• (GFD-2023-12288) Benar, Joko Widodo Izinkan Timnas Israel Bertanding di Piala Dunia U-20 2023

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 07/04/2023

    Berita


    Sebuah akun Instagram mengunggah dua foto dan video yang diberi judul “Joko Widodo izinkan TIMNAS Israel bertanding di Piala Dunia U-20 Indonesia 2023”.
    Pada slide ke-2, terdapat video Presiden Joko Widodo yang mengatakan, “urusan piala dunia ini, kita sependapat dengan Duta Besar Palestina, FIFA memiliki aturan sendiri yang harus ditaati negara anggotanya. Jadi jangan mencampuradukan urusan olahraga dengan urusan politik.”
    Jokowi juga mengatakan saat ini FIFA sudah mengetahui penolakan terhadap Timnas Israel. Oleh karena itu, pemerintah dan PSSI terus berusaha agar ada solusi terbaik. Ia juga mengatakan telah mengutus Erick Thohir untuk bertemu Presiden FIFA untuk mencari solusi.

    Benarkah Presiden Jokowi mengizinkan Timnas Israel bertanding di Piala Dunia U-20 di Indonesia? Berikut pemeriksaan faktanya.

    Hasil Cek Fakta


    Tempo melakukan verifikasi terhadap narasi dan video tersebut dengan menggunakan Fake News Debunker by Invid, Google Image, Yandex Images, Google Translate, dan pemberitaan media.
    Klaim: Joko Widodo ijinkan TIMNAS Israel bertanding di Piala Dunia U20 Indonesia 2023.
    Fakta: Pada tanggal 28 Maret 2023, melalui YouTube Sekretariat Presiden, Presiden memberikan pernyataan resmi terkait Piala Dunia U-20, langsung dari Istana Negara.

    Jokowi mengatakan, Indonesia terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20, melalui proses seleksi yang panjang dan hasil usaha keras yang melibatkan banyak orang. Ia juga mengatakan, terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 adalah kehormatan.
    “Saya menjamin keikutsertaan Israel tidak ada kaitannya dengan konsistensi posisi politik luar negeri kita,” kata Jokowi.
    Jokowi juga mengatakan sependapat dengan duta besar Palestina untuk Indonesia bahwa FIFA memiliki aturan yang harus ditaati anggotanya. 
    Video yang diunggah akun Instagram tersebut merupakan potongan pernyataan resmi Jokowi yang diunggah YouTube Sekretariat Presiden tanggal 28 Maret 2023.

    Kesimpulan


    Berdasarkan pemeriksaan fakta Tim Cek Fakta Tempo, video dan narasi “Joko Widodo izinkan Timnas Israel bertanding di Piala Dunia U-20 Indonesia 2023” adalah benar.
    Jokowi dalam pernyataan resmi mengatakan menjamin keikutsertaan Israel pada Piala Dunia U-20 di Indonesia. Ia juga mengingatkan untuk tidak mencampuradukkan urusan politik dengan urusan olahraga.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12289) [SALAH] Foto Kebakaran Kilang Pertamina Kota Dumai

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 07/04/2023

    Berita

    ā€œSahabat Bang AS( Ashari )Turut berduka cita atas peristiwa di kilang pertamina RU II kota dumai, , smg menjadi pelajaran bagi RU & bagi pekerja di manapun berada untuk Tetap Safety, turut berduka cita kpd korban, kpd masyarakat yang dampak secara materi, dan yang terdampak Trauma, smg jadi peristiwa yg terakhir, berkah selalu kota bertuah.. šŸ˜‡ā€

    Hasil Cek Fakta

    Akun Facebook Sahabt Bang AS memposting beberapa video dan foto. Terdapat foto yang menunjukan kobaran api dan siluet seseorang, foto tersebut diklaim sebagai peristiwa kilang Pertamina RU II kota Dumai. Postingan tersebut diunggah 2 April 2023 pukul 03.47.

