Akun Facebook Seputar nusantara (fb.com/Seputarnusantara2024) pada 10 April 2023 mengunggah sebuah video yang menampilkan foto Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Presiden Joko Widodo, Wapres Ma’ruf Amin, Puan Maharani dan beberapa orang lain dengan narasi:
“BREAKING NEWS!!! Presiden Jokowi Hengkang Dari Partai PDIP Perjuangan Pada Malam Ini, Benarkah-“
(GFD-2023-12467) [SALAH] “Presiden Jokowi Hengkang Dari Partai PDIP Perjuangan Pada Malam Ini (10 April 2023)”
Sumber: FacebookTanggal publish: 14/04/2023
Berita
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, adanya video yang menampilkan foto Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Presiden Joko Widodo, Wapres Ma’ruf Amin, Puan Maharani dan beberapa orang lain dengan narasi bahwa Presiden Jokowi hengkang atau keluar dari PDI Perjuangan merupakan klaim yang menyesatkan.
Faktanya, klaim tersebut merupakan informasi yang menyesatkan. Foto di video adalah foto ketika Presiden Joko Widodo menghadiri acara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-50 PDI-P di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023). Selain itu, tidak ditemukan informasi yang valid bahwa Presiden Jokowi keluar dari PDI-P.
Foto yang identik, dimuat di artikel berjudul “Pengamat: Isi pidato Megawati tak kerdilkan posisi Presiden Jokowi” yang terbit di situs jatim.antaranews.com pada 13 Januari 2023. Foto ini diberi narasi: “Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kedua dari kiri) bersama Presiden Joko Widodo saat perayaan HUT partai tersebut ke-50 tahun beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-PDI Perjuangan”
Selain itu, berdasarkan hasil penelusuran di mesin pencari, tidak ditemukan informasi yang valid mengenai keluarnya Presiden Jokowi dari PDI Perjuangan.
Faktanya, klaim tersebut merupakan informasi yang menyesatkan. Foto di video adalah foto ketika Presiden Joko Widodo menghadiri acara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-50 PDI-P di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023). Selain itu, tidak ditemukan informasi yang valid bahwa Presiden Jokowi keluar dari PDI-P.
Foto yang identik, dimuat di artikel berjudul “Pengamat: Isi pidato Megawati tak kerdilkan posisi Presiden Jokowi” yang terbit di situs jatim.antaranews.com pada 13 Januari 2023. Foto ini diberi narasi: “Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kedua dari kiri) bersama Presiden Joko Widodo saat perayaan HUT partai tersebut ke-50 tahun beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-PDI Perjuangan”
Selain itu, berdasarkan hasil penelusuran di mesin pencari, tidak ditemukan informasi yang valid mengenai keluarnya Presiden Jokowi dari PDI Perjuangan.
Kesimpulan
Informasi yang menyesatkan. Faktanya, foto di video adalah foto ketika Presiden Joko Widodo menghadiri acara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-50 PDI-P di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023). Selain itu, tidak ditemukan informasi yang valid bahwa Presiden Jokowi keluar dari PDI-P.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
(GFD-2023-12469) [SALAH] “Akun Facebook Maia Estianty distributor eksklusif jam tangan pintar di Indonesia”
Sumber: FacebookTanggal publish: 14/04/2023
Berita
Akun Facebook “Maia Estianty” (fb.com/104140572001221) pada 11 April mengunggah beberapa foto dengan narasi:
“Permintaan maaf resmi: Hentikan penjualan jam tangan pintar yang diimpor dari Jepang ini. Saya – Maia Estianty, distributor eksklusif jam tangan pintar di Indonesia, ingin menginformasikan kepada semua orang: Saat ini jam tangan pintar kami sedang kosong karena pabrikan Jepang tidak dapat memproduksinya, sangat jarang sekarang, produk ini tidak dapat diimpor lagi. !!!”
