• (GFD-2023-13022) [SALAH] Pajero Sport Dibagikan Gratis Hanya dengan Tebak Nomor di Facebook

    Sumber: Facebook
    Tanggal publish: 07/07/2023

    Berita

    Beredar di media sosial postingan yang mengklaim ada pembagian mobil Pajero Sport hanya dengan menebak nomor di Facebook. Postingan ini beredar sejak pekan lalu.

    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 1 Juli 2023.

    Berikut isi narasi dalam postingan tersebut:

    "Sejauh ini, belum ada yang menemukan nomor selain [ 83 }, dan belum ada pemenang baru untuk š—£š—®š—·š—²š—æš—¼ š—¦š—½š—¼š—æš˜ 2023 Masih ada 1 angka lagi untuk menang."

    Hasil Cek Fakta

    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan komentar dalam postingan tersebut. Di dalam kolom komentar setiap akun yang memberikan respons pada postingan ini mendapat jawaban serupa.

    Jawaban itu bernarasi sebagai berikut: "Halo Silahkan periksa informasi validasi anda, Caranya klik tombol berwarna biru "Hubungi kami" di bagian atas halaman kami. semoga beruntung"

    Akun tersebut mengarahkan pada website tertentu dengan judul "giveaway 2023". Terdapat juga sejumlah syarat sebelum mendapatkan hadiah.

    Website di atas merupakan indikasi penipuan atau scam. Website serupa kerap mencatut nama produk atau perusahaan tertentu untuk mendapatkan data pengguna media sosial maupun mengarah ke scam.

    Beberapa waktu lalu Cek Fakta Liputan6.com menghubungi pihak Mitsubishi Motors Indonesia. Mereka membantah adanya program tersebut di media sosial.

    "Kita tidak ada program seperti itu. Program dan layanan resmi Mitsubishi Motors di Indonesia dapat merujuk ke website resmi kami www.mitsubishi-motors.co.id," ujar Tama, Public Relations & CSR Departement PT MMKSI.

    Kesimpulan

    Postingan yang mengklaim ada pembagian mobil Pajero Sport hanya dengan menebak nomor di Facebook adalah hoaks.

    Rujukan

  • (GFD-2023-13017) Cek Fakta: Tidak Benar Redenominasi Sudah Mulai Diberlakukan pada Juli 2023

    Sumber: liputan6.com
    Tanggal publish: 06/07/2023

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim redenominasi mulai diberlakukan pada Juli 2023, informasi tersebut diunggah salah akun Facebook, pada 4 Juli 2023.
    Unggahan klaim redenominasi mulai diberlakukan pada Juli 2023, berupa tulisan sebagai berikut.
    "Oke gaes redenominasi sudah mulai di berlakukan, jadi nnti ketika dapet uang yg nilainya kecil jgn bingung ya.. Contoh 1000 =1 ,2000= 2 ,10.000= 10 ,100.000= 100"
    Disertai dengan tautan video yang diunggah akun TikTok, video tersebut menampilkan seorang yang sedang berbicara dengan narasi sebagai berikut.
    "Bank Indonesia resmi mengeluarkan uang baru atau rupiah kertas 1000 hingga Rp100.000 dan hal ini bila di terawang Bank Indonesia tak memasukkan 3 angka nol paling belakang di uang baru tersebut, dalam pecahan 100 ribu misalnya hanya terlihat tokoh Soekarno dan Muhammad Hatta dan angka 100. Begitu juga dengan pecahan lainnya seperti 1.000 2.000 5000 10.000 20.000 dan juga Rp50.000.
    Hal itu pun memunculkan wacana redenominasi rencana redenominasi rupiah sebenarnya juga sudah ada sejak akhir tahun 2010 pada tahun 2020 Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia kembali membicarakan rencana redenominasi uang rupiah dan pada rencana tersebut penyederhanaan rupiah dilakukan dengan mengurangi tiga angka nol dibelakang contohnya Rp1.000 hanya menjadi Rp1. Rencana redenominasi kembali dilanjutkan Hal ini tertuang dalam peraturan Menteri Keuangan nomor 77/PMK. 01 /2020 tetang rencana strategis Kementerian Keuangan Tahun 2020 hingga 2024".
    Benarkah klaim redenominasi mulai diberlakukan pada Juli 2023? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri klaim redenominasi mulai diberlakukan pada Juli 2023, penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Viral Kabar BI Terbitkan Uang Redenominasi, Simak Deretan Faktanya" yang dimuat situs Liputan6.com, pada 6 Juli 2023.
    Dalam situsĀ Liputan6.com, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan Bank Indonesia menilai perekenonomian domestik saat ini memang sudah membaik. Namun, kondisi perekonomian kini masih dibayangi efek rambatan dari eksternal terutama pelemahan ekonomi global.
    "Di satu sisi, stabilitas sistem keuangan saat ini juga stabil, tetapi masih ada ketidakpastian global. Sehingga implementasi redenominasi masih akan melihat momentum yang tepat," kata Perry, dikutip dari akun Instagram resmi Bank IndonesiaĀ @bank_indonesia, padaĀ 6 Juli 2023.
    Terkait dengan beredarnya video Bank Indonesia menerbitkan uang baru untuk redenominasi, Bank IndonesiaĀ @bank_indonesia lewat akun resmi Instagramnya menyakatakan video tersebut dipastikan bukan bersumber dariĀ Bank Indonesia.
    Visual uang yang ditampilkan dalam video tersebut dapat dipastikan bukan uang Rupiah resmi yang diedarkan oleh Bank Indonesia. Untuk implementasi redenominasi masih perlu melihat momentum yang tepat dan belum akan dilakukan dalam waktu dekat.
    Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan terkait redenominasi yaitu kondisi makro ekonomi sedang bagus, kondisi moneter dan sistem keuangan yang stabil, serta kondisi sosial politik yang kondusif.

