(GFD-2023-12287) Menyesatkan, Timnas Israel Bermain Sepak Bola dalam Masjid Al-Aqsa Setelah Ditolak ke Indonesia
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 07/04/2023
Berita
Sebuah video beredar di aplikasi pesan Whatsapp dengan klaim Timnas Israel bermain sepak bola di dalam Masjid Al Aqsa, Yerusalem Timur, sebagai reaksi telah ditolak bermain di Indonesia.
Video yang mereka sebarkan memperlihatkan sejumlah orang dengan kepala dan wajah tertutup, bermain sepak bola di dalam sebuah ruangan. Motif dan warna karpet yang terlihat, mirip dengan yang ada di Masjid Al Aqsa.
Sebelumnya, penolakan sebagian warga Indonesia terhadap Timnas Israel telah menyebabkan dibatalkannya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 oleh FIFA. Namun, benarkah klaim yang beredar itu?
Hasil Cek Fakta
Hasil verifikasi Tempo menunjukkan bahwa video sejumlah orang yang bermain sepakbola di dalam Masjid Al Aqsa itu, sudah pernah beredar di media sosial pada 15 April 2022.
Video paling awal disebarkan salah satu akun di Twitter pada 15 April 2022 dengan narasi, “Mila on the Temple Mount you play football But inside Al Aqsa Mosque, a "holy" place will amaze you.”
Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Avichay Adraee juga pernah membagikan video tersebut pada tanggal 15 April 2022. Ia tidak menyebut langsung kelompok mana yang bermain sepak bola itu, namun mengatakan aktivitas itu menodai kesucian Al Aqsa.
Akun-akun lain saling mengklaim bahwa orang-orang yang bermain sepakbola adalah Palestina, tapi ada juga yang menyebut dari kelompok Israel. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai hal ini.
Namun, aktivitas di dalam Masjid Al Aqsa itu bersamaan dengan serangan Israel pada warga Palestina. Dikutip dari berita Al Jazeera pada 15 April 2022 berjudul “Israeli forces raid Al-Aqsa Mosque, over 150 Palestinians injured”, pasukan Israel menyerang kompleks Masjid Al Aqsa. Konflik itu dan penahanan warga Palestina yang dilakukan, menyebabkan setidaknya 158 orang terluka.
Kesimpulan
Hasil penelusuran klaim yang beredar di WhatsApp, bahwa Timnas Israel bermain sepak bola di dalam Masjid Al Aqsa setelah ditolak Indonesia dalam Piala Dunia U-20 baru-baru ini, adalah menyesatkan.
Video itu telah beredar di Twitter sejak tanggal 15 April 2022, yang bersamaan dengan berita serangan pasukan Israel terhadap warga Palestina di Masjid Al Aqsa.
Rujukan
(GFD-2023-12315) [SALAH] Video “UMAT ISLAM BERTAKBIR, ARAB SAUDI NYATAKAN SIAP DAMPINGI RI LAWAN NEGARA BARAT”
Sumber: facebook.comTanggal publish: 06/04/2023
Berita
NARASI: “UMAT ISLAM BERTAKBIR, ARAB SAUDI NYATAKAN SIAP DAMPINGI RI LAWAN NEGARA BARAT”.
Hasil Cek Fakta
SUMBER membagikan konten yang isinya menimbulkan kesimpulan yang MENYESATKAN, FAKTA: isi video TIDAK sesuai dengan judul. Selain berisi potongan-potongan video dari peristiwa yang TIDAK berkaitan, video berisi pembacaan artikel dengan mengganti aspek yang berkaitan dengan Amerika Serikat, Ukraina dan Rusia menjadi Arab Saudi dan Indonesia.
Salah satu sumber dengan bagian video yang identik, Sekretariat Presiden di YouTube pada 14 Apr 2019: “Presiden Jokowi Bertemu Raja Salman di Istana Pribadi Raja di Riyadh
Salah satu sumber artikel yang dibaca, SINDOnews pada 7 Jan 2023: “WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) bersiap untuk mengirim sejumlah rudal canggih RIM-7 Sea Sparrow ke Ukraina untuk melawan invasi Rusia . Misil anti-pesawat jarak pendek itu bagian dari paket bantuan militer besar terbaru senilai USD3,75 miliar yang telah dijanjikan Washington untuk Kiev
Hasil pencarian Google Video, kata kunci: “jokowi salman riyadh 2019”.