“Permintaan maaf resmi: Hentikan penjualan jam tangan pintar yang diimpor dari Jepang ini. Saya – Maia Estianty, distributor eksklusif jam tangan pintar di Indonesia, ingin menginformasikan kepada semua orang: Saat ini jam tangan pintar kami sedang kosong karena pabrikan Jepang tidak dapat memproduksinya, sangat jarang sekarang, produk ini tidak dapat diimpor lagi. !!!”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, adanya akun Facebook yang mengatasnamakan Maia Estianty yang diklaim sebagai distributor eksklusif jam tangan pintar di Indonesia merupakan konten tiruan.
Faktanya, akun itu merupakan akun palsu. Akun Facebook asli milik Maia Estianty adalah facebook.com/maiaestiantymussry. Akun Facebook yang asli ini tercantum di Linktree yang ada di bio akun Instagram terverifikasi milik Maia Estianty. Di akun asli tidak ada informasi terkait klaim bahwa dia merupakan distributor eksklusif jam tangan pintar di Indonesia.
Selain itu, foto beberapa orang yang membungkuk di postingan itu juga tidak terkait dengan penjualan jam tangan pintar. Foto itu adalah foto ketika Presiden dan CEO Asiana Airlines Yoon Young-doo, keempat dari kanan, dan anggota dewan membungkuk saat konferensi pers setelah pendaratan darurat penerbangan Asiana Airlines di bandara San Francisco, di kantor pusatnya di Seoul, Korea Selatan, pada 7 Juli 2013.
Faktanya, akun itu merupakan akun palsu. Akun Facebook asli milik Maia Estianty adalah facebook.com/maiaestiantymussry. Akun Facebook yang asli ini tercantum di Linktree yang ada di bio akun Instagram terverifikasi milik Maia Estianty. Di akun asli tidak ada informasi terkait klaim bahwa dia merupakan distributor eksklusif jam tangan pintar di Indonesia.
Selain itu, foto beberapa orang yang membungkuk di postingan itu juga tidak terkait dengan penjualan jam tangan pintar. Foto itu adalah foto ketika Presiden dan CEO Asiana Airlines Yoon Young-doo, keempat dari kanan, dan anggota dewan membungkuk saat konferensi pers setelah pendaratan darurat penerbangan Asiana Airlines di bandara San Francisco, di kantor pusatnya di Seoul, Korea Selatan, pada 7 Juli 2013.
Kesimpulan
Akun palsu. Akun Facebook asli milik Maia Estianty adalah facebook.com/maiaestiantymussry. Akun Facebook yang asli ini tercantum di Linktree yang ada di bio akun Instagram terverifikasi milik Maia Estianty. Di akun asli tidak ada informasi terkait klaim bahwa dia merupakan distributor eksklusif jam tangan pintar di Indonesia.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
(GFD-2023-12320) Cek Fakta: Tidak Benar Foto Anies Baswedan di Depan Gedung KPK dalam Artikel Ini
Sumber: liputan6.comTanggal publish: 13/04/2023
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan gambar artikel berjudul "Pengamat: Jokowi Tidak Suka dan Menolak Anies" dengan foto Anies Baswedan di depan gedung KPK. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 8 April 2023.
Dalam postingannya terdapat gambar gambar artikel berjudul "Pengamat: Jokowi Tidak Suka dan Menolak Anies" dengan foto Anies Baswedan di depan gedung KPK.
Gambar artikel itu juga disertai dengan tulisan "Bukan hanya Jokowi seluruh rakyat Indonesia yang berakal akan menolak Yohanies".
Lalu benarkah postingan gambar artikel berjudul "Pengamat: Jokowi Tidak Suka dan Menolak Anies" dengan foto Anies Baswedan di depan gedung KPK?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan memasukkan kata kunci "Pengamat: Jokowi Tidak Suka dan Menolak Anies" di mesin pencarian Google.
