(GFD-2023-12088) [SALAH] Harry Tanoesoedibjo Dimiskinkan, Korupsinya Mencapai 72 Triliun Rupiah
Sumber: Tiktok.comTanggal publish: 16/03/2023
Berita
“Harry Tanoe Sudibyo Dimiskinkan, dgn disita beberapa aset nya. Korupsinya Mencapai 72 Triliun, Wah Fantastis”
Hasil Cek Fakta
Sebuah akun TikTok bernama sudjioke mengunggah video yang mengklaim bahwa seluruh aset milik ketua umum partai Perindo, Harry Tanoesoedibjo disita oleh Kejaksaan Agung terkait kasus korupsi satelit Kemenhan senilai puluhan triliun rupiah.
Berdasarkan penelusuran, Ketua Bidang Hukum Internal Organisasi DPP Partai Perindo Christophorus Taufik menegaskan bahwa kabar tersebut adalah bohong. Tidak ada penggeledahan dan proses hukum apa pun terhadap Ketua Umum Partai Perindo Bapak Hary Tanoesoedibjo.
Selain itu, DPP Partai Perindo juga melaporkan akun TikTok SudjiOke, yang menayangkan potongan video dengan narasi Hary Tanoesoedibjo dimiskinkan dan beberapa asetnya disita.
Menurut Christophorus, pihaknya telah melaporkan kanal YouTube dan akun TikTok ke Bareskrim Polri pada Selasa (7/3).
Chris lebih lanjut mengatakan pihaknya turut menyerahkan sejumlah barang bukti ke Bareskrim Polri.
“Ada screenshoot yang kami sampaikan, juga download dari kanal dan pembanding video dari cuplikan apa yang ada di kanal itu,” katanya.
Berdasarkan penelusuran, Ketua Bidang Hukum Internal Organisasi DPP Partai Perindo Christophorus Taufik menegaskan bahwa kabar tersebut adalah bohong. Tidak ada penggeledahan dan proses hukum apa pun terhadap Ketua Umum Partai Perindo Bapak Hary Tanoesoedibjo.
Selain itu, DPP Partai Perindo juga melaporkan akun TikTok SudjiOke, yang menayangkan potongan video dengan narasi Hary Tanoesoedibjo dimiskinkan dan beberapa asetnya disita.
Menurut Christophorus, pihaknya telah melaporkan kanal YouTube dan akun TikTok ke Bareskrim Polri pada Selasa (7/3).
Chris lebih lanjut mengatakan pihaknya turut menyerahkan sejumlah barang bukti ke Bareskrim Polri.
“Ada screenshoot yang kami sampaikan, juga download dari kanal dan pembanding video dari cuplikan apa yang ada di kanal itu,” katanya.
Kesimpulan
Informasi menyesatkan. Ketua Bidang Hukum Internal Organisasi DPP Partai Perindo Christophorus Taufik mengaskan bahwa kabar tersebut adalah bohong. Tidak ada penggeledahan dan proses hukum apa pun terhadap Ketua Umum Partai Perindo Bapak Hary Tanoesoedibjo.
Rujukan
- https://www.msn.com/id-id/berita/others/perindo-laporkan-akun-medsos-yang-sebar-hoaks-ke-bareskrim-polri/ar-AA18sSkq
- https://nasional.sindonews.com/read/1043033/13/tiktok-sudjioke-sebar-hoaks-siap-susul-channel-agenda-politik-yang-dipolisikan-1678417409/10
- https://mamagini.suara.com/read/2023/03/06/200122/cek-fakta-hary-tanoesoedibjo-dimiskinkan-kejagung-sita-seluruh-aset-benarkah
(GFD-2023-12152) [SALAH] Aliando Syarief Meninggal Dunia
Sumber: YoutubeTanggal publish: 16/03/2023
Berita
Channel YouTube BERANDA VIRAL (https://www.youtube.com/@indriidaayulestari) pada 13 Maret 2023 mengunggah video dengan judul yang mengklaim bahwa aktor Aliando Syarief telah meninggal dunia akibat penyakit misterius. Dalam narasi disebutkan bahwa tubuh Aliando muncul banyak bintik-bintik hitam dan secara tiba-tiba ia juga mengalami mual disertai muntah dan demam tinggi.
