(GFD-2023-12701) Cek Fakta: Hoaks Baim Wong Bagikan Giveaway hingga Rp 20 Juta pada Pemilik Rekening Tertentu
Sumber: liputan6.comTanggal publish: 30/05/2023
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan yang mengklaim Baim Wong sedang melakukan giveaway pada pemilik rekening sejumlah bank dengan nominal hingga Rp 20 juta. Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.
Salah satu akun bernama BaimWong1717 ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 24 Mei 2023.
Dalam postingannya terdapat video Baim Wong dengan narasi sebagai berikut:
"Khusus yang Mempunyai Buku Rekening Dibawah Saya Akan Kasih Hadiah"
BJB: 10 JT
BSI: 3 JT
BNI: 5 JT
BCA: 20 JT
BRI: 15 JT
Mandiri: 7 JT"
Lalu benarkah postingan yang mengklaim Baim Wong sedang melakukan giveaway pada pemilik rekening sejumlah bank dengan nominal hingga Rp 20 juta?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan mengunjungi akun asli Baim Wong di Facebook, @BaimWong yang sudah bercentang biru atau terverifikasi. Di sana tidak terdapat program giveaway seperti yang disebut dalam postingan.
Sebelumnya Cek Fakta Liputan6.com juga pernah menulis artikel terkait hoaks mencatut nama Baim Wong ini. Artikel itu berjudul "Cek Fakta: Hoaks Bagi-Bagi Hadiah Mencatut Nama Baim Wong di Facebook" yang diunggah pada 30 November 2021.
Dalam artikel itu dijelaskan terdapat beberapa Channel YouTube yang mengunggah klarifikasi istri Baim Wong, Paula Verhoeven terkait adanya giveaway palsu yang mencatut nama mereka.
Satu di antaranya video berjudul "Klarifikasi Paula : "Giveaway Hanya di Facebook Gaming BaimPaula , Jadi Hati-hati Penipuan ya Guys" yang dimuat Channel YouTube Baby Kiano Tiger Wong.
Dalam video tersebut, Paula mengatakan, pihaknya tidak pernah mengadakan bagi-bagi hadiah atau giveaway di grup Facebook.
Bila pun ada giveaway di Facebook, Baim selalu menggunakan akun Facebook terverifikasi. Selain itu, giveaway hanya dilakukan di jam tertentu dan livestreaming. Bukan lewat grup Facebook.
"Giveaway kita itu selalu ada jamnya. Jadi kalau giveaway Baim Paula itu hanya hanya ada di YouTube dan Instagram, itu pun live. Kita live karena menghindari settingan, penipuan. Kalau pun ada di Facebook, itu giveaway di Facebook gaming. Selain itu, kita tidak pernah mengadakan giveaway," kata Paula dalam video yang diunggah pada 19 Juli 2020 tersebut.
Paula juga mengingatkan bahwa pihaknya tidak pernah meminta uang kepada para pemenang giveaway. Ia juga berharap, masyarakat lebih berhati-hati dengan adanya giveaway palsu. Sebab hal itu dikhawatirkan modus penipuan.
"Kalau ada yang minta dikirimin uang, atau apapun itu, itu bukan dari kita. Jadi jangan sampai ketipu guys, hati-hati," ucap Paula.
Selain itu penelusuran juga menemukan artikel dari Merdeka.com berjudul "Penipuan Berkedok Giveaway Catut Nama Baim Wong Terungkap, Begini Modus Pelaku" yang tayang pada 11 April 2023.
Berikut isi artikelnya:
"Merdeka.com - Artis sekaligus YouTuber Muhammad Ibrahim atau dikenal Baim Wong terlihat mengunjungi Polda Sumatera Utara (Sumut), Senin (10/4). Kedatangan Baim Wong ke Polda Sumut untuk memberikan keterangan usai namanya dicatut dalam kasus penipuan berkedok giveaway. Dalam kasus ini polisi telah menangkap seorang tersangka berinisial MK warga Kota Tanjung Balai, Sumut.
"Ke Sumut sebenarnya senang karena ada penangkapan penipuan atas nama saya. Orangnya sudah ditangkap dan tadi saya dipersilakan juga untuk bertemu. Saya menanyakan juga kenapa," kata Baim Wong di Polda Sumut, Senin (10/4) malam.