Hasil pencarian Google News, kata kunci: “jokowi salman riyadh 2019”.
Salah satu sumber dengan bagian video yang identik, Sekretariat Presiden di YouTube pada 14 Apr 2019: “Presiden Jokowi Bertemu Raja Salman di Istana Pribadi Raja di Riyadh
Salah satu sumber artikel yang dibaca, SINDOnews pada 7 Jan 2023: “WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) bersiap untuk mengirim sejumlah rudal canggih RIM-7 Sea Sparrow ke Ukraina untuk melawan invasi Rusia . Misil anti-pesawat jarak pendek itu bagian dari paket bantuan militer besar terbaru senilai USD3,75 miliar yang telah dijanjikan Washington untuk Kiev
Hasil pencarian Google Video, kata kunci: “jokowi salman riyadh 2019”.
Hasil pencarian Google News, kata kunci: “jokowi salman riyadh 2019”.
Kesimpulan
MENYESATKAN, isi video TIDAK sesuai dengan judul. FAKTA: selain berisi potongan-potongan video dari peristiwa yang TIDAK berkaitan, video berisi pembacaan artikel dengan mengganti aspek yang berkaitan dengan Amerika Serikat, Ukraina dan Rusia menjadi Arab Saudi dan Indonesia.
Rujukan
- http[1] firstdraftnews.org: “Memahami gangguan informasi” (Google Translate),
- https://bit.ly/3wHx0lO /
- https://archive.ph/iCp3w (arsip cadangan). [2] youtube.com: “Pertemuan Presiden Jokowi dengan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, Riyadh, 14 April 2019”,
- https://bit.ly/40X3QNc /
- https://archive.ph/MSprB (arsip cadangan). [3] sindonews.com: “AS Persenjatai Ukraina dengan Rudal Canggih Sea Sparrow untuk Lawan Rusia”,
- http://bit.ly/3zzs2K4 /
- https://archive.ph/YCEau (arsip cadangan). [4] google.com,
- https://bit.ly/3UeUev5 /
- https://archive.ph/OkvRb (arsip cadangan). [5] google.com,
- https://bit.ly/3Gjwikr /
- https://archive.ph/1S60c (arsip cadangan).
(GFD-2023-12336) [SALAH] Pemberitahuan Kurang Bayar Lapor SPT Via Email
Sumber: OthersTanggal publish: 06/04/2023
Berita
From
Tagihan Pajak efiling@djp.contact
To
Date Mar 24, 2023, 10:48 AM
Standard encryption (TLS). View security details
KANTOR PELAYANAN PAJAK
SURAT PEMBERITAHUANI WAJIB PAJAK
NO.: ST-03250/THN/WJP.17/KP.0503/2022-2023
Sehubungan dengan pelaporan pajak individu tahun 2023 yang wajib Anda laporkan, Anda terhitung mengalami kurang bayar, hingga Surat ini diterbitkan. Untuk itu kami menghimbau Anda untuk segera melakukan konfirmasi ulang Bukti Pemotongan Pajak Penghasilan melalui dokumen PDF
berikut ini:
UNDUH DETAIL TAGIHAN <<
Jika Anda tidak melakukan konfirmasi hingga tanggal 10 April 2023, maka. 15.000.000 (Lima belas juta) untuk tiap bulan keterlambatan dan NPWP Anda akan dinonaktifkan sementara. Sebagai info Untuk NPWP yang tidak aktif
Tagihan Pajak efiling@djp.contact
To
Date Mar 24, 2023, 10:48 AM
Standard encryption (TLS). View security details
KANTOR PELAYANAN PAJAK
SURAT PEMBERITAHUANI WAJIB PAJAK
NO.: ST-03250/THN/WJP.17/KP.0503/2022-2023
Sehubungan dengan pelaporan pajak individu tahun 2023 yang wajib Anda laporkan, Anda terhitung mengalami kurang bayar, hingga Surat ini diterbitkan. Untuk itu kami menghimbau Anda untuk segera melakukan konfirmasi ulang Bukti Pemotongan Pajak Penghasilan melalui dokumen PDF
berikut ini:
UNDUH DETAIL TAGIHAN <<
Jika Anda tidak melakukan konfirmasi hingga tanggal 10 April 2023, maka. 15.000.000 (Lima belas juta) untuk tiap bulan keterlambatan dan NPWP Anda akan dinonaktifkan sementara. Sebagai info Untuk NPWP yang tidak aktif
Hasil Cek Fakta
Beredar surat pemberitahuan kurang bayar pelaporan pajak tahunan melalui email yang bernomor surat ST-03250/THN/WJP.17/KP.0503/2022-2023 mengatasnamakan Ditjen Pajak dengan alamat email efilling@djp[dot]contact. Email tersebut berisikan detail tagihan yang harus diunduh oleh penerima email dan mengimbau segera mengonfirmasi hingga tanggal 10 April 2023, jika mengalami keterlambatan akan dikenakan denda sebanyak Rp 15 juta dan NPWP akan dinonaktifkan sementara.
