• (GFD-2023-12620) Cek Fakta: Tidak Benar Video CEO Pfizer Adalah Reptil

    Sumber: liputan6.com
    Tanggal publish: 19/05/2023

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video CEO Pfizer Albert Bourla adalah reptil. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 25 April 2023.
    Unggahan klaim video CEO Pfizer Albert Bourla adalah reptil menampilkan Albert Bourla dengan jakun yang berdenyut disandingkan dengan sosok bermata besar dengan jakun berdenyut.
    Dalam video tersebut terdapat tulisan sebagai berikut. "Shocking video: Ther Director of Pfizer is Reptilan or something other.."
    Benarkah CEO Pfizer Albert Bourla adalah reptil? Simak hasil penelusuran Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim CEO Pfizer Albert Bourla adalah reptil, menggunakan Google Search dengan kata kunci 'director pfizer reptilian'. Penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Video confirms Pfizer’s CEO is “reptilian.”" yang dimuat situs politifact.com.
    Situs politifact.com menyebutkan momen dalam postingan terjadi sekitar 40 detik dalam klip NBC News ini. Tapi itu bukan bukti bahwa Bourla, manusia, adalah reptil (atau amfibi). Sebaliknya, dia tampak menelan atau berdeham.
    Klaim bahwa orang-orang terkenal, seperti Bourla adalah reptilian, tidak berdasar dan merupakan bagian dari teori konspirasi yang sudah berjalan lama.
    Sumber:https://www.politifact.com/factchecks/2022/dec/01/viral-image/no-pfizer-ceo-albert-bourla-isnt-a-reptile/

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com klaim CEO Pfizer Albert Bourla adalah reptil tidak benar.
    Momen dalam postingan terjadi sekitar 40 detik dalam klip NBC News ini. Tapi itu bukan bukti bahwa Bourla, manusia, adalah reptil (atau amfibi). Sebaliknya, dia tampak menelan atau berdeham.
     
  • (GFD-2023-12623) [SALAH] Video “DI TAHAN 20 HARI KE DEPAN ? NASIB ANIES BERAKHIR TR4GIS DITANGAN SRI MULYANI”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 19/05/2023

    Berita

    NARASI: * “BREAKING NEWS DI TAHAN 20 HARI KE DEPAN ? NASIB ANIES BERAKHIR TR4GIS DITANGAN SRI MULYANI” (di gambar pratinjau/thumbnail).

    * “Di T4han 20 Hari Ke Dep4n – Nasib Y0han1es Berakhir Tr4gis Di Tangan Sr1 Mu1yani” (di post)

    Hasil Cek Fakta

    SUMBER membagikan konten hasil MANIPULASI, FAKTA: BUKAN tentang penahanan Anies Baswedan. Selain video menggunakan foto pratinjau (thumbnail) hasil SUNTINGAN, berisi potongan-potongan video yang TIDAK berkaitan.

    Salah satu sumber foto ASLI yang disunting dan digunakan untuk foto pratinjau, Liputan6.com pada 6 Okt 2021: “Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin digiring petugas jelang penetapan tersangka dan penahanan di Gedung KPK Jakarta, Sabtu (25/9/2021). Politisi Partai Golkar ini ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan KPK terkait kasus penanganan perkara di Pemkab Lampung Tengah. (Liputan6.com/Faizal Fanani)” (deskripsi foto)

    Salah satu sumber video yang potongannya digunakan, KOMPASTV di YouTube pada 29 Jan 2022: “JAKARTA, KOMPAS.TV Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi tindakan Khaerun sang Sopir Transjakarta yang telah menyelamatkan wanita hendak bunuh diri.

