• (GFD-2026-31660) Hoaks! Purbaya bongkar transaksi Rp1000 triliun Jokowi di Bank China

    Sumber:
    Tanggal publish: 15/01/2026

    Berita

    Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan video di X menarasikan bahwa Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa disebut membongkar transaksi “jahat” Presiden ke-7 RI Joko Widodo dengan nilai ribuan triliun rupiah di Bank China.

    Dalam video tersebut, muncul klaim bahwa selama dua dekade uang negara diduga dicuri dan rakyat menderita akibat transaksi tersebut.

    Unggahan itu juga menyebut Purbaya seolah-olah membuka “kotak Pandora” terkait dugaan aliran dana besar ke luar negeri saat Jokowi menjabat.

    Berikut narasi dalam video tersebut:

    “PURBAYA BONGKAR TRANSAKSI JAHAT JOKOWI RIBUAN TRILIUN DI BANK CHINA! SELAMA 2 DEKADE RAKYAT SENGSARA!! SELAMA NI UANG NEGARA RAIB DICURI?”

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Video tersebut disertai narasi:

    “PURBAYA BONGKAR KOTAK PANDORA... SELAMA 10 TAHUN RAKYAT MENDERITA DAN SENGSARA... PURBAYA BONGKAR TRANSAKSI JAHAT JOKOWI RIBUAN TRILIUN DI BANK CHINA.....”

    Namun, benarkah Purbaya bongkar transaksi Rp1000 triliun Jokowi di Bank China?



    Hasil Cek Fakta

    Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Purbaya, Kementerian Keuangan, maupun pemberitaan dari media kredibel yang menyebut adanya transaksi ribuan triliun rupiah milik Jokowi di Bank China.

    (adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

    Tidak ada pula bukti atau laporan resmi dari lembaga penegak hukum terkait klaim tersebut.

    Dengan demikian, narasi yang menyebut Purbaya membongkar transaksi Rp1.000 triliun Jokowi di Bank China tidak benar atau hoaks.

    Klaim: Purbaya bongkar transaksi Rp1000 triliun Jokowi di Bank China

    Rating: Hoaks

    Pewarta: Tim JACX

    Editor: M Arief Iskandar

    Copyright © ANTARA 2026

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

    Rujukan

  • (GFD-2026-31661) Hoaks Tautan Pendaftaran Lowongan Apoteker dari Kemenkes

    Sumber:
    Tanggal publish: 15/01/2026

    Berita

    tirto.id - Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook, yang mengklaim bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka lowongan kerja bagian apoteker untuk tahun 2026 dengan penempatan di seluruh Indonesia. Unggahan tersebut juga menyertakan tautan pendaftaran untuk lowongan kerja tersebut.

    ADVERTISEMENT

    Unggahan tersebut disebarkan oleh akun bernama “bantuan sosial Indonesia” (arsip) pada 13 Januari 2026. Pengunggah mencantumkan informasi gaji hingga Rp7,5 juta serta persyaratan untuk melamar kerja.

    let gpt_inline2 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline2.cmd.push(function() {gpt_inline2.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-2', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline2-passback').addService(gpt_inline2.pubads());gpt_inline2.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline2.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline2.enableServices();gpt_inline2.display('gpt-inline2-passback');});

    Berbagai persyaratan itu antara lain, pelamar harus berstatus warga negara Indonesia, tidak terikat kontrak dengan instansi lain, tidak berstatus sebagai CPNS/PNS maupun anggota TNI/Polri, sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, berkelakuan baik, serta bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.

    let gpt_inline3 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline3.cmd.push(function() {gpt_inline3.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-3', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline3-passback').addService(gpt_inline3.pubads());gpt_inline3.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline3.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline3.enableServices();gpt_inline3.display('gpt-inline3-passback');});

    #gpt-inline3-passback{text-align:center;}

    “DIBUKA LOWONGAN KERJA KEMENKES 2026. Wilayah untuk seluruh Indonesia. Pendaftaran silahkan klik link dibawah,” terang pengunggah di takarir.

