• (GFD-2026-31647) Hoaks! unggahan soal Jokowi terima dana korupsi haji dari Yaqut

    Sumber:
    Tanggal publish: 14/01/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di X menampilkan tangkapan layar yang seolah-olah memuat pernyataan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tentang Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang diklaim menerima uang kuota haji dari Yaqut hingga Rp470 triliun.

    Berikut narasi judul dalam unggahan tersebut:

    “Yaqut Cholil: Pak Jokowi banyak menerima uang Kuota Haji Dari Saya Secara Bertahap Ada Sekitar 470 Triliun, Saya Punya Cek Nota Transferannya”

    Unggahan tersebut juga disertai narasi:

    “Sesama maling saling lempar tanggungjawab”

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Namun, benarkah Yaqut nyatakan Jokowi terima uang korupsi dana haji sebesar Rp470 triliun?



    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan berita resmi dengan judul seperti pada tangkapan layar tersebut.

    ANTARA menemukan bahwa tampilan unggahan itu menyerupai artikel berjudul “Pimpinan KPK Sepakat Mantan Menag Yaqut Cholil jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji” tetapi artikel tersebut tidak memuat narasi bahwa Yaqut menyebut Jokowi menerima uang korupsi dana haji sebesar Rp470 triliun.

    Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi tersangka kasus dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji di Kementerian Agama tahun 2023–2024 karena membagi 20.000 kuota haji tambahan tidak sesuai ketentuan.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Dengan demikian, klaim bahwa Yaqut menyatakan Jokowi menerima uang korupsi dana haji Rp470 triliun tidak berdasar. Tangkapan layar dalam unggahan tersebut merupakan suntingan.

    Klaim: Artikel nyatakan Jokowi terima dana korupsi haji dari Yaqut

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

  • (GFD-2026-31648) [SALAH] Dana Desa Dihapus, Diganti “Program untuk Rakyat”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 14/01/2026

    Berita

    Pada Sabtu (3/1/2026), beredar foto [arsip] di Halaman Facebook “Abdul Kds” berisi narasi:

    “HEBOH ! Dana Desa dihapus diganti d3ng4n progr4m untuk r4ky4t. 

    DI SUBSIDIKAN MENJADI:

    1-beras murah

    2-bbm murah

    3-tabung gas murah

    4-sembako murah

    5-listrik murah

    D4ripada K4des d3mo tidak j3las di Jakarta. Sudah 10 tahun d4ana d3sa, n4mun desa juga tidak ada k3majuan, h4nya Kepala desa nya yang gemuk, namun rakyat semakin kurus.

    Per Rabu (14/1/2026), unggahan ditonton lebih dari 167.000 kali dan dibagikan ulang 73 kali, serta menuai 630-an komentar dan disukai sekitar 2.200-an pengguna.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “dana desa dihapus dan diganti dengan program untuk rakyat” ke mesin pencarian Google. Hasilnya, tidak ditemukan informasi resmi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim. 

    TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “Perencanaan Keuangan Negara Tahun 2026”. Penelusuran teratas mengarah ke laman resmi kemenkeu.go.id yang berisi informasi publik UU APBN dan Nota Keuangan. Dalam Nota Keuangan RAPBN 2026 Dana Desa masih dianggarkan pemerintah beserta penambahan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dengan anggaran sekitar Rp83 triliun sebagai bagian dari dukungan terhadap desa.

    Untuk diketahui, Pemerintah mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp60,57 triliun pada TA 2026, sebagaimana tercantum dalam UU APBN 2026 yang merupakan turunan dari Nota Keuangan RAPBN 2026. Angka ini lebih rendah dibandingkan alokasi Dana Desa APBN 2025 yang sekitar Rp71 triliun. Alokasi tersebut ditujukan untuk pembangunan dasar, afirmasi desa tertinggal, dan insentif desa berprestasi.

    Kesimpulan

    Faktanya, program Dana Desa masih berlanjut dan dianggarkan dalam Nota Keuangan RAPBN tahun 2026. Jadi, unggahan berisi narasi “Dana Desa dihapus, diganti ‘Program untuk Rakyat’” itu merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31649) [SALAH] Purbaya dan Prabowo Sepakat Turunkan Harga BBM Jadi Rp7.000

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 14/01/2026

    Berita

    Pada Sabtu (3/1/2026), beredar foto [arsip] di Halaman Facebook “Jhie Erni Hamzah” berisi narasi:

    “PRABOWO DAN PURBAYA SEPAKAT AKAN MENURUNKAN HARGA BBM 11.000 MENJADI 7.000 PERLITER DIWAKTU DEKAT.!!

    Bapak Presiden republik Indonesia dan Menteri Keuangan Purbaya sepakat untuk menurunkan harga BBM menjadi 7000 perliter. Menurut Purbaya harga BBM 7000 perliter sudah memiliki keuntungan yang sangat besar. Diturunkannya harga BBM ini untuk tidak terlalu membebani masyarakat dan disetujui oleh Presiden Prabowo Subianto.!!

