• (GFD-2023-12032) [SALAH] SRI MULYANI BONGKAR SEMUANYA, 23 TRILIUN MASUK KANTONG ANIES

    Sumber: Youtube
    Tanggal publish: 13/03/2023

    Berita

    Akun Youtube POJOK DUNIA mengunggah video yang berjudul “SRI MULYANI BONGKAR SEMUANYA, 23 TRILIUN MASUK KANTONG ANIES”. Video tersebut diunggah pada tanggal 24 Februari 2023 dengan narasi bahwa Anies menantang Sri Mulyani cek anggaran dengan arogan.

    Hasil Cek Fakta

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video merupakan hasil editan kumpulan video yang diberi narasi yang tidak sesuai. Video pertama yang dicuplik adalah video pidato Sri Mulyani saat kegiatan Musrenbang RPJMD DKI Jakarta 2018-2022 yang diunggah oleh akun Youtube PEMPROV DKI JAKARTA pada tangggal 7 Januari 2019.

    Video kedua yang dicuplik adalah video pernyataan Sri Mulyani saat menjadi narasumber dalam diskusi Peringatan Hari Ibu di Indonesia tahun 2019 yang disiarkan secara langsung melalui akun Youtube KOMPASTV pada tanggal 22 Desember 2019 dengan judul: “PEREMPUAN HEBAT UNTUK INDONESIA MAJU”.

    Video pernyataan Djarot Saiful Hidayat sebenarnya merupakan video tanggapannya atas Usulan RAPBD DKI 2020 yang dikritik. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut meyakini bahwa kesalahan ini bukan terletak pada Gubernur DKI Anies Baswedan. Liputan wawancara Djarot diunggal oleh akun Youtube KOMPASTV pada tanggal 1 November 2019 dengan judul: “RAPBD 2020 Janggal, Djarot: Jangan Salahkan Anies”.

    Video lain yang dicuplik adalah video saat Anies Baswedan menghadiri acara jalan sehat yang digelar Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Kalimantan Timur yang diungah oleh akun Youtube METRO TV pada tanggal 19 Februari 2023 serta video pidato Anies Baswedan saat perayaan Hari Anti Korupsi pada tanggal 9 Desember 2016.

    Kesimpulan

    Konten yang dimanipulasi. Video merupakan editan dari video pernyataan Sri Mulyani saat kegiatan Musrenbang RPJMD DKI Jakarta 2018-2022, tanggapan Djarot atas Usulan RAPBD DKI 2020 yang dikritik, serta video Anies Baswedan yang diedit dengan narasi yang menyesatkan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12033) [SALAH] Desakan Dunia agar China Menyerah ke Indonesia

    Sumber: Youtube
    Tanggal publish: 13/03/2023

    Berita

    Akun Youtube ALUR MILITER mengunggah video yang berjudul “BERITA TERKINI..!! CHINA DIUJUNG TANDUK, DUNIA ANCAM XI-JINPING BEGINI – TRENDING ON YOUTUBE – NEWS”. Video tersebut diunggah pada tanggal 4 Maret 2023 dengan narasi: “Usai inflasi Indonesia yang menyerang dengan skala penuh kepada China, dunia menguatkan desakan agar China mengakhiri perang di negaranya karena gejolak yang tidak bisa lagi dibendung oleh serangan TNI dan hacker Indonesia…”.

    Hasil Cek Fakta

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video merupakan hasil editan kumpulan video yang diberi narasi yang menyesatkan. Video pertama yang dicuplik adalah video sidang Dewan Keamanan PBB yang membahas pemeliharaan perdamaian dan keamanan Ukraina dengan judul “Ukraine: UN Security Council | United Nations | Full”. Video tersebut diunggah akun Youtube resmi United Nations pada tanggal 8 September 2022.

    Video kedua yang diunggah adalah video pernyataan media dari Dmytro Kuleba, Menteri Luar Negeri Ukraina, setelah pertemuan Dewan Keamanan tentang pemeliharaan perdamaian dan keamanan Ukraina yang diunggah oleh akun Youtube United Nations pada tanggal 25 Februari 2023.

    Video ketiga yang dicuplik adalah video liputan dari Vice saat sambutan Xi Jinping pada Kongers Partai Komunis China yang diungah pada tanggal 2 Desember 2018 dengan judul: “How Xi Jinping Changed China And The Communist Party (HBO)”.

    Kesimpulan

    Konten yang dimanipulasi. Video merupakan editan dari video sidang Dewan Keamanan PBB yang membahas perdamaian dan keamanan Ukraina serta video sambutan Xi Jinping pada Kongres Partai Komunis China tahun 2018.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12045) Cek Fakta: Hoaks Presiden Jokowi Geram karena Sebagian Pulau Maluku Diambil China

