(GFD-2023-12740) [SALAH] Pesan WhatsApp Staf Kemenag Sleman
Sumber: WTanggal publish: 31/05/2023
Berita
“Mohon izin sebelumnya. Perkenalkan saya H. HERMAWAN EFENDI S.Ag selaku STAFF KEMENAG SLEMAN. Dengan ini saya ingin menghimbau/menyampaikan perihal program bantuan dana hibah … data-data persyaratan sebagai penerima bantuan dana hibah. Terima kasih”
Hasil Cek Fakta
Beredar pesan WhatsApp mengatasnamakan salah satu pegawai Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Hermawan Efendi menawarkan bantuan kepada panitia pembangunan masjid atau takmir masjid/mushola.
Faktanya, Kemenag Sleman melalui akun Instagram resminya @kemenag_sleman mengklarifikasi bahwa tidak ada pegawai atas nama Hermawan Efendi di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman. Pihaknya juga memastikan pesan WhatsApp tersebut adalah modus penipuan menawarkan bantuan ke pengurus masjid/mushola yang marak terjadi.
Segala informasi bantuan hanya dapat dilihat melalui akun media sosial resmi Kemenag Sleman:
Facebook: Kemenag Kab Sleman
Instagram, Twitter: @KemenagSleman
Youtube: Kemenag Sleman
Website: sleman.kemenag.go.id
Berdasar pada seluruh referensi, pesan WhatsApp mengatasnamakan salah satu pegawai Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Hermawan Efendi menawarkan bantuan kepada panitia pembangunan masjid atau takmir masjid/mushola adalah tidak benar dan masuk ke dalam kategori imposter content atau konten tiruan.
Faktanya, Kemenag Sleman melalui akun Instagram resminya @kemenag_sleman mengklarifikasi bahwa tidak ada pegawai atas nama Hermawan Efendi di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman. Pihaknya juga memastikan pesan WhatsApp tersebut adalah modus penipuan menawarkan bantuan ke pengurus masjid/mushola yang marak terjadi.
Segala informasi bantuan hanya dapat dilihat melalui akun media sosial resmi Kemenag Sleman:
Facebook: Kemenag Kab Sleman
Instagram, Twitter: @KemenagSleman
Youtube: Kemenag Sleman
Website: sleman.kemenag.go.id
Berdasar pada seluruh referensi, pesan WhatsApp mengatasnamakan salah satu pegawai Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Hermawan Efendi menawarkan bantuan kepada panitia pembangunan masjid atau takmir masjid/mushola adalah tidak benar dan masuk ke dalam kategori imposter content atau konten tiruan.
Kesimpulan
Kemenag Sleman mengklarifikasi bahwa tidak ada pegawai atau staf bernama Hermawan Efendi di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman.
Rujukan
(GFD-2023-12741) [SALAH] Pesan WhatsApp Penawaran Loker Freelance Diberi Misi Dan Reward
Sumber: WhatsappTanggal publish: 31/05/2023
Berita
“Hello kak, Apa anda berminat bergabung dengan kami di platform kerja tanpa modal dan dapat gaji setiap hari. Apakah anda mencoba nya kak ?
Kerjaan utama kita itu membantu merchant untuk meningkatkan popularitas bisnis, Jadi peran kakak disini hanya Follow dan Like blogger kami yang ada di instagram, setelah kakak selesai, kakak akan langsung di bayar.”
Lowongan freelance
Kerjaan utama kita itu membantu merchant untuk meningkatkan popularitas bisnis, Jadi peran kakak disini hanya Follow dan Like blogger kami yang ada di instagram, setelah kakak selesai, kakak akan langsung di bayar.”
Lowongan freelance
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah pesan Whatsapp berupa tawaran pekerjaan yang sangat simpel, yakni follow dan like akun Instagram dengan bayaran Rp 40 ribu-Rp 288 ribu per misi. Setelah menyelesaikan beberapa tugas, korban diminta setor deposit. Awalnya, deposit memang dikembalikan ke rekening korban. Namun pada misi berikutnya, deposit naik terus hingga nominal tertentu tanpa uang kembali.
Pengalaman modus penipuan ini diceritakan oleh Syifa Giyarsyah pada Twitternya pada 7 Mei 2023. Ia mengaku tertipu hingga 21 juta. Pada unggahan yang dibagikannya, ia menceritakan secara detail kronologi dari modus ini. Berawal dari mendapat pesan tawaran pekerjaan freelance, kemudian diajak bergabung dalam grup Telegram yang menggunakan nama perusahaan tertentu.
Dari unggahan Twitter Syifa tersebut, banyak akun lain yang mengaku juga menjadi korban modus pekerjaan freelance ini. Seperti akun Twitter Nisaaaa yang juga tertipu walaupun nominalnya dibawah 100 ribu.