Hasil Cek Fakta
Setelah dilakukan penelusuran, faktanya Aliando yang dimaksud dalam video tersebut bukanlah aktor muda Aliando Syarief, melainkan seorang balita asal Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, bernama Aliando yang merupakan putra dari pasangan Syarief dan Siti Asni. Aliando yang berusia 11 bulan itu meninggal karena penyakit yang belum diketahui. Bupati Muba, Beni Hernedi, mengatakan kematian balita itu sangat janggal lantaran tidak ada tanda-tanda apa pun kecuali bintik-bintik hitam tersebut.
Hingga saat ini pun, aktor Aliando Syarief diketahui masih aktif di akun media sosial Instagramnya (https://www.instagram.com/aliandosyarief.here). Dalam postingan Instagram pribadinya yang diunggah pada 7 Maret 2023, diketahui bahwa Aliando sedang menikmati momen liburan di Bali.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh BERANDA VIRAL merupakan konten yang menyesatkan
Hingga saat ini pun, aktor Aliando Syarief diketahui masih aktif di akun media sosial Instagramnya (https://www.instagram.com/aliandosyarief.here). Dalam postingan Instagram pribadinya yang diunggah pada 7 Maret 2023, diketahui bahwa Aliando sedang menikmati momen liburan di Bali.
Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh BERANDA VIRAL merupakan konten yang menyesatkan
Kesimpulan
Unggahan video dengan judul yang mengklaim bahwa aktor Aliando Syarief meninggal dunia akibat penyakit misterius adalah konten yang menyesatkan. Faktanya, Aliando yang dimaksud dalam video tersebut adalah seorang balita asal Sumatera Selatan yang merupakan putra dari pasangan Syarief dan Siti Asni.
Rujukan
(GFD-2023-12066) [SALAH] Air Nanas Panas dapat Membunuh Sel Kanker
Sumber: Facebook.comTanggal publish: 15/03/2023
Berita
“Air Nanas panas
tolong sebarkan !! tolong sebarkan !!
Profesor Khairul Huseinn dari Rumah Sakit Umum Angkatan Darat Jakarta menekankan bahwa jika setiap orang yang menerima buletin ini dapat meneruskan sepuluh salinan kepada orang lain’, pasti setidaknya satu kehidupan akan diselamatkan …
Saya telah melakukan bagian saya, semoga Anda juga dapat membantu bagian Anda. terima kasih!
Air nanas panas bisa menyelamatkan Anda seumur hidup
Lihatlah lagi, lalu beri tahu yang lain,“Potong 2 hingga 3 serpihan nanas tipis dalam secangkir, tambahkan air panas, itu akan menjadi “air alkali”, tunggu hingga dingin kmudian minum. minum setiap hari, itu baik untuk siapa saja.
Air nanas panas melepaskan zat anti kanker, yang merupakan kemajuan terbaru dalam pengobatan kanker yang efektif di bidang medis.
Sari buah nanas panas memiliki efek untuk membunuh kista dan tumor. Terbukti untuk memperbaiki semua jenis kanker.
Air nanas panas dapat membunuh semua kuman dan racun dari dalam tubuh akibat dari alergi
Jenis pengobatan dengan ekstrak nanas hanya menghancurkan sel-sel ganas, itu tidak mempengaruhi sel-sel sehat.
Selain itu, asam amino dan polifenol nanas dalam jus nanas dapat mengatur tekanan darah tinggi, efektif mencegah penyumbatan pembuluh darah dalam, menyesuaikan sirkulasi darah dan mengurangi pembekuan darah.
Setelah membaca, beri tahu yang lain, keluarga, teman, sebarkan cinta! Jaga kesehatan Anda sendiri.
(DR. dr. Rahyussalim, SpOT) FK UI”
Rendaman Bonggohati buah nanas untuk kanker
tolong sebarkan !! tolong sebarkan !!
Profesor Khairul Huseinn dari Rumah Sakit Umum Angkatan Darat Jakarta menekankan bahwa jika setiap orang yang menerima buletin ini dapat meneruskan sepuluh salinan kepada orang lain’, pasti setidaknya satu kehidupan akan diselamatkan …
Saya telah melakukan bagian saya, semoga Anda juga dapat membantu bagian Anda. terima kasih!
Air nanas panas bisa menyelamatkan Anda seumur hidup
Lihatlah lagi, lalu beri tahu yang lain,“Potong 2 hingga 3 serpihan nanas tipis dalam secangkir, tambahkan air panas, itu akan menjadi “air alkali”, tunggu hingga dingin kmudian minum. minum setiap hari, itu baik untuk siapa saja.
