• (GFD-2022-9420) [SALAH] Selamat Jalan Untuk Selamanya Rina Nose

    Sumber: Artikel
    Tanggal publish: 13/03/2022

    Berita

    “Berita Duka, Selamat Jalan Untuk Selamanya Rina Nose, Innalilahi Wainnaillaihirojiun Kabar Duka Menyelimuti ……”

    Hasil Cek Fakta

    Sebuah artikel dimuat di Tribunberita[dot]my[dot]id dengan judul “Berita Duka, Selamat Jalan Untuk Selamanya Rina Nose, Innalilahi Wainnaillaihirojiun Kabar Duka Menyelimuti ……”. Namun isi artikel tersebut diketahui bersumber dari artikel berjudul “Innalilahi.. Yuni Sarah Tewas Terseret Truk Tangki Minyak”pada 12 Oktober 2016. Isi artikel tersebut memberitakan mengenai peristiwa kecelakaan yang menewaskan seorang gadis bernama Yuni Sarah (20), warga Kompleks Bumi Sako Damai, RT 99/03, Kelurahan Sako, Kecamatan Sako, Palembang.

    Artikel dengan narasi serupa juga pernah dibahas di turnbackhoax.id dengan judul “[SALAH] Artikel “Berita Duka, SeIamat JaIan Untuk SeIamanya Akang Sulle””. Artikel tersebut memuat foto dan narasi yang sama dengan aktor komedian Sule.

    Rina Nose melalui akun Instagramnya masih aktif memposting kegiatan hariannya, diketahui postingan terakhir Rina Nose pada 12 Maret 2022, Rina terlihat berfoto dengan teman sesama artisnya.

    Sedangkan foto yang dicantumkan adalah foto kejadian kecelakaan mobil Lamborghini di Thailand pada Juni 2014. Dilansir dari otosia.com mobil tersebut milik seorang pria 40 tahun asal thailand yang berhasil selamat dari kecelakaan yang menyebabkan mobil Lambo Gallardo tersebut terbelah menjadi dua bagian.

    Berdasarkan penelusuran tersebut klaim Rina Nose meninggal adalah keliru dan termasuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Riza Dwi (Anggota Tim Kalimasada)

    Diketahui terakhir Rina Nose posting di feed isntagramnya pada 12 Maret 2022. kemudian, isi artikel menjelaskan mengenai peristiwa kecelakaan yang menewaskan seorang gadis bernama Yuni Sarah (20), warga Kompleks Bumi Sako Damai, RT 99/03, Kelurahan Sako, Kecamatan Sako, Palembang.

    Rujukan

  • (GFD-2022-9419) [SALAH] Rafi Ahmad Dikabarkan Meninggal Usai Kecelakaan Dini Hari saat Pulang Syuting

    Sumber: Artikel
    Tanggal publish: 13/03/2022

    Berita

    “Innalilahi Ya Allah…😭😭, Kabar Duka Dari Raffi Ahmad Mengalami Kecelakaan Usai Pulang syuting, Mohon Do’anya Semoga Beliau Diterima Disisih Allah,Amin”

    PIKIRAN RAKYAT – Serangan buzzer menarget Raffi Ahmad itu dikabarkan meninggal dunia pada hari Selasa, 13 Juli 2021.

    Raffi Ahmad dikabarkan meninggal itu muncul setelah adanya video dari Channel YouTube Pilar Istana mengunggah video berjudul “VIRAL TERBARU HARI INI ~ KENA AZAB AHIRNYA Raffi Ahmad BERPULANG SAAT INI?”

    Video itu kemudian viral dan ditonton lebih dari 600.000 kali saat berita ini dibuat.

    Tampak dalam thumbnail video, Raffi Ahmad terlihat tengah berbaring di ranjang rumah sakit, sementara sekelilingnya dipenuhi tokoh agama dan sejumlah ulama berpakaian serba putih.”“SELMAT JALAN UAH

    KETUA PA212 IKUT BERDUKA DENGAN KEPERGIAN UAH,” tulis narasi dalam video tersebut.Penelusuran dan faktanya

    Dari hasil penelusuran Turnbackhoax, video tersebut tidak berisi berita bahwa Raffi Ahmad meninggal dunia, melainkan menceritakan pengalamannya ketika terpapar Covid-19 beberapa waktu yang lalu.

    Setelah video tersebut diunggah, Raffi Ahmad masih rutin mengunggah beberapa foto dan video di akun Instagram resminya, Raffi Ahmad_official.Berdasarkan pantauan Pikiran-rakyat.com, Senin, 19 Juli 2021, Raffi Ahmad masih terlihat mengunggah video dirinya sedang berbicara dan tampak sehat.

    Hasil Cek Fakta

    Beredar artikel dengan judul “Innalilahi Ya Allah…??, Kabar Duka Dari Raffi Ahmad Mengalami Kecelakaan Usai Pulang syuting, Mohon Do’anya Semoga Beliau Diterima Disisih Allah,Amin”. Isi artikel tersebut sama sekali tidak memberitakan bahwa Raffi Ahmad meninggal.

    Artikel yang beredar tersebut mengutip Turnbackhoax.id dengan narasi “Dari hasil penelusuran Turnbackhoax, video tersebut tidak berisi berita bahwa Raffi Ahmad meninggal dunia, melainkan menceritakan pengalamannya ketika terpapar Covid-19 beberapa waktu yang lalu.” Ketika dilakukan pencarian narasi tersebut terdapat dalam sebuah artikel bantahan dengan judul “[SALAH] Video “VIRAL TERBARU HARI INI ~ KENA AZAB AKHIRNYA UAS BERPULANG SAAT INI?””, tidak ada nama Raffi Ahmad dalam artikel bantahan tersebut.

