• (GFD-2023-12654) [SALAH] Foto Perpustakaan Besar yang Terbengkalai

    Sumber: Twitter
    Tanggal publish: 23/05/2023

    Berita

    “An abandoned forgotten library”.

    Hasil Cek Fakta

    Akun Twitter @abandoned5paces (Abandoned Places) mengunggah foto yang memperlihatkan sebuah perpustakaan besar dengan atap terbuka, yang diklaim sebagai perpustakaan lama yang terbengkalai. Cuitan dan gambar yang diunggah pada 19 Mei tersebut telah disukai oleh 486 orang, dibagikan dan dikutip ulang lebih dari 50 kali, serta telah dilihat hampir 100,000 kali.

    Setelah dilakukan penelusuran dengan Google Reverse Image Search, foto tersebut pernah diunggah di Instagram oleh fotografer dan seniman bernama Francis Meslet pada 3 Maret 2023. Pada kolom penjelasan unggahan tersebut, terdapat tagar #aiartists, #digitalpainting, dan #aiartwork. Terlebih lagi, Francis Meslet telah banyak membuat dan mengunggah foto-foto perpustakaan dengan tema serupa yang dibuat dengan teknologi AI.

    Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh @abandoned5paces (Abandoned Places) merupakan konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Evarizma Zahra.

    Konten yang menyesatkan. Foto tersebut merupakan hasil buatan AI oleh seniman dan fotografer Francis Meslet, bukan perpustakaan sungguhan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12707) [SALAH] Video “AKHIRNYA ADIAN DIANGKAT JADI MENTERI DETIK DETIK JOKOWI PIMPIN LANGSUNG SUMPAH JABATAN”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 23/05/2023

    Berita

    NARASI: * “AKHIRNYA ADIAN DIANGKAT JADI MENTERI DETIK DETIK JOKOWI PIMPIN LANGSUNG SUMPAH JABATAN” (di gambar pratinjau/thumbnail).

    * “Akh1rnya Di1antik Det1k Det1k J0k0wi P1mp1n L4ngsung Sump4h Jab4tan Untuk And1an Nap1tupu1u” (di post).

    Hasil Cek Fakta

    SUMBER membagikan konten hasil MANIPULASI yang menimbulkan kesimpulan yang MENYESATKAN, FAKTA: isi video BUKAN tentang pelantikan Adian Napitupulu menjadi Menteri. Video sebenarnya berisi pembacaan yang mentranskrip artikel berisi tulisan opini dengan potongan-potongan video yang digunakan untuk keperluan visualisasi.

    Salah satu sumber potongan video yang sebelumnya membagikan video dengan segmen yang identik dengan konteks yang BENAR, KOMPASTV di YouTube pada 16 Jun 2019: “#JokoWidodo #Aktivis98 Presiden Joko Widodo yang juga Calon Presiden nomor urut nol satu kembali menyinggung kandidat calon Menteri. Kali ini dalam forum silaturahmi dan halal bihalal aktivis 98 Presiden menyinggung belum ada Menteri yang berasal dari aktivis 98.

    Artikel yang dibaca di video, SEWORD pada 14 Agu 2019: “Menjadi seorang menteri, bagi sebagian orang/politikus memang terasa nikmat sekali. Selain mendapat fasilitas istimewa, seorang menteri akan selalu dihormati dan diprioritaskan ke mana saja ia pergi. Ada ratusan bahkan ribuan bawahan yang selalu akan menundukkan kepalanya setiap kali bersalaman atau hanya sekedar bertemu dengan sang menteri.

    Hasil pencarian Google Videos, kata kunci: “jokowi halal bihalal aktivis 98 2019”

    Hasil pencarian Google News, kata kunci: “jokowi halal bihalal aktivis 98 2019

    Kesimpulan

    MENYESATKAN, isi video BUKAN tentang pelantikan Adian Napitupulu menjadi Menteri. FAKTA: video sebenarnya berisi pembacaan yang mentranskrip artikel berisi tulisan opini dengan potongan-potongan video yang digunakan untuk keperluan visualisasi.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12628) Cek Fakta: Hoaks File APK Laporan Pengiriman Paket dari Akun WhatsApp Pos Indonesia

    Sumber: liputan6.com
    Tanggal publish: 22/05/2023

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim file APK laporan pengiriman paket dari akun WhatsApp Pos Indonesia, informasi tersebut beredar lewat aplikasi percakapan.
    Klaim file APK laporan pengiriman paket dari akun WhatsApp Pos Indonesia berupa laporan pengiriman paket dari akun WhatsApp yang menggunakan foto profil logo Pos Indonesia, pengirim laporan mencantumkan file berbentuk APK dengan nama IMG.
    Pengirim pesan tersebut pun melaporkan jika paket sudah dikirim dan diletakan di depan, kemudian mengarahkan penerima pesan untuk membuka foto yang dikirimnya berupak file APK tersebut sebagai bukti paket sudah diletakan.
    Benarkah klaim file APK laporan pengiriman paket dari akun WhatsApp Pos Indonesia? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim file APK laporan pengiriman paket dari akun WhatsApp Pos Indonesia, dalam pengumuman berujudul "Waspada Penipuan Lewat Link Tak Dikenal di Telegram atau WA" yang dimuat situs posindonesia.co.id menyatakan, informasi tersebut bukan berasal dari Pos Indonesia dan merupakan modus penipuan.
    "Pesan dari seseorang yang berisi link tak dikenal atau file **.apk, abaikan saja. Hal ini memungkinkan Link tersebut adalah link phising atau link penipuan. Phising sendiri adalah salah satu kejahatan siber bentuk penipuan untuk memperoleh data sensitif pengguna seperti pin dan password aplikasi keuangan.".
    Sumber:https://www.posindonesia.co.id/id/program-kami/detail/56/waspada-penipuan-lewat-link-tak-dikenal-di-telegram-atau-wa

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Faklta Liputan6.com, klaim file APK laporan pengiriman paket dari akun WhatsApp Pos Indonesia tidak benar.
    File APK dalam laporan tersebut  adalah link phising atau link penipuan.
  • (GFD-2023-12670) [SALAH] Ikan Berubah Warna Sekejap.

    Sumber: TIKTOK
    Tanggal publish: 22/05/2023

    Berita

    “ikan.unik dapat berubah warna dalam sekejap”

    Hasil Cek Fakta

    Ditemui sebuah unggahan di Tiktok yang mengklaim adanya ikan yang mampu berubah warna dalam sekejap saja, namun sebenarnya hewan tersebut adalah salamander. Dalam video tersebut menunjukan dua ekor salamander yang salah satunya mampu mengubah warnanya ke beberapa warna seperti merah, ungu, biru, dan hijau.

    Dilansir dari media luar negeri, snopes.com, disebutkan bahwa rupanya video tersebut hanya merupakan hasil rekayasa editing yang dapat dibuktikan dengan gambar berikut.

    Pada hasil tangkapan gambar itu terlihat salamander yang berubah warna sedang dalam posisi ditindih oleh salamander yang tidak berubah warna, namun karena adanya ketidakrapian editing sehingga membuat warna dari salamander itu malah jadi ikut menyebar ke bagian ujung tubuh salamander yang tidak berubah warna.

    Dari hasil pengamatan dan penelusuran dari snopes.com tersebut maka dapat disimpulkan bahwa video tersebut tidak benar.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Vendra Panji

    Video tersebut merupakan hasil rekayasa editing, apabila diamati dengan lebih teliti maka akan ditemukan adanya ketidakrapian editing pada warna salamander tersebut.

    Rujukan