Air nanas panas melepaskan zat anti kanker, yang merupakan kemajuan terbaru dalam pengobatan kanker yang efektif di bidang medis.
Sari buah nanas panas memiliki efek untuk membunuh kista dan tumor. Terbukti untuk memperbaiki semua jenis kanker.
Air nanas panas dapat membunuh semua kuman dan racun dari dalam tubuh akibat dari alergi
Jenis pengobatan dengan ekstrak nanas hanya menghancurkan sel-sel ganas, itu tidak mempengaruhi sel-sel sehat.
Selain itu, asam amino dan polifenol nanas dalam jus nanas dapat mengatur tekanan darah tinggi, efektif mencegah penyumbatan pembuluh darah dalam, menyesuaikan sirkulasi darah dan mengurangi pembekuan darah.
Setelah membaca, beri tahu yang lain, keluarga, teman, sebarkan cinta! Jaga kesehatan Anda sendiri.
(DR. dr. Rahyussalim, SpOT) FK UI”
Rendaman Bonggohati buah nanas untuk kanker
Hasil Cek Fakta
Beredar kembali informasi yang mengklaim nanas yang dicampur air panas dapat membunuh sel kanker karena berubah menjadi air alkali. Hoaks yang mencatut nama DR. dr. Rahyussalim, SpOT dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Profesor Khairul Huseinn dari Rumah Sakit Umum Angkatan Darat tersebut telah beredar sejak tahun 2019.
Berdasarkan hasil penelusuran, Turnbackhoax.id pernah membahas hal serupa dengan judul “[SALAH] Pesan WhatsApp “Nanas panas ~ dapat membunuh sel kanker!”” pada 4 Oktober 2021. Artikel tersebut menyatakan bahwa DR. dr. Rahyussalim, SpOT mengonfirmasi bahwa dirinya pun tidak pernah menyebarkan informasi itu dan bahkan ia mendapatkan pesan serupa dari rekannya. Selain itu, tidak ditemukan identitas Profesor Khairul Husein dari Rumah Sakit Umum Angkatan Darat yang tercantum dalam pesan Whatsapp itu sehingga tokoh tersebut adalah fiktif.
Pada 2 Agustus 2021 artikel dengan klaim sama juga pernah dibahas dengan judul “[SALAH] Air Nanas Panas Bisa Membunuh Sel Kanker”. Beberapa ahli gizi menyatakan bahwa penelitian terkait nanas terhadap kanker masih butuh penelitian lebih lanjut. Informasi terkait nanas terhadap sel kanker tersebut tidaklah memiliki dasar ilmiah, karena belum ada bukti studi ilmiah yang menunjukkan bahwa air nanas dapat mengobati kanker serta mengkonsumsi buah nanas juga tidak serta merta langsung menurunkan tekanan darah.
Terkait klaim air alkali Ketua DPP Bidang Ilmiah Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi), Dr. Marudut Sitompul menjelaskan, bahwa informasi tersebut keliru. Ia menjelaskan bahwa nanas memiliki pH sekitar 4 dan bersifat asam. Apabila nanas direndam air dan difermentasi, maka bakteri lactic acid akan masuk ke dalamnya dan membuatnya menjadi semakin asam. Proses perendaman nanas inilah yang bisa jadi dimaksudkan untuk membuatnya memiliki kadungan antioksidan tinggi seperti cuka apel.
Berdasarkan penjelasan di atas kalim air nanas panas dapat menyembuhkan kanker adalah salah dan termasuk dalam kategori konten palsu.
Berdasarkan hasil penelusuran, Turnbackhoax.id pernah membahas hal serupa dengan judul “[SALAH] Pesan WhatsApp “Nanas panas ~ dapat membunuh sel kanker!”” pada 4 Oktober 2021. Artikel tersebut menyatakan bahwa DR. dr. Rahyussalim, SpOT mengonfirmasi bahwa dirinya pun tidak pernah menyebarkan informasi itu dan bahkan ia mendapatkan pesan serupa dari rekannya. Selain itu, tidak ditemukan identitas Profesor Khairul Husein dari Rumah Sakit Umum Angkatan Darat yang tercantum dalam pesan Whatsapp itu sehingga tokoh tersebut adalah fiktif.