Setelah ditelusuri, surat pemberitahuan tersebut adalah palsu. Ditjen Pajak melalui akun media sosialnya @DitjenPajakRI, menjelaskan bahwa email resmi DJP hanya dari domain efilling@pajak.go.id. Jika mendapat domain palsu mengatasnamakan DJP dapat menghubungi @kring_pajak 1500200 atau ke email informasi@pajak.go.id.
Berdasarkan penjelasan di atas, email surat pemberitahuan kurang bayar mengatasnamakan Ditjen Pajak beralamat email efilling@djp.contact adalah palsu dan dapat dikategorikan konten tiruan.
Setelah ditelusuri, surat pemberitahuan tersebut adalah palsu. Ditjen Pajak melalui akun media sosialnya @DitjenPajakRI, menjelaskan bahwa email resmi DJP hanya dari domain efilling@pajak.go.id. Jika mendapat domain palsu mengatasnamakan DJP dapat menghubungi @kring_pajak 1500200 atau ke email informasi@pajak.go.id.
Berdasarkan penjelasan di atas, email surat pemberitahuan kurang bayar mengatasnamakan Ditjen Pajak beralamat email efilling@djp.contact adalah palsu dan dapat dikategorikan konten tiruan.
Kesimpulan
Ditjen Pajak RI menegaskan domain kantor pajak yang benar adalah pajak.go.id dengan alamat emailnya di efilling@pajak.go.id.
Rujukan
(GFD-2023-12337) [SALAH] Akun Whatsapp Direktur Utama RSCM Lies Dina Liastuti “+6281265932928”
Sumber: WhatAppsTanggal publish: 06/04/2023
Berita
“Test”
“Halo teman sejawatku…”
“Gimana kabar nya Dee ?”
“Halo teman sejawatku…”
“Gimana kabar nya Dee ?”
Hasil Cek Fakta
Beredar akun Whatsapp Direktur Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta, Lies Dina Liastuti dengan nomor “+6281265932928”. Akun tersebut menggunakan nama dan foto profil Lies Dina Liastuti.
Berdasarkan hasil penelusuran, akun WhatsApp tersebut adalah palsu. Akun Instagram resmi RSCM @rscm.official mengklarifikasi bahwa diimbau untuk berhati-hati terhadap akun yang mengatasnmakan Lies Dina Liastuti.
Pihak RSCM juga menyarakan jika mendapatkan pesan serupa silakan melakukan verifikasi melalui Call Center RSCM 1500135.
Berdasarkan penjelasan di atas, akun WhatsApp Direktur Utama RSCM Lies Dina Liastuti adalah tidak benar dan masuk kategori konten tiruan.
Berdasarkan hasil penelusuran, akun WhatsApp tersebut adalah palsu. Akun Instagram resmi RSCM @rscm.official mengklarifikasi bahwa diimbau untuk berhati-hati terhadap akun yang mengatasnmakan Lies Dina Liastuti.
Pihak RSCM juga menyarakan jika mendapatkan pesan serupa silakan melakukan verifikasi melalui Call Center RSCM 1500135.
Berdasarkan penjelasan di atas, akun WhatsApp Direktur Utama RSCM Lies Dina Liastuti adalah tidak benar dan masuk kategori konten tiruan.
Kesimpulan
Akun palsu. RSCM mengklarifikasi bahwa informasi yang beredar adalah tidak benar dan merupakan modus penipuan.
Rujukan
Halaman: 5556/8062