Menurut Baim Wong banyak pihak tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan dengan mencatut namanya dalam kasus penipuan.
"Karena saya laporannya di Jakarta tetapi karena ditangkap lebih dahulu di sini, dipanggil. Kalau saya sebenarnya ini sudah lama. Sudah tiga tahun sejak 2020. Kalau enggak salah ada 10 orang (ditangkap)," ungkapnya.
Sejak saat itu sebenarnya Baim Wong berpikir bahwa kasus penipuan yang mencatut namanya telah selesai. Namun dia heran penipuan dengan memanfaatkan namanya masih terjadi.
"Saya kira sudah selesai semua. Malah pas saya diam di tahun 2022, ada yang mengadu lagi. Saya lihat bukti-bukti semuanya ada. Akhirnya saya bergerak lagi untuk mencari lagi. Setiap orang saya tanya mana buktinya. Kalau ada saya laporkan," jelasnya.
Penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, Briptu Irayata Gurusinga, mengatakan modus penipuan menggunakan nama Baim Wong dilakukan oleh tersangka MK melalui Facebook.
"Kemudian dari Facebook itu membuat unggahan seolah-olah pemilik akun itu. Kemudian, menerima giveaway dari Baim dan menyertakan dengan link WhatsApp," ungkapnya.
Dari situ tersangka mulai menjalankan aksi penipuan tersebut. Tersangka juga membuat akun WhatsApp dengan mencatut nama Baim Wong.
Kemudian, para korban dijanjikan akan menerima sejumlah uang. Namun, para korban harus mengirim uang sebelum menerima giveaway.
"Setelah itu dijanjikan uang giveaway Rp20 juta. Namun untuk transfer biaya administrasi dan segala macam dijanjikan akan dikembalikan bersama uang giveaway," tandas Irayata.
Dalam kasus ini para korban mengalami kerugian hingga ratusan juta. Kasus ini terungkap usai korban melaporkan penipuan tersebut ke Polda Sumut."
Kesimpulan
Postingan yang mengklaim Baim Wong sedang melakukan giveaway pada pemilik rekening sejumlah bank dengan nominal hingga Rp 20 juta adalah hoaks.
Rujukan
(GFD-2023-12702) Cek Fakta: Video Cristiano Ronaldo Komentari Laga Timnas Indonesia Vs Argentina Hanya Parodi, Simak Faktanya
Sumber: liputan6.comTanggal publish: 30/05/2023
Berita
Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan video Cristiano Ronaldo berkomentar jelang laga Timnas Indonesia melawan Argentina. Postingan itu beredar sejak akhir pekan ini.
Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 30 Mei 2023.
Dalam postingannya terdapat video berjudul, "Ronaldo Reaction Indonesia Vs Argentina"
Video itu berisi rekaman Cristiano Ronaldo berbicara di jumpa pers sedang mengingatkan Lionel Messi agar tidak meremehkan Indonesia. Ia juga menyebut laga akan berjalan ketat karena Indonesia akan diperkuat beberapa pemain naturalisasi.
Ia juga mengingatkan Messi agar berselebrasi seperti dirinya saat mencetak gol melawan Timnas Indonesia. Akun tersebut menambahkan narasi:
"Pesan bang CR untuk Messi dan Argentina"
Lalu benarkah postingan video Cristiano Ronaldo berkomentar jelang laga Timnas Indonesia melawan Argentina?
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan menggunakan Yandex. Hasilnya ada video yang identik dengan postingan, salah satunya yang diunggah akun BeanymanSports di Youtube.
Video tersebut berjudul "Cristiano Ronaldo FULL pre-match press conference | Portugal v Ghana | Qatar 2022 World Cup" yang diunggah pada 21 November 2022.
Kesamaan video terdapat pada ucapan yang disampaikan Ronaldo tepatnya pada menit 5:07. Selain itu juga terdapat kesamaan pada latar yang digunakan dalam jumpa pers dan pakaian yang digunakan Ronaldo.
Dalam video asli Ronaldo berbicara terkait dirinya dan peluang Portugal jelang Piala Dunia 2022. Ronaldo sama sekali tidak berbicara terkait Argentina, Lionel Messi, maupun Timnas Indonesia.
Anda bisa saksikan video selengkapnya di link berikut ini...