    Salah satu sumber video lainnya yang potongannya digunakan, BeritaSatu di YouTube pada 28 Sep 2016: “Presiden Joko Widodo bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani menginspeksi mendadak Kantor Pelayanan Pajak Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

    Hasil pencarian Google Videos, kata kunci: “anies baswedan sopir penyelamat wanita bunuh diri”

    Hasil pencarian Google Videos, kata kunci: “jokowi dan sri mulyani blusukan ke kpp grogol

    Kesimpulan

    BUKAN tentang penahanan Anies Baswedan. FAKTA: selain video menggunakan foto pratinjau (thumbnail) hasil SUNTINGAN, berisi potongan-potongan video yang TIDAK berkaitan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12653) [SALAH] Video Pria Buang Air Besar di dalam Metro di Turki

    Sumber: Twitter
    Tanggal publish: 19/05/2023

    Berita

    (Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia):

    #Breakingnews
    Video viral dari Turki
    Tidak ada tempat yang aman bagi mereka.
    Bagi mereka yang memberikan pengetahuan tentang Al-Qur’an
    Terima kasih Tuhan bahwa belum ada video serupa di metro di Delhi”.

    Hasil Cek Fakta

    Akun Twitter @Prajakta_Singh2 mengunggah video yang memperlihatkan seorang pria membawa toilet portable ke dalam metro, yang kemudian digunakan untuk buang air besar di dalam metro. Pengguna Twitter tersebut juga menulis klaim bahwa video tersebut direkam di metro Turki. Cuitan dan video yang diunggah pada 1 Mei tersebut telah disukai hampir 300 orang, dibagikan dan dikutip ulang lebih dari 100 orang, serta telah dilihat 131,000 kali.

    Berdasarkan hasil penelusuran, video tersebut merupakan konten yang menyesatkan. Dilansir dari artikel India Today, peristiwa tersebut terjadi di dalam metro di kota New York pada 2019.

    Kejadian serupa juga pernah dibahas di laman World of Buzz, yang juga mengunggah video yang sama persis. Menurut artikel World of Buzz, pria tersebut adalah seorang artis YouTube bernama Zeeshan Ali yang sering membuat lelucon serupa untuk konten videonya. Artikel tersebut ditulis pada 9 Mei 2019.

    Dengan demikian, informasi yang disebarluaskan oleh @Prajakta_Singh2 merupakan konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Evarizma Zahra.

    Konten yang menyesatkan. Video tersebut merupakan lelucon yang dibuat konten kreator Zeeshan Ali di metro New York City, bukan Turki.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12762) [SALAH] Tiktoker Bima Lampung Ditangkap

    Sumber: Youtube
    Tanggal publish: 19/05/2023

    Berita

    Channel YouTube HEBOH ARTIS (https://www.youtube.com/@hebohartis) pada 12 Mei 2023 mengunggah video dengan judul yang mengklaim bahwa TikToker Bima Yudho Saputro ditangkap. Diketahui bahwa usai videonya yang menyoroti kondisi sejumlah sektor di Kota Lampung viral, Bima telah dilaporkan ke polisi dengan tuduhan ujaran kebencian.

    Hasil Cek Fakta

    Setelah dilakukan penelusuran, faktanya judul pada unggahan tersebut tidak sesuai dengan isi dan narasi dalam video.

    Pada kenyataannya, dalam video tersebut narator hanya menjelaskan mengenai kuasa hukum Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Ghinda Ansori Wayka, yang melaporkan Bima ke Polda Lampung. Ia menduga bahwa Bima telah melanggar ujaran kebencian mengandung SARA dengan dasar laporan bernomor: LP/B/161/IV/2023/SPKT/POLDA LAMPUNG tertanggal 13 April 2023. Namun, Polda Lampung telah menghentikan kasus ini sebab mereka tidak menemukan unsur pidana dalam konten milik Bima. Sepanjang video pun, narator tidak menyebutkan mengenai penangkapan Bima seperti yang tertera pada judul unggahan.

    Kesimpulan

    Unggahan video dengan klaim bahwa Tiktoker Bima Lampung ditangkap polisi merupakan konten dengan koneksi yang salah. Faktanya, judul pada unggahan tersebut berbeda dengan isi dan narasi dalam video.

    Rujukan