    let gpt_inline4 = window.googletag || {cmd: []};gpt_inline4.cmd.push(function() {gpt_inline4.defineSlot('/22201407306/tirto-desktop/inline-4', [[336, 280], [300, 250]], 'gpt-inline4-passback').addService(gpt_inline4.pubads());gpt_inline4.pubads().enableSingleRequest();gpt_inline4.pubads().collapseEmptyDivs();gpt_inline4.enableServices();gpt_inline4.display('gpt-inline4-passback');});

    #gpt-inline4-passback{text-align:center;}

    Periksa Fakta Lowongan Kerja Kemenkes 2026. foto/hotline periksa fakta tirto

    Unggahan juga menyertakan tautan pendaftaran yakni https://daftar-segera04.insert.blog/ dan menyebutkan bahwa rekrutmen tidak dipungut biaya.

    ADVERTISEMENT

    Hingga artikel ini ditulis pada 14 Januari 2026, unggahan tersebut sudah mendapatkan 33 tanda suka dan tiga komentar.

    Lantas, bagaimana kebenaran klaim tersebut?

    Baca juga:Kemenkes Revitalisasi 800 Puskesmas Terdampak Bencana di Sumatra

    Hasil Cek Fakta

    Untuk menelusuri kebenaran klaim, pertama-tama Tirto membuka situs https://daftar-segera04.insert.blog/. Setelah mengklik link tersebut, tim riset Tirto diarahkan untuk login menggunakan akun Telegram aktif, dan sesudahnya harus mengklik kolom "Daftar Sekarang".

    Tirto lantas melakukan verifikasi ke situs Whois, untuk mengecek kredibilitas situs. Hasilnya, tidak ditemukan afiliasi situs tersebut dengan institusi Kementerian Kesehatan. Dari hasil verifikasi, situs https://daftar-segera04.insert.blog/ baru dibuat pada 3 Januari 2026.

    Selanjutnya, Tirto mengecek akun dan situs resmi Kemenkes untuk mengecek kebenaran klaim. Namun, tidak terdapat informasi terkait pembukaan pendaftaran lowongan kerja Kemenkes.

    Melansir situs Kemenkes, lowongan terakhir yang dibuka oleh Kemenkes adalah rekrutmen bagi tenaga The Global Fund to Fight AIDS, Tuberculosis, Malaria dan Resilient and Sustainable Systems for Health (GF-ATMR) untuk penempatan tahun 2026. Rekrutmen ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga profesional di lingkungan Direktorat Penyakit Menular, Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit.

    Perlu diketahui, informasi rekrutmen dari Kemenkes hanya dapat diakses dari laman resminya yaitu kemkes.go.id, atau media sosial resmi Kemenkes yaitu “@kemenkes_ri” (Instagram).

    Baca juga:Kemenkes Ikut Pantau Penanganan Banjir-Longsor di Sumatra

    Kesimpulan

    Dari hasil penelusuran fakta, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyebutkan Kemenkes membuka lowongan kerja untuk posisi apoteker beserta tautan pendaftarannya adalah salah dan menyesatkan (false and misleading).

    Situs pendaftaran yang dicantumkan tidak terafiliasi dengan Kemenkes dan baru dibuat pada Januari 2026. Sementara itu, tidak ada pengumuman resmi serupa di laman maupun media sosial resmi Kemenkes. Dengan demikian, informasi tersebut dapat dipastikan salah dan menyesatkan.

    ==

    Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

    Rujukan

  • (GFD-2026-31662) [SALAH] Rakyat Venezuela Demo Minta Bantuan Usai Presiden Diculik Trump

    Sumber: TikTok
    Tanggal publish: 15/01/2026

    Berita

    Beredar video [arsip] dari akun TikTok “voxpopulivoxdey” pada Rabu (7/1/2025), isinya memperlihatkan kerumunan massa.