Argentina sendiri dijadwalkan akan beruji coba melawan Timnas Indonesia pada 19 Juni 2023 mendatang di GBK. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir dalam jumpa pers yang digelar Rabu, 24 Mei 2023.
Kesimpulan
Postingan video Cristiano Ronaldo berkomentar jelang laga Timnas Indonesia melawan Argentina adalah tidak benar. Hoaks ini masuk kategori parodi namun bisa menimbulkan kesalahpahaman jika tidak diluruskan.
Rujukan
(GFD-2023-12703) [SALAH] Lima Provokator Timnas Thailand Dipenggal
Sumber: YOUTUBETanggal publish: 30/05/2023
Berita
“KABAR BAIK UNTUK INDONESIA! 5 PROVOKATOR THAILAND AKHIRNYA DIPENGGAL”
Hasil Cek Fakta
Final pertandingan sepakbola pada ajang Sea Games 2023 antara Indonesia dan Thailand berbuntut ricuh. Beberapa pihak dari Timnas Thailand, baik dari pemain maupun ofisial mendapat sanksi dari Federasi Sepakbola Thailand (FAT). Dalam video yang diunggah kanal Youtube PINTU MERDEKA, disebutkan bahwa lima orang provokator Timnas Thailand akhirnya dipenggal sebagai hukuman atas kericuhan yang terjadi.
Namun setelah menonton keseluruhan video, tidak ada informasi yang menyatakan bahwa hukuman yang diberikan adalah hukuman penggal. Narator dalam video hanya membacakan ulang artikel yang diunggah Bola Sport, Tempo, dan Sumeks.co.
FAT membentuk komite khusus untuk menyelidiki semua orang yang terlibat dalam kericuhan pada pertandingan Indonesia melawan Thailand.
Hasil dari penyelidikan tersebut, FAT memberikan sanksi kepada tiga ofisial dan dua pemain. Ketiga ofisial tersebut adalah Prasadchok Chokmoh, Mayed Madada, dan Patrawut Wongsripuek. Kepada tiga nama tersebut, FAT menjatuhkan hukuman berupa penangguhan selama satu tahun dari tim nasional.
Sementara dua nama pemain Thailand yang dijatuhi sanksi, yakni Soponwit Rakyath dan Thirapak Prueangna. Keduanya diganjar penangguhan aktif di tim nasional selama enam bulan.
Namun setelah menonton keseluruhan video, tidak ada informasi yang menyatakan bahwa hukuman yang diberikan adalah hukuman penggal. Narator dalam video hanya membacakan ulang artikel yang diunggah Bola Sport, Tempo, dan Sumeks.co.
FAT membentuk komite khusus untuk menyelidiki semua orang yang terlibat dalam kericuhan pada pertandingan Indonesia melawan Thailand.
Hasil dari penyelidikan tersebut, FAT memberikan sanksi kepada tiga ofisial dan dua pemain. Ketiga ofisial tersebut adalah Prasadchok Chokmoh, Mayed Madada, dan Patrawut Wongsripuek. Kepada tiga nama tersebut, FAT menjatuhkan hukuman berupa penangguhan selama satu tahun dari tim nasional.
Sementara dua nama pemain Thailand yang dijatuhi sanksi, yakni Soponwit Rakyath dan Thirapak Prueangna. Keduanya diganjar penangguhan aktif di tim nasional selama enam bulan.
Kesimpulan
Hasil periksa fakta Agnes Amungkasari.
Tidak ada hukuman penggal yang diberikan kepada Timnas Thailand. Tiga ofisial dan dua pemain yang terlibat kericuhan hanya diberi sanksi penangguhan dari Timnas Thailand.
Tidak ada hukuman penggal yang diberikan kepada Timnas Thailand. Tiga ofisial dan dua pemain yang terlibat kericuhan hanya diberi sanksi penangguhan dari Timnas Thailand.