    Setelah ditelusuri menggunakan Yandex foto tersebut bukan foto peristiwa kilang Pertamina RU II kota Dumai. Foto tersebut identik dengan foto yang digunakan pada salah satu artikel detiknews yang berjudul ā€œKebakaran Kilang Pertamina Balongan, Polisi: Sterilisasi Radius 2 Kilometerā€ yang diunggah 29 Maret 2021. Pada caption foto terdapat informasi bahwa foto tersebut merupakan foto kebakaran kilang Pertamina Balongan di Indramayu dan bersumber dari Antara Foto. Lebih lanjut setelah menelusuri pada website Antara, foto tersebut diambil oleh Dedhez Anggara dan merupakan kejadian kebakaran di kompleks Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat pada Senin 29 Maret 2021.

    Dengan demikian foto yang diklaim kebakaran kilang Pertamina RU II kota Dumai tidak benar. Foto tersebut merupakan kejadian kebakaran kilang Pertamina Balongan di Indramayu, Jawa Barat pada 29 Maret 2021, sehingga masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).

    Foto yang diklaim kebakaran kilang Pertamina RU II kota Dumai tidak benar.Faktanya, foto tersebut merupakan kejadian kebakaran kilang Pertamina Balongan di Indramayu, Jawa Barat pada 29 Maret 2021.

    Selengkapnya pada bagian penjelasan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12292) [SALAH] Video Mobil Terbalik Saat Demo Reformasi Kebijakan Dana Pensiun di Paris pada 29 Maret 2023

    Sumber: Twitter
    Tanggal publish: 07/04/2023

    Berita

    (Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia):

    ā€œBeberapa mobil terbakar setelah aksi protes menentang reformasi kebijakan dana pensiun. #Paris #parisprotestā€.

    Hasil Cek Fakta

    Akun Twitter @QueenNat_35 mengunggah video yang menunjukkan beberapa mobil terbalik dan terbakar setelah kerusuhan. Video tersebut juga diklaim sebagai video yang diambil setelah aksi protes menentang reformasi kebijakan dana pensiun di Paris. Cuitan yang ditulis pada 23 Maret tersebut telah disukai hampir 2,000 orang, dibagikan dan dikutip ulang lebih dari 1,000 kali dan telah dilihat 2,8 juta kali.

    Berdasarkan hasil penelusuran, informasi tersebut salah. Video tersebut telah banyak beredar sejak 2022, salah satunya diunggah oleh pengguna Twitter @RemyBuisine pada 24 Desember lalu yang memberikan klaim bahwa video tersebut menunjukkan kekacauan di tengah Paris.

    Selain itu, video serupa juga pernah diunggah The Guardian melalui akun YouTube resmi nya pada Desember 2022. The Guardian melaporkan bahwa video diambil saat aksi protes di Paris pasca penembakan masal di Kurdish Centre, Paris.

    Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan @QueenNat_35 merupakan konteks yang salah.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Evarizma Zahra.

    Konteks yang salah. Video tersebut diambil di Paris pada Desember 2022 saat demo penembakan Kurdish Centre, bukan saat demo reformasi kebijakan dana pensiun di Paris Maret lalu.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12286) Keliru, Klaim Bahwa 80 Persen Lansia Mati Karena Vaksinasi Covid-19

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 07/04/2023

    Berita


    Sebuah akun media sosial Instagram mengunggah video pidato Dr. Peter McCullough mengenai lebih dari 80 persen lansia mati setelah vaksinasi. Hal itu diklaim ia sampaikan dalam acara Summit For Truth and Wellness.
    Dalam analisis McLaughlin, sebanyak 86 persen kematian terjadi usai ia mengevaluasi data VAERS pada awal September 2021. Menurutnya, Covid-19 bukan lagi pembunuh. Omicron sangat ringan. Satu-satunya penyebab kematian sebagai kematian berlebih sekarang adalah vaksinnya.

    Benarkah klaim bahwa 80 persen lansia mati setelah divaksin?

