• (GFD-2023-12298) Keliru, Video Berisi Klaim Jokowi Bongkar Sisi Gelap FIFA

    Sumber: cekfakta.tempo.co
    Tanggal publish: 10/04/2023

    Berita


    Sebuah akun Facebook membagikan video berisi klaim bahwa Jokowi nekat bongkar semua sisi gelap FIFA ke seluruh dunia. Dalam konten itu, kolase video Presiden RI, Joko Widodo bersama Presiden Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA), Gianni Infantino, terlihat berulang kali ditampilkan.
    Tidak hanya itu, ada juga Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir dan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainuddin Amali.

    Sejak diunggah pada Selasa, 4 April 2023, video ini disukai 13 ribuan pengguna Facebook, 912 komentar dan 1,1 juta kali tayang. Namun, benarkah Jokowi bongkar sisi gelap FIFA setelah Indonesia batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20?

    Hasil Cek Fakta


    Verifikasi Tempo menunjukkan, dalam konten video tersebut, Presiden Joko Widodo, sama sekali tidak berbicara tentang sisi gelap Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). Faktanya, dia membahas topik lain, termasuk soal penanganan Covid-19, ekonomi dan tragedi di Stadion Kanjuruhan, yang dia diskusikan dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino.
    Untuk memverifikasi kebenaran klaim di atas, Tim Cek Fakta Tempo memfragmentasi video itu jadi gambar pakai tools Keyframe dan menelusurinya menggunakan Google Reverse Image dan Yandex Image Search.
    Video 1

    Pada awal video, Presiden RI, Joko Widodo mengenakan pakaian warna putih berbicara dengan nada tinggi, namun bukan tentang Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) setelah membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.
    Penelusuran Tempo, Jokowi sebenarnya sedang menyampaikan pidato dalam sidang kabinet paripurna dengan berbagai topik, termasuk pembahasan percepatan penanganan dampak pandemi Covid-19 dan ekonomi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 18 Juni 2020.
    “Kita harus mengerti ini, jangan biasa-biasa saja, jangan linier, jangan menganggap ini normal,” kata Jokowi dalam pidatonya yang diberitakan Bisnis Indonesia dengan judul Jokowi Marah! Anggaran Kesehatan Rp75 Triliun, yang Keluar Baru 1,56 Persen.
    Video 2

    Potongan video berikutnya menampilkan Presiden Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA), Gianni Infantino. Pengunggah konten mengklaim bahwa Gianni Infantino mengatakan sekarang semua orang tahu kita harus membuat Piala Dunia Terbaik. Beda Qatar dengan Israel, karena kami lebih tahu diri Anda tentang keajaiban sepak bola saat bola digulirkan.
    Padahal faktanya, Gianni Infantino tidak ada membahas soal Israel. Berikut pernyataannya yang ditayangkan di channel YouTube Kompas TV berjudul “ Presiden FIFA Yakin Gelaran Piala Dunia Qatar Akan jadi yang Terbaik! ” pada 20 November 2022.
    “Ini tidak mudah. Setiap hari menerima kritik atas keputusan yang diambil 12 tahun lalu, saat kita semua tidak ada di sana. Sekarang semua tahu kita harus mengupayakan yang terbaik. Kita harus membuat Piala Dunia terbaik. Doha siap, Qatar siap. Ini akan menjadi Piala Dunia terbaik yang pernah ada. Anda lebih tahu dari saya tentang keajaiban sepak bola,” kata Infantino.
    Dalam video ini, Jokowi dan Infantino kembali muncul bersama Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir dan mantan Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainuddin Amali, namun pada konteks yang berbeda.
    Dikutip dari situs resmi Sekretariat Kabinet, Jokowi dan Infantino bertemu di Istana Negara pada 18 Oktober 2022. Mereka membahas situasi sepak bola Indonesia pasca tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, 1 Oktober 2022.
    “Kami berdiskusi secara detail, dan dalam pertemuan itu Presiden FIFA mengungkapkan rasa duka dan simpati mendalam kepada keluarga korban dan menyampaikan kepeduliannya atas tragedi yang terjadi. Kami bersepakat bahwa tragedi ini menjadi pelajaran yang sangat penting bagi persepakbolaan Indonesia dan juga bagi dunia sepak bola. Dan jangan sampai kejadian ini terulang kembali, jangan sampai kegembiraan penonton pertandingan sepak bola berujung pada duka dan malapetaka,” kata Jokowi.

    Kesimpulan


    Berdasarkan pemeriksaan fakta, video berisi klaim Jokowi bongkar sisi gelap FIFA setelah Indonesia batal jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 adalah keliru.
    Dalam video itu, Presiden RI, Joko Widodo, sama sekali tidak ada berbicara tentang sisi gelap Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). Faktanya, dia membahas topik berbeda, termasuk soal penanganan Covid-19, ekonomi dan tragedi di Stadion Kanjuruhan, yang dia diskusikan dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12299) Cek Fakta: Tidak Benar Telegram Bagikan Pulsa 500 Ribu dan Uang Tunai Rp 3 Juta