    Sumber: liputan6.com
    Tanggal publish: 13/03/2023

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan yang mengklaim Presiden Jokowi geram karena pulau Maluku sebagian sudah diambil China. Postingan ini beredar sejak beberapa hari lalu.
    Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 7 Maret 2023.
    Dalam postingannya terdapat artikel dari Democrazy News berjudul "Jokowi Geram pulau Maluku sudah diambil China Sebagian".
    Akun itu menambahkan narasi "PURA PURA GERAM PADAHAL DI KASIH KAN KE cina buat BAYAR UTANG. Kelakuan gak berubah"
    Lalu benarkah postingan yang mengklaim Presiden Jokowi geram karena pulau Maluku sebagian sudah diambil China?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan dalam website Democrazy.id. Namun judul artikel berbeda dalam postingan.
    Dalam artikel asli berjudul "Sisa Setahun Berkuasa, Jokowi Baru Fokus Atasi Stunting dan Kemiskinan". Kesamaan dengan postingan terdapat pada tanggal artikel diunggah yakni 20 Februari 2023 dan juga kesamaan foto.
    Berikut isi dalam artikel tersebut:
    "DEMOCRAZY.ID - Menteri Keuangan Sri Mulyani menerangkan, program penurunan stunting dan kemiskinan ekstrem menjadi fokus setahun pemerintahan Jokowi-Maruf Amin. Tahun-tahun sebelumnya terlupakan mungkin ya.
    “Bahwa 2024 adalah tahun terakhir dari Pemerintahan Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin. Oleh karena itu, berbagai program-program prioritas akan dilakukan fokus di dalam pelaksanaannya, satu penurunan kemiskinan ekstrem mencapai 0 persen,” kata Sri Mulyani saat memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (20/2/2023).
    Sri Mulyani menjelaskan, Presiden Jokowi berkomitmen untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem hingga mencapai target 0 persen pada 2024.
    Pada 2022, kemiskinan ekstrem di Indonesia masih berada pada angka 2 persen dan 14 provinsi berada di atas angka nasional.
    Oleh karena itu, Pemerintah memprioritaskan kebutuhan dana untuk penurunan kemiskinan ekstrem pada tahun ini dan tahun depan.
    Selain itu, Pemerintah juga meningkatkan alokasi anggaran untuk penurunan stunting atau kasus anak ketes, menuju tiga persen pada 2024.
    “Jadi dua hal ini kemiskinan ekstrem yang tahun depan harus 0 persen, kemudian kemiskinan ‘headline’ di 6,5 hingga 7,5 persen sedangkan untuk stunting diharapkan turun ke 3,8 persen,” kata Sri Mulyani.
    Menurut Sri Mulyani, prioritas kedua program ini tentunya berimplikasi pada anggaran yang harus disediakan tahun ini dan tahun depan.
    “Oleh karena itu, pemerintah juga menggenjot investasi dapat meningkat secara signifikan, melalui perubahan regulasi yang sudah dicapai,” ungkapnya.
    Adapun regulasi tersebut antara lain pelaksanaan UU Cipta Kerja, UU P2SK, UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan dan UU hubungan keuangan pusat dan daerah.
    Pemerintah juga akan menggunakan insentif fiskal dalam bentuk “tax holiday”, “super deduction tax” untuk litbang, vokasi.
    Fasilitas pajak berupa tax allowance juga diberikan dalam rangka mendukung transformasi industri, terutama yang berbasis SDA bertujuan memperkuat industri otomotif yang berbasis elektrik dan baterai."

    Kesimpulan


    Postingan yang mengklaim Presiden Jokowi geram karena pulau Maluku sebagian sudah diambil China adalah tidak benar. Faktanya judul dalam artikel itu telah disunting.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12046) Cek Fakta: Hoaks Pembagian Token Gratis PLN dengan Unduh Aplikasi Tertentu

    Sumber: liputan6.com
    Tanggal publish: 13/03/2023

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan yang mengklaim ada pembagian token gratis dari PLN dengan cara mengunduh aplikasi tertentu. Postingan ini beredar sejak pekan lalu.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 6 Maret 2023.
    Dalam postingannya terdapat gambar berjudul "Aplikasi Token PLN Gratis". Lalu ada narasi "aplikasi subsidi token PLN 2023 kuota terbatas dan hanya untuk hari ini, instal untuk mendapatkannya".
    Lalu akun itu menambahkan narasi "Jangan Sampai Gak kebagian Ya"
    Lalu benarkah postingan yang mengklaim ada pembagian token gratis dari PLN dengan cara mengunduh aplikasi tertentu?
     
     

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel berjudul "Cek Fakta: Tidak Benar PLN Bagikan Subsidi Listrik Sebesar Rp 5 Juta Lewat Tautan Ini" yang tayang di Liputan6.com pada 30 April 2022.
    Dalam artikel tersebut terdapat bantahan dari Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Diah Ayu Permatasari. Ia menyebut informasi dalam postingan tersebut tidak benar.
    "Seluruh informasi terkait subsidi listrik dan promo PLN dapat dilihat melalui aplikasi PLN Mobile," kata Diyah.
    Sebelumnya, saat masih menjabat sebagai Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR, Agung Murdifi juga pernah menjelaskan bahwa pelanggan harus berhati-hati terhadap informasi terkait cara memperoleh stimulus listrik dan subsisi listrik. Pasalnya banyak informasi yang mengarah ke modus penipuan.
    "Seluruh informasi terkait subsidi dan stimulus dapat dilihat melalui aplikasi PLN Mobile atau melalui Contact Center PLN 123," kata Agung.
    Selain itu dalam artikel Liputan6.com berjudul "6 Cara Mendapatkan Token Gratis Secara Online dan Offline, Mudah dan Praktis" yang tayang pada 17 Desember 2022 disebutkan tidak semua pelanggan PLN mendapat token gratis. Hanya pelanggan dengan daya listrik 450 dan 900 watt saja yang bisa mendapatkannya.
    Ada tiga cara mendapatkan token gratis ini. Cara yang pertama adalah dengan mengakses website resmi PLN. Yang kedua dengan mengajukan permohonan token gratis melalui aplikasi PLN Mobile.
    Yang terakhir, cara mendapatkan token gratis adalah dengan menghubungi PLN melalui WhatsApp 08122 123 123.

    Kesimpulan


    Postingan yang mengklaim ada pembagian token gratis dari PLN dengan cara mengunduh aplikasi tertentu adalah tidak benar. Aplikasi resmi PLN hanya satu yakni PLN Mobile.

    Rujukan