Dengan demikian pesan WhatsApp yang menawarkan pekerjaan freelance dengan cara follow dan like akun adalah penipuan.
Pengalaman modus penipuan ini diceritakan oleh Syifa Giyarsyah pada Twitternya pada 7 Mei 2023. Ia mengaku tertipu hingga 21 juta. Pada unggahan yang dibagikannya, ia menceritakan secara detail kronologi dari modus ini. Berawal dari mendapat pesan tawaran pekerjaan freelance, kemudian diajak bergabung dalam grup Telegram yang menggunakan nama perusahaan tertentu.
Dari unggahan Twitter Syifa tersebut, banyak akun lain yang mengaku juga menjadi korban modus pekerjaan freelance ini. Seperti akun Twitter Nisaaaa yang juga tertipu walaupun nominalnya dibawah 100 ribu.
Dengan demikian pesan WhatsApp yang menawarkan pekerjaan freelance dengan cara follow dan like akun adalah penipuan.
Kesimpulan
Modus penipuan. Sudah banyak korban yang kehilangan uang hingga jutaan rupiah karena modus penipuan ini.
Rujukan
(GFD-2023-12742) [SALAH] Pilot Susi Air Ditembak Mati
Sumber: YoutubeTanggal publish: 31/05/2023
Berita
“DUKUNG PAPUA MERDEKA,PILOT SUSI AIR TEWAS DITANGAN SATGAS DAMAI CARTENZ”
Hasil Cek Fakta
Beredar sebuah unggahan YouTube dengan judul dan thumbnail yang mengklaim pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens telah ditembak mati. Thumbnail yang ditampilkan seakan-akan proses penembakan tengah berlangsung. Faktanya, pada thumbnail tersebut adalah hasil manipulasi.
Berdasarkan pencarian Google Search Image, foto pesawat beserta aparat di sampingnya itu merupakan insiden penembakan oleh kelompok bersenjata di kawasan bandara Aminggaru Papua. Foto itu diunggah artikel Suara.com dengan judul “Ada Penembakan Kelompok Bersenjata, AirNav Sempat Tutup Bandara Aminggaru Ilaga Papua” pada 13 Mei 2022.
Foto Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tengah membawa senjata, merupakan foto anggota Kopasus yang pernah diunggah oleh beberapa akun di Pinterest pada tahun 2019.
Terkait penembakan Pilot Susi Air, Satgas Damai Cartenz mengaku sedang menyelidiki ihwal video dari pihak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya, yang mengancam akan menembak pilot Susi Air, Kapten Philips Max Marten.
Berdasarkan pencarian Google Search Image, foto pesawat beserta aparat di sampingnya itu merupakan insiden penembakan oleh kelompok bersenjata di kawasan bandara Aminggaru Papua. Foto itu diunggah artikel Suara.com dengan judul “Ada Penembakan Kelompok Bersenjata, AirNav Sempat Tutup Bandara Aminggaru Ilaga Papua” pada 13 Mei 2022.
Foto Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tengah membawa senjata, merupakan foto anggota Kopasus yang pernah diunggah oleh beberapa akun di Pinterest pada tahun 2019.
Terkait penembakan Pilot Susi Air, Satgas Damai Cartenz mengaku sedang menyelidiki ihwal video dari pihak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya, yang mengancam akan menembak pilot Susi Air, Kapten Philips Max Marten.
Kesimpulan
Tidak benar. Thumbnail dalam unggahan itu merupakan hasil manipulasi. Foto yang digunakan bukan peristiwa penembakan pilot Susi Air, melainkan insiden penembakan oleh kelompok bersenjata di kawasan bandara Aminggaru Papua pada Mei 2022.
Rujukan
- https://www.viva.co.id/berita/nasional/1603910-pilot-susi-air-mau-ditembak-mati-begini-respons-satgas-damai-cartenz
- https://www.suara.com/bisnis/2022/05/13/185948/ada-penembakan-kelompok-bersenjata-airnav-sealat
- https://www.google.com/imgres?imgurl=
- https%3A%2F%2Fmiliter.id%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F05%2Fblog-militer-2-1024×680.jpg&tbnid=Tf224lDoso0ZeM&vet=1&imgrefurl=
- https%3A%2F%2Fmiliter.id%2Fblog-militer%2F&docid=_ITcbHvIp0b8ZM&w=1024&h=680&source=sh%2Fx%2Fim%2F0
(GFD-2023-12748) [SALAH] Foto “Banyak orang berdesak-desakan dan terdesak untuk bisa membeli AC murah di hari pembukaan chapter tersebut”
Sumber: FacebookTanggal publish: 31/05/2023
Berita
Akun Facebook Chairul Tanjung (fb.com/100093070087033) pada 24 Mei 2023 mengunggah beberapa foto yang diantaranya menampilkan Chairul Tanjung yang sedang meresmikan sesuatu dan foto orang yang pingsan dengan narasi sebagai berikut:
“PENGKONDISIAN BAGI ORANG MISKIN… Banyak orang berdesak-desakan dan terdesak untuk bisa membeli AC murah di hari pembukaan chapter tersebut. Beberapa orang bahkan pingsan, tim penyelamat bekerja dengan kapasitas penuh. Kami tidak pernah mengharapkan ini terjadi lagi. Benar-benar minta maaf semuanya.”