    Sumber: liputan6.com
    Tanggal publish: 10/04/2023

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati informasi Telegram membagikan pulsa 500 ribu dan uang tunai Rp 3 juta. Kabar tersebut tersebar lewat aplikasi percakapan WhatsApp.
    Informasi Telegram membagikan pulsa 500 ribu dan uang tunai Rp 3 juta berupa tulisan sebagai berikut.
    "*Assalamualaikum...kak*
    Salam kenaldengan saya *(HERI GUNAWAN)* langsung dari kantor *telegram* di Jakarta Pusat..
    🤝SELAMAT🤝Nomor ponsel kakak yang terdaftar di *telegram* nya mendapatkan apresiasi/Penghargaan langsung dari kantor *telegram* kita.
    Berhak terima hadiah cashback voucher pulsa gratis dari *telegram* senilai 500.000 ditambah uang tunai senilai 3.000.000 Jadi gimana Kak minta kirimkan ke rekening bank atau ke saldo jago
    dalam rangka meningkatkan lagi pengguna aplikasi telegram kitaYang sudah mencapai 500 juta pengguna.
    Kita tanyakan dulu sama kakak ini pulsanya mau minta dikirimkan di nomor yang terdaftar di telegram atau di nomor yang berbeda🙏🙏
    *IG* *@telegram**Twitter*: *telegramYahoo**Fb*: *telegram131**Email*: telegram@gmail.com"
    Benarkah informasi Telegram membagikan pulsa 500 ribu dan uang tunai Rp 3 juta? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri informasi Telegram membagikan pulsa 500 ribu dan uang tunai Rp 3 juta, sebelumnya Cek Fakta Liputan6.com pun telah menelusuri informasi seputar pembagian hadiah dari Telegram yang disebar lewat WhatsApp dengan menghubungi pihak perwakilan Telegram.
    Deputy Client Manager Edelman Indonesia mewakili Telegram Ricky Alexander mengatakan, pihak Telegram tidak memberikan informasi dengan pelanggannya lewat WhatsApp.
    “Pihak Telegram tidak akan approach ke customer lewat WA seperti itu,” jelas Ricky saat berbincang dengan Liputan6.com, dikutip dari artikel berjudul "Hoaks Pihak Telegram Bagikan Pulsa Rp 500 Ribu".

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, informasi pembagian pulsa 500 ribu dan uang tunai Rp 3 juta dari Telegram tidak benar.
    Pihak Telegram tidak akan menghubungi pelanggannya melalui aplikasi percakapan WhatsApp, seperti yang tertera pada klaim informasi tersebut.
  • (GFD-2023-12305) [SALAH] Video Kilang Minyak Pertamina Dumai Terbakar

    Sumber: Tiktok
    Tanggal publish: 10/04/2023

    Berita

    “Kebakaran Kompresor Kilang Minyak Pertamina RU II Dumai riau”

    Hasil Cek Fakta

    Akun Tiktok P3k4nbarupos memposting sebuah video yang memperlihatkan kobaran api berdurasi 42 detik. Peristiwa tersebut diklaim sebagai kebakaran kompresor kilang minyak Pertamina RU II Dumai, Riau.

    Setelah ditelusuri menggunakan Invid ditemukan video yang identik pada Youtube Kumparan. Video tersebut berjudul ” Detik-detik Ledakan di Depo Pertamina Plumpang, 14 Orang Tewas” yang diunggah pada 3 Maret 2023. Video yang identik dengan yang diunggah di Tiktok pada detik ke 14. Video tersebut merupakan peristiwa kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara yang terjadi hari Jumat 3 Maret 2023 pukul 20.11 WIB.

    Dengan demikian klaim bahwa video yang diunggah di Tiktok adalah kebakaran kilang minyak Pertamina RU II Dumai, Riau tidak benar. Video tersebut merupakan peristiwa kebakaran di Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara, sehingga masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Luthfiyah OJ (UIN Raden Mas Said Surakarta).

    Klaim bahwa video yang diunggah di Tiktok adalah kebakaran kilang minyak Pertamina RU II Dumai, Riau tidak benar. Faktanya, video tersebut merupakan peristiwa kebakaran di Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara.

    Selengkapnya pada bagian penjelasan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12316) [SALAH] Video “AWAL PEMBALASAN TNI – MALAYSIA – UCRANIA”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 10/04/2023

    Berita

    NARASI: “AWAL PEMBALASAN TNI – MALAYSIA – UCRANIA – DUNIA MILITER UPDATE – BERITA TERKINI”.

    Hasil Cek Fakta

    SUMBER membagikan konten yang isinya menimbulkan kesimpulan yang MENYESATKAN, FAKTA: isi video TIDAK berkaitan dengan Malaysia atau Ukraina. Berisi potongan-potongan video yang TIDAK berkaitan, salah satunya adalah video ketika Presiden Joko Widodo menghadiri latihan perang PPRC TNI di Natuna pada tahun 2017 lalu.

    Salah satu sumber dengan bagian video yang identik, KOMPASTV di YouTube pada 19 Mei 2017: “Sekitar pukul 10.15 WIB, Presiden Joko Widodo tiba di lokasi acara paparan latihan PPRC di Natuna. Presiden Jokowi langsung disambut panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Pangkostrad Letjen Edy Rachmayadi. Selain Menhan Ryamizard Ryacudu, tampak hadir mendampingi presiden, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menko PMK Puan Maharani, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.”

    Hasil pencarian Google Video, kata kunci: “jokowi latihan perang pprc 2017”

    Hasil pencarian Google News, kata kunci: “jokowi latihan perang pprc 2017”

    Kesimpulan

    MENYESATKAN, isi video TIDAK berkaitan dengan Malaysia atau Ukraina. FAKTA: berisi potongan-potongan video yang TIDAK berkaitan, salah satunya adalah video ketika Presiden Joko Widodo menghadiri latihan perang PPRC TNI di Natuna pada tahun 2017 lalu.

    Rujukan