Rujukan
- http–
- https://www.bolasport.com/read/313792903/imbas-kerusuhan-dengan-timnas-u-22-indonesia-5-ofisial-thailand-kena-hukuman –
- https://bola.tempo.co/read/1727026/federasi-sepak-bola-thailand-buka-investigasi-ricuh-final-sea-games-2023-ada-ancaman-sanksi –
- https://sumeks.disway.id/read/664274/dipermalukan-5-2-oleh-timnas-indonesia-raja-thailand-murka-mereka-akan-saya-panggil-dan-evaluasi-disegerakan
(GFD-2023-12715) Cek Fakta: Tidak Benar Dalam Video Ini Jusuf Kalla Terlibat Korupsi BTS Tower
Sumber: liputan6.comTanggal publish: 30/05/2023
Berita
Liputan6.com, Jakarta- Cek Fakta Liputan6.com mendapatkan klaim video Jusuf Kalla terlibat korupsi tower, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 29 Mei 2023.
Unggahan video Jusuf Kalla terlibat korupsi tower diberi judul.
"Jvsuf Ka11a Terl1bat K0rupsi B-ts T0wer - Kej4gung T3mukan 2 Tri1iun S4at Penggled4han".
Video tersebut diawali dengan rangkaian foto yang menampilkan Jusuf Kalla mengenakan baju lengan putih dan rompi dikawal oleh sejumlah orang mengenakan seragam coklat.
Selain itu juga terdapat foto sejumlah orang berseragam yang sama sedang menunjukkan tumpukan uang.
Video tersebut diawal dengan narasi suara sebagai berikut.
"Wah...wah...wah, Kejaksaan geledah rumah kerabat JK karena terlibat korupsi pengadaan tower yang diduga ikut nikmati 2 triliun lebih
Lantara proyek belum rampung Kejagung menemukan penembahan 3 ribu set tower di luar kontrak adendum PLN dengan kontraktor
Untuk mengumpulkan bukti penyelidik gedung bundar telah menggeledah tiga tempat, yakni kantor Bukaka, rumah dan apartemen milik seseorang inisial SH","
Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.
"Jvsuf Ka11a Terl1bat K0rupsi B-ts T0wer - Kej4gung T3mukan 2… Lihat selengkapnyaJvsuf Ka11a Terl1bat K0rupsi B-ts T0wer - Kej4gung T3mukan 2 Tri1iun S4at Penggled4han"
Benarkah klaim video Jusuf Kalla terlibat korupsi BTS tower? Simak penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Hasil Cek Fakta
Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim video Jusuf Kalla terlibat korupsi BTS tower, dengan menjadikan narasi dalam video tersebut untuk dijadikan bahan penelusuran menggunakan Google Search.
Penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Kejagung Geledah Perusahaan Milik Keluarga Jusuf Kalla..." yang dimuat situs rm.id.
Dalam artikel tersebut terdapat tulisan yang identik dengan narasi, yaitu pada paragraf 12 dan 13.
"Kejagung menemukan penambahan 3.000 set tower di luar kontrak dan addendum antara PLN dengan kontraktor.
Untuk mengumpulkan bukti, penyidik Gedung Bundar telah menggeledah tiga tempat. Yakni kantor Bukaka, rumah serta apartemen milik seseorang berinisial SH.
Dalam penggeledahan ini, penyidik memperoleh dokumen dan barang elektronik yang ada hubungan perkara.
Selanjutnya, penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap 12 saksi pada pekan ini. Hari Senin (25/7), penyidik memeriksa tiga orang. Yakni, MD selaku General Manager Pusmankom PLN Kantor Pusat tahun 2017-2022. C selaku Kepala Divisi SCM PLN Kantor Pusat Tahun 2016. Kemudian, NI selaku Kepala Divisi SCM PLN Kantor Pusat Tahun 2021.
“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan,” tutup Sumedana.".Sumber:
https://rm.id/baca-berita/nasional/133926/usut-proyek-tower-pln-rp-22-triliun-kejagung-geledah-perusahaan-milik-keluarga-jusuf-kalla
Kesimpulan
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, klaim video Jusuf Kalla terlibat korupsi BTS tower tidak benar.
Narasi dalam video tersebut terkait tentang dugaan korupsi pengadaan tower transmisi PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) tahun 2016. Dalam artikel asli tidak penyebutkan Jusuf Kalla terlibat korupsi.
Halaman: 5501/8116
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4445571/original/033234300_1685356195-cek_fakta_wong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4446378/original/000984900_1685417558-cek_fakta_reaksi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4446380/original/080434600_1685417645-cek_fakta_reaksi_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4447227/original/014421800_1685444795-jk_cover.jpg)