 2025, pengunggah menjelaskan bahwa video yang diunggah adalah rekaman demo operasi pasukan khusus Amerika di Fort Bragg, Carolina Utara, Amerika Serikat, ketika Donald Trump berkunjung pada 11 Juni 2025. 

    Untuk mengkoroborasi mendukung sumber di atas, unggahan lain oleh akun YouTube “Media Magik Entertainment” (@mediamagikgroup) juga membagikan video rekaman acara yang sama dari sudut pandang yang berbeda, dan pencarian Google News menggunakan kata kunci “trump visit fort bragg june 2025” menghasilkan artikel dari berbagai media yang meliput acara tersebut. 

    Berkaitan dengan ditahannya Nicolas Maduro pada 3 Januari 2026 oleh Amerika Serikat, pencarian Google News menggunakan kata kunci “maduro arrest” menghasilkan artikel dari berbagai media yang meliput topik tersebut, bahwa memang benar Nicolas Maduro, presiden Venezuela, ditangkap melalui sebuah operasi militer dan dibawa ke Amerika Serikat untuk ditahan. Operasi penangkapan ini berjalan pada malam hari, tidak seperti video yang disebarkan yang terlihat direkam pada siang hari.

    Kesimpulan

    Faktanya, foto yang dibagikan adalah dokumentasi demo operasi militer pasukan khusus Amerika di acara kunjungan Presiden Trump ke Fort Bragg, Carolina Utara, Amerika Serikat, pada 11 Juni 2025. Unggahan foto dengan klaim yang mengaitkan kegiatan demo pasukan khusus AS dengan penangkapan Nicolas Maduro merupakan kategori konteks yang salah (false context).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31678) Hoaks Bahlil Wajibkan Ojol Beli Motor Listrik di Tahun 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 12/01/2026

    Berita

    tirto.id - Perbincangan mengenai subsidi energi dan arah kebijakan transportasi kembali menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir. Di tengah upaya pemerintah mendorong efisiensi anggaran serta transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan, berbagai informasi beredar luas di media sosial.

    ADVERTISEMENT

    Salah satu unggahan yang menyita perhatian publik memuat klaim bahwa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mewajibkan pengemudi ojek online (ojol) membeli motor listrik mulai tahun 2026. Kebijakan ini disebut bertujuan mengurangi beban subsidi negara. Narasi ini menyebar cepat dan memicu reaksi keras dari warganet.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Unggahan ini beredar melalui akun Facebook @Muhammadnurraihan Azis (arsip) pada Minggu (28/12/2025). Dalam keterangannya, pengunggah menulis: “Bahlil..!!! Tahun depan OJOL wajib beli Motor listrik untuk mengurangi beban subsidi Negara. Dua kata untuk Bahlil dong pemirsa.”

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Hingga Jumat (09/01/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 11 tanda reaksi, 13 komentar dan dua kali dibagikan. Kolom komentar dipenuhi kecaman publik yang percaya terhadap klaim yang disebarkan tersebut.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Bahlil mundur saja tidak pro rakyat.” tulis salah satu komentar pada Minggu (28/12/2025).

    Unggahan dengan klaim serupa juga ditemukan di akun Facebook lainnya, yaitu ini, ini dan ini.

    ADVERTISEMENT

    Periksa Fakta Ojol Wajib Beli Motor Listrik. foto/hotline periksa fakta tito

    Lantas, benarkah Bahlil mewajibkan pemngemudi ojol untuk membeli motor listrik di tahun 2026?

    Hasil Cek Fakta

    Sebagai Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memang sering memberikan pernyataan soal subsidi negara seperti BBM, gas, listrik, dll. Namun tidak ditemukan pernyataan Bahlil yang menyebut Ojol diwajibkan membeli motor listrik untuk mengurangi beban subsidi negara.

    ‎Berdasarkan laporan Tirtopada Kamis (7/01/2026), Bahlil justru menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pembahasan maupun perubahan skema subsidi energi untuk tahun 2026.

    ‎“Sampai sekarang belum ada pembahasan dan belum ada perubahan pola (subsidi energi 2026), termasuk harga listrik tidak kita naikkan,” ujar Bahlil usai menghadiri retret di kediaman Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026) malam.

    ‎Bahlil juga memastikan bahwa paket subsidi energi yang akan dijalankan pemerintah tetap mengacu pada ketentuan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2026.

    Pemerintah sendiri telah mengalokasikan anggaran subsidi dan kompensasi energi sebesar Rp381,3 triliun dalam RAPBN 2026, meningkat dibandingkan outlook APBN 2025 yang sebesar Rp288,13 triliun.

