• (GFD-2023-12730) [SALAH] Hary Tanoesoedibjo Perintahkan Karyawan MNC TV Dukung Anies di Pemilu 2024

    Sumber: FACEBOOK
    Tanggal publish: 30/05/2023

    Berita

    “Alkhamdullilah walaupun setiap hari jd bulan bulanan si bokep bersama buzzernya namun di luar sana banyak orang orang cerdas yg mendukungnya termasuk yg haritanu selamat bergabung bersama perubahan bangsa Indonesia pak”

    “SUNGGUH TAK TERDUGA

    IKUTI JEJAK RAFI AHMAD

    PEMILIK MNC TV PERINTAHKAN KARYAWAN PILIH ANIES 2024”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah unggahan melalui media sosial Facebook, yang mana menyiarkan informasi tentang Hary Tanoesoedibjo yang mendukung Anies Baswedan dalam Pemilu 2024. Terlihat pula pada video Youtube yang ditautkan pada unggahan, bahwa sebagai pemilik MNC TV, Hary Tanoesoedibjo memerintahkan karyawannya untuk memilih Anies Baswedan pada Pemilu 2024 mendatang. Video Youtube ini setidaknya telah ditonton sebanyak 140 ribu kali sejak diunggah pada 12 Mei 2023 lalu.

    Namun setelah melakukan penelusuran, tidak dapat ditemukan keterangan resmi dari pihak MNC TV ataupun karyawan mengenai kebenaran informasi ini. Selain itu tidak ada pula ditemukan referensi yang mendukung kebenaran tentang Hary Tanoesoedibjo memerintahkan karyawannya untuk memilih Anies Baswedan pada Pemilu 2024 mendatang.

    Selanjutnya, jika memeriksa video Youtube yang ditautkan pada unggahan Facebook tersebut, tidak ada disebutkan hal seperti yang tertera pada judul video, yaitu bahwa Hary Tanoesoedibjo memerintahkan karyawannya untuk memilih Anies Baswedan di Pemilu 2024. Video ternyata menjelaskan mengenai dukungan dari Hary Tanoesoedibjo selaku pemimpin Partai Perindo, yang mendukung Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada tahun 2017 lalu. Dari pencarian dengan menggunakan Google Search Image, potongan-potangan video dan hasil wawancara dari Hary Tanoesoedibjo yang ada di dalam video Youtube ini ternyata merupakan wawancara dengan Hary Tanoesoedibjo saat ditemui di kediamannya pada Maret 2017 lalu.

    “Tentunya untuk mendukung, itu kan bukan masalah suka tidak suka. Untuk mendukung itu kan harus betul jelas dan mantap. Jadi, setelah kami betul-betul matangkan ke dalam dan di dalam partai di DPP bahwa kebutuhan pemimpin di Jakarta itu apa saja. Kemudian kami bikin check list-nya, daftarnya. Akhirnya ya keputusan itu jatuh pada pasangan calon nomor urut 3,” ujar Hary Tanoesoedibjo, dilansir dari detik.com (8/3/2017).

    “Kita butuh pemimpin yang bisa berdiri di tengah dari semua dan tentunya dari semua kalangan, golongan, agama, etnis, suku, status sosial, apa pun. Kemudian pemimpin yang tidak hanya membangun, tapi juga menata Jakarta. Khususnya juga menata masyarakat kecil, tidak menertibkan saja, tapi memberikan solusi bagaimana mereka secara kesejahteraan bisa meningkat,” tambahnya.

    Saat ini Anies Baswedan telah diusung oleh Koalisi Perubahan yang terdiri dari Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), sebagai calon presiden pada Pemilu 2024. Namun Perindo sebagai salah satu partai di Indonesia, sampai saat ini belum mengusung ataupun mendeklarasikan dukungan kepada calon presiden yang akan maju di Pemilu 2024 nanti.

