• (GFD-2023-12603) [SALAH] Foto “Polisi Jakarta harus menggerebek pusat perbelanjaan Seminyak Village”

    Sumber: FACEBOOK
    Tanggal publish: 16/05/2023

    Berita

    “Berita mengejutkan, “Polisi Jakarta harus menggerebek pusat perbelanjaan Seminyak Village, ketika ribuan orang berbaris, menyebabkan kemacetan lalu lintas, meninggalkan banyak yang pingsan dan dirawat di rumah sakit”.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, adanya situs yang menampilkan foto aparat kepolisian yang terlibat kericuhan dengan klaim bahwa polisi Jakarta harus menggerebek pusat perbelanjaan Seminyak Village merupakan klaim yang salah.

    Faktanya, foto itu adalah foto ketika aksi unjuk rasa mahasiswa yang berujung ricuh di Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Jumat (20/5/2022).

    Foto yang asli salah satunya dimuat di artikel berita berjudul “Demo di Patung Kuda Ricuh, Kapolsek Gambir Terinjak-Injak” yang terbit di situs Kumparan pada 20 Mei 2022. Dilansir dari artikel ini, Sejumlah elemen mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (20/5/2022). Aksi itu kemudian berujung ricuh.

    Klaim tersebut merupakan modus operandi iklan yang dibalut berita kontroversial dan juga menggunakan gambar yang tidak terkait dengan isi iklan tersebut.

    Kesimpulan

    Informasi yang salah. Foto itu adalah foto ketika aksi unjuk rasa mahasiswa yang berujung ricuh di Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Jumat (20/5/2022).

    Rujukan

  • (GFD-2023-12607) [SALAH] Video “TAK MAU KECEWAKAN JOKOWI SRI MULYANI SITA KEKAYAAN ANIES”

    Sumber: FACEBOOK
    Tanggal publish: 16/05/2023

    Berita

    “BREAKING NEWS TAK MAU KECEWAKAN JOKOWI 7,1 TRILIUN.. SRI MULYANI SITA KEKAYAAN ANIES” (di video).

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan 7 Jenis Mis- dan Disinformasi oleh First Draft News, termasuk “Konten yang Dimanipulasi: Ketika informasi atau gambar yang asli dimanipulasi untuk menipu” [1]


    SUMBER membagikan konten hasil MANIPULASI, FAKTA: MENYESATKAN. Selain menggunakan judul umpan klik (clickbait), video berisi foto pratinjau (thumbnail) hasil SUNTINGAN dan potongan-potongan video yang TIDAK berkaitan.

    Verifikasi Video


    Salah satu sumber foto ASLI yang DISUNTING dan digunakan untuk gambar pratinjau (thumbnail), Liputan6.com pada 15 Mar 2021: “KPK menyita uang tunai Rp 52,3 miliar dari pengembangan kasus suap ekspor benih lobster yang menyeret eks Menteri KP, Edhy Prabowo. (Dok KPK)” (deskripsi foto). [2]

    Beberapa sumber potongan video yang identik,



    TIDAK berkaitan dengan Anies Baswedan, konteks yang BENAR adalah tentang penyampaian perkembangan Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) triwulan IV tahun 2022. CNBC Indonesia pada 1 Feb 2023: “BPS: RI Diwarnai Inflasi 0,34 % di Januari 2023…” [3]



    TIDAK berkaitan dengan Sri Mulyani, konteks yang BENAR adalah pemeriksaan KPK terhadap Anies Baswedan. CNN Indonesia pada 7 Sep 2022: “Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Selesai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK terkait dengan penyelidikan dugaan korupsi dalam gelaran Formula E. Anies yang diminta klarifikasi oleh KPK keluar gedung sekitar pukul 20.23 WIB. …” [4]

    Referensi Lainnya yang Berkaitan


    Hasil pencarian Google News, kata kunci: “komite stabilitas sistem keuangan perkembangan stabilitas sistem keuangan triwulan IV tahun 2022” [5]


    Hasil pencarian Google News, kata kunci: “anies baswedan selesai diperiksa kpk” [6]

    Kesimpulan

    MENYESATKAN. FAKTA: selain menggunakan judul umpan klik (clickbait), video berisi foto pratinjau (thumbnail) hasil SUNTINGAN dan potongan-potongan video yang TIDAK berkaitan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12610) [SALAH] “Koleksi Mobil Sport Gubernur Lampung disita KPK”

    Sumber: youtube
    Tanggal publish: 16/05/2023

    Berita

    Koleksi Mobil Sport Gubernur Lampung disita KPK

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah kanal Youtube dengan nama pengguna “LIDAH RAKYAT” pada tanggal 9 Mei 2023 mengunggah video dengan klaim bahwa Koleksi Mobil Sport Gubernur Lampung disita KPK.

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa foto tumbnail dan video yang diunggah merupakan hasil editan disertai dengan narasi yang menyesatkan. Tidak ditemukan informasi terkait Koleksi Mobil Sport Gubernur Lampung disita KPK seperti yang dinarasikan dalam video.

    Nataror dalam video tersebut hanya membacakan artikel milik CNN Indonesia berjudul “Punya Harta Rp22 Miliar, Intip Isi Garasi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi”.

    Foto mobil yang tampak pada halaman sampul unggahan video di YouTube itu serupa dengan foto berita Detikcom yang berjudul “Brumm! Ferrari Adik Atut Sering Digeber di Sekitaran Kompleks”.

    Dengan demikian, klaim tentang Koleksi Mobil Sport Gubernur Lampung disita KPK adalah salah dan masuk kategori konten yang dimanipulasi.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Yudho Ardi

    Faktanya judul dan isi video tidak berkaitan. Dalam video tersebut sama sekali tidak ditemukan informasi bahwa Koleksi Mobil Sport Gubernur Lampung disita KPK.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12611) [SALAH] “GANJAR PERINTAHKAN UNTUK RUSAK ATRIBUT ANIES DI JEMBER”

    Sumber: youtube
    Tanggal publish: 16/05/2023

    Berita

    TERNYATA SURUHAN GANJAR:exclamation:APARAT BERHASIL TANGKAP PELAKU PERUSAK BANNER ANIES:bangbang:

    Hasil Cek Fakta

    Beredar video dari kanal Youtube dengan nama akun “POPULER NEWS” mengunggah pada tanggal 11 Mei 2023, video dengan narasi Ganjar perintahkan untuk rusak atribut Anies di Jember.

    Hasil penelusuran menunjukkan bahwa foto thumbnail dan video yang diunggah merupakan hasil editan disertai dengan narasi yang menyesatkan. Video merupakan hasil editan dari beberapa kumpulan video yang tidak ada kaitannya.

    Melansir dari antaranews.com nataror dalam video tersebut hanya membacakan laporan CNN Indonesia berjudul “Puluhan Banner Gambar Anies Dirusak di Jember, NasDem Lapor Polisi”.

    Sementara itu dapat dipastikan thumbnail unggahan video itu serupa dengan unggahan Suara.com berjudul “Akal Bulus Napi Program Asimilasi, Embat Motor Teman Modus Gantian Bonceng”.

    Berdasarkan penjelasan di atas, klaim bahwa Ganjar perintahkan untuk rusak atribut Anies di Jember adalah salah dan masuk kategori konten yang dimanipulasi.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Ydho Ardi

    Informasi palsu. Judul dan keterangan pada thumbnail video tidak sesuai dengan isi video. Pada video tersebut tidak diberitakan bahwa Ganjar perintahkan untuk rusak atribut Anies di Jember.

    Rujukan