    Hasil Cek Fakta


    Dikutip dari ABC News berdasarkan data the Centers for Disease Control and Prevention (CDC), lansia yang tidak divaksinasi berusia 80 tahun ke atas meninggal pada tingkat tertinggi 14,6 per 100.000. Lalu diikuti oleh lansia yang tidak divaksinasi berusia 65 hingga 79 tahun pada 5,68 per 100.000 .
    Mereka yang berusia di atas 65 tahun yang divaksinasi tetapi tanpa booster yang diperbarui memiliki tingkat kematian tertinggi berikutnya sebesar 3,69 per 100.000 untuk mereka yang berusia di atas 80 tahun dan 0,71 per 100.000 untuk mereka yang berusia 65 hingga 79 tahun. Data menunjukan penurunan jumlah kematian.
    "Sebelum vaksin, manula meninggal secara tidak proporsional tetapi perbedaan antara manula dan non-senior tidak terlalu besar," kata dr. Peter Chin-Hong, spesialis penyakit menular di University of California, San Francisco, kepada ABC News.
    Chin-Hong mengatakan lebih banyak upaya perlu dilakukan untuk mendapatkan vaksin dan penguat bagi manula, seperti panti jompo dan pusat komunitas, seperti pada awal kampanye vaksinasi.
    Media Independent merilis, program vaksinasi Covid-19 telah mencegah 10.400 kematian pada orang tua sejak dimulai, sebuah analisis baru menunjukkan.
    Angka dari Public Health England (PHE)  mengungkapkan ribuan nyawa telah diselamatkan di antara mereka yang berusia 60 tahun ke atas dalam waktu empat bulan. Dari 8 Desember 2020 hingga akhir Maret 2021, lebih dari 15 juta suntikan telah diberikan kepada orang dewasa dalam kelompok usia ini, kata PHE.
    Menurut perkiraannya, 9.100 kematian dicegah pada mereka yang berusia 80 tahun ke atas, 1.200 dihindari pada mereka yang berusia 70 hingga 79 tahun, dan 100 nyawa diselamatkan pada mereka yang berusia 60 hingga 69 tahun.
    Kesimpulannya manfaat vaksin COVID-19 lebih besar daripada potensi risiko pada populasi Lansia yang lemah, dan temuan kami tidak mendukung tindakan untuk mengecualikan lansia dari vaksinasi. Namun, pemantauan lanjutan vaksinasi COVID-19 masih diperlukan.
    Menurut Epidemiolog dan Ahli Kesehatan Masyarakat dari Universitas Griffith Australia, dr. Dicky Budiman, vaksin tidak memiliki bukti signifikan menyebabkan kematian pada mayoritas kasus. Kematian pada lansia selama ini lebih banyak  dikaitkan karena terinfeksi penyakit sebelum mereka divaksin. 
    “Klaim data yang diberikan tersebut, terjadi di awal ketika vaksin belum penuh diberikan. Mereka belum mendapat vaksin penuh, sudah terinfeksi kembali. Sementara kita tahu varian (SARS-CoV-2) itu terus ada," kata Dicky.
    Bahkan data ilmiah justru membuktikan sebaliknya, angka kematian pada lansia bisa diturunkan secara global. 
    Andrew McCullough dan Misinformasi
    Dr. Peter Andrew McCullough beberapa kali menyebarkan pernyataan yang tidak akurat dan berkontribusi pada penyebaran informasi yang salah tentang COVID-19.  Pada 24 Maret 2023 misalnya, situs pemeriksa fakta isu kesehatan, Health Feedback membantah pernyataan McCullough tentang long COVID yang disebabkan oleh lonjakan protein yang terus-menerus di dalam tubuh.
    Klaim berikutnya tentang lebih dari 1500 atlet menderita serangan jantung sejak vaksinasi COVID dimulai, dibandingkan dengan rata-rata sebelumnya 29 per tahun, yang dibantah Australian Associated Press
    Daftar pernyataan McCullough yang pernah disanggah oleh pemeriksa fakta independen dapat dibaca lebih lanjut melalui Google Fact Check Tools.

    Kesimpulan


    Hasil verifikasi unggahan yang mengklaim bahwa 80 persen lansia meninggal karena vaksinasi adalah keliru.
    Data menunjukan manfaat vaksinasi lebih besar daripada potensi risiko pada populasi lansia.

    Rujukan