    Dari seluruh pernyataan resmi tersebut, tidak ada satu pun informasi yang mendukung klaim bahwa Bahlil mewajibkan pengemudi ojol membeli motor listrik pada 2026.

    ‎Sebagai kebijakan berskala nasional dan berdampak langsung pada jutaan pengemudi, aturan semacam itu tentu akan disertai pengumuman resmi, regulasi tertulis, serta pemberitaan luas dari Kementerian ESDM maupun instansi terkait. Hingga kini, tidak ada bukti atau rujukan kredibel yang mengonfirmasi klaim tersebut.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mewajibkan pengemudi ojek online membeli motor listrik pada tahun 2026 adalah keliru dan menyesatkan (false and misleading).

    Hingga penelusuran dilakukan, tidak ditemukan pernyataan resmi, regulasi, maupun pemberitaan kredibel yang menyebut adanya kewajiban tersebut. Pernyataan terbaru Bahlil justru menegaskan bahwa belum ada perubahan pola subsidi energi untuk 2026, serta tidak ada informasi yang menyebut soal kebijakan yang mengatur kewajiban pengemudi ojol beralih ke motor listrik.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-31707) Hoaks Bahlil Wajibkan Ojol Beli Motor Listrik di Tahun 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 12/01/2026

    Berita

    tirto.id - Perbincangan mengenai subsidi energi dan arah kebijakan transportasi kembali menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir. Di tengah upaya pemerintah mendorong efisiensi anggaran serta transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan, berbagai informasi beredar luas di media sosial.

    ADVERTISEMENT

    Salah satu unggahan yang menyita perhatian publik memuat klaim bahwa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mewajibkan pengemudi ojek online (ojol) membeli motor listrik mulai tahun 2026. Kebijakan ini disebut bertujuan mengurangi beban subsidi negara. Narasi ini menyebar cepat dan memicu reaksi keras dari warganet.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Unggahan ini beredar melalui akun Facebook @Muhammadnurraihan Azis (arsip) pada Minggu (28/12/2025). Dalam keterangannya, pengunggah menulis: “Bahlil..!!! Tahun depan OJOL wajib beli Motor listrik untuk mengurangi beban subsidi Negara. Dua kata untuk Bahlil dong pemirsa.”

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Hingga Jumat (09/01/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 11 tanda reaksi, 13 komentar dan dua kali dibagikan. Kolom komentar dipenuhi kecaman publik yang percaya terhadap klaim yang disebarkan tersebut.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Bahlil mundur saja tidak pro rakyat.” tulis salah satu komentar pada Minggu (28/12/2025).

    Unggahan dengan klaim serupa juga ditemukan di akun Facebook lainnya, yaitu ini, ini dan ini.

    ADVERTISEMENT

    Periksa Fakta Ojol Wajib Beli Motor Listrik. foto/hotline periksa fakta tito

    Lantas, benarkah Bahlil mewajibkan pemngemudi ojol untuk membeli motor listrik di tahun 2026?

    Hasil Cek Fakta

    Sebagai Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memang sering memberikan pernyataan soal subsidi negara seperti BBM, gas, listrik, dll. Namun tidak ditemukan pernyataan Bahlil yang menyebut Ojol diwajibkan membeli motor listrik untuk mengurangi beban subsidi negara.

    ‎Berdasarkan laporan Tirtopada Kamis (7/01/2026), Bahlil justru menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pembahasan maupun perubahan skema subsidi energi untuk tahun 2026.

    ‎“Sampai sekarang belum ada pembahasan dan belum ada perubahan pola (subsidi energi 2026), termasuk harga listrik tidak kita naikkan,” ujar Bahlil usai menghadiri retret di kediaman Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026) malam.

    ‎Bahlil juga memastikan bahwa paket subsidi energi yang akan dijalankan pemerintah tetap mengacu pada ketentuan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2026.

    Pemerintah sendiri telah mengalokasikan anggaran subsidi dan kompensasi energi sebesar Rp381,3 triliun dalam RAPBN 2026, meningkat dibandingkan outlook APBN 2025 yang sebesar Rp288,13 triliun.

    Dari seluruh pernyataan resmi tersebut, tidak ada satu pun informasi yang mendukung klaim bahwa Bahlil mewajibkan pengemudi ojol membeli motor listrik pada 2026.

    ‎Sebagai kebijakan berskala nasional dan berdampak langsung pada jutaan pengemudi, aturan semacam itu tentu akan disertai pengumuman resmi, regulasi tertulis, serta pemberitaan luas dari Kementerian ESDM maupun instansi terkait. Hingga kini, tidak ada bukti atau rujukan kredibel yang mengonfirmasi klaim tersebut.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mewajibkan pengemudi ojek online membeli motor listrik pada tahun 2026 adalah keliru dan menyesatkan (false and misleading).