    Jadi dapat disimpulkan, informasi yang menyebutkan bahwa Hary Tanoesoedibjo selaku pemilik MNC TV dan selaku pemimpin Partai Perindo memerintahkan karyawannya untuk memilih Anies Baswedan di Pemilu 2024, merupakan informasi hoaks kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara)

    Faktanya sampai saat ini, Hary Tanoesoedibjo selaku pemilik MNC TV dan juga pemimpin Partai Perindo belum mengumumkan bakal calon presiden yang akan maju di Pemilu 2024.

    Selengkapnya ada di penjelasan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12731) [SALAH] PKS dan Demokrat Murka Anies Pilih Pasangan Cawapres Dari Luar Koalisi

    Sumber: FACEBOOK
    Tanggal publish: 30/05/2023

    Berita

    “Gejolak panas perebutan kursi Cawapres, PKI dan Demokrat murka Anies ambil pasangan diluar kader partai koalisi”

    Hasil Cek Fakta

    Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang menunjukkan gambar Presiden dan Sekretaris Jenderal PKS, Ahmad Syaikhu dan Habib Aboe Bakar Al Habsy. Dalam gambar tersebut terdapat narasi yang menyebutkan bahwa Partai Demokrat dan PKS murka dengan Anies Baswedan karena mengambil pasangan di luar partai koalisi.

    Namun setelah melakukan penelusuran terkait hal ini, ternyata tidak ditemukan informasi yang menyebutkan bahwa PKS dan Demokrat murka kepada Anies Baswedan karena memilih pasangan cawapres untuk maju di Pilpres 2024 di luar partai koalisi. Melansir dari artikel CNN Indonesia, Sekretaris Jendral PKS Aboe Bakal Al-Habsyi mengatakan partainya tak mempersoalkan bila calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Anies Baswedan merupakan tokoh di luar partai koalisi pengusung yakni PKS, Demokrat dan NasDem. Ia hanya mensyaratkan sosok cawapres itu harus memiliki dukungan elektoral yang baik untuk membantu Anies.

    “Selama (calon) presiden setuju dan merupakan dukungan elektoral yang bagus, why not?” kata Aboe di kawasan Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (26/2).

    Selain itu, sampai saat ini, belum ada deklarasi resmi dari koalisi Nasdem, PKS, dan Demokrat tentang cawapres yang akan mendampingi Anies Baswedan di Pemilihan Presiden tahun 2024 mendatang.

    Jadi dapat disimpulkan bahwa ungkapan yang menyatakan bahwa PKS dan Demokrat murka kepada Anies Baswedan karena memilih cawapres di luar partai koalisi adalah hoaks kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Gabriela Nauli Sinaga (Universitas Sumatera Utara)

    Faktanya sampai saat ini belum ada deklarasi mengenai cawapres yang akan mendampingi Anies Baswedan di Pemilu 2024 mendatang. Dari pihak PKS tidak mempermasalahkan mengenai pilihan Anies Baswedan terkait pasangannya yang akan maju menjadi wakil presiden pada Pemilu 2024.

    Selengkapnya ada di penjelasan.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12749) [SALAH] Video “Penyiksaan Anak di Ambon”

    Sumber: WhatsApp
    Tanggal publish: 30/05/2023

    Berita

    Beredar sebuah video yang menampilkan aksi seorang wanita menyiksa seorang anak perempuan di aplikasi percakapaan Whatsapp dengan narasi bahwa kejadian tersebut terjadi di Ambon, Provinsi Maluku.

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, adanya video yang menampilkan aksi seorang wanita menyiksa seorang anak perempuan yang diklaim terjadi di Ambon, Provinsi Maluku merupakan klaim yang salah.

    Faktanya, bukan terjadi di Ambon. Kejadian di video itu terjadi di Provinsi San Juan, Argentina. Pelaku penyiksaan anak di video itu sendiri sudah ditangkap oleh pihak kepolisian Argentina.