Hasilnya ada satu artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu berjudul "Pengamat: Jokowi Tidak Suka dan Menolak Anies" yang tayang di Harianterbit.com pada 10 April 2023.
Namun dalam artikel asli tidak terdapat foto Anies Baswedan di depan gedung KPK seperti dalam postingan. Selain itu dalam artikel asli juga tidak terdapat narasi ""Bukan hanya Jokowi seluruh rakyat Indonesia yang berakal akan menolak Yohanies" seperti dalam postingan.
Berikut link artikel itu selengkapnya...
Kesimpulan
Postingan gambar artikel berjudul "Pengamat: Jokowi Tidak Suka dan Menolak Anies" dengan foto Anies Baswedan di depan gedung KPK adalah tidak benar. Faktanya gambar artikel itu telah disunting.
Rujukan
(GFD-2023-12322) Sebagian Benar, Klaim Indonesia Berhasil Lemahkan WTO dan Satukan Amerika Serikat-Cina Bangun Pabrik Pengolahan Nikel
Sumber: cekfakta.tempo.coTanggal publish: 13/04/2023
Berita
Sebuah akun media sosial Facebook membagikan video dengan klaim Indonesia berhasil melemahkan WTO dengan mempersatukan Amerika Serikat dan Cina dalam proyek pembangunan pabrik pengolahan nikel atau proyek High-Pressure Acid Leach (HPAL) Blok Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Video dibuka dengan pernyataan Menteri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan bahwa proyek tersebut membangun suatu ekosistem untuk satu litium baterai. Narator mengatakan bahwa PT Vale Indonesia Tbk dan Zhejiang Huayou, kemarin mengumumkan kesepakatan dengan produsen mobil global Ford motor.
Benarkah Indonesia berhasil melemahkan WTO?
Hasil Cek Fakta
Hasil verifikasi Tempo menunjukkan bahwa PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dan Zhejiang Huayou Cobalt Co. (perusahaan asal Tiongkok) dan produsen mobil global asal Amerika Serikat, Ford Motor Co. (Ford), memang menandatangani kesepakatan kerja sama pabrik pengolahan nikel. Namun bukan berarti World Trade Organization dilemahkan melalui kerja sama tersebut.
Narator dalam video mengutip artikel yang dipublikasikan Media Indonesia berjudul “PT Vale dan Huayou Kerja Sama Perjanjian Nikel dengan Ford Motor Co” pada 3 April 2023. Ketiga perusahaan tersebut melakukan penyertaan modal di Proyek High-Pressure Acid Leach (HPAL) Blok Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Proyek HPAL Blok Pomalaa akan mengolah bijih yang dipasok oleh PT Vale Indonesia dari tambang Blok Pomalaa untuk menghasilkan nikel dalam bentuk mixed hydroxide precipitate (MHP), produk nikel berbiaya rendah yang digunakan dalam baterai EV dengan katoda kaya nikel.
Investasi tersebut adalah bagian kebijakan Pemerintah melakukan hilirisasi produk nikel, salah satunya dengan membatasi hingga menghentikan ekspor nikel. Kebijakan ini yang digugat oleh Uni Eropa ke WTO. Hasil putusan pertama terjadi pada Desember 2022, di mana Indonesia kalah dalam gugatan itu.
Gugatan tersebut dilayangkan Uni Eropa Panel menilai pelarangan ekspor dan kewajiban pengolahan produk bijih nikel Indonesia di dalam negeri tidak konsisten dengan komitmen Indonesia di WTO untuk menghapus berbagai bentuk pelarangan dan hambatan selain tarif (Pasal XI :1 GATT 1994). Panel juga menolak alasan penerapan kebijakan untuk mengatasi kelangkaan cadangan bijih nikel dan peningkatan praktik pertambangan yang baik.