    Hingga penelusuran dilakukan, tidak ditemukan pernyataan resmi, regulasi, maupun pemberitaan kredibel yang menyebut adanya kewajiban tersebut. Pernyataan terbaru Bahlil justru menegaskan bahwa belum ada perubahan pola subsidi energi untuk 2026, serta tidak ada informasi yang menyebut soal kebijakan yang mengatur kewajiban pengemudi ojol beralih ke motor listrik.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-31727) Hoaks Bahlil Wajibkan Ojol Beli Motor Listrik di Tahun 2026

    Sumber:
    Tanggal publish: 12/01/2026

    Berita

    tirto.id - Perbincangan mengenai subsidi energi dan arah kebijakan transportasi kembali menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir. Di tengah upaya pemerintah mendorong efisiensi anggaran serta transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan, berbagai informasi beredar luas di media sosial.

    ADVERTISEMENT

    Salah satu unggahan yang menyita perhatian publik memuat klaim bahwa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mewajibkan pengemudi ojek online (ojol) membeli motor listrik mulai tahun 2026. Kebijakan ini disebut bertujuan mengurangi beban subsidi negara. Narasi ini menyebar cepat dan memicu reaksi keras dari warganet.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Unggahan ini beredar melalui akun Facebook @Muhammadnurraihan Azis (arsip) pada Minggu (28/12/2025). Dalam keterangannya, pengunggah menulis: “Bahlil..!!! Tahun depan OJOL wajib beli Motor listrik untuk mengurangi beban subsidi Negara. Dua kata untuk Bahlil dong pemirsa.”

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    Hingga Jumat (09/01/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 11 tanda reaksi, 13 komentar dan dua kali dibagikan. Kolom komentar dipenuhi kecaman publik yang percaya terhadap klaim yang disebarkan tersebut.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    “Bahlil mundur saja tidak pro rakyat.” tulis salah satu komentar pada Minggu (28/12/2025).

    Unggahan dengan klaim serupa juga ditemukan di akun Facebook lainnya, yaitu ini, ini dan ini.

    ADVERTISEMENT

    Periksa Fakta Ojol Wajib Beli Motor Listrik. foto/hotline periksa fakta tito

    Lantas, benarkah Bahlil mewajibkan pemngemudi ojol untuk membeli motor listrik di tahun 2026?

    Hasil Cek Fakta

    Sebagai Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memang sering memberikan pernyataan soal subsidi negara seperti BBM, gas, listrik, dll. Namun tidak ditemukan pernyataan Bahlil yang menyebut Ojol diwajibkan membeli motor listrik untuk mengurangi beban subsidi negara.

    ‎Berdasarkan laporan Tirtopada Kamis (7/01/2026), Bahlil justru menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pembahasan maupun perubahan skema subsidi energi untuk tahun 2026.

    ‎“Sampai sekarang belum ada pembahasan dan belum ada perubahan pola (subsidi energi 2026), termasuk harga listrik tidak kita naikkan,” ujar Bahlil usai menghadiri retret di kediaman Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026) malam.

    ‎Bahlil juga memastikan bahwa paket subsidi energi yang akan dijalankan pemerintah tetap mengacu pada ketentuan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2026.

    Pemerintah sendiri telah mengalokasikan anggaran subsidi dan kompensasi energi sebesar Rp381,3 triliun dalam RAPBN 2026, meningkat dibandingkan outlook APBN 2025 yang sebesar Rp288,13 triliun.

    Dari seluruh pernyataan resmi tersebut, tidak ada satu pun informasi yang mendukung klaim bahwa Bahlil mewajibkan pengemudi ojol membeli motor listrik pada 2026.

    ‎Sebagai kebijakan berskala nasional dan berdampak langsung pada jutaan pengemudi, aturan semacam itu tentu akan disertai pengumuman resmi, regulasi tertulis, serta pemberitaan luas dari Kementerian ESDM maupun instansi terkait. Hingga kini, tidak ada bukti atau rujukan kredibel yang mengonfirmasi klaim tersebut.

    Kesimpulan

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mewajibkan pengemudi ojek online membeli motor listrik pada tahun 2026 adalah keliru dan menyesatkan (false and misleading).

    Hingga penelusuran dilakukan, tidak ditemukan pernyataan resmi, regulasi, maupun pemberitaan kredibel yang menyebut adanya kewajiban tersebut. Pernyataan terbaru Bahlil justru menegaskan bahwa belum ada perubahan pola subsidi energi untuk 2026, serta tidak ada informasi yang menyebut soal kebijakan yang mengatur kewajiban pengemudi ojol beralih ke motor listrik.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan