Akun Youtube Kabar Istana (https://youtube.com/@KABARISTANA) pada tanggal 16 April 2023 mengunggah sebuah video dengan klaim bahwa Mahfud MD datangi rumah Arteria Dahlan. Faktanya tidak ada berita ataupun informasi yang valid terkait hal tersebut.
Diketahui Mahfud MD dan Arteria Dahlan terlibat debat panas dalam rapat komisi lll DPR yang dilaksanakan 29 Maret 2023 lalu. Rapat tersebut guna membahas tentang dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berawal dari transaksi janggal di lingkup Kementerian Keuangan senilai Rp 349 triliun. Namun, Arteria justru mengancam akan memenjarakan Mahfud karena menurutnya menteri Polhukam tersebut dinilai melanggar Pasal 11 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010. Sehingga terjadi debat panas antar keduanya.
(GFD-2023-12752) [SALAH] Video Mahfud MD Datangi Rumah Arteria Dahlan
Sumber: YoutubeTanggal publish: 20/05/2023
Berita
Hasil Cek Fakta
Setelah dilakukan penelusuran, unggahan video berdurasi 5 menit 03 detik tersebut, berisi potongan video rapat komisi DPR. Dalam video tersebut nampak debat panas antara Mahfud dengan Arteria. Hingga pada akhir sidang Arteria Dahlan menyalami anggota rapat terkecuali Mahfud MD. Jika ditelusuri lebih lanjut, salah satu potongan video pada unggahan di atas merupakan video yang pernah diunggah kanal Youtube KOMPASTV dengan judul “Momen Arteria Dahlan Cuek Tak Salami Mahfud MD Usai Rapat” dan diunggah April 2023 lalu.
Kesimpulan
Unggahan video dengan klaim bahwa Mahfud MD datangi rumah Arteria Dahlan setelah melayangkan ancaman kepada Menkopolhukam adalah konten yang tidak benar. Faktanya hingga saat ini diketahui tidak ada informasi valid terkait hal tersebut.
Rujukan
(GFD-2023-12753) [SALAH] Penyitaan Rumah AHY Karena Seluruh Kekayaannya Hasil Korupsi Hambalang
Sumber: YoutubeTanggal publish: 20/05/2023
Berita
Akun Youtube Kabar News (https://youtube.com/@kabarnews672) pada 17 April 2023 mengunggah sebuah video dengan klaim bahwa polisi menyita rumah AHY. Dalam video tersebut juga memberi klaim bahwa harta kekayaan AHY termasuk rumah merupakan hasil korupsi Hambalang.
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri lebih lanjut, rupanya isi dari video tersebut tidak ada hubungan sama sekali dengan judul video. Unggahan tersebut membahas mengenai kasus korupsi Hambalang yang melibatkan Anas Urbaningrum. Walau kini dirinya sudah bebas, kasus korupsi Hambalang masih banyak dibahas dan menyeret nama-nama besar Partai Demokrat seperti SBY, AHY, dan Ibas.
Setelah dilihat dengan seksama, dalam video berdurasi 4 menit 18 detik tersebut, tidak ada narasi yang menjelaskan mengenai disitanya rumah AHY dan bukti keterlibatan dirinya dalam kasus hambalang. Rupanya narator hanya membacakan artikel berjudul “Anas Urbaningrum Siap Bongkar Korupsi Hambalang, SBY Hingga AHY Bakal Terseret?” yang diupload wartaekonomi.co.id. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberitaan tersebut memuat informasi yang salah.
Setelah dilihat dengan seksama, dalam video berdurasi 4 menit 18 detik tersebut, tidak ada narasi yang menjelaskan mengenai disitanya rumah AHY dan bukti keterlibatan dirinya dalam kasus hambalang. Rupanya narator hanya membacakan artikel berjudul “Anas Urbaningrum Siap Bongkar Korupsi Hambalang, SBY Hingga AHY Bakal Terseret?” yang diupload wartaekonomi.co.id. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberitaan tersebut memuat informasi yang salah.
Kesimpulan
Unggahan video dengan klaim bahwa polisi menyita rumah AHY karena terbukti berasal dari dana korupsi Hambalang adalah konten yang dimanipulasi. Faktanya, tidak ada bukti valid tentang penyitaan rumah AHY.
Rujukan
(GFD-2023-12754) [SALAH] KPK Periksa Ganjar Akui Dana 300 T Untuk Bayar Buzzer Untuk Serang Anies
Sumber: YoutubeTanggal publish: 20/05/2023
Berita
Akun Youtube Geo Politik (https://youtube.com/@2019GeoPolitik) pada tanggal 22 Maret 2023 mengunggah sebuah video yang menyesatkan. Pemilik akun tersebut menuliskan judul “POLITIK HARI INI- DIPERIKSA KPK GANJAR AKUI DANA 300T UNTUK BAYAR BUZZERP UNTUK SERANG ANIES”. Dalam thumbnailnya pun menampakkan Ganjar sedang dibawa aparat kepolisian.