    Per Rabu (14/1/2026), unggahan ditonton lebih dari 139.000 kali dan dibagikan ulang 134 kali, serta menuai 510-an komentar dan disukai sekitar 4.100-an pengguna.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Purbaya dan Prabowo sepakat turunkan harga BBM jadi Rp7.000 per liter dalam waktu dekat” ke mesin pencarian Google. Tidak ditemukan pernyataan Presiden dan Menteri Keuangan maupun informasi resmi lainnya terkait penurunan harga BBM.

    TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “Harga Resmi BBM Tahun 2026”. Penelusuran mengarah ke pemberitaan cnbc.indonesia.com “Resmi Turun! Ini Daftar Harga BBM di Semua SPBU RI, Berlaku 5 Januari” yang dimuat Senin (5/1/2025). Berita tersebut mengulas penyesuaian harga BBM non Subsidi di tahun 2026, di mana ada penurunan harga Rp200-Rp400 per liternya, sedangkan BBM Subsidi tidak mengalami perubahan harga. Solar dan Pertalite (RON 90) tetap dibanderol masing-masing Rp6.800 dan Rp10.000 per liter.

    Dikutip dari pengumuman resmi Pertamina (30/12/2025), penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) Umum dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

    Kesimpulan

    Faktanya, tidak ada keputusan resmi maupun kesepakatan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menurunkan harga BBM. Dengan demikian, unggahan berisi narasi “Purbaya dan Prabowo sepakat turunkan harga BBM jadi Rp7.000 per liter dalam waktu dekat.” merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31650) Keliru: Video Aksi Membawa Bendera Israel di Surabaya

    Sumber:
    Tanggal publish: 14/01/2026

    Berita

    VIDEO dengan klaim aksi demonstrasi umat Islam di Surabaya membawa bendera Israel beredar di media sosial X [arsip], Facebook (akun satu, dua, tiga) dan Instagram sejak awal Januari 2026.  

    Dalam video pendek berdurasi 17 detik itu, seorang peserta aksi sambil berjalan mengatakan bahwa di Surabaya ribuan umat Islam turun melakukan aksi damai. “Kita bawa bendera Israel sebagai tanda kita ingin damai, bukan benci. Allahu Akbar! Islam agama damai! Semoga dunia dengar pesan kita,” ucapnya.



    Namun, benarkah ada demo umat islam membawa bendera Israel di Surabaya?

    Hasil Cek Fakta

    Tempo memverifikasi video tersebut menggunakan fitur pencarian gambar terbalik Google, pemberitaan media kredibel dan perangkat deteksi akal imitasi. Hasilnya, video yang beredar tersebut dibuat dengan akal imitasi (AI). 

    Video itu memuat tanda air akun TikTok @rutdangi2. Setelah ditelusuri, akun tersebut membagikan video itu pada 9 Januari 2026. Akun tersebut adalah akun pro-Israel karena beberapa kali membagikan video yang mempromosikan bahwa damai diciptakan oleh Israel.

    Tempo menemukan sejumlah kejanggalan pada video yang disebut aksi warga Surabaya membawa bendera Israel. Pada detik 0:03 hingga 0:07, orang-orang yang berada di atas truk terlihat mematung karena tidak bergerak sama sekali. 

    Spanduk yang terpasang di depan truk bertuliskan “Islam Agama Dama”. Tidak ada huruf “i” yang seharusnya membentuk kata “damai”.  Selain itu, ucapan pria yang yang sedang berbicara di depan kamera, tidak sinkron dengan gerak bibirnya. 

    Anomali pada konten semacam ini, menjadi salah satu ciri bahwa video tersebut dibuat dengan AI.



    Berikutnya, Tempo menganalisis video itu dengan alat deteksi AI Hive Moderation. Alat itu menyimpulkan kemungkinan elemen AI pada video sebesar 99 persen.

    Sementara hasil analisis dengan alat deteksi Zhuque AI Detection, video itu dihasilkan dengan AI sekitar 47,38 persen.



    Aksi Solidaritas untuk Palestina di Surabaya

    Aksi solidaritas terhadap Palestina dan mengecam genosida Israel terhadap penduduk di Gaza, berlangsung beberapa kali di Surabaya pada 2025. Pertama terjadi pada 2 Februari 2025. Menurut Suara Surabaya, aksi bela Palestina tersebut berlangsung dengan long march dan berakhir di Gedung Grahadi.

    Aksi berikutnya terjadi pada 28 Maret 2025 dan 19 April 2025 yang juga dipusatkan di Gedung Grahadi, menurut Antara. 

    Dalam berbagai aksi tersebut, tidak ada warga yang membawa bendera Israel. Selain itu, juga tidak ada aksi untuk membela Israel di Surabaya hingga artikel ini diturunkan.

    Kesimpulan

    Berdasarkan hasil penelusuran Tempo, klaim bahwa ada demo umat Islam membawa bendera Israel di Surabaya adalah keliru.

    Rujukan