Pada 2 Agustus 2021 artikel dengan klaim sama juga pernah dibahas dengan judul “[SALAH] Air Nanas Panas Bisa Membunuh Sel Kanker”. Beberapa ahli gizi menyatakan bahwa penelitian terkait nanas terhadap kanker masih butuh penelitian lebih lanjut. Informasi terkait nanas terhadap sel kanker tersebut tidaklah memiliki dasar ilmiah, karena belum ada bukti studi ilmiah yang menunjukkan bahwa air nanas dapat mengobati kanker serta mengkonsumsi buah nanas juga tidak serta merta langsung menurunkan tekanan darah.
Terkait klaim air alkali Ketua DPP Bidang Ilmiah Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi), Dr. Marudut Sitompul menjelaskan, bahwa informasi tersebut keliru. Ia menjelaskan bahwa nanas memiliki pH sekitar 4 dan bersifat asam. Apabila nanas direndam air dan difermentasi, maka bakteri lactic acid akan masuk ke dalamnya dan membuatnya menjadi semakin asam. Proses perendaman nanas inilah yang bisa jadi dimaksudkan untuk membuatnya memiliki kadungan antioksidan tinggi seperti cuka apel.
Berdasarkan penjelasan di atas kalim air nanas panas dapat menyembuhkan kanker adalah salah dan termasuk dalam kategori konten palsu.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Riza Dwi (Anggota Tim Kalimasada)
Informasi salah. Hoaks tersebut telah beredar sejak 2019. Faktanya, penyakit dan sel kanker tidak bisa sembuh begitu saja karena mengkonsumsi nanas atau makanan lainnya.
Informasi salah. Hoaks tersebut telah beredar sejak 2019. Faktanya, penyakit dan sel kanker tidak bisa sembuh begitu saja karena mengkonsumsi nanas atau makanan lainnya.
Rujukan
(GFD-2023-12067) Cek Fakta: Tidak Benar Gunung Merapi Meletus dalam Video Ini
Sumber: liputan6.comTanggal publish: 15/03/2023
Berita
Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Gunung Merapi meletus, kabar tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 11 Maret 2023.
Unggahan klaim video Gunung Merapi meletus tersebut menampilkan gunung sedang mengeluarkan asap dan guguran debu dan telihat kendaraan sedang menjauh dari arah gunung tersebut.
Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
"Merapi meletus 😭😭😭..yg punya sanak saudara sekitar Magelang,Muntilan,Klaten ,Boyolali..tolong di hubungi...semoga smua nya pada sehat selalu... Aamiin"
Benarkah klaim video Gunung Merapi meletus? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Gunung Merapi meletus dengan menangkap layar untuk dijadikan bahan penelusuran menggunakan Google Image.
Penelusuran mengarah pada sejumlah situs salah satunya berjudul "2018 Video Recirculated After the Recent Volcano Eruption in Indonesia" yang dimuat situs misbar.com, dalam artikel tersebut membahas tentang video yang sama dengan klaim.
Situs misbar.com menyebutkan, video tersebut adalah peristiwa letusan gunung berapi Gunung Sinabung pada tanggal 19 Februari 2018, gunung tersebut meluncurkan gumpalan abu lebih dari 7 kilometer (4,5 mil) ke udara.
Penelusuran juga mengarah pada unggahan video yang identik oleh akun Twitter Sutopo Purwo Nugroho @Sutopo_PN, pada 19 Februari 2019.
Sutopo Purwo Nugroho yang saat mengunggah video tersebut menjabat sebagai Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat (Humas) di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), video yang diunggahnya identik dengan klaim video, diberikan keterangan sebagai berikut.
"Dahsyatnya letusan Gunung Sinabung. Tinggi kolom hingga 5 km disertai luncuran awan panas hingga 4,9 km. Suara bergemuruh. Baru kali ini letusan disertai suara gemuruh sejak 2014-2018. Tidak ada korban jiwa. Semua penduduk di zona merah sudah lama diungsikan. #volcano #Sinabung".
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Gunung Merapi meletus tidak benar.
Faktanya video tersebut adalah peristiwa letusan gunung berapi Gunung Sinabung pada tanggal 19 Februari 2018.
Rujukan
Halaman: 5673/8123



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4358780/original/076218700_1678850406-erupsi_merapi_13_Maret_cover.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4358721/original/009067900_1678848960-erupsi_merapi_13_Maret_GI.jpg)