    Diketahui dari akun media sosial Instagramnya @raffinagita1717 beliau masih aktif membuat postingan baik feed dan juga story. Pada InstaStory akun tersebut Raffi terlihat berswafoto dengan temannya @rajivsingh9191.

    Dilansir dari m.otosia.com, seorang pria 40 tahun asal Thailand yang juga pemilik Lambo Gallardo itu berhasil selamat dari tabrakan maut tersebut. Padahal mobil yang kendarai sempat terbelah menjadi dua bagian layaknya termutilasi. Artikel berjudul “Lamborghini Terbelah Dua, Sopirnya Selamat Tak Terluka!” tersebut dimuat pada 25 Juni 2014.

    Berdasarkan penjelasan di atas klaim Raffi meninggal usai kecelakaan adalah keliru, dan merupakan kategori konteks yang salah.

    Kesimpulan

    Hasil periksa fakta Riza Dwi (Anggota Tim Kalimasada)

    Salah, Judul artikel dan isi artikel tidak sesuai. Artikel tersebut itu sebenarnya berisi fakta tentang UAS bukan tentang Raffi Ahmad.

    Rujukan

  • (GFD-2022-9418) [SALAH] Video “Tolak Resolusi P.BB, Ukra1na Ancm Tarik Kemerdekaan Indonesia”

    Sumber: Facebook.com
    Tanggal publish: 13/03/2022

    Berita

    “Ngelawak !! Tolak Resolusi P.BB, Ukra1na Ancm Tarik Kemerdekaan Indonesia, Anda Siapa || Berita Terkini”

    Hasil Cek Fakta

    Laman Facebook dengan nama pengguna “Alutsista Militer Indonesia” (https://www.facebook.com/alutsista86/) mengunggah sebuah video yang disertai dengan narasi bahwa video tersebut menunjukkan ancaman Ukraina untuk menarik kemerdekaan Indonesia setelah menolak resolusi PBB.

    Berdasarkan hasil penelusuran, dalam video tersebut tidak disebutkan sama sekali informasi terkait Ukraina yang mengancam untuk menarik kemerdekaan Indonesia. Video tersebut berisi tentang pendapat beberapa ahli terkait posisi Indonesia dalam konflik Ukraina dengan Rusia. Terkait resolusi PBB, Indonesia sendiri merupakan salah satu dari 141 negara yang menyetujui resolusi untuk memaksa Rusia menghentikan serangan militer ke Ukraina.

    Lebih lanjut, komunikasi terbaru Ukraina dengan Indonesia dilakukan oleh Kedutaan Besar Ukraina di Indonesia berupa surat resmi pada 1 Maret 2022. Dalam surat tersebut, Ukraina meminta dukungan Indonesia untuk menghadapi konflik yang tengah terjadi, bukan untuk mengancam menarik kemerdekaan Indonesia.

    Dengan demikian, video yang diunggah oleh laman Facebook dengan nama pengguna “Alutsista Militer Indonesia” (https://www.facebook.com/alutsista86/) tersebut dapat dikategorikan sebagai Konteks yang Salah/False Context.

    Kesimpulan

    Hasil Periksa Fakta Khairunnisa A.

    Faktanya, dalam video tersebut tidak disebutkan sama sekali informasi terkait Ukraina yang mengancam untuk menarik kemerdekaan Indonesia. Video tersebut berisi tentang pendapat beberapa ahli terkait posisi Indonesia dalam konflik Ukraina dengan Rusia.

    Rujukan

  • (GFD-2022-9417) [SALAH] Video “Jangan membiasakan anak Anda bermain HP, sangat berbahaya bisa terinfeksi radiasi HP dan bisa membutakan”

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 12/03/2022

    Berita

    Akun Facebook Andre Khenyot (fb.com/andre.khenyot) pada 9 Maret 2022 mengunggah sebuah video yang memperlihatkan seorang anak yang menangis dengan kondisi mata melotot dengan narasi sebagai berikut:

    “Bagi orang tua yang sayang anaknya batasi anak anda main HP, Jangan membiasakan anak Anda bermain HP, sangat berbahaya bisa terinfeksi radiasi HP dan bisa membutakan inilah akibatnya”

    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan hasil penelusuran, adanya video yang memperlihatkan seorang anak yang menangis dengan kondisi mata melotot yang diklaim sebagai akibat dari infeksi radiasi handphone merupakan konten yang menyesatkan.

    Faktanya bukan karena bermain handphone. Anak di video itu adalah Margarette Perez, anak asal Filipina yang penderita sindrom Crouzon atau Crouzon syndrome.

    Potongan video yang identik, diunggah di kanal Youtube GMA Public Affairs pada 22 Februari 2022 dengan judul “Brigada: Ang panaghoy ni Marga” atau yang jika diterjemahkan: “Brigada: Ratapan Marga”

    Dikutip dari deskripsinya, beberapa bulan setelah Marga lahir, keluarga mereka dilaporkan memperhatikan pertumbuhan salah satu matanya. Marga ternyata menderita sindrom Crouzon.

    Sindrom Crouzon atau Crouzon syndrome adalah cacat genetik langka yang ditandai dengan menyatunya sutura (sendi fibrosa) tulang tengkorak sebelum waktunya. Penyatuan yang prematur (disebut dengan craniosynostosis) ini membuat tengkorak anak tumbuh dengan tidak normal sehingga memengaruhi bentuk kepala dan wajah anak. Anak yang menderita Crouzon syndrome juga bisa mengalami gangguan penglihatan akibat rongga mata yang dangkal, masalah pada fungsi gigi, dan gangguan pendengaran.

    Kesimpulan

    BUKAN karena bermain handphone. Anak di video itu adalah Margarette Perez, anak asal Filipina yang penderita sindrom Crouzon atau Crouzon syndrome.

    Rujukan