Tempo melansir bahwa Pemerintah Indonesia telah resmi mengajukan permohonan banding atas putusan panel Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) soal kebijakan larangan ekspor dan hilirisasi bijih nikel domestik yang dinilai melanggar ketentuan perdagangan internasional. Pemerintah mengajukan banding sebagai bentuk pembelaan lanjutan atas laporan final panel pada 17 Oktober 2022 lalu yang menyatakan Indonesia terbukti melanggar ketentuan WTO Pasal XI.1 GATT 1994 dalam sengketa yang terdaftar pada dispute settlement (DS) 592.
Verifikasi Video
Untuk memverifikasi video dan klaim di atas, Tempo menggunakan Yandex Image Search dan mesin pencarian Google. Video tersebut adalah kompilasi beberapa video yang sebagian tidak sesuai konteks. Berikut hasil penelusurannya:
Video 1
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan pidato di acara Groundbreaking Proyek Pomalaa, Minggu,27 November 2022. Saat itu, Luhut memuji praktik keberlanjutan PT Vale Indonesia. Kedua perusahaan tersebut, Luhut, telah berkunjung ke Blok Sorowako beberapa waktu lalu.
Video ini diunggah oleh akun YouTube PT Vale Indonesia pada 30 November 2022.
Video 2
Potongan video ini adalah saat Presiden Joko Widodo menjawab pertanyaan wartawan di sela-sela kunjungannya ke Smelter dan Tambang PT Vale Indonesia, Luwu Timur, 30 Maret 2023. Video ini diunggah oleh akun Sekretariat Presiden, dua belas hari lalu.
Video 3
Potongan video ini adalah saat Presiden Joko Widodo meninjau pengolahan bijih nikel (nickel ore) di Pabrik Smelter, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada Senin, 27 Desember 2021. Video diunggah oleh akun Sekretariat Presiden di hari yang sama.
Video 4
Video ini berjudul “Pertama Kalinya, Presiden Jokowi Kunjungi Tambang PT Freeport Indonesia, Papua, 1 September 2022”. Akun Sekretariat Presiden mengunggahnya pada 2 September 2022. Jokowi beserta rombongan melihat dari dekat pertambangan di Grasberg. Grasberg adalah tambang kedua, sedangkan tambang pertama adalah Ertsberg.
Narasi Video
Adapun banding pemerintah Indonesia atas kasus sengketa dengan Uni Eropa tersebut disampaikan ke WTO pada Senin lalu, 12 Desember 2022, seperti dilihat dari pengumuman sengketa dagang WTO.
Kesimpulan
Dari pemeriksaan fakta pada video berjudul “Indonesia Berhasil Lemahkan WTO, Amerika dan Cina Bangun Pabrik SDA Tercanggih di Dunia” adalah sebagian benar.
Video dan narasi tidak sesuai dengan judul. Meskipun sebagian klaim benar, namun mengaitkannya dengan WTO adalah sesuatu yang tidak berdasar.
Rujukan
- https://www.facebook.com/watch/?v=944466290247230
- https://mediaindonesia.com/ekonomi/570978/pt-vale-dan-huayou-kerja-sama-perjanjian-nikel-dengan-ford-motor-co
- https://bisnis.tempo.co/read/1668414/pemerintah-ri-resmi-ajukan-banding-usai-kalah-gugatan-nikel-di-wto
- https://bisnis.tempo.co/read/1668414/pemerintah-ri-resmi-ajukan-banding-usai-kalah-gugatan-nikel-di-wto
- https://www.youtube.com/watch?v=R6d5K6BrLBk
- https://www.youtube.com/watch?v=R6d5K6BrLBk
- https://www.youtube.com/watch?v=-lPctR3T2ss
- https://www.youtube.com/watch?v=Om6TWYb1A_w
- https://www.youtube.com/watch?v=naVQul1NlkQ
- https://wa.me/6281315777057 mailto:cekfakta@tempo.co.id
Halaman: 5546/8066


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4392928/original/008900600_1681347454-cek_fakta_pengamat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4392929/original/015874800_1681347503-cek_fakta_pengamat_2.jpg)