    Kesimpulan


    Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com,Ā klaim redenominasi mulai diberlakukan pada Juli 2023 tidak benar.
    Gubernur Bank IndonesiaĀ Perry Warjiyo menyatakan, implementasi redenominasi masih akan melihat momentum yang tepat.

    Rujukan

  • (GFD-2023-13039) [SALAH] Video ā€œLANGKAH CERDIK PRABOWO!!! GABUNG KOALISI PERUBAHAN & NYATAKAN SIAP PERANG LAWAN ISTANA DEMI ANIESā€

    Sumber: facebook.com
    Tanggal publish: 06/07/2023

    Berita

    NARASI: ā€œLANGKAH CERDIK PRABOWO!!! GABUNG KOALISI PERUBAHAN & NYATAKAN SIAP PERANG LAWAN ISTANA DEMI ANIESā€

    Hasil Cek Fakta

    SUMBER membagikan konten hasil MANIPULASI yang menimbulkan kesimpulan yang MENYESATKAN, FAKTA: isi video TIDAK berkaitan dengan judul dan deskripsi. Selain berisi gambar pratinjau (thumbnail) hasil SUNTINGAN, video sebenarnya berisi pembacaan artikel dari media dan potongan-potongan video dari peristiwa yang konteksnya DIPELINTIR.

    Salah satu sumber foto ASLI yang disunting dan digunakan untuk foto pratinjau, TEMPO.CO pada 5 Mar 2023: ā€œKetua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menerima kunjungan Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, di kediamannya di Hambalang, Bogor, pada Ahad, 5 Maret 2023. Dalam pertemuan itu, Prabowo menyatakan bahwa mereka sepakat untuk saling menghormati keputusan politik masing-masing.

    Artikel yang dibaca, TRIBUNMANADO.CO.ID pada 17 Jun 2023: ā€œPerlahan tapi pasti Anies Baswedan mendapat dukungan dari banyak orang di DKI Jakarta. Tempat itu dulunya menjadi wilayah emerintahannya sewaktu menjadi Gubernur DKI Jakarta.

    Salah satu video yang merekam peristiwa yang sama dengan potongan video yang digunakan yang dibagikan oleh SUMBER dengan konteks yang benar, METRO TV di YouTube pada 5 Mar 2023: ā€œ#prabowo #suryapaloh #topreviewmetrotv MetroTV, Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto mengatakan bahwa ia dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh sepakat untuk saling menghormati keputusan politik masing-masing.