    Berdasarkan hasil penelusuran relawan Mafindo Maluku, Rusda Leikawa, potongan gambar yang identik dengan video tersebut diunggah di artikel berita berjudul “UNA MUJER PISA Y QUEMA A UNA NENA: QUÉ HAY DETRÁS DEL VIDEO VIRAL QUE ESCANDALIZA A LA ARGENTINA” (Terjemahan: SEORANG WANITA MENGINJAK DAN MEMBAKAR SEORANG GADIS: ADA APA DI BALIK VIDEO VIRAL YANG MENGHEBOHKAN ARGENTINA) yang terbit di situs elnueve.com pada 11 Mei 2023.

    Dilansir dari artikel ini, sebuah video yang merekam pemukulan brutal yang dialami seorang gadis berusia lima tahun telah menjadi viral dalam beberapa jam terakhir dan membuat siapa pun yang melihatnya bergidik. Gambar-gambar tersebut menunjukkan seorang wanita secara brutal memukuli seorang gadis dan menyundutnya dengan sebatang rokok.

    Video tersebut sampai ke ruang redaksi ElNueve.com dan meskipun beberapa orang mengklaim bahwa itu adalah kasus di Mendoza, itu terjadi di provinsi tetangga San Juan. Dalam kasus tersebut, seorang wanita ditangkap dan Kejaksaan sedang menyelidiki apakah itu sama dengan yang muncul di gambar.

    Surat kabar Tiempo De San Juan melaporkan bahwa keadilan ditangani dengan sangat rahasia, tetapi mereka membenarkan kasus tersebut.

    Tahanan akan menjadi penduduk asli departemen dan akan tinggal di lingkungan Valle Grande, oleh karena itu, dia ditempatkan di kantor polisi Rawson dan menginstruksikan kasus CAVIG UFI.

    Kesimpulan

    BUKAN terjadi di Ambon. Kejadian di video itu terjadi di Provinsi San Juan, Argentina. Pelaku penyiksaan anak di video itu sendiri sudah ditangkap oleh pihak kepolisian Argentina.

    Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

    Rujukan

  • (GFD-2023-12668) [SALAH] Daftar Harga Tiket Pertandingan Persahabatan Indonesia VS Argentina

    Sumber: TWITTER
    Tanggal publish: 29/05/2023

    Berita

    “Apa bener ini perkiraan harga tiket Indonesia vs Argentina 19 Juni nanti?

    Nonton ah, lagi di Jakarta juga tuh.

    Kalau dibikin GA tertarik gak? :eyes:

    *Foto nemu di TL”

    Hasil Cek Fakta

    Timnas sepakbola Indonesia dijadwalkan akan menjalani pertandingan persahabatan dengan Timnas Argentina pada 19 Juni 2023 mendatang. Pertandingan ini merupakan bagian dari rencana FIFA Matchday yang dipersiapkan oleh PSSI untuk Timnas Indonesia.

    Setelah pengumuman ini dikeluarkan oleh PSSI, warganet mulai ramai membicarakannya di media sosial. Salah satu topik yang cukup ramai dibahas adalah harga tiket untuk menonton pertandingan yang akan diselenggarakan di Gelora Bung Karno (GBK) ini.

    Akun Twitter @Bang_Garr mengunggah cuitan yang melampirkan gambar dengan klaim daftar harga tiket untuk menyaksikan pertandingan secara langsung di GBK. Pada gambar tersebut, tertera harga mulai dari Rp1,3 – Rp5,5 juta.

    Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyatakan bahwa rumor yang beredar tersebut adalah hoaks. Arya juga sekaligus menjelaskan bahwa harga tiket akan menyesuaikan dengan lawan yang dihadapi Timnas Indonesia.

    Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi mengenai harga tiket pertandingan Indonesia vs Argentina. Secara terpisah, Ketua PSSI, Erick Thohir, meminta publik untuk sabar menanti keputusan soal harga tiket laga Timnas Indonesia vs Argentina.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Agnes Amungkasari.

    Informasi yang salah. Hingga saat ini belum ada pengumumuman resmi dari PSSI mengenai harga tiket pertandingan persahabatan Indonesia vs Argentina.

    Rujukan