“PENGKONDISIAN BAGI ORANG MISKIN… Banyak orang berdesak-desakan dan terdesak untuk bisa membeli AC murah di hari pembukaan chapter tersebut. Beberapa orang bahkan pingsan, tim penyelamat bekerja dengan kapasitas penuh. Kami tidak pernah mengharapkan ini terjadi lagi. Benar-benar minta maaf semuanya.”
Hasil Cek Fakta
Berdasarkan hasil penelusuran, adanya foto yang menampilkan Chairul Tanjung yang sedang meresmikan sesuatu dan foto orang yang pingsan yang diklaim sebagai orang yang berdesak-desakan untuk bisa membeli AC murah di hari pembukaan merupakan klaim yang salah.
Faktanya, foto di postingan itu adalah foto ketika Chairul Tanjung meresmikan 9 gedung sekolah dan 3 rumah ibadah di Kabupaten Sigi pada 7 Desember 2023. Sementara foto orang yang pingsan tersebut merupakan foto suporter Malaysia yang pingsan saat mengantri untuk membeli tiket Piala AFF pada 9 Desember 2018.
Foto identik yang menampilkan Chairman CT Corp, Chairul Tanjung (CT) bersama Ketua CT ARSA Foundation Anita Ratnasari Tanjung dan kedua anaknya bernama Putri dan Putra dimuat di artikel berjudul “Pesan Chairul Tanjung Saat Resmikan Gedung Sekolah di Pasigala” yang terbit di situs kabarselebes.id pada 7 Desember 2023. Dilansir dari artikel ini, Chairul Tanjung bersama Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola meresmikan 9 gedung sekolah dan 3 rumah ibadah yang sempat rusak akibat gempa, tsunami dan likuefaksi di Palu, Sigi, dan Donggala 28 September 2018 silam.
Sementara itu, foto orang yang pingsan dimuat di artikel berjudul “Cổ động viên Malaysia ngất xỉu khi xếp hàng mua vé AFF Cup” (Terjemahan: Suporter Malaysia pingsan saat mengantri untuk membeli tiket Piala AFF) yang terbit di situs vietnamplus.vn pada 9 Desember 2018.
Faktanya, foto di postingan itu adalah foto ketika Chairul Tanjung meresmikan 9 gedung sekolah dan 3 rumah ibadah di Kabupaten Sigi pada 7 Desember 2023. Sementara foto orang yang pingsan tersebut merupakan foto suporter Malaysia yang pingsan saat mengantri untuk membeli tiket Piala AFF pada 9 Desember 2018.
Foto identik yang menampilkan Chairman CT Corp, Chairul Tanjung (CT) bersama Ketua CT ARSA Foundation Anita Ratnasari Tanjung dan kedua anaknya bernama Putri dan Putra dimuat di artikel berjudul “Pesan Chairul Tanjung Saat Resmikan Gedung Sekolah di Pasigala” yang terbit di situs kabarselebes.id pada 7 Desember 2023. Dilansir dari artikel ini, Chairul Tanjung bersama Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola meresmikan 9 gedung sekolah dan 3 rumah ibadah yang sempat rusak akibat gempa, tsunami dan likuefaksi di Palu, Sigi, dan Donggala 28 September 2018 silam.
Sementara itu, foto orang yang pingsan dimuat di artikel berjudul “Cổ động viên Malaysia ngất xỉu khi xếp hàng mua vé AFF Cup” (Terjemahan: Suporter Malaysia pingsan saat mengantri untuk membeli tiket Piala AFF) yang terbit di situs vietnamplus.vn pada 9 Desember 2018.
Kesimpulan
Informasi yang salah. Foto di postingan itu adalah foto ketika Chairul Tanjung meresmikan 9 gedung sekolah dan 3 rumah ibadah di Kabupaten Sigi pada 7 Desember 2023. Sementara foto orang yang pingsan tersebut merupakan foto suporter Malaysia yang pingsan saat mengantri untuk membeli tiket Piala AFF pada 9 Desember 2018.
Selengakpnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Selengakpnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
Rujukan
Halaman: 5498/8116