    Unggahan disertai narasi:

    “rakyat Venezuela demo meminta bantuan negara lain setelah Presiden Venezuela diculik Donald Trump”

    Hingga Kamis (15/1/2026), konten itu mendapat lebih dari 105.000-an tanda suka, 4.100-an interaksi komentar, serta dibagikan ulang 6.000-an kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) melakukan pencarian gambar terbalik dengan memanfaatkan Google Lens. Hasilnya, ditemukan video serupa dari  akun TikTok “ellen_jos” yang diunggah pada Kamis (11/12/2025).

    Diketahui, konteks asli video adalah dokumentasi momen University of California (UCLA) Undie Run pada Rabu (10/12/2025). Kegiatan itu merupakan tradisi mahasiswa UCLA, di mana mereka (dengan mengenakan pakaian dalam) berlarian dari terowongan di Charles E. Young Drive South dan Gayley Avenue ke Dickinson Court di UCLA Los Angeles. Momen itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan rakyat Venezuela.

    Untuk diketahui, dilansir dari detik.com, Presiden AS Donald Trump mengirim pasukan khusus untuk menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan membawanya ke AS pada Sabtu (3/1/2026) dini hari.

    Usai penculikan itu, berdasarkan pemberitaan antaranews.com, ribuan pendukung Nicolas Maduro turun ke jalanan ibu kota Caracas pada Kamis (8/1/2026) untuk menggelar aksi demonstrasi pembebasan Presiden Venezuela tersebut.

    Kesimpulan

    Konteks asli video adalah dokumentasi momen University of California (UCLA) Undie Run pada Rabu (10/12/2025). Jadi, unggahan video berisi klaim “rakyat Venezuela demo minta bantuan usai presiden diculik Trump” merupakan konten yang menyesatkan (misleading content).

    Rujukan

  • (GFD-2026-31663) [SALAH] Trump Bakal Buat Indonesia seperti Venezuela

    Sumber: TikTok
    Tanggal publish: 15/01/2026

    Berita

    Beredar video [arsip] dari akun TikTok “meugok_gok_donya” pada Selasa (13/1/2026) disertai narasi:

    “Donald Trump menyalakan lampu merah, setelah Venezuela, Greenland, Kuba dan Denmark, target selanjutnya mengarah ke Indonesia, Donald Trump telah menargetkan Indonesia untuk dalam misi hak asasi manusia dan pencegahan deforestasi yang terus berlanjut, Amerika akan bertindak atas membela hak-hak kemanusiaan yang harus dilindungi, rencana Trump akan menyeret presiden, menangkap paksa presiden Indonesia jika tidak bisa mempertanggungjawabkan atas kerusakan ekosistem paru-paru dunia. Trump akan melakukan kepada Presiden Indonesia dengan langkah yang sama seperti yang telah dilakukan terhadap Venezuela.”

    Hingga Kamis (15/01/2026), konten itu mendapat lebih dari 11.000-an tanda suka, lebih dari 2.500 interaksi komentar, serta dibagikan ulang 2.612 kali.

    Hasil Cek Fakta

    Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Trump akan buat Indonesia seperti Venezuela”. Hasilnya, tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.

    TurnBackHoax kemudian melakukan pencarian gambar terbalik dengan memanfaatkan Google Lens. Hasilnya, ditemukan gambar serupa dari laman spokesman.com “After Trump and Vance return to TikTok, Cathy McMorris Rodgers expresses cautious optimism” yang tayang pada Rabu (15/10/2025).

    Diketahui, konteks asli dokumentasi adalah momen Presiden Donald Trump kembali aktif di TikTok dan mempromosikan persetujuannya atas pemisahan TikTok versi AS dari aplikasi induknya di Tiongkok.

    Untuk diketahui, dilansir dari detik.com, Presiden AS Donald Trump mengirim pasukan khusus untuk menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan membawanya ke AS pada Sabtu (3/1/2026) dini hari.

    Kesimpulan

    Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan video berisi klaim “Trump akan buat Indonesia seperti Venezuela” itu merupakan konten palsu (fabricated content).

    Rujukan