    Hasil pencarian Google Videos, kata kunci: ā€œprabowo dan surya paloh sepakat hormatiā€

    Hasil pencarian Google News, kata kunci: ā€œprabowo dan surya paloh sepakat hormatiā€.

    Kesimpulan

    MENYESATKAN, isi video TIDAK berkaitan dengan judul dan deskripsi. FAKTA: selain berisi gambar pratinjau (thumbnail) hasil SUNTINGAN, video sebenarnya berisi pembacaan artikel dari media dan potongan-potongan video dari peristiwa yang konteksnya DIPELINTIR.

    Rujukan

  • (GFD-2023-13011) Cek Fakta: Hoaks Foto Klaim Banyak Orang Pingsan Akibat Antre Jam Tangan di Mal Terbesar Jakarta

    Sumber: liputan6.com
    Tanggal publish: 05/07/2023

    Berita


    Liputan6.com, Jakarta - Beredar kembali di media sosial postingan foto yang mengklaim ada banyak orang yang pingsan akibat mengantre jam tangan pintar dari Jepang di mal terbesar di Jakarta. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.
    Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 3 Juli 2023.
    Dalam postingannya terdapat foto orang yang sedang mengantre di depan beberapa toko. Selain itu juga terdapat seorang wanita yang sedang pingsan di kursi.
    Postingan itu disertai narasi:
    "Mengerikan... Banyak orang yang pingsan di mall terbesar di Jakarta. Ribuan orang mengantri untuk membeli jam tangan pintar yang didatangkan dari Jepang ini.Kemarin, MASAHIRO mengumumkan peluncuran model smartwatch terbarunya di Indonesia. Dengan promo besar-besaran selama 2 hari, diskon 50%, beli 2 gratis 1 seharga Rp599.000/ 3 buah (dibagi hanya Rp199.000/buah). Sebelumnya hanya dijual di Jepang sehingga sangat langka dan mahal (sekitar Rp600.000 untuk 1 buah). Ini adalah penjualan terbesar sehingga banyak orang datang ke sini untuk membeli. Saya juga berjuang selama 3 jam dalam antrean untuk membelinya"
    Lalu benarkah postingan foto yang mengklaim ada banyak orang yang pingsan akibat mengantre jam tangan pintar dari Jepang di mal terbesar di Jakarta?

    Hasil Cek Fakta


    Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dengan menggunakan Yandex. Di sana ditemukan bahwa foto yang beredar dalam postingan merupakan hasil editan.
    Foto asli merupakan foto saat antrean saat peluncuran kolaborasi brand fashion Louis Vuitton dan Supreme di Ion Orchard, Singapura. Foto tersebut diunggah media ternama Singapura, The Straits Times dalam artikel berjudul "Excited fans queue overnight outside Ion Orchard for Louis Vuitton and Supreme collaboration" yang tayang pada 14 Juli 2017.
    Dalam artikel tersebut disebutkan ada sedikitnya 300 orang yang mengantre sejak pukul 06.40 pagi pada 13 Juli untuk mendapatkan koleksi terbatas kedua brand tersebut.
    Ā 
    Di dalam foto asli tidak terdapat toko bernama Masahiro dan produk jam tangan seperti yang tampak dalam postingan. Toko aslinya bernama Dior dan Louis Vuitton.
    Sementara dalam foto kedua juga bukan terkait orang pingsan karena antre jam tangan di mal tertentu. Melalui penelusuran, Cek Fakta Liputan6.com menemukan bahwa foto wanita yang pingsan itu merupakan seorang terdakwa yang divonis bebas dalam perkara kasus tagih utang di Pengadilan Negeri Medan.
    Foto tersebut diunggah Bangkapos.com dalam artikel berjudul "Tak Terima Diputus Pegadilan Berutang Rp70 Juta, Ibu Kombes Akan Lakukan Banding, Sebut Tidak Adil" yang tayang pada 8 Oktober 2020.

    Kesimpulan


    Postingan foto yang mengklaim ada banyak orang yang pingsan akibat mengantre jam tangan pintar dari Jepang di mal terbesar di Jakarta adalah tidak benar.

    Rujukan