Hasil Cek Fakta
Setelah ditelusuri lebih lanjut, rupanya isi dari video tersebut tidak ada hubungan sama sekali dengan judul video. Unggahan tersebut membahas kasus dugaan pencucian uang sebesar 300 T di Kemenkeu yang tentunya melibatkan nama Sri Mulyani sebagai menteri keuangan saat ini. Dikutip dari cnbcindonesia.com, Irjen Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Awan Nurmawan mengungkapkan bahwa transaksi mencurigakan tersebut bukan dari korupsi atau pencucian uang. Terkait informasi mengenai pegawai dengan transaksi mencurigakan, akan dilakukan pemeriksaan sesuai peraturan.
Setelah dilihat dengan seksama, dalam video berdurasi 8 menit 12 detik tersebut, tidak ditemui pembahasan tentang diperiksanya Ganjar terkait dana 300 T. Hingga saat ini pun tidak ada berita valid yang membuktikan dirinya membayar buzzer untuk menyerang Anies Baswedan. Dapat disimpulkan bahwa pemberitaan tersebut merupakan informasi yang salah.
Setelah dilihat dengan seksama, dalam video berdurasi 8 menit 12 detik tersebut, tidak ditemui pembahasan tentang diperiksanya Ganjar terkait dana 300 T. Hingga saat ini pun tidak ada berita valid yang membuktikan dirinya membayar buzzer untuk menyerang Anies Baswedan. Dapat disimpulkan bahwa pemberitaan tersebut merupakan informasi yang salah.
Kesimpulan
Unggahan video dengan klaim bahwa Ganjar diperiksa KPK dan mengakui bayar buzzer sebesar 300 T adalah konten yang memuat informasi tidak benar. Faktanya tidak ada informasi yang valid terkait hal tersebut.
Rujukan
(GFD-2023-12619) [SALAH] “ATLET ANGKAT BEBAN INDONESIA MUNDUR DARI KOMPETISI SEA GAMES KARNA DISURUH LEPAS HIJAB”
Sumber: twitterTanggal publish: 19/05/2023
Berita
Atlet angkat beban ini tidak mau lepas jilbab. Dia memilih mundur daripada harus lepas jilbab.
Rupanya berjilbab pun bisa sumbang 3 medali emas.
Panitia Sea Games RI menyudutkan Islam?
Rupanya berjilbab pun bisa sumbang 3 medali emas.
Panitia Sea Games RI menyudutkan Islam?
Hasil Cek Fakta
Sebuah akun Twitter dengan nama pengguna @MichelAdam9191 menampilkan video atlet angkat beban asal Indonesia dengan klaim Atlet angkat beban ini tidak mau lepas hijab. Dia memilih mundur dari pada harus lepas hijab.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video yang diunggah merupakan hasil editan disertai dengan narasi yang menyesatkan.
Faktanya, video tersebut merupakan atlet Indonesia dengan nama Lifter Siti Nafisatul Hariroh yang mengikuti kompetisi di Islamic Solidarity Games pada tahun 2021 dan berhasil meraih 3 emas, bukan di Sea Games 2023.
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim bahwa narasi atlet angkat beban ini tidak mau lepas hijab. Dia memilih mundur daripada harus lepas hijab adalah salah dan masuk kategori konten yang menyesatkan.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video yang diunggah merupakan hasil editan disertai dengan narasi yang menyesatkan.
Faktanya, video tersebut merupakan atlet Indonesia dengan nama Lifter Siti Nafisatul Hariroh yang mengikuti kompetisi di Islamic Solidarity Games pada tahun 2021 dan berhasil meraih 3 emas, bukan di Sea Games 2023.
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim bahwa narasi atlet angkat beban ini tidak mau lepas hijab. Dia memilih mundur daripada harus lepas hijab adalah salah dan masuk kategori konten yang menyesatkan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Yudho Ardi
Informasi palsu. Judul dan keterangan pada thumbnail video tidak sesuai dengan isi video. Pada video tersebut tidak diberitakan bahwa Atlet angkat beban indosesia mundur dari Sea Games karna disuruh lepas hijab.
Informasi palsu. Judul dan keterangan pada thumbnail video tidak sesuai dengan isi video. Pada video tersebut tidak diberitakan bahwa Atlet angkat beban indosesia mundur dari Sea Games karna disuruh lepas hijab.
Rujukan
Halaman: 5529/8116



